wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Hematology Laboratory Worksheet

Total questions: 10

Worksheet time: 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan hemostasis yang bertujuan untuk mengetahui fungsi trombosit. Prosedur yang dilakukan adalah mengambil darah sebanyak 5 ml dan memasukkannya pada tabung centrifuge berskala kemudian membiarkan di suhu kamar selama 2 jam. Selanjutnya volume serum yang terperas keluar diukur. Apa nama pemeriksaan yang dilakukan oleh ATLM tersebut?

a)

Recalsifikasi tes

b)

Pemeriksaan Osmotic Fragility Test

c)

Retraksi bekuan

d)

Cloting time

e)

Plasma Protrombin Time

2.

Seorang anak 5 th datang ke dokter bersama ibunya dengan keluhan gatal-gatal disemua badannya, setelah makan sea food yang dibelikan ayahnya untuk makan siang. Dokter memberi surat permintaan pemeriksaan laboratorium untuk cek darah rutin. Hasil diffcount apa yang kemungkinan akan tinggi dalam pemeriksaan ini?

a)

Stab

b)

Basofil

c)

Segmen

d)

Limfosit

e)

Eosinofil

3.

Seorang analis melakukan pemeriksaan morfologi sel darah, Untuk dapat melihat morfologi sel darah diperlukan sediaan apusan darah yang memenuhi syarat dan kemudian diwarnai dengan zat warna yang cocok digunakan. Jenis zat warna yang dapat digunakan untuk parameter tersebut adalah:

a)

BCB

b)

Gentia violet

c)

Wright

d)

NMB

e)

Eosin

4.

Di Laboratorium klinik tersedia banyak parameter pemeriksaan untuk menguji adanya gangguan faal hemostatis yang menyebabkan terjadinya perdarahan yang memanjang. Parameter hematologi yang dapat melihat adanya gangguan tersebut adalah;

a)

Jumlah eosinofil

b)

Jumlah eritrosit

c)

Hematokrit

d)

CT/BT

e)

Hitung jenis leukosit

5.

Seorang analis melakukan pemeriksaan Differential Count, pada pemeriksaan ditemukan Besar sel 8 - 20 mikron, inti eksentrik bulat, warna keungguan, kromatin tersusun retikuler, membrane inti tidak jelas, sitoplasma ukuran sedang berwarna oxyphyl dan mempunyai perinuclear. Bentuk inti bermacam 1. Sel apakah yang dimaksud?

a)

Monosit

b)

Limposit

c)

Sel mast

d)

Plasma sel

e)

Eosinophil

6.

Seorang Ahli teknologi laboratorium medic melakukan pembendungan pada lengan pasien dengan tekanan 100mm Hg selama sepuluh menit. Setelah waktu selesai, pada lengan pasien timbul petechiae yang sangat banyak sehingga disimpulkan bahwa hasil pemeriksaan tersebut positif. Apakah pemeriksaan yang dilakukan Pada kasus ini?

a)

Bleeding Time

b)

Masa pembekuan

c)

Prothrombin time

d)

Rumple Leede

e)

Retraksi Bekuan

7.

Seorang ATLM melakukan pengambilan sample darah laki-laki berusia 5 tahun. Berdasarkan hasil pemeriksaan feses yang juga dilakukan diketahui pasien tersebut terinfeksi cacing. Sampel darah yang diperoleh dilakukan pemeriksaan hitung jenis leukosit. Hasil pemeriksaan didapatkan salah satu jenis leukosit meningkat yang mendukung diagnosis dokter. Apakah Jenis leukosit yang meningkat pada kasus tersebut?

a)

Basofil

b)

Eosinofil

c)

Segmen

d)

Stab

e)

Monosit

8.

Seorang ATLM mengamati Hapusan Darah Tepi dibawah mikroskop dengan perbesaran 100x, didapatkan sel dengan sitoplasma berwarna merah muda, nukleus biru muda hingga biru keunguan, granula ungu muda dan nukleus yang berlobus-lobus. Sel apakah yang sedang diamati oleh ATLM tersebut?

a)

Neutrofil Segmen

b)

Limfosit

c)

Monosit

d)

Retikulosit

e)

Eosinofil

9.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan masa perdarahan metode Ivy. Dilakukan tekanan pada 50 mmHg, desinfeksi kulit pada bagian distal fosa cubiti, penusukan lanset dan penghisapan darah dengan kertas saring setiap 30 detik. Setelah dilakukan pemeriksaan didapatkan hasil masa perdarahan memanjang. Apakah factor kesalahan pada prosedur pemeriksaan di atas?

a)

Penusukan dengan lancet

b)

Penghisapan setiap 30 detik

c)

Penusukan pada distal fosa cubiti

d)

Perlakuan desinfeksi kulit

e)

Tekanan tensi meter 50 mmHg

10.

Seorang ATLM melakukan pemeriksaan waktu perdarahan dengan metode Ivy. Metode ini digunakan untuk menentukan apakah waktu perdarahan yang terjadi adalah normal atau memanjang. Metode ini cukup sering dilakukan pada kasus pasien dengan riwayat perdarahan.

Pada kondisi apa pemeriksaan ini tidak boleh dilakukan?

a)

Demam Dengue

b)

Malaria

c)

Diabetes Melitus

d)

Anemia berat

e)

Pasien Konsumsi antikoagulan