wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS - PERPAJAKAN INTERNASIONAL

Total questions: 25

Worksheet time: 25mins

Name
Class
Date
1.

Seorang WNI tinggal 7 bulan di Malaysia (bekerja sebagai konsultan), tetapi tetap memiliki rumah dan keluarga di Surabaya. Indonesia menganut worldwide income untuk residen. Jika Malaysia juga mengenakan pajak atas penghasilan tersebut, kondisi ini termasuk...

a)

Pajak berganda ekonomis

b)

Pajak berganda administratif

c)

Pajak berganda yuridis

d)

Bukan pajak berganda

2.

Wajib Pajak menerima SKPKB dan merasa jumlah pajak terutang tidak sesuai. Langkah pertama yang sah menurut KUP adalah...

a)

Mengajukan banding ke Pengadilan Pajak

b)

Mengajukan keberatan tertulis ke DJP

c)

Mengajukan peninjauan kembali

d)

Melapor ke Kementerian Keuangan

3.

PT X (Indonesia) memperoleh laba Rp10 miliar yang telah dipajaki PPh Badan, kemudian membagikan dividen ke pemegang saham orang pribadi dalam negeri yang juga dipajaki. Ini termasuk...

a)

Pajak berganda yuridis

b)

Pajak berganda ekonomis

c)

Pajak berganda administratif

d)

Bukan pajak berganda

4.

Seorang ekspatriat bekerja di Indonesia selama 200 hari dalam satu tahun pajak. Berdasarkan Pasal 2 ayat (3) UU PPh, status pajaknya adalah...

a)

Subjek pajak luar negeri

b)

Subjek pajak dalam negeri

c)

Bukan subjek pajak

d)

BUT

5.

PT IndoSteel (Indonesia) membayar royalti kepada perusahaan di Jepang. Berdasarkan P3B, tarif pemotongan di negara sumber menjadi 10%. Tujuan utama ketentuan ini adalah...

a)

Menambah penerimaan pajak

b)

Mencegah pajak berganda dan pengelakan pajak

c)

Menyamakan tarif antarnegara

d)

Menghapus kewajiban pajak luar negeri

6.

Residen A (negara pajak rendah) menggunakan perusahaan perantara di Negara B untuk menerima bunga dari Indonesia agar tarif pajak P3B menjadi lebih rendah. Praktik ini merupakan contoh...

a)

Penyalahgunaan perjanjian (treaty abuse / conduit company)

b)

Tax evasion

c)

Transfer pricing

d)

Tax sparing

7.

Residen Indonesia memperoleh bunga dari Perancis yang sudah dikenai pajak di sana. Indonesia memberikan kredit pajak atas pajak yang dibayar di Perancis. Ini termasuk metode...

a)

Metode pembebasan

b)

Metode pengurangan tarif

c)

Metode kredit pajak (tax credit)

d)

Metode pembebasan biaya

8.

Sengketa tarif royalti antara Indonesia dan Korea muncul karena beda penafsiran P3B. Mekanisme lintas negara untuk menyelesaikannya adalah...

a)

Keberatan ke DJP

b)

Banding ke Pengadilan Pajak

c)

Mutual Agreement Procedure (MAP)

d)

Peninjauan kembali

9.

Negara domisili ingin agar insentif tax holiday di negara sumber tetap diakui saat menghitung kredit pajak di negaranya. Klausul yang relevan adalah...

a)

Exemption with progression

b)

Tax sparing credit

c)

Limitation clause

d)

Double deduction

10.

Perusahaan Korea membangun pabrik di Indonesia selama 8 bulan. Berdasarkan P3B Indonesia–Korea, proyek konstruksi dianggap BUT jika melebihi 12 bulan. Artinya, proyek ini...

a)

BUT karena ada aktivitas fisik

b)

Belum memenuhi syarat BUT

c)

BUT karena ada alat berat

d)

Bukan proyek kena pajak

11.

Konsultan India memberi jasa manajemen di Indonesia selama total 7 bulan dalam 12 bulan. Jika P3B India–Indonesia menyebut "service PE" timbul bila melebihi ambang waktu tertentu, maka...

a)

Tidak termasuk BUT

b)

Termasuk BUT jika melewati batas waktu perjanjian

c)

Termasuk BUT hanya bila punya kantor tetap

d)

Termasuk BUT bila punya pegawai lokal

12.

Agen di Jakarta menandatangani kontrak penjualan atas nama perusahaan Jepang dan bekerja rutin untuknya. Berdasarkan OECD Model, statusnya adalah...

a)

Agen independen

b)

BUT agen tergantung (Dependent Agent PE)

c)

BUT jasa

d)

Non-BUT

13.

Perusahaan Singapura menjual produk langsung ke Indonesia tanpa memiliki BUT. Berdasarkan Pasal 7 OECD Model, laba usaha tersebut...

a)

Hanya dikenakan pajak di negara domisili (Singapura)

b)

Dipajaki dua negara

c)

Dipajaki di Indonesia karena ada transaksi

d)

Tidak dikenai pajak

14.

BUT milik residen Belanda di Indonesia menerima royalti dari pihak ketiga di Indonesia. Berdasarkan OECD Model, royalti ini diperlakukan sebagai...

a)

Royalti Pasal 12

b)

Bagian dari laba usaha BUT (Pasal 7)

c)

Penghasilan bukan objek

d)

Final withholding

15.

WP mengajukan keberatan atas SKPKB tetapi belum melunasi pajak yang disetujui dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan. Maka...

a)

Tetap diproses

b)

Tidak memenuhi syarat formal keberatan

c)

Dianggap batal

d)

Langsung diteruskan ke Pengadilan

16.

Jika DJP tidak memberi keputusan atas keberatan dalam waktu 12 bulan sejak surat keberatan diterima, maka...

a)

Dianggap ditolak

b)

Dianggap dikabulkan (deemed granted)

c)

Harus diajukan banding

d)

Gugur otomatis

17.

WP tidak puas atas keputusan keberatan DJP. Upaya hukum selanjutnya adalah...

a)

Banding ke Pengadilan Pajak

b)

Gugatan ke Pengadilan Negeri

c)

Peninjauan kembali ke MA

d)

Sengketa arbitrase

18.

WP mengajukan keberatan dengan alasan "petugas pemeriksa tidak sopan". Berdasarkan KUP, keberatan ini...

a)

Dipertimbangkan sebagian

b)

Tidak dipertimbangkan karena di luar materi SKP

c)

Ditolak otomatis

d)

Diterima penuh

19.

Setelah keputusan keberatan dikabulkan sebagian dan timbul kelebihan bayar, DJP wajib memberi imbalan bunga sebagai...

a)

Sanksi kepada fiskus

b)

Kompensasi waktu tunggu

c)

Pengurang pajak tahun berikutnya

d)

Insentif pengajuan keberatan

20.

KPP menerbitkan Surat Paksa karena WP tidak melunasi utang pajak jatuh tempo. Fungsi utama surat ini adalah...

a)

Menunda jatuh tempo

b)

Perintah penagihan dengan kekuatan hukum tetap (eksekutorial)

c)

Pembatalan SKP

d)

Sanksi administratif

21.

Setelah surat paksa, WP tetap tidak bayar. Langkah selanjutnya adalah...

a)

Banding

b)

Penyitaan dan pelelangan aset (Pasal 12 UU Penagihan Pajak)

c)

Peninjauan kembali

d)

Penerbitan SK baru

22.

Hak mendahulu negara berarti...

a)

Negara lebih diutamakan atas hasil lelang dibanding kreditur lain

b)

Negara wajib berbagi hasil lelang

c)

Negara hanya mendapat sisa hasil

d)

Negara tidak memiliki hak istimewa

23.

WP dengan tunggakan besar dan berencana ke luar negeri dapat dikenakan...

a)

Pencegahan (larangan ke luar negeri)

b)

Penyanderaan langsung

c)

SKPKB tambahan

d)

Banding otomatis

24.

Penyanderaan pajak (gijzeling) dilakukan bila...

a)

Semua WP menunggak

b)

WP tidak kooperatif dan utang pajak besar, sebagai langkah terakhir

c)

Ada sengketa keberatan

d)

Ada keputusan banding

25.

Tahapan teguran–surat paksa–sita–lelang–cegah/sandera bertujuan...

a)

Menunda pelunasan pajak

b)

Meningkatkan kepatuhan dan memberi efek jera (penegakan hukum pajak)

c)

Menghapus bunga pajak

d)

Mengubah tarif pajak