wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS PMR A

Total questions: 50

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Definisi risiko yang paling sesuai menurut ISO 31000 adalah...

a)

Kerugian yang pasti terjadi dalam proses bisnis.

b)

Kemungkinan suatu peristiwa terjadi dengan dampak negatif.

c)

Dampak dari ketidakpastian terhadap pencapaian tujuan perusahaan.

d)

Suatu aktivitas atau proses bisnis yang dapat menimbulkan dampak negatif.

2.

Dampak dari ketidakpastian dalam mencapai tujuan perusahaan dapat berupa ancaman (threat) atau peluang (opportunity). Risiko yang memiliki efek positif dikenal sebagai...

a)

Risiko Spekulatif

b)

Risiko Inheren

c)

Ancaman

d)

Peluang

3.

Menurut sumber, salah satu perbedaan mendasar antara risiko dan ketidakpastian adalah bahwa risiko...

a)

Hanya memiliki konsekuensi negatif.

b)

Dapat dialihkan (transfer the risk) ke pihak lain.

c)

Menggunakan data, informasi, dan perhitungan untuk mengambil keputusan.

d)

Lebih mengandalkan kebiasaan yang dilakukan tanpa menggunakan data.

4.

Klasifikasi risiko murni (Pure Risk) memiliki karakteristik yaitu...

a)

Dapat menimbulkan kerugian atau keuntungan, dan tidak dapat dialihkan ke pihak lain.

b)

Hanya menimbulkan kerugian dan risiko tersebut dapat dialihkan (transfer the risk).

c)

Disebabkan oleh alam dan bersifat catastropic (skala besar).

d)

Bertujuan untuk memperoleh keuntungan yang spekulatif.

5.

Yang BUKAN merupakan tujuan dari manajemen risiko adalah...

a)

Meningkatkan peluang untuk mencapai sasaran perusahaan.

b)

Meningkatkan tata kelola perusahaan.

c)

Mengelola risiko agar dampaknya menjadi minimal.

d)

Menghilangkan risiko perusahaan sampai nol

6.

Konsep high risk and high return dalam investasi saham di pasar modal menjelaskan bahwa...

a)

Semakin besar modal yang dibutuhkan, semakin besar risiko yang dihadapi.

b)

Risiko merupakan volatilitas atas hasil yang diharapkan.

c)

Semakin tinggi imbal hasil yang diharapkan, semakin besar risiko yang siap ditanggung investor.

d)

Risiko merupakan kemungkinan perbedaan antara return aktual dengan return harapan.

7.

Menurut ISO 31000, manajemen risiko didefinisikan sebagai...

a)

Upaya untuk menentukan metode optimal dalam mengelola risiko untuk memaksimalkan nilai perusahaan.

b)

Rangkaian aktivitas identifikasi dan pengukuran risiko yang mempengaruhi nilai perusahaan.

c)

Kegiatan terkoordinasi untuk mengarahkan dan mengendalikan organisasi berkaitan dengan risiko.

d)

Pendekatan yang menghilangkan pemisah antara strategi, operasional, keuangan, dan risiko keselamatan kerja.

8.

Manajemen risiko diterapkan dalam pengaturan strategi dan di seluruh perusahaan. Salah satu langkah yang dilakukan perusahaan dalam menerapkan manajemen risiko adalah... A. Mencari keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperhitungkan risiko. B. Segera mengambil keputusan untuk tindakan terhadap risiko yang telah diidentifikasikan. C. Menghilangkan peluang (opportunity) yang berisiko tinggi. D. Seluruh risiko diabaikan karena Manajemen Risiko hanya menghabiskan anggaran

a)

Mencari keuntungan sebesar-besarnya tanpa memperhitungkan risiko.

b)

Segera mengambil keputusan untuk tindakan terhadap risiko yang telah diidentifikasikan.

c)

Menghilangkan peluang (opportunity) yang berisiko tinggi.

d)

Seluruh risiko diabaikan karena Manajemen Risiko hanya menghabiskan anggaran

9.

Di dalam perusahaan, unit atau fungsi yang bertanggung jawab penuh apabila terjadi risiko yang telah diidentifikasikan disebut sebagai...

a)

Unit Kerja Manajemen Risiko.

b)

Petugas Pelaksana Risiko (Risk Officer).

c)

Pemilik Risiko (Risk Owner).

d)

Dewan Direksi (penanggung jawab tertinggi)

10.

Salah satu kesalahan utama perusahaan dalam mengelola risiko, yang terjadi ketika orang-orang yang bertanggung jawab tidak mau melaporkan risiko, disebut sebagai...

a)

Terbatasnya pemahaman risiko.

b)

Mengabaikan risiko yang diketahui.

c)

Adanya risiko tersembunyi.

d)

Kegagalan komunikasi dalam penerapan manajemen risiko

11.

Standar manajemen risiko AS/NZS 4360:2004 menekankan bahwa tahapan proses manajemen risiko harus dimulai dengan...

a)

Menetapkan Konteks.

b)

Identifikasi Risiko.

c)

Komunikasi dan Konsultasi.

d)

Evaluasi Risiko

12.

Dalam konteks AS/NZS 4360:2004, risiko didefinisikan sebagai kesempatan sesuatu terjadi yang akan mempunyai dampak terhadap tujuan. Risiko tersebut diukur dengan kombinasi dari...

a)

Pengendalian yang ada dan biaya asuransi.

b)

Dampak dan probabilitas.

c)

Risiko inheren dan risiko residual.

d)

Frekuensi eksposure dan probabilitas

13.

Standar manajemen risiko yang secara spesifik memisahkan pengertian risiko (risk) sebagai efek negatif dengan peluang (opportunity) sebagai efek positif adalah...

a)

ISO 31000:2018.

b)

Australia/New Zealand Standard (AS/NZS 4360:2004).

c)

Committee of Sponsoring Organizations (COSO: 2004).

d)

SKK Manajemen Risiko Pasar Modal

14.

Komponen utama dalam kerangka COSO Enterprise Risk Management (ERM) tahun 2004 berjumlah delapan, salah satunya adalah Objective Setting yang membagi tujuan perusahaan ke dalam empat kategori, yaitu...

a)

Risiko Pasar, Risiko Kredit, Risiko Operasional, dan Risiko Strategik.

b)

Plan, Do, Check, dan Action.

c)

Stratejik, Operasional, Pelaporan, dan Kepatuhan.

d)

Identifikasi, Analisis, Evaluasi, dan Perlakuan Risiko

15.

Menurut COSO: 2004, risiko yang tersisa setelah manajemen mengambil tindakan untuk mengubah kemungkinan atau dampak risiko disebut sebagai...

a)

Risiko Sistemik.

b)

Risiko Inheren (Inherent Risk).

c)

Risiko Residual (Residual Risk).

d)

Risiko Murni (Pure Risk)

16.

Standar ISO 31000:2009 mengadopsi dan meng-update proses manajemen risiko dari standar sebelumnya, yaitu...

a)

COSO Internal Control—Integrated Framework (1992).

b)

Australia Standard/New Zealand Standard (AS/NZS 4360:2004).

c)

Global Association of Risk Professionals (GARP).

d)

Semuanya benar

17.

Salah satu keunggulan utama dari ISO 31000 dibandingkan dengan COSO adalah...

a)

Lebih menekankan pada pengendalian internal perusahaan.

b)

Definisinya lebih konkret dan penulisan lebih praktis (kurang dari 30 halaman).

c)

Berlaku secara khusus hanya untuk perusahaan pasar modal.

d)

Memisahkan secara tegas antara risiko dan peluang.

18.

Perlakuan risiko (Risk Response) dalam kerangka COSO: 2004 meliputi opsi-opsi berikut, KECUALI... A. Menghindari Risiko (Avoid). B. Mengurangi Risiko (Reduce). C. Mengevaluasi Risiko (Evaluate). D. Menerima Risiko (Accept)

a)

Menghindari Risiko (Avoid).

b)

Mengurangi Risiko (Reduce).

c)

Mengevaluasi Risiko (Evaluate).

d)

Menerima Risiko (Accept)

19.

Menurut ISO 31000, tujuan penerapan manajemen risiko adalah untuk... A. Memastikan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi. B. Mengukur kinerja auditor internal. C. Penciptaan dan perlindungan nilai perusahaan. D. Mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk keuntungan perusahaan

a)

Memastikan kepatuhan terhadap hukum dan regulasi.

b)

Mengukur kinerja auditor internal.

c)

Penciptaan dan perlindungan nilai perusahaan.

d)

Mengoptimalkan penggunaan anggaran untuk keuntungan perusahaan

20.

Arsitektur Manajemen Risiko ISO 31000 terdiri dari tiga komponen utama yang saling menyatu, yaitu... A. Tujuan, Strategi, dan Operasi. B. Plan, Do, Check, dan Action. C. Prinsip-prinsip, Kerangka Kerja, dan Proses. D. Identifikasi, Analisis, dan Evaluasi

a)

Tujuan, Strategi, dan Operasi.

b)

Plan, Do, Check, dan Action.

c)

Prinsip-prinsip, Kerangka Kerja, dan Proses.

d)

Identifikasi, Analisis, dan Evaluasi

21.

Prinsip Manajemen Risiko ISO 31000:2018 yang menyatakan bahwa manajemen risiko merupakan bagian integral dari semua proses bisnis perusahaan disebut sebagai prinsip...

a)

Terstruktur dan Komprehensif.

b)

Terintegrasi.

c)

Disesuaikan (Customized).

d)

Dinamis

22.

Prinsip ISO 31000:2018 yang menekankan pentingnya mempertimbangkan pandangan, pengetahuan, dan persepsi dari pemangku kepentingan adalah prinsip...

a)

Dinamis.

b)

Inklusif.

c)

Informasi Terbaik Tersedia.

d)

Faktor Manusia dan Budaya

23.

Dalam konteks manajemen risiko menurut ISO 31000:2018, penting untuk memahami bahwa risiko harus dikelola secara proaktif. Oleh karena itu, salah satu prinsip yang harus diterapkan adalah...

a)

Partisipasi Pemangku Kepentingan.

b)

Transparansi.

c)

Berbasis Bukti.

d)

Fleksibilitas.

24.

Dalam konteks Manajemen Risiko, pendekatan yang digunakan untuk mengidentifikasi dan mengevaluasi risiko dikenal sebagai... A. Risk Assessment. B. Risk Mitigation. C. Risk Transfer. D. Risk Acceptance

a)

Risk Assessment.

b)

Risk Mitigation.

c)

Risk Transfer.

d)

Risk Acceptance.

25.

Komponen Kerangka Kerja ISO 31000 yang menjadi langkah awal dan sangat penting karena menentukan akuntabilitas, kewenangan, dan kapabilitas dari pelaku manajemen risiko adalah...

a)

Disain Kerangka Kerja.

b)

Mandat dan Komitmen.

c)

Pemantauan dan Kaji Ulang Kerangka Kerja.

d)

Penerapan Manajemen Risiko

26.

Komunikasi dan konsultasi dalam proses manajemen risiko ISO 31000 seharusnya dilakukan pada tahap...

a)

Hanya pada tahap Penetapan Konteks.

b)

Hanya pada tahap Perlakuan Risiko.

c)

Hanya pada tahap Identifikasi Risiko.

d)

Di semua tahapan dari prosedur manajemen risiko.

27.

Proses manajemen risiko menurut ISO 31000 terdiri dari lima kegiatan utama yang saling terkait, salah satunya adalah Penilaian Risiko. Kegiatan utama tersebut adalah, KECUALI...

a)

Menetapkan Konteks.

b)

Penanganan Risiko.

c)

Audit Internal Berbasis Risiko (RBIA).

d)

Pemantauan dan Kaji Ulang.

28.

Penetapan Konteks merupakan langkah awal yang krusial dalam proses manajemen risiko yang meliputi penetapan...

a)

Tujuan, strategi, ruang lingkup, dan parameter lain yang berhubungan dengan pengelolaan risiko.

b)

Daftar prioritas risiko (Risk Register) dan biaya perlakuan risiko.

c)

Keterbatasan informasi dan budaya organisasi.

d)

Risiko inheren dan risiko residual.

29.

Ketika menetapkan Konteks Eksternal, perusahaan perlu mempertimbangkan faktor-faktor di bawah ini, KECUALI...

a)

Lingkungan sosial, budaya, politik, dan regulasi.

b)

Pendorong utama dan kecenderungan yang berdampak terhadap tujuan.

c)

Hubungan dengan pemangku kepentingan eksternal.

d)

Tata kelola, struktur perusahaan, peran, dan akuntabilitas.

30.

Kriteria Risiko yang ditetapkan pada tahap Menetapkan Konteks harus mencerminkan...

a)

Nilai-nilai perusahaan, tujuan, dan sumber daya.

b)

Hasil audit internal berbasis risiko.

c)

Metode hedging dan transfer risiko.

d)

Tingkat risiko residual yang sudah tercapai.

31.

Salah satu fungsi penting manajemen risiko di pasar modal adalah untuk melindungi perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia terhadap risiko-risiko berikut, KECUALI...

a)

Risiko Pasar.

b)

Risiko Sistemik.

c)

Risiko Kredit.

d)

Risiko Kepuasan Pelanggan.

32.

Risiko yang timbulnya kerugian karena perubahan nilai aset yang diperdagangkan, seperti fluktuasi harga saham, suku bunga, dan nilai tukar mata uang, disebut sebagai...

a)

Risiko Kredit.

b)

Risiko Pasar.

c)

Risiko Operasional.

d)

Risiko Likuiditas.

33.

Kasus Sarijaya Sekuritas yang melibatkan penggelapan dana nasabah oleh komisaris dan pemilik tunggal diklasifikasikan sebagai risiko utama jenis...

a)

Risiko Sistemik.

b)

Risiko Strategik.

c)

Risiko Kredit.

d)

Risiko Operasional.

34.

Penilaian Risiko (Risk Assessment) adalah keseluruhan proses yang terintegrasi, meliputi tahapan-tahapan berikut secara berurutan...

a)

Perlakuan Risiko, Evaluasi Risiko, Analisis Risiko.

b)

Identifikasi Risiko, Analisis Risiko, Evaluasi Risiko.

c)

Menetapkan Konteks, Identifikasi Risiko, Perlakuan Risiko.

d)

Komunikasi, Penilaian Risiko, Pemantauan.

35.

Identifikasi risiko merupakan tahap yang sangat penting (kritikal) dalam proses manajemen risiko karena...

a)

Menghasilkan daftar risiko residual perusahaan.

b)

Risiko yang tidak teridentifikasi pada tahap ini tidak akan dianalisis lebih lanjut.

c)

Menentukan tingkat risiko akhir perusahaan.

d)

Membandingkan hasil analisis risiko dengan kriteria risiko.

36.

Teknik penilaian risiko yang mendorong peserta diskusi secara bebas dan mengalir dalam kelompok untuk memicu pemikiran imajinatif guna mengidentifikasi risiko baru dan solusinya adalah...

a)

Teknik Delphi.

b)

Check-List.

c)

Brainstorming.

d)

Wawancara terstruktur.

37.

Teknik Delphi digunakan dalam proses penilaian risiko dengan tujuan untuk...

a)

Menggunakan daftar kontrol risiko berdasarkan kegagalan masa lalu.

b)

Memvisualisasikan jalur risiko dari penyebab ke dampak.

c)

Memperoleh konsensus opini dari sekelompok ahli secara individu dan anonim.

d)

Menganalisis bagaimana risiko utama dapat memengaruhi operasi perusahaan (BIA)

38.

Salah satu keterbatasan dalam menggunakan teknik Check-List untuk mengidentifikasi risiko adalah...

a)

Membutuhkan ahli dengan kompetensi tinggi.

b)

Relatif tidak terstruktur dan sulit untuk menunjukkan bahwa prosesnya komprehensif.

c)

Cenderung menghambat imajinasi dalam identifikasi risiko dan hanya menyelesaikan known-knowns.

d)

Membutuhkan waktu yang lama karena perlu mengumpulkan pendapat ahli secara tertulis.

39.

Analisis Risiko (Risk Analysis) bertujuan untuk memahami sifat risiko dan karakteristiknya, serta menentukan tingkat risikonya. Tingkat risiko dihitung menggunakan formula...

a)

Level Risiko = Risiko Residual x Risiko Inheren.

b)

Level Risiko = Dampak (Konsekuensi) x Probabilitas (Kemungkinan).

c)

Level Risiko = Biaya Perlakuan Risiko / Manfaat yang Diperoleh.

d)

Level Risiko = Standar Deviasi / Rata-rata Return.

40.

Jenis analisis risiko yang menggunakan istilah atau skala deskriptif (misalnya: Rendah, Sedang, Tinggi) untuk menggambarkan dampak dan probabilitas, sering digunakan sebagai aktivitas penyaringan awal, disebut sebagai...

a)

Analisis Kuantitatif.

b)

Analisis Semi-Kuantitatif.

c)

Analisis Kualitatif.

d)

Analisis Skenario.

41.

Risiko yang muncul akibat adanya gangguan dalam sistem penyelesaian yang bisa menyebabkan terjadinya efek domino di seluruh pasar keuangan sehingga memicu krisis kepercayaan investor adalah...

a)

Risiko Operasional.

b)

Risiko Sistemik.

c)

Risiko Kredit.

d)

Risiko Likuiditas.

42.

Dalam investasi saham, investor yang netral terhadap risiko, yang berarti imbal hasil investasi yang diharapkan ekuivalen dengan tingkat risiko yang diterima, termasuk tipe investor...

a)

Risk Seeker.

b)

Risk Neutrality.

c)

Risk Averter.

d)

Risk Owner.

43.

Salah satu strategi manajemen risiko yang bermanfaat di pasar modal untuk meminimalkan risiko kerugian adalah dengan melakukan Diversifikasi Portofolio, yang dilakukan dengan...

a)

Hanya investasi pada saham blue chip.

b)

Mengikuti tren pasar jangka pendek.

c)

Melakukan investasi ke beberapa perusahaan, sektor industri, dan kelas aset.

d)

Mengambil opsi Stop Kerugian (Cut Loss) jika harga saham naik.

44.

Dalam penerapan manajemen risiko untuk Emiten di pasar modal, konteks pengungkapan risiko (Risk Disclosure) dan informasi penting lainnya harus dipublikasikan secara transparan kepada investor sebagai bentuk...

a)

Upaya transfer risiko.

b)

Pengelolaan risiko yang baik.

c)

Penerimaan risiko.

d)

Penghindaran risiko.

45.

Fungsi dari Self-Regulation Organization (SRO) dalam penerapan manajemen risiko adalah untuk melengkapi peran Regulator, salah satunya adalah...

a)

Mengatur dan mengawasi perusahaan BUMN.

b)

Merespon lebih cepat dan fleksibel terhadap perubahan kondisi pasar.

c)

Membuat regulasi yang bertanggung jawab dan konsisten.

d)

Memberikan opini independen kepada manajemen perusahaan.

46.

Salah satu keputusan yang dapat diambil setelah hasil Evaluasi Risiko menunjukkan bahwa risiko berada di zona Supplementary Issue (Hijau Muda) adalah...

a)

Risiko harus segera dilakukan perlakuan karena menyangkut kelangsungan perusahaan.

b)

Risiko tersebut harus diterima dengan perlakuan lanjutan.

c)

Perlakuan risiko dianjurkan jika didasarkan pada Cost Benefit Analysis (CBA) dan dianggap biaya efektif.

d)

Risiko harus ditransfer sepenuhnya menggunakan asuransi.

47.

Tujuan utama dari tahap Evaluasi Risiko adalah untuk...

a)

Memilih dan menerapkan opsi-opsi untuk mengatasi risiko.

b)

Menemukan, mengenali, dan menjelaskan risiko yang menghambat pencapaian tujuan.

c)

Membandingkan hasil analisis risiko (Level Risiko) dengan Kriteria Risiko untuk menentukan apakah risiko dapat diterima atau ditoleransi.

d)

Mengukur besarnya penyimpangan antara expected return dan actual return.

48.

Teknik analisis yang fokus pada kerugian atau kegagalan untuk mengidentifikasi akar masalah atau asal penyebab, bukan hanya gejala risiko, dan sering menggunakan pertanyaan 'Why' berulang, adalah...

a)

Event Tree Analysis (ETA).

b)

Bow Tie Analysis.

c)

Root Cause Analysis (RCA).

d)

Decision Tree Analysis.

49.

Dalam Matriks Risiko, risiko yang berada di zona Merah (Unacceptable Risk) menunjukkan bahwa...

a)

Risiko dianggap kecil dan perlakuan risiko tidak diperlukan.

b)

Tindakan dianjurkan hanya jika biaya efektif (cost benefit analysis).

c)

Dibutuhkan tindakan sesegera mungkin untuk mengelola risiko dan menjadi prioritas mitigasi.

d)

Risiko tersebut harus diterima karena sudah merupakan bagian integral dari bisnis.

50.

Teknik analisis risiko yang menggabungkan penilaian kualitatif atau semi-kuantitatif untuk menghasilkan tingkat risiko atau peringkat risiko (risk rating), yang biasanya disajikan dalam bentuk matriks 5x5, adalah...

a)

Fault Tree Analysis (FTA).

b)

Root Cause Analysis (RCA).

c)

Matriks Konsekuensi/Probabilitas.

d)

Simulasi Monte Carlo.