wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PROJECT 1: Margin & Etiket

Total questions: 38

Worksheet time: 19mins

Name
Class
Date
1.

Sebutkan informasi yang harus dimuat dalam etiket gambar teknik sesuai instruksi pada proyek ini!

a)

Identitas Sekolah, Judul Gambar, Nomor Gambar, Ukuran Kertas, Kolom Data Teknis (Skala, Satuan ukuran, Tanggal, Nama siswa, Kelas, Pemeriksa, Keterangan)

b)

Nama Guru, Mata Pelajaran, Semester, Tahun Ajaran, Ruang Kelas

c)

Jenis Kertas, Warna Kertas, Jumlah Halaman, Tanda Tangan Kepala Sekolah

d)

Alamat Sekolah, Logo Sekolah, Daftar Siswa, Jadwal Pelajaran

2.

Berdasarkan tabel batas margin, berapakah batas margin sisi kanan (C) untuk kertas ukuran A3?

a)

10 mm

b)

15 mm

c)

20 mm

d)

25 mm

3.

Berdasarkan tabel batas margin, berapakah batas margin sisi bawah (D) untuk kertas ukuran A4?

a)

5 mm

b)

10 mm

c)

15 mm

d)

20 mm

4.

Apa fungsi dari garis tepi pada gambar teknik?

a)

Membatasi wilayah kerja gambar agar tidak tertutup oleh jilid dan tepi kertas.

b)

Menandai batas gambar agar lebih rapi.

c)

Membuat gambar lebih menarik secara visual.

d)

Menunjukkan skala gambar.

5.

Fungsi utama dari kepala gambar/etiket pada gambar teknik?

a)

Menjelaskan identitas dan keterangan pendukung gambar

b)

Menambah estetika gambar

c)

Menyimpan data rahasia

d)

Menentukan warna gambar

6.

Sebutkan alat dan bahan yang diperlukan untuk membagi sudut sama besar sesuai instruksi pada worksheet ini!

a)

Kertas gambar A3, Pensil H atau 2H, Penggaris, Jangka, Busur Derajat

b)

Kertas folio, Spidol, Penghapus, Penggaris, Lem

c)

Kertas HVS, Pulpen, Penggaris, Gunting, Penghapus

d)

Karton, Krayon, Penggaris, Spidol, Lem

7.

Garis AF pada gambar adalah garis pembagi sudut. Apa fungsi garis AF?

a)

Garis AF membagi sudut menjadi dua sama besar.

b)

Garis AF membagi garis menjadi dua bagian sama panjang.

c)

Garis AF membagi lingkaran menjadi dua bagian.

d)

Garis AF membagi segitiga menjadi dua segitiga kongruen.

8.

Langkah pertama dalam membagi sudut menjadi tiga bagian adalah _________.

a)

Buat sudut sembarang

b)

Gambar lingkaran di sekitar sudut

c)

Bagi sudut menjadi dua bagian

d)

Tarik garis tegak lurus dari titik sudut

9.

Apa hasil akhir dari proses membagi sudut BAC menurut instruksi pada lembar kerja ini?

a)

A. Sudut BAC terbagi menjadi dua sudut sama besar

b)

B. Sudut BAC terbagi menjadi tiga sudut sama besar

c)

C. Sudut BAC terbagi menjadi empat sudut sama besar

d)

D. Sudut BAC tetap satu sudut

10.

Sebutkan tiga sudut yang terbentuk setelah sudut BAC dibagi menjadi tiga bagian sama besar!

a)

∠DAJ, ∠JAI, dan ∠IAE

b)

∠BAF, ∠FAC, dan ∠BAC

c)

∠BAG, ∠GAF, dan ∠FAC

d)

∠BAC, ∠CAF, dan ∠FAG

11.

Langkah pertama dalam membuat garis tegak lurus sudut 90° adalah...

a)

Letakkan jarum jangka di titik A

b)

Gambar garis AB secara mendatar

c)

Buat busur yang memotong garis AB

d)

Hubungkan titik A dengan D menggunakan penggaris

12.

Penting untuk tidak mengubah bukaan jangka selama membuat titik-titik di keliling lingkaran karena:

a)

agar jarak antara titik-titik tetap sama

b)

agar lingkaran menjadi lebih besar

c)

agar jangka tidak rusak

d)

agar titik-titik menjadi acak

13.

Langkah pertama dalam membuat segi lima beraturan adalah...

a)

Menggambar garis mendatar

b)

Menggambar lingkaran utama

c)

Menghubungkan titik-titik segi lima

d)

Menentukan titik bantu

14.

Pada langkah kesepuluh, apa yang harus ditambahkan pada gambar segi lima beraturan?

a)

Keterangan ukuran (jari-jari R1, R2, R3) dan judul: Konstruksi Geometri: Segi Lima Beraturan

b)

Garis diagonal tambahan di dalam segi lima

c)

Warna latar belakang pada segi lima

d)

Angka urut pada setiap sisi segi lima

15.

Salah satu catatan penting dalam pembuatan segi lima beraturan adalah hasil akhir harus...

a)

Simetris dan rapi

b)

Berwarna-warni

c)

Tidak beraturan

d)

Berukuran besar

16.

Alat apa saja yang diperlukan untuk membuat segi tujuh beraturan?

a)

pensil, penghapus, penggaris, jangka, dan sepasang penggaris segitiga

b)

pensil, penghapus, penggaris, busur derajat, dan penggaris rol

c)

pensil, penghapus, penggaris, spidol, dan penggaris besi

d)

pensil, penghapus, penggaris, penggaris rol, dan penggaris besi

17.

Apa nama titik pusat lingkaran yang digambar pada langkah pertama?

a)

titik O

b)

titik A

c)

titik B

d)

titik P

18.

Sekarang garis AB sudah terbagi menjadi berapa bagian yang sama?

a)

7 bagian yang sama

b)

5 bagian yang sama

c)

6 bagian yang sama

d)

8 bagian yang sama

19.

Apa yang harus diukur untuk mendapatkan panjang sisi segi tujuh beraturan?

a)

Jarak antara titik H dan titik ketiga pada garis AB

b)

Jarak antara dua titik acak pada segi tujuh

c)

Panjang diagonal segi tujuh

d)

Keliling segi tujuh dibagi dua

20.

Berapa jumlah titik sudut pada segi tujuh beraturan yang harus dihubungkan?

a)

7 titik sudut

b)

6 titik sudut

c)

8 titik sudut

d)

5 titik sudut

21.

Persiapan apa saja yang diperlukan sebelum menggambar proyeksi miring menurut instruksi pada lembar kerja ini?

a)

Kertas gambar A3, pensil, penghapus, penggaris, jangka, dan sepasang penggaris segitiga.

b)

Kertas folio, spidol warna, dan lem.

c)

Kalkulator, buku catatan, dan penghapus papan tulis.

d)

Kertas HVS, pensil warna, dan penggaris busur.

22.

Langkah pertama dalam menggambar proyeksi miring adalah...

a)

Menggambar bentuk depan objek sesuai ukuran aslinya

b)

Menarik garis miring 45°

c)

Mengukur dan menyambungkan garis miring

d)

Menebalkan dan menghapus garis bantu

23.

Berapa derajat sudut yang digunakan untuk menarik garis bantu miring ke belakang pada langkah kedua menggambar proyeksi miring?

a)

45°

b)

30°

c)

60°

d)

90°

24.

Sebutkan tiga ukuran kedalaman garis miring yang digunakan pada langkah ketiga menggambar proyeksi miring!

a)

60, 40, 20

b)

50, 30, 10

c)

70, 50, 30

d)

80, 60, 40

25.

Persiapan apa saja yang diperlukan sebelum membuat gambar proyeksi isometri menurut instruksi di atas?

a)

Pensil, penghapus, penggaris, jangka, dan sepasang penggaris segitiga

b)

Pensil warna, penghapus, penggaris, dan penggaris lurus

c)

Pensil, penghapus, penggaris, dan penggaris busur

d)

Pensil, penghapus, penggaris, dan penggaris rol

26.

Berapa ukuran kerangka kubus yang digunakan untuk proyeksi isometri menurut instruksi di atas?

a)

40x40x40 mm

b)

50x50x50 mm

c)

60x60x60 mm

d)

80x80x80 mm

27.

Tentukan tinggi alas objek pada Langkah 1 pembuatan proyeksi isometri!

a)

20 mm

b)

15 mm

c)

25 mm

d)

30 mm

28.

Pada Langkah 2, berapa total tinggi balok bagian kanan belakang setelah digabungkan dengan tinggi alas?

a)

60 mm

b)

45 mm

c)

75 mm

d)

90 mm

29.

Sebutkan tiga sumbu yang digunakan dalam proyeksi isometri!

a)

Vertikal, 30° Kanan, 30° Kiri

b)

Vertikal, 45° Kanan, 45° Kiri

c)

Horizontal, 30° Kanan, 30° Kiri

d)

Vertikal, 60° Kanan, 60° Kiri

30.

Penggunaan kerangka kubus 60x60x60 mm di awal sangat membantu dalam proyeksi isometri karena:

a)

Memberikan acuan ukuran dan bentuk yang tepat untuk menggambar proyeksi isometri.

b)

Membuat gambar menjadi lebih berwarna.

c)

Mengurangi jumlah garis yang harus digambar.

d)

Memudahkan penghapusan gambar.

31.

Pada Langkah 3, berapa jarak titik belakang-atas (A) dari sudut belakang ke depan pada sisi kiri-belakang objek?

a)

10 mm

b)

15 mm

c)

20 mm

d)

25 mm

32.

Apa pengertian dari proyeksi dimetri?

a)

Proyeksi dimetri adalah salah satu bentuk proyeksi isometrik, tetapi dengan dua sumbu memiliki skala yang sama dan satu sumbu berbeda. Digunakan untuk menampilkan benda 3 dimensi agar terlihat lebih proporsional.

b)

Proyeksi dimetri adalah proyeksi yang hanya menggunakan satu sumbu utama dan dua sumbu lainnya diabaikan.

c)

Proyeksi dimetri adalah teknik menggambar bayangan benda pada bidang datar tanpa memperhatikan skala.

d)

Proyeksi dimetri adalah metode proyeksi yang menghasilkan gambar dua dimensi dari objek tiga dimensi tanpa mempertimbangkan sudut pandang.

33.

Sebutkan tiga sumbu utama yang membentuk sudut pada proyeksi dimetri beserta besar sudutnya!

a)

Sumbu X dan Z masing-masing miring 7° dan 42° terhadap garis horizontal. Sumbu Y tegak lurus.

b)

Sumbu X dan Y masing-masing miring 30° dan 60° terhadap garis horizontal. Sumbu Z tegak lurus.

c)

Sumbu X dan Z masing-masing miring 15° dan 45° terhadap garis horizontal. Sumbu Y tegak lurus.

d)

Sumbu X dan Y masing-masing miring 10° dan 50° terhadap garis horizontal. Sumbu Z tegak lurus.

34.

Pada proyeksi dimetri, skala sumbu X dan Z biasanya diperkecil menjadi berapa bagian dari panjang sebenarnya?

a)

1/2 atau 3/4

b)

1/3 atau 2/3

c)

1/4 atau 1/2

d)

1/1

35.

Langkah dasar menggambar proyeksi dimetri meliputi beberapa tahapan. Manakah tahapan yang benar menurut materi di atas?

a)

Buat garis sumbu sesuai sudut dimetri, tentukan ukuran benda, koreksi ukuran pada sumbu miring, gambar bentuk dasar, tambahkan detail, tebalkan garis utama.

b)

Buat garis sumbu sembarang, gambar bentuk dasar, tambahkan detail, tentukan ukuran benda, tebalkan garis utama.

c)

Tentukan ukuran benda, gambar bentuk dasar, buat garis sumbu sesuai sudut dimetri, tambahkan detail, tebalkan garis utama.

d)

Gambar bentuk dasar, buat garis sumbu sesuai sudut dimetri, tentukan ukuran benda, tambahkan detail, tebalkan garis utama.

36.

Salah satu kesalahan umum yang harus dihindari dalam menggambar proyeksi dimetri adalah:

a)

A. Sudut sumbu X dan Z tidak sesuai (harus 7° dan 42°)

b)

B. Menggunakan skala yang konsisten

c)

C. Menebalkan garis utama

d)

D. Mengukur dari sumbu utama

37.

Perhatikan gambar proyeksi dimetri di atas. Berapakah panjang total benda pada sumbu X menurut gambar?

a)

120 mm

b)

100 mm

c)

140 mm

d)

80 mm

38.

Garis sejajar sumbu utama pada proyeksi dimetri digambar sejajar tanpa distorsi arah karena:

a)

proyeksi dilakukan pada bidang yang sejajar dengan sumbu utama

b)

semua garis pada gambar diperkecil secara proporsional

c)

garis-garis tersebut mengalami distorsi sudut

d)

proyeksi dimetri menggunakan sudut 90 derajat