Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ekonomi Sumber Daya Alam - Pilihan Ganda

Total questions: 100

Worksheet time: 53mins

Name
Class
Date
1.

Salah satu ciri ekonomi sumberdaya alam adalah bersifat multidisipliner, yang berarti...

a)

Hanya melibatkan aspek ekonomi

b)

Terbatas pada hukum dan politik

c)

Menggabungkan ilmu ekonomi, ekologi, teknologi, dan kebijakan publik

d)

Hanya fokus pada perhitungan matematis

2.

Dalam konteks trade-off, ketika pemerintah memilih memperluas lahan pertanian dibandingkan membangun jalan raya, hal ini berarti...

a)

Ada biaya kesempatan terhadap infrastruktur

b)

Tidak ada pengorbanan

c)

Ekonomi efisien

d)

Populasi meningkat

3.

Jika konsumsi sumber daya melampaui kemampuan alam untuk memulihkan dirinya, maka kondisi tersebut disebut...

a)

Degradasi ekologis

b)

Kegagalan sosial

c)

Kelembagaan adaptif

d)

Substitusi sumber daya

4.

Dalam konteks kelangkaan sumber daya, pilihan antara eksploitasi tambang untuk pendapatan jangka pendek dan konservasi hutan untuk keseimbangan ekologis mencerminkan konsep...

a)

Efisiensi Pareto

b)

Trade-off ekonomi

c)

Ketimpangan distribusi

d)

Eksternalitas positif

5.

Dalam konteks SDGs, kebijakan yang menunda eksploitasi batu bara untuk mempercepat investasi energi terbarukan merupakan penerapan prinsip...

a)

Liberalisasi ekonomi

b)

Eksternalitas negatif

c)

Substitusi modal alami

d)

Keseimbangan pasar

6.

Perbedaan utama antara sumber daya terbarukan dan tak terbarukan terletak pada...

a)

Nilai ekonomi dan harga jualnya

b)

Jenis kegiatan ekonomi yang menggunakannya

c)

Kecepatan pembentukan kembali sumber daya tersebut oleh alam

d)

Letak geografis sumber daya tersebut

7.

Kelangkaan sumber daya alam bukan hanya disebabkan oleh keterbatasan alam, tetapi juga oleh...

a)

Pemanfaatan yang berlebihan dan tidak efisien

b)

Keterampilan manusia yang meningkat

c)

Adanya teknologi yang semakin maju

d)

Jumlah penduduk yang menurun

8.

Biaya peluang (opportunity cost) dari memanfaatkan lahan hutan untuk pertanian adalah...

a)

Bertambahnya hasil panen

b)

Hilangnya fungsi ekologis dan keanekaragaman hayati

c)

Bertambahnya pendapatan petani

d)

Penurunan harga hasil pertanian

9.

Salah satu strategi untuk mengatasi kelangkaan sumber daya alam tanpa merusak lingkungan adalah...

a)

Eksploitasi besar-besaran

b)

Peningkatan konsumsi bahan bakar fosil

c)

Pemusnahan hutan untuk lahan industri

d)

Penggunaan teknologi ramah lingkungan dan daur ulang

10.

Jika lahan hutan diubah menjadi area industri, maka trade-off yang terjadi adalah...

a)

Ekonomi meningkat, tapi lingkungan berkurang fungsinya

b)

Lingkungan dan ekonomi sama-sama meningkat

c)

Tidak ada pengaruh terhadap ekosistem

d)

Lahan industri menjadi lebih hijau

11.

Jika pemerintah menaikkan pajak untuk aktivitas penebangan hutan dengan tujuan menekan deforestasi, kebijakan tersebut termasuk dalam upaya...

a)

Menghapus eksternalitas positif

b)

Menginternalisasi eksternalitas negatif

c)

Mendorong monopoli pasar

d)

Mengurangi efisiensi ekonomi

12.

Dalam pengelolaan kapital alam, mengabaikan nilai ekosistem yang tidak memiliki harga pasar (seperti udara bersih atau jasa penyerapan karbon) dapat menyebabkan...

a)

Efisiensi ekonomi meningkat

b)

Terjadi undervaluation terhadap sumber daya alam

c)

Harga pasar menjadi stabil

d)

Meningkatnya insentif konservasi

13.

Ketika negara berkembang memprioritaskan pembangunan industri berat dibanding investasi energi terbarukan, dampak jangka panjang yang paling mungkin terjadi adalah...

a)

Ketahanan lingkungan meningkat

b)

Kemandirian energi berkelanjutan

c)

Ketergantungan pada sumber daya tak terbarukan

d)

Pengurangan emisi gas rumah kaca

14.

Salah satu kelemahan utama dalam pendekatan ekonomi tradisional terhadap sumber daya alam adalah...

a)

Mengabaikan prinsip efisiensi produksi

b)

Mengasumsikan sumber daya alam bersifat tak terbatas

c)

Terlalu memperhatikan aspek sosial

d)

Tidak memperhitungkan harga pasar

15.

Jika suatu negara berhasil mengembangkan teknologi daur ulang yang menurunkan kebutuhan bahan mentah hingga 50%, implikasi ekonominya terhadap kapital alam adalah...

a)

Kapital alam semakin cepat menurun

b)

Kapital alam lebih terjaga

c)

Harga kapital alam naik drastis

d)

Tidak ada perubahan pada kapital alam

16.

Dalam konteks kelangkaan sumber daya alam, konsep trade-off menjadi sangat krusial. Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan implikasi ekonomi dari trade-off dalam pemanfaatan sumber daya alam?

a)

Trade-off menghilangkan semua biaya yang terkait dengan pilihan yang diambil.

b)

Konsep ini mengabaikan keterbatasan sumber daya karena fokus pada keuntungan jangka pendek.

c)

Trade-off menekankan pada opportunity cost, yaitu nilai dari alternatif terbaik yang harus dikorbankan.

d)

Trade-off memastikan bahwa semua pemanfaatan sumber daya alam selalu menguntungkan secara ekologis.

17.

Kapital alam didefinisikan sebagai stok sumber daya alam yang memberikan aliran manfaat bagi manusia. Manakah pernyataan berikut yang paling mencerminkan prinsip pengelolaan kapital alam yang berkelanjutan?

a)

Mengeksploitasi semua cadangan mineral secepat mungkin untuk memaksimalkan pertumbuhan ekonomi.

b)

Mengelola sumber daya dengan mempertimbangkan kebutuhan generasi sekarang dan mendatang melalui penggunaan bijak.

c)

Mengalihfungsikan seluruh lahan hutan untuk pembangunan infrastruktur guna mendorong industrialisasi.

d)

Menghindari sama sekali penggunaan sumber daya tidak terbarukan untuk menjaga kelestarian.

18.

Transisi hijau memerlukan peran serta dari berbagai pihak, termasuk masyarakat. Berdasarkan materi, manakah langkah yang paling efektif untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam transisi hijau?

a)

Membatasi akses masyarakat terhadap informasi tentang isu lingkungan.

b)

Meningkatkan kesadaran masyarakat dan mendorong perubahan perilaku menuju gaya hidup berkelanjutan.

c)

Memberikan subsidi penuh untuk semua jenis energi tanpa mempertimbangkan dampak lingkungan.

d)

Memusatkan semua keputusan mengenai sumber daya alam hanya pada pemerintah pusat.

19.

Berdasarkan prinsip SDGs dalam pengelolaan sumber daya alam, manakah yang BUKAN merupakan contoh implementasi yang efektif?

a)

Pengurangan limbah dan polusi

b)

Sumber daya tanpa batas

c)

Peningkatan penggunaan energi terbarukan

d)

Pengelolaan air bersih yang berkelanjutan

20.

Kegagalan pasar sering terjadi dalam pengelolaan sumber daya alam seperti perusahaan membuang limbah ke sungai tanpa bertanggung jawab. Tindakan apa yang paling tepat dilakukan pemerintah untuk mengatasi masalah ini?

a)

Membiarkan perusahaan mengatur sendiri cara mengelola limbahnya

b)

Memberikan subsidi penuh untuk semua kegiatan perusahaan

c)

Menghapus semua peraturan tentang pengelolaan lingkungan

d)

Menerapkan denda atau pajak bagi perusahaan yang mencemari lingkungan

21.

Salah satu tantangan utama dalam pengelolaan kapital alam di era modern adalah...

a)

Ketidakmampuan pasar dalam menilai manfaat lingkungan secara menyeluruh

b)

Keterbatasan teknologi industri untuk mengeksploitasi sumber daya

c)

Rendahnya minat masyarakat terhadap kegiatan ekonomi hijau

d)

Ketergantungan penuh pada sumber daya terbarukan

22.

Dalam konteks kelangkaan global, bagaimana hubungan antara pertumbuhan populasi dan degradasi lingkungan?

a)

Pertumbuhan populasi selalu meningkatkan konservasi sumber daya

b)

Keduanya tidak memiliki keterkaitan signifikan

c)

Pertumbuhan populasi memperbesar tekanan terhadap sumber daya alam terbatas

d)

Degradasi lingkungan biasanya menurunkan permintaan terhadap sumber daya

23.

Penerapan prinsip sustainability dalam ekonomi sumber daya alam bertujuan untuk...

a)

Menunda konsumsi hingga sumber daya benar-benar habis

b)

Menjamin keseimbangan antara pemanfaatan dan regenerasi sumber daya

c)

Mengutamakan keuntungan ekonomi jangka pendek

d)

Mengalihkan seluruh tanggung jawab kepada sektor swasta

24.

Dalam kerangka SDGs, salah satu indikator keberhasilan pengelolaan sumber daya alam adalah...

a)

Peningkatan tingkat konsumsi energi fosil

b)

Pertumbuhan ekonomi tanpa memperhatikan dampak sosial

c)

Terjaminnya keseimbangan antara kesejahteraan ekonomi, sosial, dan lingkungan

d)

Kenaikan ekspor bahan mentah secara signifikan

25.

Ketika terjadi eksploitasi sumber daya alam yang tidak memperhitungkan eksternalitas negatif, maka akibat ekonominya adalah...

a)

Biaya sosial lebih kecil daripada biaya pribadi

b)

Harga pasar mencerminkan seluruh nilai lingkungan

c)

Terjadi alokasi sumber daya yang tidak efisien dan menimbulkan kerugian sosial

d)

Pemerintah tidak perlu melakukan intervensi kebijakan

26.

Model Gordon-Schaefer dalam pengelolaan sumberdaya perikanan digunakan untuk menentukan:

a)

Harga pasar ikan di pasar global

b)

Titik tangkap optimal agar stok ikan tetap berkelanjutan

c)

Jumlah nelayan yang diperbolehkan menangkap ikan

d)

Subsidi yang tepat untuk industri perikanan

27.

Menurut Hotelling Rule pada sumberdaya alam tak terbarukan, harga sumberdaya alam tersebut seharusnya:

a)

Turun setiap tahun karena penawaran meningkat

b)

Naik secara eksponensial seiring waktu karena kelangkaan meningkat

c)

Berfluktuasi sesuai permintaan pasar saja

d)

Tetap stabil karena regulasi pemerintah

28.

Eksternalitas negatif dalam pemanfaatan sumberdaya alam biasanya memerlukan kebijakan publik berupa:

a)

Deregulasi pasar

b)

Pemberian subsidi kepada produsen

c)

Pajak Pigovian untuk menginternalisasi biaya sosial

d)

Pengurangan produksi untuk menurunkan harga pasar

29.

Pilihan antarwaktu (intertemporal choice) dalam pengelolaan sumberdaya alam berarti:

a)

Mengoptimalkan penggunaan SDA hanya untuk generasi saat ini

b)

Menentukan berapa banyak SDA digunakan sekarang dan disimpan untuk masa depan agar berkelanjutan

c)

Mengabaikan kebutuhan produksi jangka panjang demi keuntungan jangka pendek

d)

Menetapkan harga pasar tanpa memperhitungkan waktu

30.

Dalam konteks ekonomi sumberdaya alam, konsep opportunity cost paling tepat dijelaskan sebagai:

a)

Keuntungan yang diperoleh dari eksploitasi SDA

b)

Kerugian langsung akibat penggunaan SDA

c)

Biaya tertinggi yang dibayarkan untuk memanfaatkan SDA

d)

Nilai dari alternatif terbaik yang dikorbankan ketika SDA digunakan untuk tujuan tertentu

31.

Lonjakan permintaan nikel untuk baterai kendaraan listrik meningkatkan aktivitas tambang di Sulawesi, tetapi juga memunculkan limbah tailing. Kebijakan yang paling sesuai untuk menjaga keberlanjutan adalah...

a)

Menghapus pajak pertambangan agar investasi meningkat

b)

Memberikan subsidi untuk memperluas kapasitas tambang

c)

Mewajibkan pembangunan smelter dan pengolahan limbah sebelum ekspor

d)

Membuka area tambang baru untuk meningkatkan pasokan global

32.

Dalam sistem cap and trade, efisiensi ekonomi tercapai ketika...

a)

Pemerintah menentukan harga izin emisi secara tetap

b)

Perusahaan dengan biaya pengurangan emisi rendah menjual izin kepada perusahaan dengan biaya tinggi

c)

Semua perusahaan diwajibkan menurunkan emisi dengan persentase yang sama

d)

Izin emisi hanya diberikan kepada perusahaan milik negara

33.

Dalam analisis mikroekonomi sumber daya alam, konsep intertemporal choice penting karena menunjukkan bahwa...

a)

Penggunaan sumber daya harus dilakukan secepat mungkin untuk meningkatkan output nasional

b)

Keputusan eksploitasi sumber daya hari ini akan memengaruhi ketersediaannya untuk generasi mendatang

c)

Harga sumber daya di masa depan tidak memiliki hubungan dengan keputusan konsumsi saat ini

d)

Permintaan terhadap sumber daya alam selalu konstan sepanjang waktu

34.

Fenomena overfishing yang terjadi di Laut Natuna mencerminkan konsep tragedy of the commons karena...

a)

Nelayan asing memiliki teknologi yang lebih efisien

b)

Tidak ada mekanisme harga yang membatasi eksploitasi sumber daya bersama

c)

Pemerintah mengenakan pajak tinggi terhadap hasil tangkap

d)

Ketersediaan ikan meningkat seiring aktivitas penangkapan

35.

Penawaran sumber daya alam tak terbarukan seperti minyak bumi dikatakan tidak elastis dalam jangka panjang karena...

a)

Cadangan baru dapat ditemukan dengan mudah

b)

Produksi dapat disesuaikan secara instan terhadap harga

c)

Jumlah total sumber daya terbatas dan tidak dapat dipulihkan

d)

Permintaan masyarakat cenderung menurun seiring waktu

36.

Jika suatu sumberdaya alam memiliki harga pasar yang rendah padahal stoknya semakin menipis, maka kegagalan pasar yang terjadi kemungkinan disebabkan oleh...

a)

Permintaan masyarakat yang terlalu kecil

b)

Produsen terlalu efisien

c)

Tidak adanya informasi yang mencerminkan kelangkaan SDA dalam harga pasar

d)

Tidak adanya informasi yang mencerminkan kelangkaan SDA dalam harga pasar

37.

Dalam teori pilihan antarwaktu (intertemporal choice), tingkat diskonto yang terlalu tinggi dapat menyebabkan...

a)

Pengelolaan sumberdaya menjadi terlalu lambat

b)

Konsumsi saat ini dikurangi demi masa depan

c)

Eksploitasi berlebihan karena masa depan dianggap kurang penting

d)

Harga sumberdaya turun secara otomatis

38.

Dalam model pemanfaatan sumberdaya yang dapat pulih (renewable resource), tingkat pemanenan yang melebihi Maximum Sustainable Yield (MSY) akan menyebabkan...

a)

Stok kembali pulih otomatis

b)

Harga turun karena pasokan meningkat

c)

Stok terus menurun hingga titik di mana regenerasi biologis tidak mampu memulihkan populasi

d)

Konsumsi masyarakat meningkat

39.

Dalam konteks eksternalitas negatif, mengapa kebijakan pajak Pigovian lebih disukai dibanding larangan total eksploitasi?

a)

Karena pajak memungkinkan pelaku tetap berproduksi sambil membayar biaya sosial yang ditimbulkan

b)

Karena larangan total lebih murah untuk pemerintah

c)

Karena pajak membuat konsumen kebal terhadap pencemaran

d)

Karena pajak tidak mempengaruhi perilaku produsen sama sekali

40.

Salah satu alasan utama mengapa pasar gagal (market failure) dalam pengelolaan sumberdaya alam adalah...

a)

Semua pengguna bersikap rasional penuh

b)

Harga pasar sudah mencerminkan seluruh dampak lingkungan

c)

Tidak adanya mekanisme pasar yang memperhitungkan eksternalitas lingkungan

d)

SDA selalu dapat pulih dengan sendirinya

41.

Pajak yang diterapkan untuk menginternalisasi biaya eksternalitas disebut...

a)

Pajak regresif

b)

Pajak konsumsi

c)

Pajak Pigovian

d)

Pajak subsidi silang

42.

Dalam konteks eksternalitas negatif, kegagalan pasar terjadi karena...

a)

Harga mencerminkan semua biaya sosial

b)

Biaya eksternal tidak tercermin dalam harga pasar

c)

Pemerintah menetapkan harga maksimum

43.

Mengapa penawaran sumber daya alam tak terbarukan seperti minyak bumi dianggap tidak elastis dalam jangka panjang?

a)

Produksi bisa segera meningkat jika harga naik

b)

Permintaan selalu tetap

c)

Jumlah total sumber daya terbatas dan tidak dapat dipulihkan

44.

Dalam konteks perikanan, jika tangkapan ikan melebihi kemampuan regenerasi alaminya, maka akan terjadi...

a)

Penurunan stok ikan dan berkurangnya pendapatan nelayan di masa depan

b)

Kenaikan harga ikan secara permanen

c)

Keseimbangan pasar baru yang efisien

d)

Efisiensi jangka panjang

45.

Pajak Pigovian menaikkan harga pasar sehingga otomatis menyebabkan kegagalan pasar baru.

a)

Benar, karena semua pajak merusak efisiensi

b)

Salah, karena pajak memperbaiki eksternalitas

c)

Benar, karena menurunkan produksi

46.

Dalam konteks intertemporal choice (pilihan antarwaktu) sumber daya alam, keputusan optimal pemanfaatan SDA ditentukan oleh:

a)

Perbedaan antara biaya produksi dan harga pasar saat ini

b)

Perbandingan antara manfaat sekarang dengan nilai kini manfaat masa depan

c)

Tingkat pendapatan masyarakat saat ini

47.

Kebijakan pemerintah dalam menetapkan subsidi energi Jika penawaran sumber daya alam tak terbarukan bersifat tidak elastis dalam jangka panjang, implikasinya adalah:

a)

Produsen mudah menambah pasokan saat harga naik

b)

Penawaran sulit menyesuaikan terhadap perubahan harga karena keterbatasan cadangan

c)

Permintaan akan turun drastis karena harga naik

48.

Biaya peluang penggunaan sumber daya menjadi nol. Dalam kasus eksternalitas negatif seperti polusi tambang batubara, produksi pasar akan:

a)

Lebih rendah dari tingkat sosial optimal

b)

Sama dengan tingkat sosial optimal karena harga menyesuaikan

c)

Melebihi tingkat sosial optimal karena biaya sosial tidak tercermin dalam harga

49.

Salah satu perbedaan utama antara kebijakan kuota tangkapan ikan dan pajak Pigouvian dalam pengelolaan SDA adalah...

a)

Kuota mengatur jumlah produksi langsung, sedangkan pajak menyesuaikan harga agar mencerminkan biaya sosial

b)

Keduanya sama-sama berbentuk pembatasan harga

c)

Pajak Pigouvian bersifat tetap, kuota berubah mengikuti harga pasar

d)

Kuota meningkatkan eksternalitas, pajak Pigouvian menurunkan eksternalitas

50.

Menurut Hotelling’s Rule, apabila tingkat bunga lebih tinggi daripada laju kenaikan harga sumber daya tak terbarukan, maka:

a)

Produsen akan menunda penjualan karena harga masa depan lebih menguntungkan

b)

Nilai ekonomi sumber daya menjadi konstan

c)

Permintaan akan meningkat karena harga masa depan lebih tinggi

d)

Produsen akan cenderung menjual sumber daya sekarang daripada menyimpannya

51.

Menurut Hotelling’s Rule, harga sumberdaya tak terbarukan akan meningkat seiring waktu karena...

a)

Biaya ekstraksi selalu menurun

b)

Permintaan pasar selalu meningkat

c)

Sumberdaya menjadi semakin langka

d)

Pemerintah menetapkan harga minimum

52.

Faktor utama yang menyebabkan biaya ekstraksi sumberdaya meningkat dari waktu ke waktu adalah...

a)

Kualitas cadangan semakin baik

b)

Cadangan semakin dalam dan sulit dijangkau

c)

Teknologi ekstraksi menjadi lebih murah

d)

Permintaan global menurun

53.

Apa yang dimaksud dengan Backstop Technology?

a)

Teknologi yang menurunkan biaya ekstraksi sumberdaya

b)

Teknologi alternatif yang dapat menggantikan sumberdaya tak-terbarukan

c)

Teknologi untuk menyimpan sumberdaya alam

d)

Teknologi yang membatasi produksi sumberdaya

54.

Ketidakpastian harga sumberdaya tak-terbarukan disebabkan oleh faktor-faktor berikut, kecuali...

a)

Perubahan permintaan global

b)

Penemuan cadangan baru

c)

Faktor geopolitik

d)

Ketersediaan air irigasi

55.

Mineral seperti litium, kobalt, dan nikel menjadi sangat penting dalam era transisi energi karena...

a)

Digunakan untuk bahan bakar fosil

b)

Dapat menggantikan sumber energi surya

c)

Merupakan bahan utama baterai kendaraan listrik

d)

Digunakan untuk menurunkan emisi karbon

56.

Ciri utama sumberdaya tak-terbarukan adalah...

a)

Dapat diperbarui melalui siklus alam dalam waktu singkat

b)

Jumlahnya terbatas dan tidak dapat pulih dalam skala waktu manusia

c)

Dapat diregenerasi dengan bantuan teknologi

d)

Tidak memiliki nilai ekonomi yang tinggi

57.

Berdasarkan Hotelling’s Rule, nilai bersih sumberdaya tak-terbarukan harus tumbuh sebesar...

a)

Laju inflasi

b)

Tingkat pertumbuhan ekonomi

c)

Tingkat bunga

d)

Biaya ekstraksi

58.

Dalam konteks keputusan pemilik tambang, Hotelling’s Rule menjelaskan bahwa...

a)

Cadangan sebaiknya dijual secepat mungkin

b)

Menyimpan cadangan lebih menguntungkan jika harga riil tumbuh lebih cepat dari tingkat bunga

c)

Harga jual tidak berpengaruh terhadap keputusan ekstraksi

d)

Pemerintah harus mengatur jumlah penjualan sumberdaya

59.

“Rising Marginal Cost” menggambarkan kondisi Biaya ketika...

a)

Biaya ekstraksi menurun karena cadangan semakin banyak

b)

Biaya per unit produksi meningkat seiring menurunnya kualitas atau kedalaman cadangan

c)

Harga jual menurun lebih cepat daripada biaya

d)

Permintaan global menurun sehingga biaya naik

60.

Contoh penerapan “Backstop Technology” adalah...

a)

Penggunaan minyak bumi untuk menggantikan batu bara

b)

Energi surya yang dapat menggantikan listrik berbasis batu bara dengan harga tertentu

c)

Penambangan gas alam untuk menekan harga listrik

d)

Penggunaan biomassa yang terbatas untuk energi alternatif

61.

Konsep dasar Hotelling’s Rule menjelaskan bahwa nilai bersih sumber daya (harga jual dikurangi biaya ekstraksi) harus tumbuh sebesar tingkat bunga (r). Implikasi ekonomi dari prinsip ini adalah...

a)

Produsen akan menjual seluruh cadangannya sesegera mungkin

b)

Harga sumber daya akan konstan untuk menjaga kestabilan pasar

c)

Eksploitasi optimal terjadi ketika pertumbuhan nilai bersih setara dengan tingkat bunga

d)

Pemerintah harus mengatur harga untuk mencegah inflasi sumber daya

62.

62) Dalam konteks biaya ekstraksi, fenomena “Rising Marginal Cost” memiliki arti penting bagi kebijakan eksploitasi sumber daya karena...

a)

biaya tambahan untuk mengekstraksi setiap unit sumber daya meningkat seiring dengan berkurangnya cadangan, sehingga eksploitasi harus dipertimbangkan secara efisien

b)

biaya ekstraksi selalu tetap sehingga tidak mempengaruhi kebijakan eksploitasi

c)

semakin banyak sumber daya diekstraksi, biaya marginal akan menurun

d)

fenomena ini tidak berpengaruh terhadap kebijakan eksploitasi sumber daya

63.

Salah satu karakteristik penting backstop technology dalam konteks sumber daya tak-terbarukan adalah...

a)

Mampu menggantikan sumber daya lama secara sempurna ketika harganya melebihi biaya teknologi tersebut

b)

Menghambat pengembangan energi terbarukan karena biayanya sangat tinggi

c)

Bergantung pada ketersediaan sumber daya tak-terbarukan

d)

Menurunkan permintaan energi secara global.

64.

Dalam menghadapi ketidakpastian harga sumber daya, konsep real options memberi keuntungan strategis bagi perusahaan karena...

a)

Menjamin keuntungan tetap walau harga fluktuatif

b)

Memberikan fleksibilitas untuk menunda, mempercepat, atau menghentikan produksi sesuai kondisi pasar

c)

Mendorong perusahaan menambang secara terus-menerus tanpa jeda

d)

Menghapus risiko investasi di sektor tambang

65.

Dalam konteks transisi energi global menuju net-zero emission, peningkatan permintaan terhadap mineral kritis seperti nikel dan litium membawa implikasi penting bagi negara produsen seperti Indonesia. Dampak strategis yang paling relevan dari kondisi ini adalah...

a)

Meningkatnya ketergantungan Indonesia pada impor bahan baku

b)

Berkurangnya nilai ekspor karena harga mineral cenderung fluktuatif

c)

Peluang untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai kendaraan listrik dunia

d)

Penurunan minat investasi karena risiko lingkungan yang tinggi

66.

Apa yang dimaksud dengan biaya ekstraksi?

a)

Biaya memasarkan sumberdaya

b)

Biaya untuk mengganti sumberdaya

c)

Biaya untuk mengambil sumberdaya dari alam

d)

Biaya untuk mendistribusikan hasil produksi

67.

Opsi riil (real options) dalam ekstraksi sumberdaya memberikan fleksibilitas untuk...

a)

Menunda, mempercepat, atau menghentikan produksi

b)

Menghapuskan biaya ekstraksi

68.

Mendorong produsen untuk menambang secepat mungkin sebelum biaya naik

a)

Menunjukkan bahwa semakin dalam dan sulit cadangan, biaya per unit meningkat sehingga eksploitasi perlu dikendalikan secara efisien

b)

Menurunkan biaya total produksi seiring meningkatnya volume ekstraksi

c)

Tidak berpengaruh pada keputusan produksi karena harga ditentukan pasar

69.

Faktor geopolitik, permintaan global, dan teknologi

a)

Faktor alami dan lingkungan saja

b)

Hanya karena perubahan musim

c)

Tidak ada faktor yang memengaruhi

70.

Faktor yang memengaruhi harga dan ketersediaan sumberdaya tak-terbarukan adalah...

a)

Jumlah hujan dan iklim

b)

Dinamika pasar, biaya teknologi, dan kebijakan energi

c)

Kondisi tanah dan kesuburan

d)

Jumlah populasi manusia

71.

Contoh sumberdaya tak-terbarukan adalah...

a)

Air, angin, dan sinar matahari

b)

Minyak bumi, gas alam, dan batu bara

c)

Tanah, udara, dan cahaya

d)

Hutan, ikan, dan energi panas bumi

72.

Menurut Hotelling Rule, produsen sumber daya tak-terbarukan akan memilih untuk menyimpan cadangan jika...

a)

Harga sumber daya naik lebih cepat dari tingkat bunga

b)

Harga sumber daya stabil setiap tahun

c)

Biaya ekstraksi lebih tinggi dari harga jual

d)

Permintaan sedang turun di pasar global

73.

Fenomena rising marginal cost dalam penambangan berarti...

a)

Biaya per unit semakin menurun seiring waktu

b)

Teknologi membuat biaya menjadi tetap

c)

Harga jual selalu naik mengikuti biaya produksi

d)

Biaya ekstraksi meningkat karena cadangan yang tersisa makin sulit diambil

74.

Fungsi utama dari backstop technology dalam ekonomi sumber daya adalah...

a)

Menentukan batas harga maksimum sumber daya tak-terbarukan

b)

Menghilangkan kebutuhan terhadap energi terbarukan

c)

Membuat harga sumber daya naik tanpa batas

d)

Menggantikan sumber daya tak-terbarukan dengan bahan bakar fosil

75.

Konsep real options (opsi riil) dalam pengelolaan tambang penting karena...

a)

Memberi fleksibilitas bagi perusahaan untuk menentukan waktu produksi terbaik

b)

Menjamin harga jual tetap tinggi

c)

Menghapus seluruh risiko pasar

d)

Mengubah sumber daya menjadi bisa diperbarui

76.

Peningkatan permintaan terhadap nikel, litium, dan kobalt terutama disebabkan oleh...

4 lines
77.

Kehutanan sebagai bidang ilmu mempelajari hal-hal berikut, kecuali...

a)

Studi tentang hutan dan interaksi ekosistemnya

b)

Pengelolaan sumber daya hutan secara berkelanjutan

c)

Konservasi dan pemanfaatan hasil hutan

d)

Produksi industri non-hutan seperti pertambangan

78.

Apa yang dimaksud dengan rotasi optimal dalam pengelolaan hutan?

a)

Waktu terpendek untuk menebang pohon agar cepat memperoleh keuntungan

b)

Periode waktu paling efisien untuk menebang dan menanam kembali pohon agar hasil maksimal tanpa merusak ekosistem

c)

Periode tetap setiap 10 tahun untuk menebang pohon

d)

Sistem pergiliran tenaga kerja dalam kegiatan penebangan

79.

Faktor-faktor berikut mempengaruhi rotasi optimal, kecuali...

a)

Jenis pohon dan kondisi tanah

b)

Iklim dan tujuan ekonomi pengelolaan hutan

c)

Jenis pupuk yang digunakan petani padi

d)

Aspek keberlanjutan lingkungan

80.

Mengapa kehutanan memiliki peran penting dalam ekosistem?

a)

Karena hutan hanya menghasilkan kayu untuk kebutuhan industri

b)

Karena hutan menjadi habitat bagi flora dan fauna serta berperan dalam penyimpanan karbon

c)

Karena hutan mempercepat proses urbanisasi

d)

Karena hutan meningkatkan suhu global

81.

Siapa tokoh yang memperkenalkan Model Faustmann?

a)

Adam Smith

b)

John Stuart Mill

c)

Johann Heinrich von Faustmann

d)

David Ricardo

82.

Tujuan utama dari Model Faustmann adalah....

a)

Menentukan jenis tanaman yang paling menguntungkan

b)

Mengukur luas hutan yang harus ditebang

c)

Menentukan waktu optimal penebangan agar nilai ekonomi hutan maksimal

d)

Menghitung biaya produksi kayu

83.

Apa kelemahan utama dari Model Faustmann?

a)

Terlalu kompleks untuk diterapkan

b)

Mengabaikan manfaat non-kayu seperti karbon dan biodiversitas

c)

Tidak mempertimbangkan biaya tanam

d)

Tidak mempertimbangkan nilai ekonomi

84.

Konsep inti Model Faustmann menjawab pertanyaan....

a)

Jenis kayu apa yang paling kuat

b)

Kapan waktu optimal menebang hutan

c)

Di mana lokasi terbaik untuk menanam

d)

Bagaimana cara menghitung volume pohon

85.

Perbedaan utama antara Model Faustmann dan Model Hartman terletak pada...

a)

Model Faustmann menghitung nilai ekonomi kayu, sedangkan Model Hartman menambahkan nilai non-kayu dan jasa ekosistem.

b)

Model Hartman hanya memperhitungkan biaya penanaman dan pemeliharaan hutan.

c)

Model Faustmann berfokus pada rotasi panjang, sedangkan Model Hartman memperpendek rotasi.

d)

Model Hartman digunakan hanya untuk hutan produksi.

86.

Sebuah hutan pinus menghasilkan kayu Rp100 juta pada umur 25 tahun dan jasa wisata Rp5 juta per tahun. Berdasarkan Model Hartman, rotasi A. optimal hutan kemungkinan akan...

a)

Lebih pendek dari 25 tahun karena ada tambahan nilai wisata.

b)

Tetap 25 tahun karena nilai wisata tidak berpengaruh.

c)

Lebih panjang dari 25 tahun karena nilai wisata menambah manfaat dari mempertahankan hutan.

d)

Tidak dapat dihitung tanpa data biaya tanam.

87.

Mengapa Model Hartman dianggap lebih relevan untuk pengelolaan hutan berkelanjutan saat ini?

a)

hanya mempertimbangkan keuntungan ekonomi jangka pendek.

b)

Karena memasukkan nilai karbon dan jasa lingkungan selain kayu.

c)

Karena tidak memerlukan perhitungan ekonomi yang rumit.

d)

Karena berfokus pada hasil kayu semata.

88.

Bagaimana Model Hartman dapat dihubungkan dengan skema REDD+ atau PES?

a)

Dengan menghitung nilai jasa ekosistem seperti penyerapan karbon sebagai bagian dari manfaat ekonomi hutan.

b)

Dengan memperpendek rotasi agar karbon cepat dilepas.

c)

Dengan mengabaikan nilai non-kayu agar perhitungan lebih sederhana.

d)

Dengan meniadakan nilai ekonomi karbon dari perhitungan NPV.

89.

Mengapa keberadaan hutan dianggap berperan strategis dalam mitigasi perubahan iklim global?

a)

Karena hutan menjadi habitat utama satwa liar

b)

Karena hutan menyerap dan menyimpan karbon yang menurunkan kadar CO₂ di atmosfer

90.

Dalam konteks jasa ekosistem hutan, penyimpanan karbon termasuk ke dalam kategori jasa...

a)

Provisioning service

b)

Cultural service

c)

Supporting service

d)

Regulating service

91.

Mengapa penilaian nilai karbon penting dilakukan sebelum mengambil keputusan penebangan hutan?

a)

Agar pemerintah dapat menentukan harga kayu secara lebih kompetitif

b)

Karena nilai karbon dapat menjadi pertimbangan ekonomi untuk menunda atau menghindari penebangan

c)

Supaya masyarakat mengetahui luas hutan yang boleh ditebang

d)

Karena penilaian karbon menjadi syarat administratif dalam ekspor hasil hutan

92.

Penggunaan teknologi seperti pemodelan komputer dan citra satelit dalam penilaian karbon hutan bertujuan untuk...

a)

Menggantikan peran tenaga survei lapangan

b)

Mempercepat proses deforestasi yang terencana

c)

Memperoleh data stok karbon secara akurat dan efisien

d)

Menentukan lokasi hutan yang memiliki nilai ekonomi tertinggi

93.

Mekanisme REDD bertujuan mengurangi emisi dari deforestasi dan degradasi hutan. Namun, keberhasilan implementasinya sangat bergantung pada________

a)

Penetapan harga karbon di pasar global dan sistem verifikasi yang transparan

b)

Penggantian seluruh hutan alam menjadi hutan tanaman industri

c)

Peningkatan konsumsi kayu agar nilai ekonomi hutan naik

d)

Penerapan kebijakan yang hanya berfokus pada konservasi tanpa melibatkan masyarakat

94.

Salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan REDD+ adalah MRV (Measurement, Reporting, Verification) karbon. Tujuan utama dari MRV adalah________

a)

Mengukur tingkat konsumsi kayu lokal

b)

Menilai efektivitas pengelolaan keanekaragaman hayati

c)

Menetapkan akurasi, transparansi, dan kredibilitas data pengurangan emisi

d)

Menentukan batas wilayah konservasi baru

95.

Dalam konteks Payment for Ecosystem Services (PES) yang berhubungan dengan REDD, prinsip ekonomi yang mendasarinya adalah...

a)

Siapa pun bebas memanfaatkan jasa ekosistem tanpa membayar

b)

Pihak yang memperoleh manfaat dari jasa ekosistem wajib memberi kompensasi kepada pengelola ekosistem

c)

Pemerintah sepenuhnya menanggung biaya konservasi

d)

Hanya lembaga internasional yang berhak menentukan nilai jasa ekosistem

96.

Salah satu alasan mengapa REDD+ dianggap sebagai mekanisme yang berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan adalah karena...

a)

Hanya berfokus pada peningkatan stok karbon hutan

b)

Mengintegrasikan konservasi, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan nilai ekonomi karbon

c)

Mengabaikan kebutuhan masyarakat lokal demi efisiensi

d)

Mengganti hutan alam dengan perkebunan monokultur bernilai tinggi

97.

Prinsip dasar dari mekanisme Payment for Ecosystem Services (PES) adalah...

a)

Pemerintah memberi subsidi kepada perusahaan tambang

b)

Pengguna jasa lingkungan membayar pihak yang menjaga ekosistem

c)

Petani membayar perusahaan air minum agar kualitas air terjaga

d)

Donor internasional menyalurkan dana tanpa perjanjian apa pun

98.

Tujuan utama dari penerapan PES adalah...

a)

Meningkatkan produksi kayu dalam jangka pendek

b)

Memberikan penghargaan kepada pelaku industri kehutanan

c)

Mendorong individu atau kelompok untuk menjaga jasa ekosistem

d)

Menggantikan semua bentuk pajak lingkungan

99.

Salah satu tantangan utama dalam implementasi PES adalah...

a)

Terlalu banyak insentif finansial

b)

Kesadaran masyarakat dan kebijakan pemerintah yang belum kuat

c)

Kekurangan tenaga ahli kehutanan

d)

Permintaan karbon dunia yang menurun

100.

Dalam konteks PES, istilah “user pays” berarti...

a)

Pemerintah pusat membayar semua biaya konservasi

b)

Petani membayar perusahaan besar agar bisa menanam pohon

c)

Lembaga donor menanggung semua biaya rehabilitasi

d)

Pengguna manfaat jasa lingkungan memberikan kompensasi kepada pengelola ekosistem