wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENGAYAAN UKNI 2025 (2) - CH

Total questions: 11

Worksheet time: 6mins

Name
Class
Date
1.

Seorang laki-laki berusia 55 tahun dirawat di ruang penyakit dalam karena PPOK. Hasil pengkajian pasien mengeluh tidak napsu makan, sulit tidur, gelisah, tampak sesak, TD 130/80 mmHg, frekuensi napas 30x/ menit, frekuensi nadi 100x/menit, tampak retraksi dada, dan tampak penggunaan otot-otot pernapasan. Hasil pemeriksaan AGD didapatkan nilai pH:7,30, PaCO2:55 mmHg, PaO2:85 mmHg, HCO3:28mEq/L,

Sat O2: 93 %, BE: +3.

Apakah interpretasi hasil AGD pada pasien?

a)

Alkalosis Metabolik

b)

Asidosis Respiratorik terkompensasi sebagian

c)

Asidosis Respiratorik

d)

Asidosis Metabolik terkompensasi sebagian

e)

Asidosis Respiratorik terkompensasi penuh

2.

Seorang perempuan berusia 46 tahun dirawat di ruang penyakit dalam dengan Pneumonia. Hasil pengkajian fisik, pasien tampak sesak, suara napas ronkhi pada paru kanan dan kiri, ireguler dan terlihat penggunaan otot bantu pernafasan. Perawat sudah melakukan tindakan nebulisasi menggunakan ekspektoran, namun sekretnya masih sulit dikeluarkan. Terpasang oksigen nasal 4 liter/menit, pasien tampak gelisah.

Apakah tindakan perawat selanjutnya?

a)

Melakukan fisioterapi dada

b)

Mengatur posisi semifowler

c)

Menganjurkan batuk efektif

d)

Menganjurkan untuk tarik napas dalam

e)

Melakukan auskultasi paru lanjutan

3.

Seorang laki-laki berusia 43 tahun dirawat dengan asma bronchiale. Hasil pengkajian: mengeluh sesak, batuk produktif dengan dahak kental, dan lemas, TD 121/76 mmHg, frekuensi nadi 94x/menit, frekuensi napas 28x/menit, suhu 37,5°C, auskultasi paru terdengar wheezingdan ronchi, saturasi oksigen 94%. Perawat telah memberikan terapi nebulizer Ventolin, pasien mengeluh kurang nyaman.

Apakah evaluasi utama setelah dilakukan tindakan tersebut?

a)

Kemampuan batuk

b)

Kenyamanan pasien

c)

Suara napas

d)

Nilai saturasi oksigen

e)

Jumlah dan karakteristik sputum

4.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun di rawat di ruang penyakit dalam mengeluh nyeri dada kiri seperti di tekan benda berat. Nyeri berkurang dengan istirahat dan bertambah dengan aktifitas, skala nyeri 6. Perawat akan melakukan tindakan perekaman EKG pada pasien. Perawat telah memasang sadapan di V2.

Dimanakah lokasi pemasangan electrode berikutnya?

a)

Sela iga ke 5 garis sternal kanan

b)

Sela iga ke 5 Midklavikula

c)

Sela iga ke 4 garis sternal kanan

d)

Sela iga ke 4 Midklavikula

e)

Sela iga ke 5 garis sternal kiri

5.

Seorang perempuan berusia 25 tahun di rawat di rawat di ruang bedah dengan cedera kepala karena kecelakaan lalu lintas. Perawat mengkaji tingkat kesadaran. Saat di beri rangsangan nyeri pasien membuka mata, tangan menarik kearah fleksi dan menggumam.

Berapakah nilai GCS pasien pada kasus tersebut?

a)

E3V1M3

b)

E3V2M4

c)

E3V1M3

d)

E2V2M3

e)

E2V2M4

6.

Seorang perempuan berusia 67 tahun di rawat di ruang penyakit dalam karena DM sejak 1 minggu yang lalu dengan diagnosa keperawatan Gangguan Integritas Kulit. Hasil pengkajian : ekstremitas atas dan bawah sebelah kiri tidak dapat di gerakkan secara aktif, kulit disekitar area pantat tampak kemerahan dan pasien merasa bokong nya terasa panas.

Apakah tindakan yang tepat di lakukan pada pasien tersebut?

a)

Melakukan massage daerah pantat

b)

Mobilisasi tiap dua jam

c)

Melatih rentang gerak ekstremitas area kulit

d)

Memberikan kompres air hangat

e)

Memonitor area kulit pasien

7.

Seorang laki-laki berusia 46 tahun di rawat di ruang perawatan jantung dengan keluhan nyeri dada kiri yang menjalar ke rahang dan sisi dalam lengan kiri sampai ujung jari. Hasil perekaman EKG, tampak perubahan segmen ST yang menggambarkan akut inferior miokard infark.

Manakah lead EKG yang menunjukkan infark pada kasus tersebut?

a)

Lead I, aVL

b)

Lead I, aVL, V2

c)

Lead V1=V2

d)

Lead II, III, aVF

e)

Lead V5-V6

8.

Seorang perempuan berusia 46 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan DHF. Hasil pengkajian pasien mengeluh sesak, terpasang nasal kanul 2L/m, lemah, terdapat petekie pada kedua lengan dan kedua ekstremitas, TD: 80/60mmHg, HR: 110x/m, akral terasa dingin, CRT lemah dan suhu 40 C. hasil pemeriksaan laboratorium HB: 18mg/dl, hematokrit: 50%, trombosit 45.0000/mm3.

Apa masalah keperawatan yang utama pada kasus tersebut?

a)

Hipertermia

b)

Intoleransi aktifitas

c)

Pola napas tidak efektif

d)

Risiko perdarahan

e)

Risiko syok

9.

Seorang perempuan berusia 34 tahun di rawat di ruang bedah dengan luka bakar derajat II. Pasien mengeluh nyeri, lemas dan haus. Hasil pengkajian luka bakar daerah dada, tangan depan belakang dan paha kanan bagian depan.

Berapakah presentase luka bakar pada kasus tersebut?

a)

27 %

b)

31 %

c)

31.5 %

d)

36 %

e)

42 %

10.

Seorang perempuan berusia 30 tahun di rawat di ruang penyakit dalam dengan diagnosis suspect apendisitis. hasil pengkajian, pasien mengeluh nyeri perut kanan bawah, skala nyeri 7, mual, muntah, serta tidak nafsu makan, TD 130/80 mmHg, frekuensi napas 26 x/menit dan frekuensi nadi 8x/menit.

Apakah pengkajian lanjut pada kasus tersebut?

a)

Auskultasi bising usus

b)

Palpasi pada titik mc. Burney

c)

Pemeriksaan laboratorium

d)

Observasi tanda-tanda infeksi berat

e)

Pemeriksaan USG lengkap

11.

Pasien yang mengalami pembedahan jantung 24 jam sebelumnya mengalami luaran urine terukur 20ml/jam selama 2 jam. Pasien mendapatkan dosis tunggal 500ml cairan intravena. Luaran urin terukur selama 1 jam terakhir 25ml. Hasil pemeriksaan lab harian menunjukkan kadar urea nitrogen dalam darah (BUN) 45ml/dl, kadar serum kreatinin 2,2mg/dl dan GFR:14ml/m.

Berdasarkan temuan ini risiko manakah yang perlu diwaspadai oleh ners di ruangan?

a)

Hipovolemia Berat

b)

Glomerulonefritis

c)

Gagal ginjal akut

d)

Infeksi saluran kemih parah

e)

Kanker kandung kemih