Font size
WorksheetsUTS TPDN
Total questions: 56
Worksheet time: 31mins
Apa yang menyebabkan reaksi fisi berantai dapat berlanjut secara stabil?
Energi neutron yang sangat tinggi
Faktor multiplikasi neutron (k) = 1
Adanya moderator grafit
Jumlah bahan bakar yang sedikit
Jika k > 1, maka kondisi reaktor disebut:
Subkritis
Superkritis
Kritis
Mati
Komponen utama yang mengendalikan jumlah neutron dalam reaktor adalah:
Moderator
Bahan bakar
Control rod
Reflector
Apa fungsi neutron tertunda dalam operasi reaktor?
Menambah daya reaktor
Menunda reaksi berantai agar bisa dikontrol
Mengurangi suhu bahan bakar
Menghasilkan energi tambahan
Neutron yang dihasilkan langsung dari peristiwa fisi disebut:
Prompt neutron
Delayed neutron
Captured neutron
Secondary neutron
Neutron tertunda berasal dari proses:
Fisi langsung
Penyerapan neutron
Peluruhan beta produk fisi (precursor)
Emisi gamma
Jumlah neutron tertunda dari fisi U-235 adalah sekitar:
1%
0.65%
6%
0.06%
Siapa yang pertama kali menemukan fisi uranium?
Rutherford
Hahn dan Strassmann
Fermi
Chadwick
PLTN pertama di dunia yang menghasilkan listrik adalah:
Shippingport
Obninsk
Fukushima
Calder Hall
PLTN pertama yang benar-benar komersial dan terhubung ke grid publik adalah:
EBR-1
Obninsk
Shippingport
Chernobyl
Reaktor Generasi III/III+ memiliki ciri khas:
Desain eksperimental
Sistem keselamatan pasif dan efisiensi tinggi
Penggunaan bahan bakar alami
Pendingin berbasis gas
Reaktor Generasi IV difokuskan untuk:
Kesederhanaan operasi
Daur bahan bakar tertutup & efisiensi tinggi
Pendinginan konvensional
Penggunaan bahan bakar LEU
Fungsi utama air ringan (H₂O) pada LWR adalah:
Sebagai bahan bakar
Sebagai moderator dan pendingin
Sebagai penahan radiasi
Sebagai reflektor neutron
Why do LWRs use LEU fuel (3–5% U-235)?
Because H2O absorbs a lot of neutrons
Because graphite is too expensive
Because U-235 is hard to find
Because of high temperature operation
The main operating pressure in a PWR is approximately:
1 atm
5 MPa
15 MPa
50 MPa
In a BWR, steam for the turbine is produced:
In the secondary steam generator
Directly in the reactor core
In the condenser
In the pressurizer
The function of the pressurizer in a PWR is:
Regulate steam flow to the turbine
Maintain primary water pressure so it does not boil
Cool the reactor
Control boron
The function of boron (H3BO3) in a PWR reactor is:
Become a neutron moderator
Absorb excess neutrons to control reactivity
Increase heat efficiency
Serve as a pump lubricant
The primary cooling system in a PWR:
Komponen yang berfungsi sebagai penghalang akhir radiasi adalah:
Fuel cladding
Reactor vessel
Containment building
Steam generator
Moderator dan pendingin pada HWR adalah:
Air ringan
Air berat (D₂O)
Gas helium
Natrium cair
Keunggulan utama HWR dibanding LWR:
Menggunakan bahan bakar alami (tanpa pengayaan)
Daya lebih besar
Tidak butuh moderator
Tidak butuh control rod
Ciri unik bejana HWR adalah:
Tekanan tinggi
Desain “Calandria” berisi banyak pressure tube
Pendingin logam cair
Menggunakan gas helium
Keuntungan lain HWR adalah:
Dapat online refueling
Menggunakan boron sebagai pendingin
Tidak menghasilkan limbah
Menggunakan helium sebagai moderator
Pendingin yang digunakan pada HTGR adalah:
Air berat
Helium
Natrium
Garam cair
Bahan bakar khas HTGR adalah:
LEU UO₂ padat
TRISO fuel berbentuk bola kecil
MOX fuel
Depleted uranium
Moderator utama HTGR adalah:
Grafit
Air
D₂O
NaK
Dua konsep desain HTGR adalah:
Pool & Loop
Prismatic Block dan Pebble Bed
Liquid Core dan Gas Core
Fast & Thermal
Keunggulan utama HTGR:
Efisiensi termal tinggi dan keselamatan pasif
Pendingin murah dan bertekanan rendah
Dapat menggunakan air sebagai pendingin
Tidak butuh moderator
Tujuan utama pengembangan Fast Reactor adalah:
Menghasilkan listrik dengan efisiensi tinggi
Menggunakan limbah uranium secara efisien
Mengurangi penggunaan air berat
Menurunkan suhu operasi
Pendingin yang umum digunakan pada SFR dan LFR adalah:
Helium dan CO₂
Natrium cair dan timbal
Air ringan dan berat
Garam cair dan grafit
Kelemahan utama pendingin natrium (SFR) adalah:
Tidak konduktif
Reaktif terhadap air dan udara
Tidak stabil termal
Korosif terhadap logam
Konsep breed and burn berarti:
Menghasilkan bahan bakar baru dari isotop fertil
Mengurangi neutron cepat
Kelebihan FR dibanding reaktor termal:
Butuh moderator besar
Dapat membakar aktinida berat
Tidak menghasilkan limbah
Tidak memerlukan pendingin
MSR menggunakan bahan bakar berbentuk:
Padat (pellet)
Gas
Cair dalam garam FLiBe
Logam cair
Pendingin MSR beroperasi pada kondisi:
A. Suhu tinggi, tekanan rendah
B. Suhu rendah, tekanan tinggi
C. Tekanan tinggi, suhu moderat
D. Suhu konstan, tekanan nol
Fungsi freeze valve pada MSR adalah:
Menyaring gas radioaktif
Menutup saluran bahan bakar
Mengalirkan bahan bakar cair ke tangki darurat saat kehilangan daya
Meningkatkan tekanan operasi
Reaksi thorium dalam MSR menghasilkan isotop fisil:
(a)
Salah satu tantangan utama teknologi MSR adalah:
Pendinginan yang tidak efisien
Korosi material akibat garam cair
Tidak bisa dikendalikan
Tekanan reaktor terlalu tinggi
Proses online reprocessing pada MSR bertujuan untuk:
Menghilangkan produk fisi dan menambah bahan bakar baru saat operasi
Menurunkan suhu pendingin
Menghapus neutron berlebih
Menambah moderator
SMR disebut “Modular” karena:
Menggunakan bahan bakar modular
Dapat dibuat di pabrik dan dirakit di lokasi
Menggunakan sistem loop tertutup
Dapat dioperasikan secara otomatis
Kapasitas daya SMR umumnya di bawah:
1000 MWe
700 MWe
300 MWe
100 MWe
Which isotope is represented by the symbol U-233?
B. Pu-239
C. U-233
D. Th-230
Keuntungan utama SMR dibanding PLTN konvensional:
Tidak menghasilkan limbah
Desain sederhana, mudah transportasi, dan waktu konstruksi cepat
Menggunakan bahan bakar thorium
Tidak membutuhkan moderator
Contoh desain SMR:
VVER-1200 dan APR-1400
HTR-PM dan CAREM/ACP100
Obninsk dan Shippingport
EBR-I dan CANDU
Sistem keselamatan ECCS pada PWR berfungsi untuk:
Menambah tekanan primer
Mendinginkan inti saat terjadi kehilangan pendingin
Mengendalikan daya turbin
Mengontrol aliran neutron
Prinsip Multiple Barrier mencakup: 1. Cladding → 2. Reactor Vessel → 3. Containment Building Tujuannya adalah:
Mencegah fusi inti
Menahan pelepasan radioaktif
Mengatur aliran pendingin
Meningkatkan daya keluaran
Apa yang dimaksud dengan precursor nucleus dalam proses munculnya neutron tertunda?
A. Inti yang stabil setelah fisi
B. Fragmen fisi yang tidak stabil dan meluruh melalui peluruhan beta
C. Inti yang memancarkan gamma setelah peluruhan
D. Inti hasil akhir setelah semua peluruhan selesai
Apa peran QB (total beta decay energy) dalam proses neutron tertunda?
Menentukan jumlah neutron cepat yang dihasilkan
Energi yang digunakan untuk menahan neutron di dalam inti
Energi yang dilepaskan selama peluruhan beta menuju inti tereksitasi
Energi kinetik neutron yang dilepaskan setelah fisi
Apa kondisi yang menyebabkan emitter isotope memancarkan neutron tertunda (delayed neutron)?
Jika energi eksitasi emitter lebih rendah dari Sn
Jika energi eksitasi emitter lebih tinggi dari Sn
Jika energi QB bernilai nol
Jika neutron terikat kuat pada inti
Apa yang terjadi jika energi eksitasi emitter lebih rendah dari neutron separation energy (Sn)?
Emitter melepaskan neutron tertunda
Emitter menyerap neutron dari lingkungan
Mengapa neutron tertunda sangat penting untuk pengoperasian reaktor nuklir?
Karena mereka meningkatkan daya reaktor
Karena mereka memungkinkan kendali reaktor lebih lambat dan aman
Karena mereka menghasilkan lebih banyak energi per fisi
Karena mereka mempercepat reaksi berantai
Apa perbedaan utama antara prompt neutron dan delayed neutron?
Prompt neutron berasal dari peluruhan beta
Delayed neutron muncul segera setelah fisi
Delayed neutron muncul beberapa detik setelah fisi
Prompt neutron memiliki energi lebih rendah dari delayed neutron
Apa yang dimaksud dengan neutron separation energy (Sₙ)?
Energi yang dibutuhkan untuk memecah inti menjadi dua fragmen
Energi minimum untuk melepaskan satu neutron dari inti
Energi kinetik neutron tertunda
Energi potensial dari elektron dalam inti
Dalam diagram, proses peluruhan beta (β⁻) ditunjukkan oleh panah berwarna apa?
Biru
Hijau
Oranye
Ungu
Proses emisi sinar gamma (γ) pada emitter isotope menunjukkan bahwa:
Energi eksitasi terlalu kecil untuk melepaskan neutron
Inti mengalami fisi ulang
Inti menyerap neutron dari lingkungan
Inti mengalami penurunan energi di bawah Qβ
