Font size
WorksheetsPendahuluan
Total questions: 82
Worksheet time: 41mins
Berdasarkan pendahuluan, apa tujuan utama dari pelatihan remaja sebaya yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI)?
Membantu remaja menjadi motivator
Menyiapkan remaja agar mampu mewarisi kehidupan yang damai dan tenteram
Mengajarkan remaja tentang HIV dan AIDS
Melatih remaja menjadi guru
Sejak tahun berapakah PMI mulai melaksanakan program YOUTH PEER EDUCATION atau PENDIDIKAN REMAJA SEBAYA (PRS)?
Sejak tahun 1996
Sejak tahun 2000
Sejak tahun 1990
Sejak tahun 2005
Program PRS dinilai cukup berhasil terutama dalam lingkup penanggulangan HIV dan AIDS di Indonesia.
True
False
Pendekatan program PRS menggunakan pola pembelajaran nonformal agar remaja bisa ngobrol tentang permasalahan kesehatan dan kesejahteraan mereka secara santai.
True
False
Sebutkan nama Modul I dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Pengembangan Potensi Diri
Kesehatan Reproduksi Remaja
Manajemen Waktu
Komunikasi Efektif
Sebutkan nama Modul II dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Norma Sosial dan Perilaku Berisiko
Kesehatan Reproduksi Remaja
Komunikasi Efektif
Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA
Sebutkan nama Modul III dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Gender
Kesehatan Reproduksi
Komunikasi Efektif
Pencegahan Narkoba
Sebutkan nama Modul IV dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Kesehatan Reproduksi
Kesehatan Mental Remaja
Pencegahan Narkoba
Pendidikan Karakter
Sebutkan nama Modul V dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
HIV dan AIDS
Narkoba dan Dampaknya
Kesehatan Reproduksi Remaja
Pencegahan Kekerasan Seksual
Sebutkan nama Modul VI dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Masalah Kesehatan Lain
Kesehatan Reproduksi Remaja
Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA
Komunikasi Efektif
Sebutkan nama Modul VII dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Napza
Kesehatan Reproduksi
Pendidikan Karakter
Manajemen Stres
Sebutkan nama Modul VIII dalam Pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
Pendidikan Remaja Sebaya (PRS)
Kesehatan Reproduksi Remaja
Komunikasi Efektif
Pencegahan Penyalahgunaan NAPZA
Apa tujuan penulisan pedoman Pelatihan Remaja Sebaya (PRS)?
Membentuk PRS di bidang kesehatan dan kesejahteraan.
Meningkatkan jumlah guru di sekolah.
Mengurangi jam belajar siswa.
Mempromosikan olahraga tradisional.
Sebutkan tiga tahap persiapan program dalam pelaksanaan Pelatihan Remaja Sebaya (PRS).
1. Pembahasan Modul 2. Pembahasan Metode Pelatihan 3. Penyusunan Program Kerja PRS
1. Evaluasi Peserta 2. Penilaian Akhir 3. Pemberian Sertifikat
1. Pendaftaran Peserta 2. Penentuan Lokasi 3. Penutupan Acara
1. Penyusunan Anggaran 2. Pembuatan Laporan 3. Penjadwalan Ulang
Apa saja tiga aspek pembelajaran dalam tahap pelatihan bagi fasilitator?
Aspek Substansi Program, Aspek Pendalaman, Aspek Pelatihan
Aspek Teori, Aspek Praktik, Aspek Evaluasi
Aspek Kesehatan, Aspek Sosial, Aspek Ekonomi
Aspek Fisik, Aspek Mental, Aspek Spiritual
Berapa hari program pelatihan fasilitator dilaksanakan?
Enam hari
Tiga hari
Lima hari
Delapan hari
Siapa yang dapat menjadi peserta pelatihan Remaja Sebaya?
Remaja berumur 10-15 tahun
Remaja berumur 15-25 tahun yang berminat menjadi Pelatih Remaja Sebaya
Orang dewasa di atas 25 tahun
Anak-anak di bawah 10 tahun
Pelatihan diselenggarakan bagi berapa peserta dalam satu unit pelatihan?
10-20 peserta
5-9 peserta
21-30 peserta
31-40 peserta
Siapakah yang menjadi pelatih dalam pelatihan remaja sebaya menurut buku pedoman ini?
Fasilitator
Guru
Orang Tua
Dokter
Berapa lama total pelatihan remaja sebaya menurut buku pedoman ini?
Empat hari
Dua hari
Tiga hari
Lima hari
Pelatihan remaja sebaya sebaiknya dilaksanakan pada hari apa menurut buku pedoman ini?
Senin dan Selasa
Sabtu dan Minggu
Rabu dan Kamis
Jumat dan Minggu
Materi pembelajaran dalam pelatihan remaja sebaya dipilih dari topik-topik yang relevan dengan masalah-masalah yang berkembang di lingkungan remaja tersebut.
Benar
Salah
Tahap 1 dalam pelatihan remaja sebaya tentang kesehatan dan kesejahteraan remaja meliputi beberapa metode pemanasan. Manakah di bawah ini yang bukan merupakan metode pemanasan yang disebutkan?
Pengajuan pertanyaan-pertanyaan
Telaah / studi kasus
Drama / simulasi
Penilaian akhir
Dua metode pemanasan yang digunakan dalam tahap pembahasan pelatihan remaja sebaya tentang kesehatan dan kesejahteraan remaja adalah:
Diskusi kelompok dan permainan interaktif
Ceramah dan tanya jawab
Presentasi dan simulasi
Debat dan studi kasus
Tahap 2 dalam pelatihan remaja sebaya tentang kesehatan dan kesejahteraan remaja adalah _________.
Penyimpulan Materi Bahasan
Pengenalan Diri Peserta
Evaluasi Akhir
Pemberian Hadiah
Diskusi kelompok atau pleno dalam tahap pembahasan bertujuan untuk membahas materi yang berasal dari _______ yang berkembang dalam pemanasan/permainan.
isu-isu
teori-teori
hasil akhir
kesimpulan
Apa yang diharapkan setelah Pelatih Remaja Sebaya (PERAYA) dilatih?
Mereka akan melaksanakan pelatihan serupa kepada teman dan sahabat dalam kehidupan sehari-hari
Mereka akan berhenti mengikuti pelatihan
Mereka akan menjadi fasilitator utama di sekolah
Mereka akan menulis laporan keuangan
Setiap kasus yang ditemui, masalah yang dihadapi, penyelesaian masalah yang ada, dan keberhasilan ataupun kendala selama pelaksanaan PRS dicatat rapi dalam satu _________.
Buku Harian PRS
Laporan Keuangan
Buku Tamu
Agenda Rapat
Apa tujuan utama dari Temu PERAYA yang diselenggarakan secara periodik?
Untuk memberikan klarifikasi permasalahan aktual yang dianggap mendesak
Untuk mengadakan lomba antar sekolah
Untuk membagikan hadiah kepada peserta
Untuk mengumpulkan dana
Siapa yang bertindak sebagai moderator dalam acara Temu PERAYA?
Fasilitator
Peserta
Panitia Konsumsi
Pembicara
Apa nama alat musik yang ada di gambar ini?
Piano
Gitar
Drum
Biola
Apa nama olahraga yang sedang dilakukan oleh anak pada gambar?
Sepak bola
Basket
Voli
Renang
Apa nama alat yang digunakan untuk bermain bulu tangkis di gambar ini?
Raket bulu tangkis
Bola basket
Bet tenis meja
Tongkat golf
Buku apa yang terlihat di gambar ini?
Buku cerita
Buku matematika
Buku gambar
Buku bahasa
Apa fungsi dari piala yang ada di gambar ini?
Sebagai penghargaan atau hadiah untuk pemenang lomba.
Sebagai alat untuk bermain musik.
Sebagai wadah minuman pada acara resmi.
Sebagai dekorasi di ruang tamu.
Perubahan apa yang terjadi pada bentuk (anatomi) tubuh selama masa remaja?
Pembesaran alat kelamin, pertumbuhan rambut di beberapa tempat, peningkatan kelenjar minyak dan mudah berjerawat, suara berubah menjadi besar pada anak laki-laki dan menjadi lebih lembut pada anak perempuan, pembesaran otot pada remaja laki-laki dan pembesaran pinggul serta dada bagi perempuan.
Penurunan berat badan secara drastis, rambut rontok, dan kulit menjadi sangat kering.
Tidak ada perubahan fisik yang signifikan, hanya perubahan emosional saja.
Pertumbuhan gigi baru dan perubahan warna mata secara tiba-tiba.
Apa yang dimaksud dengan perubahan faali (fungsi tubuh) pada masa remaja?
Alat kelamin peka dan mudah terangsang, keluar sperma waktu tidur (mimpi basah) pada laki-laki, menstruasi pertama pada perempuan.
Pertumbuhan rambut di kepala menjadi lebih cepat dan tebal.
Perubahan warna kulit menjadi lebih gelap secara permanen.
Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas.
Sebutkan dua perubahan kejiwaan yang terjadi pada masa remaja!
Keingintahuan yang tinggi mengenai berbagai hal termasuk masalah-masalah reproduksi, perhatian terhadap masalah seks meningkat.
Penurunan minat belajar dan prestasi akademik secara drastis.
Ketidakmampuan berkomunikasi dengan teman sebaya.
Penurunan rasa percaya diri dan motivasi untuk beraktivitas.
Selama masa remaja, suara berubah menjadi besar pada anak laki-laki.
Benar
Salah
Pada masa remaja, perempuan mengalami menstruasi pertama.
Benar
Salah
Apa yang menandakan bahwa alat reproduksi perempuan sudah mulai berfungsi?
Mengalami menstruasi pertama.
Mulai tumbuh rambut di kepala.
Mengalami pertumbuhan kuku yang cepat.
Mengalami perubahan warna kulit.
Sebutkan satu kesamaan antara tumbuh kembang remaja laki-laki dan remaja perempuan menurut teks!
Tiap-tiap remaja berkembang menuju pencapaian potensi (fitrah) manakala lingkungan hidup mereka mendukung pencapaian potensi tersebut, baik sebagai orang dewasa laki-laki maupun perempuan.
Remaja laki-laki tumbuh lebih cepat daripada remaja perempuan.
Remaja perempuan selalu lebih cerdas daripada remaja laki-laki.
Remaja laki-laki dan perempuan memiliki minat yang sama dalam semua bidang.
Apa perbedaan utama dalam tumbuh kembang antara remaja laki-laki dan remaja perempuan menurut teks?
Remaja putri lebih cepat matang daripada laki-laki. Remaja putri mengalami kepercayaan yang lebih rumit dan penuh masalah tentang tumbuh kembang mereka.
Remaja laki-laki lebih cepat matang daripada perempuan dan tidak mengalami masalah kepercayaan diri.
Remaja putri dan laki-laki memiliki tumbuh kembang yang sama tanpa perbedaan.
Remaja laki-laki mengalami kepercayaan diri yang lebih rumit daripada perempuan.
Faktor apa saja yang mempengaruhi tumbuh kembang remaja menurut teks? Pilihlah jawaban yang benar!
A. Faktor Internal Pembawaan dan Faktor Eksternal
B. Faktor Eksternal saja
C. Faktor Internal saja
D. Faktor Lingkungan saja
Faktor eksternal yang mempengaruhi tumbuh kembang remaja mencakup beberapa hal. Sebutkan dua di antaranya!
Kesehatan dan Gizi.
Usia dan Jenis Kelamin.
Bakat dan Minat.
Hobi dan Warna Favorit.
Bagaimana kita menyikapi tumbuh kembang remaja menurut teks?
Dengan mengelola faktor-faktor seperti kesehatan, gizi, dan lingkungan sebaik-baiknya.
Dengan membiarkan remaja tumbuh tanpa pengawasan.
Dengan menekan kebebasan remaja secara berlebihan.
Dengan mengabaikan kebutuhan gizi dan kesehatan remaja.
Sebutkan salah satu kebanggaan yang menyertai tumbuh kembang remaja menurut teks!
Merasa diakui sebagai orang yang dewasa oleh keluarga dan teman-teman.
Mendapatkan hadiah setiap hari ulang tahun.
Selalu mendapatkan nilai tertinggi di sekolah.
Bebas dari tanggung jawab apapun.
Apa saja risiko yang menyertai tumbuh kembang remaja menurut teks?
Rasa rendah diri yang berlebihan dan kesulitan menyesuaikan diri terhadap nilai serta pergaulan di antara teman sebaya, keluarga, dan masyarakat umum.
Meningkatnya minat terhadap pelajaran matematika dan sains.
Kemampuan berkomunikasi yang semakin lancar tanpa hambatan.
Tidak adanya perubahan fisik selama masa remaja.
Menurut teks, tumbuh kembang remaja dapat menimbulkan rasa rendah diri jika...
Remaja merasa lebih baik dari teman sebaya
Remaja merasa dirinya lebih rendah dari teman sebaya dalam hal tertentu seperti kecantikan, kekayaan, dan kepandaian
Remaja selalu percaya diri
Remaja tidak peduli dengan lingkungan sekitar
Salah satu cara pencegahan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Meningkatkan ibadah
Mengabaikan pendidikan
Membiarkan pergaulan bebas
Mengurangi aktivitas positif
Salah satu cara pencegahan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Membiasakan diri mensyukuri nikmat Allah
Mengabaikan nasihat orang tua
Membatasi komunikasi dengan teman sebaya
Melakukan perilaku berisiko tanpa pertimbangan
Salah satu cara pencegahan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Mencari segi-segi positif pada diri masing-masing
Mengabaikan nasihat orang tua
Membatasi komunikasi dengan teman sebaya
Menghindari kegiatan positif di sekolah
Salah satu cara pencegahan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Berusaha memetik pelajaran dari para remaja yang telah terjerumus dalam perilaku-perilaku berisiko
Mengabaikan nasihat orang tua dan guru
Membiarkan remaja tanpa pengawasan sama sekali
Mendorong remaja untuk mencoba semua hal tanpa pertimbangan
Salah satu cara penanggulangan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Menekan rasa negatif secara berkelompok
Mengabaikan masalah yang dihadapi remaja
Membiarkan remaja tanpa bimbingan
Mendorong perilaku negatif remaja
Salah satu cara penanggulangan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Berbagi cerita dan kesulitan bersama sahabat karib
Menutup diri dari lingkungan sekitar
Mengabaikan nasihat orang tua
Menghindari komunikasi dengan teman sebaya
Salah satu cara penanggulangan dampak negatif tumbuh kembang remaja adalah dengan __________.
Menyalurkan potensi diri ke hal-hal positif seperti ibadah, kegiatan sosial, olahraga, dan kesenian
Menghindari semua aktivitas sosial dan hanya fokus pada diri sendiri
Membiarkan remaja tanpa pengawasan dan arahan
Mengabaikan pendidikan karakter dan nilai-nilai moral
Salah satu peran Pelatih Remaja Sebaya (PERAYA) adalah ________, menyantuni, dan menyayangi.
Mengayomi
Menyakiti
Mengabaikan
Mengejek
Mencemooh
Salah satu peran Pelatih Remaja Sebaya (PERAYA) adalah dengan sabar mendengarkan ________ para remaja.
keluhan
pujian
cerita lucu
prestasi
Salah satu peran Pelatih Remaja Sebaya (PERAYA) adalah meningkatkan motivasi ________ di kalangan remaja.
berprestasi
bermain
berbelanja
beristirahat
Salah satu peran Pelatih Remaja Sebaya (PERAYA) adalah menjadi panutan, baik dalam sikap maupun kepribadian bagi ________ lainnya.
remaja-remaja sebaya
guru-guru sekolah
orang tua siswa
petugas kesehatan
Cita-cita sangat penting dalam kehidupan manusia karena dapat memberikan arah dan tujuan hidup. Manakah pernyataan berikut yang paling tepat?
Cita-cita tidak berpengaruh pada kehidupan manusia.
Cita-cita hanya penting untuk anak-anak.
Cita-cita sangat penting karena memberikan arah dan tujuan hidup.
Cita-cita hanya sekadar impian tanpa manfaat.
Hak serta kewajiban remaja laki-laki dan perempuan dalam mencapai cita-cita adalah...
Sama besar dan setara
Lebih besar pada remaja laki-laki
Lebih besar pada remaja perempuan
Tidak memiliki hak dan kewajiban
Usaha yang dapat dilakukan untuk mencapai cita-cita adalah...
Berusaha dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah
Menyerah ketika menghadapi kesulitan
Tidak memiliki tujuan yang jelas
Mengabaikan pendidikan dan pengalaman
Apa yang harus dilakukan agar kelemahan diri tidak menghambat pengembangan potensi dan pencapaian cita-cita?
Mengenal dan jujur terhadap kelemahan diri, lalu menekannya agar tidak mengganggu pencapaian cita-cita.
Menyembunyikan kelemahan diri dari orang lain.
Mengabaikan kelemahan dan fokus hanya pada potensi.
Menyalahkan orang lain atas kelemahan yang dimiliki.
Peran teman sebaya dalam mengembangkan potensi diri dan membantu mencapai cita-cita adalah...
Memberikan dukungan, motivasi, dan inspirasi untuk berkembang.
Selalu menuntut agar kita mengikuti semua keinginan mereka.
Menghalangi kita untuk mencoba hal-hal baru.
Tidak peduli dengan perkembangan dan cita-cita kita.
Apa saja tahapan dalam pendekatan 3T untuk mengambil keputusan yang baik?
A. Tinjauan, Telaah, Tindakan
B. Telaah, Tindakan, Tinjauan
C. Tindakan, Telaah, Tinjauan
D. Telaah, Tinjauan, Tindakan
Lengkapi pernyataan berikut berdasarkan materi: Tinjauan adalah mempelajari masalah atau persoalan ataupun kebutuhan mendesak dengan sebaik-baiknya dan kemudian menyusun daftar ______ yang tersedia.
pilihan-pilihan
masalah-masalah
kesimpulan-kesimpulan
pertanyaan-pertanyaan
Apa yang dimaksud dengan tahap Telaah dalam pendekatan 3T?
Menyusun daftar pilihan-pilihan
Menimbang untung rugi tiap-tiap pilihan
Melakukan tindakan
Menghindari risiko sepenuhnya
Apa yang dimaksud dengan proses 3-T dalam pengambilan keputusan menurut teks di atas?
3-T adalah proses berkesinambungan yang meliputi Tinjauan, Telaah, dan Tindakan, yang dilakukan secara berulang sampai permasalahan benar-benar terpecahkan.
3-T adalah proses yang terdiri dari Tindakan, Tanggung jawab, dan Toleransi dalam setiap pengambilan keputusan.
3-T adalah metode yang hanya digunakan untuk evaluasi akhir tanpa perlu tinjauan ulang.
3-T adalah proses yang melibatkan tiga tahap: Teori, Tes, dan Tugas dalam pengambilan keputusan.
Menurut teks, siapa saja yang memiliki hak dan kewajiban dalam pengambilan keputusan di keluarga atau masyarakat?
Hanya laki-laki
Hanya perempuan
Laki-laki dan perempuan
Hanya orang tua
Perhatikan gambar berikut. Apa kebiasaan yang dilakukan oleh anak laki-laki di bagian atas gambar?
Membaca buku
Merokok
Berolahraga
Makan buah
Perhatikan gambar berikut. Apa yang dilakukan oleh dua anak di bagian bawah gambar ketika ditawari rokok?
Mereka menolak rokok.
Mereka menerima rokok dan mulai merokok.
Mereka memberikan rokok kepada orang lain.
Mereka menyembunyikan rokok tersebut.
Norma sosial menurut bacaan di atas adalah...
Aturan atau pedoman yang mengatur perilaku masyarakat
Kebiasaan yang dilakukan oleh individu secara pribadi
Peraturan yang hanya berlaku di sekolah
Hukum tertulis yang dibuat pemerintah
Norma sosial bisa bersumber dari: 1. ________ 2. undang-undang atau peraturan negara 3. adat dan kebiasaan serta kesepakatan masyarakat Isilah bagian yang kosong berdasarkan bacaan di atas.
agama
teknologi
ekonomi
ilmu pengetahuan
Tiga sumber norma sosial yang disebutkan dalam bacaan di atas adalah:
Agama, kebiasaan, adat istiadat
Hukum, teknologi, ekonomi
Pendidikan, politik, seni
Keluarga, media massa, lingkungan
Kewajiban remaja terhadap norma sosial menurut bacaan di atas adalah...
Mematuhi dan menjaga norma sosial di masyarakat
Mengabaikan norma sosial yang ada
Melanggar aturan demi kebebasan pribadi
Membiarkan pelanggaran norma tanpa tindakan
Menurut bacaan di atas, apakah remaja laki-laki dan perempuan memiliki kewajiban yang sama dalam menaati norma sosial?
A. Ya
B. Tidak
Konsekuensi yang dapat diterima seseorang apabila melanggar norma sosial adalah:
Dihormati oleh masyarakat
Mendapatkan sanksi sosial
Mendapatkan penghargaan
Menjadi panutan masyarakat
Perilaku adalah...
reaksi atau respons organisme terhadap rangsangan dari luar maupun dalam dirinya
jenis makanan yang dikonsumsi oleh manusia
bentuk fisik dari suatu benda
proses pertumbuhan tanaman
Suatu perilaku dikatakan berisiko apabila...
menyebabkan kemungkinan terjadinya bahaya atau kerugian
selalu memberikan manfaat bagi pelaku
tidak mempengaruhi kesehatan sama sekali
dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku
Berikut ini yang merupakan contoh perilaku yang berisiko adalah...
Menyebrang jalan sembarangan
Membuang sampah pada tempatnya
Menggunakan helm saat berkendara
Mencuci tangan sebelum makan
Peran kita sebagai pelatih remaja sebaya dalam membantu remaja sebaya lain agar terhindar dari berbagai perilaku berisiko adalah...
Memberikan dukungan, informasi, dan bimbingan kepada remaja sebaya agar dapat membuat keputusan yang sehat
Membiarkan remaja sebaya mengambil keputusan sendiri tanpa arahan
Mengabaikan masalah yang dihadapi remaja sebaya
Mendorong remaja sebaya untuk mencoba perilaku berisiko
