WorksheetsTKA 2
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Untuk menjalankan propagandanya, Jepang mendirikan Pusat Tenaga Rakyat (Putera). Organisasi ini dibentuk pada 16 April 1943 dan dipimpin oleh Empat Serangkai, yaitu Ir. Sukarno, Mohammad Hatta, K.H. Mas Mansyur, dan Ki Hajar Dewantara. Pada tahun 1944 organisasi ini dibubarkan oleh Jepang karena...
Putera lebih banyak memihak negara Barat
Putera bekerja sama dengan para pejuang konservatif
banyak korupsi yang dilakukan oleh anggotanya
Sukarno mendapat dukungan rakyat untuk menjadi presiden
Putera lebih banyak bermanfaat bagi bangsa Indonesia
Pada tanggal 17 Agustus 1945, Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya. Proklamasi kemerdekaan ini dibacakan oleh Ir. Sukarno yang didampingi oleh Mohammad Hatta. Salah satu alasan yang mendorong Indonesia untuk memproklamasikan kemerdekaan pada tanggal tersebut adalah .....
Jepang kalah dalam Perang Dunia II dan tidak bisa lagi menguasai Indonesia
terjadi perundingan dengan Jepang yang menguntungkan Indonesia
penyerahan kekuasaan dari Jepang kepada Sekutu
Belanda menyerahkan kedaulatan Indonesia tanpa syarat
tekanan dari negara-negara besar yang mendukung kemerdekaan Indonesia
Dalam Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, teks proklamasi diketik oleh ....
Sukarno
Hatta
Sutan Sjahrir
Sayuti Melik
Ahmad Soebardjo
Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Indonesia menghadapi ancaman dari Belanda yang ingin kembali menjajah. Langkah pertama yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk mempertahankan kemerdekaan adalah dengan ....
mengirimkan utusan ke PBB untuk mendapatkan pengakuan internasional
membentuk Badan Keamanan Rakyat (BKR) untuk melawan penjajahan
menyusun konstitusi untuk menyatukan bangsa
menandatangani perjanjian dengan Jepang untuk mendapatkan bantuan
menyerahkan kedaulatan kepada negara-negara besar untuk menjaga perdamaian
Setelah Agresi Militer Belanda I, Indonesia dan Belanda mengadakan perundingan untuk mencari jalan damai. Perundingan yang dilakukan menghasilkan kesepakatan gencatan senjata. Perundingan yang dimaksud adalah ....
Perjanjian Renville
Perjanjian Linggarjati
Perjanjian Konferensi Meja Bundar (KMB)
Perjanjian Malino
Perjanjian Roem-Royen
Pada 19 Desember 1948, Belanda melancarkan kembali serangan dengan tujuan merebut Yogyakarta yang dikenal dengan nama....
Agresi Militer Belanda II
Operasi Trikora
Operasi Dwikora
Perang Kemerdekaan Indonesia
Agresi Militer Belanda I
Setelah peristiwa Agresi Militer Belanda I, Indonesia mengirimkan utusan ke PBB untuk memperjuangkan kedaulatan Indonesia. Salah satu tokoh yang menjadi utusan Indonesia di PBB pada saat itu adalah ....
Muh. Yamin
Mohammad Hatta
Agus Salim
Ahmad Soebardjo
Sukarno
Pada tahun 1957, Indonesia menghadapi situasi politik yang tidak stabil, terutama setelah terjadinya pemberontakan di beberapa daerah. Untuk mengatasi hal ini, Presiden Sukarno mengeluarkan Dekrit Presiden. Tujuan utama Dekrit Presiden yang dikeluarkan pada 5 Juli 1959 tersebut adalah
menetapkan sistem parlementer sebagai dasar pemerintahan
membubarkan partai politik yang dianggap berbahaya
mengubah bentuk negara menjadi republik presidensial
mengembalikan UUD 1945 sebagai dasar negara
menetapkan Sukarno sebagai presiden seumur hidup
Konferensi Asia Afrika tahun 1955 merupakan pertemuan bersejarah yang mempertemukan negara-negara Asia dan Afrika yang sebagian besar baru merdeka atau sedang berjuang untuk merdeka. Salah satu hasil penting dari konferensi ini adalah tercapainya "Dasasila Bandung yang menjadi pedoman dalam hubungan internasional. Tujuan utama penyelenggaraan Konferensi Asia Afrika tersebut adalah ...
membentuk aliansi militer antara negara-negara Asia dan Afrika untuk melawan Barat
menyatukan negara-negara Asia dan Afrika dalam satu sistem ekonomi tertutup
menyuarakan solidaritas dan kerja sama antarnegara bekas jajahan dalam menghadapi imperialisme dan kolonialisme
menjadikan Indonesia sebagai pemimpin tunggal negara-negara berkembang
membentuk organisasi politik internasional pengganti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Pada masa pemerintahan Sukarno, terjadi berbagai pemberontakan di beberapa daerah di Indonesia. Salah satunya adalah pemberontakan DI/TII yang terjadi pada masa awal kemerdekaan Indonesia. Salah satu tokoh penting dalam pemberontakan ini adalah Kartosuwiryo. Tujuan utama dari pemberontakan DI/TII yang dipimpin oleh Kartosuwiryo tersebut adalah....
memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda
menggulingkan pemerintahan Sukarno dan mengganti dengan sistem monarki
memperjuangkan hak-hak minoritas di Indonesia
menuntut pembagian wilayah yang lebih adil antara Jawa dan luar Jawa
mendirikan Negara Islam Indonesia yang terpisah dari Republik Indonesia
Pada masa Orde Baru, arah kebijakan politik luar negeri Indonesia ditetapkan melalui Ketetapan MPRS Nomor XII/MPRS/1966. Salah satu hal utama yang ditekankan dalam ketetapan tersebut adalah bahwa Indonesia menjalankan politik luar negeri yang bebas aktif. Tujuan utama dari kebijakan politik luar negeri bebas aktif adalah ....
bergabung dengan blok barat untuk mendapatkan bantuan ekonomi
menjaga hubungan baik dengan negara. negara besar seperti Amerika Serikat dan Uni Soviet
menghindari keterlibatan dalam persaingan antara blok barat dan blok timur
membangun hubungan ekonomi dengan negara-negara Eropa
menghentikan semua hubungan internasional untuk menjaga kedaulatan negara
Pada masa awal pemerintahannya, Presiden Soeharto memperkenalkan kebijakan ekonomi yang lebih terstruktur dan berorientasi pada pembangunan. Salah satu kebijakan utama yang diterapkan oleh pemerintahan Orde Baru dalam bidang ekonomi adalah ...
Sistem Ekonomi Terpimpin
kebijakan pro-rakyat untuk meningkatkan kesejahteraan
penerapan ekonomi pasar bebas sepenuhnya
pembangunan ekonomi dengan bantuan luar negeri dan investasi asing
nasionalisasi seluruh perusahaan asing yang ada di Indonesia
Pemerintahan Orde Baru menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi yang stabil dan terencana. Salah satu program yang diterapkan pada masa Orde Baru melalui pembangunan ekonomi yang terencana dalam jangka waktu tertentu disebut....
Rencana Pembangunan Jangka Panjang
Rencana Pembangunan Ekonomi Nasional
Rencana Pembangunan Lima Tahun
Rencana Ekonomi Nasional
Rencana Pembangunan Sumber Daya Alam
B.J. Habibie menjadi presiden menggantikan Soeharto. Dalam masa pemerintahannya yang singkat, ia melaksanakan berbagai reformasi, termasuk kebijakan penting dalam bidang politik. Salah satu kebijakan penting yang dilaksanakan oleh Presiden B.J. Habibie adalah ....
Referendum di Timor Timur
pembubaran DPR
pemberlakuan Dwi Fungsi ABRI
pembatasan partai politik
menetapkan masa jabatan presiden seumur hidup
Pada masa Reformasi, pemerintah melakukan amandemen terhadap UUD 1945 sebanyak empat kali. Tujuannya untuk memperkuat sistem demokrasi dan membatasi kekuasaan presiden. Salah satu hasil amandemen UUD 1945 pada masa Reformasi adalah....
presiden dipilih oleh MPR
masa jabatan presiden tidak terbatas
diberlakukannya kembali GBHN
pembentukan Mahkamah Konstitusi
penghapusan pemilu
