NEW
Font size
WorksheetsSoal UKM PPG Kemenag 2025 bidang GKMI
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Diberikan deskripsi materi tentang pengenalan huruf dan kata, rumusan tujuan pembelajaran ranah sikap manakah yang paling sesuai agar peserta didik dapat meningkatkan keimanan, ketakwaan, dan akhlak mulia?
Peserta didik dapat membaca dan menulis huruf dengan baik dan benar
Peserta didik menunjukkan sikap hormat saat guru mengajarkan huruf-huruf Al-Qur’an
Peserta didik dapat membedakan huruf vokal dan konsonan
Peserta didik mampu menyebutkan huruf dengan lancar
Disajikan pernyataan materi tentang Pancasila dan keluarga, rumusan tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang paling tepat agar peserta didik mampu berpikir kritis adalah:
Peserta didik mampu menghafal lima sila Pancasila
Peserta didik dapat menjelaskan pentingnya nilai kekeluargaan dalam Pancasila
Peserta didik dapat berdiskusi tentang penerapan sila Pancasila dalam keluarga
Peserta didik mengetahui urutan sila-sila dalam Pancasila
Dalam pembelajaran Ilmu Fisik, tujuan pembelajaran ranah keterampilan yang mendukung semangat bergotong royong adalah:
Peserta didik menyelesaikan eksperimen secara individu
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok untuk mengamati perubahan wujud benda
Peserta didik mampu menjelaskan hasil pengamatan dengan lancar
Peserta didik mencatat hasil percobaan di buku catatan pribadi
Disajikan deskripsi kasus tentang pembelajaran IPS dengan topik Diri dan Lingkungan, indikator tujuan ranah sikap yang tepat agar peserta didik memiliki sikap penerimaan terhadap tradisi adalah:
Peserta didik mampu menyebutkan nama-nama suku di Indonesia
Peserta didik mampu menghafal adat istiadat
Peserta didik menunjukkan rasa hormat terhadap tradisi lokal yang berbeda
Peserta didik mengetahui perbedaan budaya di Indonesia
Dalam pembelajaran bilangan, indikator tujuan pembelajaran ranah pengetahuan yang mendukung berpikir dinamis dan inovatif adalah:
Peserta didik dapat menyelesaikan soal dengan satu cara saja
Peserta didik dapat menghafal rumus operasi bilangan
Peserta didik mampu menemukan berbagai strategi penyelesaian masalah bilangan
Peserta didik mengikuti contoh guru tanpa mencoba cara lain
Disajikan aktivitas guru dalam merencanakan pembelajaran membaca dan menulis kalimat sederhana dengan pendekatan PBL. Apa yang seharusnya menjadi fokus analisis materi ajar berdasarkan struktur keilmuan?
Memilih tema menarik sesuai keinginan guru
Menyesuaikan materi dengan gaya belajar visual peserta didik
Menentukan urutan materi dari mengenal kata hingga menyusun kalimat
Menyusun soal evaluasi di awal pembelajaran
Dalam pelaksanaan pembelajaran PPKn dengan pendekatan PjBL, analisis materi ajar seharusnya didasarkan pada:
struktur keilmuan PPKn
minat siswa semata
ketersediaan fasilitas sekolah
keinginan guru
Guru melakukan evaluasi pembelajaran IPA tentang getaran dan gelombang menggunakan pendekatan DBL. Evaluasi ini harus mempertimbangkan:
Kesesuaian ujian dengan kisi-kisi nasional
Relevansi materi dengan struktur keilmuan IPA dan karakteristik siswa
Kemudahan soal yang diberikan kepada siswa
Kelengkapan administrasi guru
Seorang guru merencanakan pembelajaran tentang kehidupan sosial dan budaya menggunakan pendekatan TPACK. Apa langkah pertama yang tepat dalam merumuskan alur materi?
Menentukan instrumen penilaian
Mengintegrasikan teknologi tanpa melihat kebutuhan materi
Menyusun urutan topik secara bertahap sesuai logika keilmuan
Menyusun lembar kerja peserta didik terlebih dahulu
Dalam pelaksanaan pembelajaran tentang bilangan pecahan dengan pendekatan Deep Learning (DL), guru perlu:
Memberikan soal latihan sebanyak-banyaknya
Mengajak siswa mengeksplorasi konsep pecahan melalui berbagai model
Meminta siswa menghafal definisi pecahan
Menilai siswa hanya dari hasil akhir tes
Dalam evaluasi pembelajaran tematik dengan pendekatan konseling, guru sebaiknya fokus pada:
Pemberian materi sebanyak mungkin
Penyesuaian materi dengan jadwal sekolah
Saat merencanakan pembelajaran berbasis nilai-nilai P5, langkah awal yang tepat adalah:
Menentukan metode ceramah
Menentukan penguatan karakter sesuai tema
Memilih media digital terlebih dahulu
Memberi tugas hafalan nilai-nilai
Dalam pelaksanaan pembelajaran berbasis nilai-nilai PPRA, guru perlu:
Menyusun daftar nilai-nilai Islam dari buku ajar
Menekankan hafalan teks agama
Mengembangkan kegiatan yang relevan dengan nilai rahmatan lil alamin
Menghindari topik yang berkaitan dengan budaya lokal
Dalam evaluasi materi Islam sebagai agama moderat, aspek penting yang harus diperhatikan adalah:
Penekanan pada praktik beragama yang eksklusif
Penilaian terhadap praktik toleransi dan keseimbangan
Hanya fokus pada sejarah agama
Penggunaan bahasa Arab secara penuh
Penilaian rumusan alur materi ajar moderasi beragama seharusnya mempertimbangkan:
Tradisi budaya lokal semata
Argumen logis mengapa nilai moderat perlu ditanamkan
Dominasi satu mazhab tertentu
Jumlah peserta didik yang beragama Islam saja
Materi menulis cerita sederhana dan membaca nyaring paling sesuai dengan pendekatan:
Discovery Learning
Problem Based Learning (PBL)
Ceramah Interaktif
Drill and Practice
Dalam pembelajaran menghargai keragaman, strategi pembelajaran yang tepat adalah:
Tanya jawab langsung
Pemutaran video tanpa diskusi
Pembelajaran berbasis masalah (PBL)
Hafalan sila-sila Pancasila
Untuk materi Makhluk Hidup dan Lingkungan, pendekatan yang sesuai berbasis teknologi adalah:
Ceramah konvensional
Problem Based Learning berbantuan multimedia
Evaluasi berbasis LKS
Latihan soal daring saja
Dalam pembelajaran tentang peta dan bumi, guru perlu:
Menggunakan satu pendekatan tunggal
Mengabaikan kebutuhan belajar siswa
Merancang pembelajaran berbasis perbedaan individu
Fokus hanya pada hasil kognitif
Dalam pembelajaran geometri, guru perlu:
Menyamaratakan cara belajar semua siswa
Membatasi sumber belajar hanya dari buku
Mengadaptasi strategi pedagogik sesuai kebutuhan siswa
Menghindari variasi media pembelajaran
Dalam pembelajaran materi Pengukuran, guru sebaiknya:
Menggunakan satu aplikasi untuk semua siswa
Menghindari penggunaan alat bantu digital
Mengintegrasikan teknologi sesuai karakteristik siswa
Menyuruh siswa mencatat rumus tanpa praktik
Untuk materi prinsip-prinsip pembelajaran tematik, strategi paling tepat adalah:
Ceramah panjang
Drill soal rutin
Pembelajaran berbasis pembelajaran mendalam
Kegiatan hafalan saja
Saat mengevaluasi kelebihan dan kekurangan pembelajaran tematik, guru sebaiknya:
Melakukan refleksi dengan pendekatan mendalam
Menghindari perubahan strategi pembelajaran
Fokus pada nilai akhir semata
Menyamakan semua cara belajar siswa
Untuk mengembangkan kemampuan kolaborasi, guru dapat:
Menghindari kerja kelompok
Menggunakan platform digital untuk kerja sama siswa
Memberi tugas individual saja
Menugasi siswa menghafal nilai-nilai karakter
Dalam pembelajaran implementasi moderasi beragama, guru dapat menggunakan:
media digital untuk mendukung pembelajaran
hanya metode ceramah tanpa diskusi
mengabaikan nilai-nilai toleransi
menghindari penggunaan teknologi
Dalam menyampaikan materi membuat surat yang tidak sesuai zaman, guru sebaiknya:
Menggunakan strategi PBL yang relevan dan kontekstual
Menyuruh siswa menyalin surat formal
Membacakan contoh dari buku saja
Meminta siswa membuat surat tanpa arahan
Untuk materi Pancasila sebagai dasar negara, strategi yang sesuai adalah:
PBL
PjBL
DL
Ceramah
Saat membahas materi Benda dan Sifatnya, strategi yang cocok agar pembelajaran membahagiakan adalah:
Ceramah dan hafalan
Penugasan membaca mandiri
DBL dengan eksperimen kolaboratif
Drill soal tanpa praktik
Dalam menyampaikan materi Sejarah Bangsa Indonesia, guru sebaiknya menggunakan:
DL dengan narasi dan eksplorasi interaktif
Hafalan fakta sejarah saja
Ceramah sepihak
Latihan soal pilihan ganda
Materi Statistika disampaikan guru melalui:
Pendekatan TPACK agar materi lebih kontekstual
Metode hafalan saja
Strategi satu arah dari guru
Diskusi tanpa arahan
Untuk materi Statistika dan Peluang, guru dapat menciptakan suasana progresif dengan:
Konseling dan bimbingan sesuai kebutuhan siswa
Ceramah dan tes objektif
Drill rumus setiap hari
Menghindari diskusi kelompok
Dalam pembelajaran tematik dengan materi Jaring Tema, guru menciptakan lingkungan akomodatif dengan:
Pendekatan berbasis pelayanan ABK
Pembelajaran satu arah
Penyeragaman tugas
Penggunaan metode hafalan
Untuk materi ruang lingkup tematik, guru menciptakan lingkungan adaptif dengan:
Pendekatan yang relevan dan fleksibel
Penyeragaman cara belajar
Penggunaan LKS standar
Menghindari variasi media
Dalam pembelajaran pendidikan karakter, guru dapat:
Menggunakan pendekatan kontekstual dan progresif
Menyeragamkan tugas untuk semua siswa
Menghindari praktik langsung
Memberi penugasan membaca saja
Saat membahas moderasi beragama di Indonesia, guru menciptakan suasana membahagiakan dengan:
Pendekatan pembelajaran yang relevan dengan siswa
Ceramah dan tugas tertulis saja
Hafalan terminologi keagamaan
Pemberian tugas dari buku teks
Untuk menilai kemampuan menyampaikan pendapat dengan pendekatan PBL, guru dapat menggunakan:
Tes objektif
Pengamatan sikap dan portofolio
Ujian akhir tertulis
Lembar kerja isian saja
Dalam pembelajaran sistem pemerintahan, guru dapat menilai keterampilan siswa dengan:
Kuis pilihan ganda
Rubrik presentasi dan observasi diskusi
Ulangan harian saja
Wawancara satu arah
Untuk materi energi dan perubahannya, teknik asesmen yang sesuai adalah:
Penugasan tertulis individu
Praktik dan observasi eksperimen
Ceramah dengan tanya jawab
Drill soal pilihan ganda
Dalam pembelajaran perubahan sosial dan ekonomi, instrumen asesmen yang sesuai adalah:
Lembar observasi dan jurnal reflektif siswa
Soal hafalan
Tugas mencatat definisi
Ujian objektif penuh
Untuk materi bilangan pecahan, teknik asesmen terbaik adalah:
Penilaian berbasis proyek
Latihan soal tanpa kontekstualisasi
Hafalan rumus
Tes pilihan ganda rutin
Dalam pembelajaran Geometri, instrumen asesmen yang paling tepat adalah:
Tes praktik menggambar bentuk
Soal pilihan ganda
Tugas menyalin definisi
Hafalan istilah geometri
Teknik asesmen pembelajaran karakteristik tematik dengan mempertimbangkan asesmen sebelumnya adalah:
Refleksi dan portofolio
Ceramah dan LKS
Drill soal
Penilaian satu arah
Instrumen evaluasi prinsip-prinsip tematik yang sesuai adalah:
Rubrik dan jurnal
Tes pilihan ganda
Lembar kerja objektif
Kuis cepat
Teknik asesmen pada pendidikan nilai yang mempertimbangkan asesmen awal adalah:
Refleksi dan portofolio
Ceramah dan LKS
Drill soal
Penilaian satu arah
Instrumen asesmen untuk materi moderasi beragama sebaiknya:
Mencakup observasi, refleksi, dan rubrik penilaian nilai moderat
Hanya soal tertulis
Fokus pada hafalan dalil
Menggunakan satu jenis kuis
Saat merancang pembelajaran menulis dan membaca informasi, guru melakukan refleksi terhadap:
A. Konten, pedagogi, dan teknologi
B. Gaya mengajar sendiri
C. Nilai rata-rata kelas
D. Penilaian teman sejawat
Dalam pelaksanaan pembelajaran Pengukuran, guru merefleksi:
Integrasi konten, pedagogi, dan teknologi
Efektivitas soal ulangan
Hafalan rumus siswa
Kecepatan penyelesaian tugas
Dalam evaluasi kelebihan dan kekurangan pembelajaran tematik, guru menilai:
Best practice pada konten, pedagogi, dan teknologi
Hasil ujian akhir siswa
Tingkat kehadiran siswa
Kesamaan hasil antar kelas
Guru menunjukkan jati diri profesional dengan:
Menggunakan praktik pendidikan sebagai dasar pengembangan diri
Meniru cara guru lain tanpa inovasi
Fokus pada administrasi
Menghindari teknologi
Guru dapat menyusun karya ilmiah dengan cara:
Mengidentifikasi masalah dan solusi sesuai karakteristik Gen Z dan Alpha
Menyalin artikel dari internet
Menulis ulang RPP lama
Menyusun makalah tanpa data
