WorksheetsUJI SOAL MATERI DAN TEORI
Total questions: 15
Worksheet time: 8mins
Berdasarkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 03/MEN/1998, yang dimaksud dengan kecelakaan kerja adalah...
Kejadian yang berhubungan dengan proses kerja yang dapat menyebabkan cedera atau penyakit akibat kerja, namun masih dapat dicegah melalui penerapan prosedur keselamatan yang baik
Suatu kejadian yang tidak dikehendaki dan tidak diduga sebelumnya yang dapat mengakibatkan korban pada manusia dan/atau kerugian harta benda
Sumber bahaya atau situasi berisiko yang dapat menimbulkan kerugian terhadap tenaga kerja atau lingkungan
Bentuk kerugian akibat kegiatan kerja, seperti cedera, sakit, kematian, kerusakan properti, atau gangguan lingkungan kerja
Seorang peserta praktik di bengkel otomotif akan menggunakan mesin gerinda. Sebelum menyalakan alat, ia memastikan batu gerinda dalam kondisi baik dan memakai kaca pelindung wajah.
Tindakan tersebut menunjukkan penerapan konsep K3 dalam hal...
Penggunaan alat pelindung diri (APD) dan pemeriksaan alat sebelum digunakan.
Melakukan pengawasan terhadap rekan kerja yang belum memakai APD secara lengkap untuk memastikan keselamatan kerja seluruh anggota bengkel
Melaporkan setiap kondisi alat yang rusak atau berpotensi menimbulkan bahaya kepada instruktur tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu
Pembersihan area kerja setelah kegiatan praktik selesai
Dalam studi kasus di laboratorium sekolah, ditemukan beberapa siswa mencampur bahan kimia tanpa menggunakan sarung tangan. Setelah itu, sebagian siswa mengalami iritasi kulit.
Berdasarkan prosedur K3, langkah paling tepat untuk menganalisis penyebab insiden tersebut adalah...
Mengidentifikasi faktor lingkungan laboratorium seperti suhu dan kelembapan sebagai penyebab utama namun tak memeriksa penerapan prosedur keselamatan oleh siswa
Meninjau ulang jenis bahan kimia yang digunakan dan cara pencampurannya
Mengevaluasi kepatuhan siswa terhadap prosedur penggunaan alat pelindung diri (APD) sebelum bekerja untuk mengetahui akar penyebab kelalaian
Melakukan pemeriksaan terhadap efek bahan kimia pada kulit siswa tanpa menelusuri tahapan kerja dan kepatuhan terhadap aturan keselamatan
Seorang peserta didik sedang membentuk pahat bubut rata. Setelah proses penggerindaan selesai, hasil pahat menunjukkan sudut potong tidak simetris.
Langkah evaluasi paling tepat yang harus dilakukan adalah…
Membandingkan sudut potong dengan standar gambar kerja atau spesifikasi pahat sebelum dilakukan koreksi
Mengukur ulang sudut potong pahat dengan alat ukur sudut seperti busur derajat
Menggerinda ulang pahat dengan menyesuaikan tekanan tangan hingga terlihat simetris
Melanjutkan penggunaan pahat untuk uji coba hasil potong, kemudian memperbaiki jika hasil pembubutan kurang baik
Kebakaran yang disebabkan oleh instalasi listrik yang bertegangan merupakan kebakaran kelas….
A
B
C
D
Hasil rangkuman dari proses peninjauan terhadap seluruh faktor yang dapat menimbulkan bahaya kerja pada manusia disebut...
Evaluasi, yaitu kegiatan menilai kembali seluruh potensi bahaya untuk menentukan tingkat risikonya dan langkah pencegahan yang diperlukan
Identifikasi, yaitu kegiatan mengenali potensi bahaya kerja secara umum tanpa menilai besar kecilnya risiko yang mungkin terjadi
Konsep, yaitu pemahaman dasar mengenai pentingnya keselamatan kerja dalam suatu lingkungan industri atau tempat kerja
Analisis, yaitu proses menguraikan data hasil pengamatan bahaya tanpa melakukan penilaian terhadap dampaknya secara menyeluruh
Berikut ini merupakan hal-hal yang perlu diperhatikan dalam proses identifikasi bahaya dan risiko kerja, kecuali...
Jenis pekerjaan yang dilakukan, termasuk langkah-langkah dan alat yang digunakan selama proses berlangsung
Cara dan pola kerja yang diterapkan oleh pekerja, seperti posisi tubuh, kebiasaan kerja, dan kecepatan produksi
Bahan-bahan yang digunakan dalam proses kerja, baik sifat fisiknya maupun potensi bahayanya terhadap kesehatan
Tempat kerja secara umum, termasuk lokasi gedung dan tata letak ruangan tanpa mempertimbangkan aktivitas spesifik yang dilakukan
Seorang pekerja sedang membersihkan lantai pabrik yang licin akibat tumpahan oli.
Tanpa disadari, kabel listrik tergeletak di area yang sama dan sebagian terbuka karena isolasinya rusak.
Situasi tersebut dapat menimbulkan risiko tersetrum atau terpeleset bagi siapa pun yang melintas.
Kondisi seperti ini dalam penerapan K3 disebut...
Insiden, yaitu kejadian yang tidak disengaja namun belum menimbulkan cedera atau kerugian besar
Bahaya, yaitu keadaan atau situasi yang berpotensi menyebabkan cedera, kematian, atau kerugian lainnya
Kecelakaan, yaitu peristiwa yang sudah menimbulkan korban manusia maupun kerusakan harta benda
Risiko, yaitu tingkat kemungkinan dan dampak yang timbul akibat suatu kondisi tidak aman di tempat kerja
jika kamu menjadi ketua kelompok kerja di bengkel, apa langkah terbaik untuk mencegah kecelakaan akibat kelalaian teman-temanmu?
Mengingatkan teman secara lisan setiap kali mulai bekerja agar tetap berhati-hati
Melaporkan teman yang lalai kepada guru pengawas agar diberi peringatan
Menyusun aturan kerja, membagi dan mengawasi tanggung jawab K3
Memberikan contoh dengan selalu memakai APD tanpa mengatur orang lain
Berikut ini yang merupakan contoh tindakan kreatif dalam penerapan K3 di bengkel sekolah adalah...
Guru untuk mengingatkan K3 setiap kali
Membiarkan siswa bekerja sesuai pengetahuan masing-masing
Membuat jadwal piket keamanan dan memasang poster K3
Memberikan tugas K3 tanpa di beritahukan terlebih dahulu
Sebuah perusahaan manufaktur telah mendapatkan sertifikasi ISO 45001 dan dikenal memiliki lingkungan kerja yang aman serta bersih. Seluruh peralatan diperiksa secara rutin dan angka kecelakaan kerja sangat rendah. Namun, sebagian staf mulai berpendapat bahwa penerapan aturan K3 bisa disesuaikan karena kondisi sudah aman. Tindakan yang paling tepat menurut prinsip K3 adalah...
Menjalankan K3 hanya pada bagian produksi yang berisiko tinggi, sedangkan area kantor dan administrasi tidak perlu terlalu ketat
Tetap menerapkan K3 secara konsisten karena potensi bahaya dapat muncul kapan saja meskipun lingkungan terlihat aman
Mengurangi frekuensi pelatihan K3 dan inspeksi keselamatan agar tidak mengganggu jam kerja utama karyawan
Menetapkan K3 hanya sebagai dokumentasi formal untuk mempertahankan sertifikasi tanpa perlu penerapan harian yang ketat
Sudut ketajaman pada mata pahat bubut idealnya berada pada rentang tertentu.
Konsep dasar dari pemilihan sudut ini adalah…
Semakin kecil sudut potong, gaya potong berkurang tetapi kekuatan ujung pahat menjadi lebih lemah (sekitar 8-10°)
Sudut yang tepat (sekitar 10–15°) menjaga keseimbangan antara ketajaman pemotongan dan kekuatan ujung pahat
Sudut potong besar (sekitar 15-19°) membuat permukaan benda kerja lebih halus karena gaya gesek berkurang secara signifikan
Semakin besar sudut potong (sekitar 16-20°), pahat mampu memotong material keras dengan lebih efisien tanpa risiko aus cepat
Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum mengoperasikan mesin di bengkel menurut prosedur K3 adalah…
Memastikan kondisi mesin dalam keadaan siap digunakan dengan menghidupkan sebentar untuk pengecekan awal
Membersihkan area kerja dari serpihan atau sisa potongan material sebelum menyalakan mesin
Memakai alat pelindung diri (APD) sesuai standar keselamatan sebelum melakukan aktivitas kerja
Mengecek benda kerja dan alat potong agar hasil pengerjaan tetap presisi saat mesin dioperasikan
Saat bekerja di bengkel las, seorang siswa diminta memilih APD yang paling tepat.
Untuk memastikan keselamatan kerja, hal pertama yang harus ia ingat adalah…
Menyiapkan peralatan las lengkap di area kerja sebelum mengenakan APD agar pekerjaan lebih efisien
Memastikan APD yang digunakan bersih dan dalam kondisi tidak rusak sebelum dipakai
Menyesuaikan jenis dan spesifikasi APD dengan potensi bahaya dari proses pengelasan yang dilakukan
Memakai helm las dengan warna lensa gelap agar pandangan terhadap cahaya busur tidak silau
Mengapa pemilihan pahat bubut dengan sudut potong yang tepat penting dalam praktikum pembubutan logam?
Agar gaya potong menjadi lebih besar sehingga proses pembubutan berlangsung lebih cepat dan aman
Agar proses pemotongan menghasilkan ukuran yang akurat dan permukaan benda kerja lebih halus
Agar pahat tidak mudah bergetar saat proses pembubutan berlangsung dengan kecepatan tinggi
Agar panas yang timbul selama proses pembubutan dapat diserap sepenuhnya oleh benda kerja
