wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

LATIHAN SOAL TKA GEOGRAFI NIE

Total questions: 30

Worksheet time: 24mins

Name
Class
Date
1.

Wilayah Jakarta diproyeksikan akan berkembang menjadi kawasan megapolitan yang melibatkan wilayah di luar Jabodetabek pasca menjadi Ibukota. Pertumbuhan penduduk yang terus meningkat, khususnya akibat migrasi dari berbagai daerah, menyebabkan tekanan terhadap ruang, infrastruktur, dan layanan publik di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Keadaan ini mendorong perluasan wilayah fungsional kota hingga menjangkau kawasan yang lebih luas, termasuk kota-kota di provinsi tetangga (Jawa Barat dan Banten).

Berdasarkan dinamika pertumbuhan penduduk yang terus meningkat akibat migrasi, bagaimana kemungkinan pola pergerakan penduduk di wilayah megapolitan Jakarta akan berkembang di masa depan?

a)

Urbanisasi akan menurun karena masyarakat mulai kembali ke desa akibat tekanan hidup di kota besar.

b)

Penduduk akan akan bermigrasi secara merata di seluruh wilayah kota karena program industri padat modal.

c)

Pergerakan penduduk cenderung terkonsentrasi di pusat kota karena akses pekerjaan dan layanan publik yang lebih baik.

d)

Pergerakan penduduk akan membentuk pola peri-urbanisasi, yaitu menyebar ke wilayah pinggiran dan kota-kota satelit di luar Jabodetabek

e)

Dinamika penduduk hanya akan terjadi di kawasan industri besar karena fasilitas penunjangnya paling lengkap.

2.

Pengiriman surat suara pemilu ke distrik Provinsi Papua

Barat menggunakan helikopter dan dilanjutkan berjalan kaki

sejauh 30 km dengan medan yang sangat berat, berbeda di

daerah perkotaan yang hanya memerlukan waktu yang

singkat dengan transportasi yang baik. Konsep geografi

yang digunakan untuk memahami fenomena tersebut

adalah ....

a)

konsep lokasi

b)

konsep pola

c)

konsep keterjangkauan

d)

konsep keterkaitan ruang

e)

konsep morfologi

3.

Daerah yang terletak di wilayah Pantai Barat Sumatra dan

Selatan Pulau Jawa rawan gempa. Hal ini disebabkan daerah

tersebut terletak di batas lempeng Eurasia dengan lempeng

Indo-Australia. Prinsip geografi yang berkaitan dengan

fenomena tersebut adalah ....

a)

Prinsip interelasi

b)

prinsip deskripsi

c)

prinsip distribusi

d)

prinsip korologi

e)

prinsip kronologis

4.

Berdasarkan data BMKG (2022), rata-rata curah hujan tahunan di Papua bagian utara mencapai lebih dari 3.000 mm/tahun, sementara Jawa Barat sekitar 2.500 mm/tahun. Kondisi tersebut mendukung terbentuknya hutan hujan tropis yang lebat, sawah irigasi, serta perkebunan di dataran tinggi. Sebaliknya, wilayah Nusa Tenggara Timur hanya mendapat rata-rata 1.200 mm/tahun, sehingga dominan vegetasi savana dan lahan kering. Pola ini memengaruhi cara masyarakat memenuhi kebutuhan pangan: di Papua dan Jawa Barat padi sawah berkembang pesat, sementara di NTT masyarakat lebih banyak menanam jagung dan ubi.


Wilayah yang didominasi vegetasi savana adalah ....

a)

Papua bagian utara

b)

Jawa Barat

c)

Nusa Tenggara Timur

d)

Papua dan Jawa Barat

e)

Semua wilayah sama

5.

Seorang peneliti sedang mengkaji karakteristik penggunaan lahan di kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat. Ia menggunakan peta topografi, peta penggunaan lahan tahun 2000, dan peta penggunaan lahan tahun 2020. Ia juga menggunakan foto udara untuk melihat secara detail perubahan yang terjadi.


Berdasarkan studi kasus tersebut, informasi spasial yang dapat disimpulkan oleh peneliti adalah...

a)

Perubahan luas area perkebunan teh menjadi villa.

b)

Tingkat kepadatan penduduk di setiap desa.

c)

Perubahan pola aliran sungai akibat pembangunan.

d)

Luas wilayah yang terkena longsor pada tahun tertentu.

e)

Sebaran objek wisata di sepanjang jalan utama.

6.

Data BPS 2023 menunjukkan bahwa Provinsi Yogyakarta memiliki angka ketergantungan (dependency ratio) sebesar 45,5% dan rasio jenis kelamin 98.


Berdasarkan data tersebut, mana saja kesimpulan yang TEPAT? (Pilih lebih dari satu)

a)

Sebagian besar penduduk berada dalam usia produktif

b)

Jumlah penduduk laki-laki lebih banyak daripada perempuan

c)

Beban tanggungan penduduk usia produktif tergolong rendah

d)

Provinsi ini mengalami bonus demografi

e)

pertumbuhan industri kreatif

7.

Indonesia memasuki era bonus demografi (BPS 2020–2035) dengan proporsi usia produktif mencapai >70%. Kondisi ini membuka peluang peningkatan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi. Namun, tantangan besar muncul terkait penyediaan lapangan kerja, pendidikan, dan kesehatan. Negara yang gagal mengelola bonus demografi justru menghadapi masalah pengangguran dan beban sosial.


Dampak positif bonus demografi adalah ....

a)

Peningkatan produktivitas ekonomi

b)

Berkurangnya kebutuhan pendidikan

c)

Munculnya inovasi tenaga kerja muda

d)

Tersedianya lapangan kerja otomatis

e)

Pertumbuhan industri kreatif

8.

Jakarta memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi, namun angka kelahirannya cenderung rendah. Hal ini disebabkan oleh tingginya laju migrasi masuk dari berbagai daerah di Indonesia. Sebagian besar pendatang adalah usia produktif yang mencari pekerjaan dan peluang ekonomi.


Berdasarkan kasus tersebut, faktor yang paling dominan memengaruhi dinamika kependudukan di Jakarta adalah...

a)

Mortalitas.

b)

Fertilitas.

c)

Migrasi.

d)

Angka beban tanggungan.

e)

Rasio jenis kelamin.

9.

Urbanisasi besar-besaran di Jabodetabek menyebabkan masalah lingkungan dan sosial. Data BPS (2021) menunjukkan migrasi masuk ke Jakarta lebih dari 500 ribu orang/tahun. Akibatnya, muncul permukiman kumuh, kemacetan, pencemaran udara, dan berkurangnya ruang terbuka hijau.


Dampak urbanisasi tersebut adalah, kecuali ....

a)

Permukiman kumuh

b)

Kemacetan lalu lintas

c)

Penurunan kualitas lingkungan

d)

Perluasan ruang hijau

e)

Tingginya kebutuhan infrastruktur

10.

Sensus Penduduk 2020 menunjukkan bahwa beberapa kabupaten di Nusa Tenggara Timur mengalami pertumbuhan penduduk yang sangat rendah, bahkan negatif, terutama di kelompok usia 15-24 tahun. Kondisi ini berbanding terbalik dengan angka kelahiran yang masih tergolong tinggi di wilayah tersebut.


Manakah dari pernyataan berikut yang dapat menjadi faktor penyebab kondisi tersebut?

a)

Tingginya angka kematian bayi.

b)

Tingginya angka migrasi keluar (urbanisasi) dari wilayah tersebut.

c)

Rendahnya ketersediaan lapangan kerja.

d)

Masuknya banyak pendatang ke wilayah tersebut.

e)

Kondisi geografis yang sulit diakses.

11.

Kota Semarang memiliki topografi dataran rendah di utara dan perbukitan di selatan. Laju pertumbuhan penduduknya tinggi dan terjadi alih fungsi lahan hijau di selatan untuk permukiman.


Dampak utama dari kondisi tersebut adalah ...

a)

Peningkatan daya dukung lingkungan di selatan kota

b)

Penurunan risiko banjir rob di wilayah utara

c)

Peningkatan risiko longsor di wilayah selatan

d)

Penurunan kepadatan penduduk di pusat kota

e)

Peningkatan kualitas air tanah di seluruh wilayah

12.

Kawasan karst di Pegunungan Sewu, Yogyakarta, memiliki karakteristik fisik yang unik dengan batuan kapur, gua, dan sungai bawah tanah. Namun, wilayah ini sering mengalami kekeringan ekstrem saat musim kemarau karena air hujan cepat meresap ke dalam tanah. Sebagian besar penduduk di wilayah ini bekerja sebagai petani tadah hujan.


Masalah utama yang muncul akibat keterbatasan daya dukung lingkungan di wilayah tersebut adalah...

a)

Tingginya angka urbanisasi ke perkotaan.

b)

Menurunnya produktivitas pertanian dan ketahanan pangan.

c)

Terjadinya konflik sosial akibat perebutan air.

d)

Peningkatan risiko bencana longsor.

e)

Menurunnya kualitas kesehatan masyarakat.

13.

Pemerintah berencana membangun kawasan pemukiman baru di area rawa gambut di Kalimantan. Kawasan ini memiliki keunikan fisik berupa tanah yang jenuh air dan kaya akan karbon. Dampak negatif yang paling mungkin terjadi jika pembangunan pemukiman tersebut dilakukan tanpa mempertimbangkan daya dukung lingkungan adalah...

a)

Terjadi penurunan permukaan tanah (subsidence).

b)

Meningkatnya risiko kebakaran hutan dan lahan.

c)

Perubahan iklim lokal akibat hilangnya ekosistem gambut.

d)

Peningkatan ketersediaan air bersih bagi penduduk.

e)

Terjadi konflik antara penduduk baru dan satwa liar.

14.

Alih fungsi lahan sawah di Jawa Barat menjadi permukiman dan industri terus meningkat. Citra satelit (2021) menunjukkan penurunan luas sawah 15% dalam 10 tahun. Dampaknya adalah ancaman ketahanan pangan dan meningkatnya banjir perkotaan.

a)

Bagaimana dampak alih fungsi lahan terhadap ketahanan pangan?

b)

Mengapa masyarakat lebih memilih tinggal di perkotaan?

c)

Apa saja jenis bencana di Jawa Barat?

d)

Bagaimana urbanisasi memengaruhi kualitas lingkungan?

e)

Bagaimana cara mengatasi kemacetan di jalan tol?

15.

Kota Semarang sering mengalami banjir rob akibat kombinasi kenaikan muka laut dan penurunan tanah (land subsidence). Dalam 10 tahun terakhir, permukaan tanah turun rata-rata 7–10 cm/tahun, menyebabkan genangan permanen di beberapa kecamatan. Pendekatan geografi paling tepat untuk menganalisis banjir rob adalah ....

a)

Keruangan

b)

Ekologi

c)

Kompleks wilayah

d)

Historis

e)

Ekonomi

16.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) digunakan untuk menilai kualitas pembangunan di Indonesia. Data BPS (2021) menunjukkan IPM DKI Jakarta mencapai 81,11 (kategori sangat tinggi), sementara Papua hanya 60,62 (kategori sedang). Perbedaan IPM dipengaruhi faktor pendidikan, kesehatan, dan daya beli. Daerah dengan IPM tinggi umumnya memiliki fasilitas pendidikan dan kesehatan lebih baik, serta peluang ekonomi lebih luas. Faktor utama yang memengaruhi tingginya IPM DKI Jakarta dibanding Papua adalah ....

a)

Luas wilayah

b)

Tingkat pendidikan, kesehatan, dan ekonomi

c)

Kondisi iklim tropis

d)

Jumlah gunung berapi

e)

Letak geografis

17.

Pemerintah Desa Sumber Rejo menerapkan program pengelolaan sampah mandiri yang melibatkan seluruh warga.

Manakah dari indikator berikut yang dapat digunakan untuk mengukur keberhasilan program tersebut?

a)

Persentase sampah yang berhasil didaur ulang.

b)

Penurunan volume sampah yang dibawa ke TPA.

c)

Peningkatan pendapatan masyarakat dari penjualan produk daur ulang.

d)

Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan kebersihan.

e)

Penurunan angka kesakitan akibat lingkungan yang kotor.

18.

Setelah erupsi besar, banyak penduduk yang mengungsi dan tidak kembali ke desa mereka di lereng gunung api. Pemerintah kemudian membangun permukiman relokasi di daerah yang lebih aman.

Dinamika kependudukan yang terjadi adalah...

a)

Penurunan angka kelahiran karena penduduk trauma.

b)

Perubahan struktur umur penduduk di desa asal yang didominasi usia non-produktif.

c)

Peningkatan angka kematian karena bencana.

d)

Perpindahan penduduk permanen (migrasi) yang memengaruhi sebaran penduduk.

e)

Penurunan angka migrasi karena penduduk tidak mau pindah.

19.

Transmigrasi adalah program pemerintah untuk memindahkan penduduk dari daerah padat ke daerah jarang penduduk. Program ini memiliki dampak sosial dan ekonomi.

Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan dampak sosial dari program transmigrasi?

a)

Peningkatan produksi pertanian.

b)

Terjadinya asimilasi dan akulturasi budaya.

c)

Peningkatan pendapatan per kapita.

d)

Terjadi konflik sosial antara penduduk asli dan transmigran.

e)

Perubahan pola mata pencaharian.

20.

Gunung Semeru mengalami erupsi besar pada Desember 2021. Lahar panas menghancurkan jembatan, rumah, dan sawah. Namun dalam jangka panjang, material vulkanik menyuburkan tanah, mendukung pertanian sayuran di lereng gunung.


Fenomena tersebut menunjukkan ....

a)

Letusan gunung hanya merusak lingkungan

b)

Dampak positif dan negatif letusan gunung

c)

Gunung api selalu tidak berguna

d)

Letusan tidak memengaruhi aktivitas manusia

e)

Letusan hanya terjadi di Jawa

21.

Fenomena El Nino dan La Nina adalah anomali iklim global yang memengaruhi cuaca di Indonesia. El Nino menyebabkan kekeringan, sedangkan La Nina menyebabkan curah hujan tinggi.


Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan dampak El Nino terhadap lingkungan fisik di Indonesia?

a)

Peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan.

b)

Menurunnya permukaan air danau dan waduk.

c)

Peningkatan volume air sungai.

d)

Keterlambatan musim tanam bagi petani.

e)

Menurunnya produktivitas pertanian.

22.

Tentukan apakah pernyataan berikut ini Benar atau Salah terkait dampak alih fungsi lahan tersebut! 1. Peningkatan tanah longsor disebabkan oleh berkurangnya daya serap air di area perkebunan. 2. Penurunan debit air saat kemarau menunjukkan bahwa perkebunan teh tidak berfungsi efektif dalam konservasi air. 3. Alih fungsi lahan menjadi perkebunan teh secara langsung dapat meningkatkan keanekaragaman hayati.

a)

Benar

b)

Salah

23.

Kota A terletak di daerah pegunungan dengan curah hujan tinggi, sementara Kota B berada di pantai dengan iklim panas. Berdasarkan karakteristik ini, perbedaan utama dalam pengelolaan sumber daya alam di kedua kota adalah...

a)

Kota A lebih mengandalkan perikanan, Kota B pada kehutanan

b)

Kota A fokus pada pertanian lahan kering, Kota B pada peternakan

c)

Kota A memanfaatkan potensi hutan, Kota B mengembangkan pariwisata bahari

d)

Kota A cocok untuk kolam garam, Kota B untuk konservasi air

e)

Kota A dan Kota B sama-sama mengandalkan industri berat

24.

Dua wilayah memiliki kondisi iklim yang sama, tetapi sistem pertanian yang berbeda. Wilayah A menggunakan irigasi modern, sementara wilayah B mengandalkan hujan musiman. Apa penyebab utama perbedaan sistem pertanian tersebut?

a)

Perbedaan suhu rata-rata

b)

Perbedaan akses teknologi dan infrastruktur

c)

Tingkat kesuburan tanah

d)

Letak lintang geografis

e)

Kepadatan penduduk

25.

Sebuah perusahaan pertambangan membuka area pertambangan baru di daerah pedalaman yang berdampak pada pencemaran sungai, penghancuran hutan, dan hilangnya akses masyarakat adat terhadap sumber makanan dan air bersih. Namun, aktivitas ini juga menciptakan lapangan kerja dan menyumbang pajak bagi daerah tersebut. Pernyataan mana yang menunjukkan sikap kritis terhadap dampak eksploitasi ekosistem dan kehidupan sosial-ekonomi masyarakat? Pilih jawaban yang benar! Mungkin ada lebih dari satu jawaban yang benar.

a)

Perlu ada evaluasi komprehensif terhadap izin eksploitasi sumber daya untuk mempertimbangkan keberlanjutan lingkungan dan hak-hak masyarakat lokal.

b)

Selama perusahaan memberikan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), pencemaran sungai dapat ditoleransi sebagai bagian dari konsekuensi pembangunan.

c)

Hilangnya akses terhadap sumber daya alam tradisional dapat dikompensasi dengan memberikan bantuan sosial reguler dari perusahaan.

d)

Dampak negatif terhadap komunitas adat menunjukkan ketidakseimbangan dalam distribusi manfaat dari eksploitasi sumber daya alam.

e)

Kerusakan lingkungan dapat diabaikan jika kontribusi ekonomi dari pertambangan dirasakan secara nasional.

26.

Seorang geografer melakukan penelitian tentang elemen cuaca di Sulawesi Tenggara. Penelitian ini dilakukan melalui pengolahan data curah hujan di daerah aliran sungai Roraya. Hasil pengolahan data disajikan dalam bentuk peta. Kegiatan geografis ini diklasifikasikan sebagai penelitian deskriptif karena ...

a)

Hasil pengolahan data menunjukkan pengaruh curah hujan terhadap aliran air

b)

Peneliti mengukur curah hujan di daerah aliran sungai Roraya

c)

Data curah hujan di daerah aliran sungai Roraya sebelumnya tidak tersedia

d)

Informasi curah hujan dikelola untuk menggambarkan kondisi cuaca di daerah penelitian

e)

Peneliti menemukan masalah geosfer saat mengamati Kalimantan Tengah

27.

Penelitian tentang pengaruh tingkat ekonomi penduduk terhadap kualitas permukiman di Tegalsari dilakukan pada tahun 2019. Pada tahun 2023, penelitian tentang pengaruh ekonomi penduduk terhadap kualitas permukiman dilakukan di Pandanwangi. Penelitian yang akan dilakukan di Pandanwangi mengacu pada penelitian di Tegalsari. Manfaat penelitian di Tegalsari untuk penelitian di Pandanwangi adalah ...

a)

Menguji akurasi data atau informasi tentang kualitas permukiman di Pandanwangi

b)

Mempercepat proses pengumpulan data di Pandanwangi

c)

Memberikan informasi komparatif dengan masalah yang sama di lokasi yang berbeda

d)

Memfasilitasi peneliti dalam memproses data tentang tingkat ekonomi penduduk

e)

Memfasilitasi proses

28.

Dua daerah di Indonesia, yaitu Lombok dan Bali, keduanya merupakan destinasi wisata dengan karakteristik budaya dan alam yang berbeda. Pernyataan: 1. Kedua daerah memiliki pola distribusi wisata yang identik 2. Bali memiliki infrastruktur pariwisata yang lebih berkembang 3. Lombok lebih rentan terhadap bencana gempa bumi dibandingkan Bali 4. Kegiatan pariwisata tidak berdampak pada perencanaan spasial daerah 5. Karakteristik budaya Bali dan Lombok adalah daya tarik utama untuk pariwisata.

a)

Benar, Benar, Benar, Salah, Benar

b)

Salah, Benar, Benar, Benar, Salah

c)

Benar, Salah, Benar, Salah, Benar

d)

Salah, Benar, Salah, Benar, Benar

e)

Benar, Benar, Salah, Benar, Salah

29.

Negara X telah mengalami pertumbuhan populasi yang sangat cepat selama dua dekade terakhir. Tingkat kelahiran tetap tinggi, sementara tingkat kematian mulai menurun karena perbaikan dalam layanan kesehatan dasar. Namun, pertumbuhan ekonominya tidak dapat mengikuti peningkatan populasi. Kondisi ini telah menyebabkan meningkatnya pengangguran dan terbatasnya ketersediaan makanan. Sementara itu, data menunjukkan bahwa beberapa orang mulai membatasi jumlah anak untuk mendapatkan peluang kerja dan pendidikan yang lebih baik. Kelas menengah bawah bahkan bersedia menunda pernikahan demi meningkatkan standar hidup mereka. Berdasarkan informasi dalam teks, teori dinamika demografis yang tepat untuk menjelaskan fenomena orang-orang di negara X yang membatasi jumlah anak demi meningkatkan status sosial dan ekonomi adalah...

a)

Teori Malthusian, yang menjelaskan bahwa pertumbuhan populasi harus dikendalikan secara alami melalui bencana dan kelaparan.

b)

Teori Transisi Demografis, yang menjelaskan penurunan tingkat kelahiran.

30.

Seorang siswa mengamati dua area: Area X memiliki tanah subur, curah hujan tinggi, dan terletak di lereng gunung. Area Y berada di pantai, berpasir, dan sering terkena gelombang besar. Potensi untuk pengembangan di area yang sesuai adalah...

a)

Area X untuk pertanian dan agro-wisata

b)

Area Y untuk pelabuhan dan kolam

c)

Area X untuk industri berat

d)

Area Y untuk penambangan emas

e)

Area X dan Y cocok untuk pemukiman padat