Font size
WorksheetsXI.2 BERPIKIR KOMPUTASIONAL EDIT
Total questions: 36
Worksheet time: 1hrs 1mins
Sebuah perusahaan teknologi akan mengembangkan dua produk perangkat lunak yang berbeda:
Aplikasi e-commerce: Perusahaan ingin fitur-fitur baru dapat dirilis sesering mungkin untuk menanggapi tren pasar yang cepat berubah.
Sistem kontrol penerbangan: Proyek ini harus memenuhi standar keamanan dan keandalan yang sangat ketat. Setiap tahap harus didokumentasikan dengan cermat sebelum melangkah ke tahap berikutnya.
Model SDLC apa yang paling sesuai untuk masing-masing proyek tersebut?
Aplikasi e-commerce: Model Waterfall
Sistem kontrol penerbangan: Model Agile
Aplikasi e-commerce: Model V
Sistem kontrol penerbangan: Model Agile
Aplikasi e-commerce: Model Agile
Sistem kontrol penerbangan: Model Waterfall
Aplikasi e-commerce: Model Spiral
Sistem kontrol penerbangan: Model Agile
Apa manfaat utama penggunaan SDLC (System Development Life Cycle) dalam pengelolaan proyek perangkat lunak?
SDLC membantu memastikan setiap tahap pengembangan dilakukan secara terencana, terkontrol, mengurangi risiko kesalahan, menekan biaya, serta meningkatkan kualitas perangkat lunak dan komunikasi antar tim.
SDLC memungkinkan setiap anggota tim bekerja bebas tanpa batasan prosedur, sehingga ide dan fitur baru dapat dikembangkan lebih cepat tanpa melalui tahap evaluasi formal.
SDLC membuat proses pengembangan menjadi lebih fleksibel dengan melewati tahap dokumentasi agar waktu penyelesaian proyek lebih singkat dan efisien.
SDLC digunakan agar proyek perangkat lunak dapat diselesaikan dengan cepat melalui pengurangan tahapan analisis dan pengujian untuk mempercepat rilis produk.
Kategorikan pernyataan berikut ke dalam Model Waterfall atau Model Agile dalam konteks SDLC!
Setiap fase pengembangan harus diselesaikan sepenuhnya sebelum melanjutkan ke fase berikutnya.
Proses pengembangan bersifat iteratif dan terbagi dalam siklus pendek (sprint).
Model ini menekankan fleksibilitas dan adaptasi terhadap perubahan kebutuhan.
Model ini cenderung kaku dan sulit untuk kembali ke tahap sebelumnya.
Melibatkan kolaborasi tim dan umpan balik pelanggan yang cepat.
Sebuah perusahaan ingin membangun sistem informasi manajemen gudang yang mampu memantau stok barang secara real-time. Tim pengembang memulai proyek dengan melakukan wawancara kepada pengguna gudang, melakukan observasi terhadap proses keluar-masuk barang, dan menganalisis dokumen yang digunakan sehari-hari. Dari hasil ini, mereka menyusun daftar kebutuhan sistem dan batasan yang harus dipenuhi.
Berdasarkan skenario tersebut, tahapan SDLC yang sedang dilakukan oleh tim pengembang adalah:
Perencanaan (Planning), karena mereka sedang mengatur jadwal dan anggaran proyek
Perancangan (Design), karena mereka membuat model antarmuka pengguna
Analisis Kebutuhan (Requirement Analysis), karena mereka mengumpulkan informasi tentang kebutuhan sistem
Implementasi (Implementation), karena mereka mulai membangun sistem
Pemeliharaan (Maintenance), karena sistem sedang dikembangkan secara berkelanjutan
Apa kelemahan utama dari model waterfall?
Membutuhkan banyak biaya
Sulit mengakomodasi perubahan
Waktu pengembangan yang sangat cepat
Tidak dapat digunakan untuk proyek besar
Sebuah instansi pemerintah ingin membuat sistem administrasi kependudukan. Karena kebutuhan sistem sudah jelas dan jarang berubah, tim pengembang memilih metode yang mengharuskan setiap tahap diselesaikan terlebih dahulu sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Setelah tahap analisis selesai, barulah desain dibuat, kemudian implementasi, pengujian, dan akhirnya pemeliharaan.
Berdasarkan teks di atas, model SDLC yang digunakan adalah….
Agile Model
Spiral Model
Waterfall Model
Prototype Model
Seorang manajer proyek melihat bahwa timnya menghabiskan banyak waktu untuk membuat dokumentasi yang lengkap sebelum memulai tahap implementasi. Akibatnya, ketika perubahan kecil dari pelanggan datang di tengah proyek, seluruh jadwal terganggu. Manajer tersebut berpikir bahwa model ini terlalu kaku untuk proyek mereka. Model SDLC yang kemungkinan besar mereka gunakan adalah...
Agile Model
Incremental Model
Waterfall Model
Spiral Model
Manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan tujuan utama dari model SDLC dalam pengembangan perangkat lunak?
Mengembangkan perangkat lunak dengan cepat tanpa dokumentasi yang detail
Menyediakan kerangka kerja sistematis untuk mengelola proses pengembangan perangkat lunak dari awal hingga selesai
Memastikan perangkat lunak hanya diuji setelah seluruh pengembangan selesai
Membatasi komunikasi antar tim proyek agar lebih efisien
Langkah pertama yang harus dilakukan dalam proses pemecahan masalah adalah
Menentukan alternatif solusi
Mengevaluasi solusi yang diterapkan
Mengidentifikasi masalah
Menganalisis dampak dari keputusan
Sebuah perusahaan jasa logistik menghadapi masalah keterlambatan pengiriman barang. Tim teknis mulai menganalisis laporan pelanggan, mencari penyebab utama di sistem pelacakan, merancang solusi berupa peningkatan sistem server, kemudian melakukan uji coba dan evaluasi untuk memastikan masalah teratasi.
Berdasarkan kasus tersebut, tentukan pernyataan berikut dengan memberi tanda (✔) untuk Benar dan (✖) untuk Salah
Langkah pertama dalam pemecahan masalah adalah mengidentifikasi masalah yang terjadi (a)
Analisis penyebab dilakukan untuk menemukan akar permasalahan secara lebih mendalam (b)
Setelah analisis selesai, tidak perlu merancang solusi karena cukup langsung diterapkan (c)
Evaluasi diperlukan untuk mengetahui apakah solusi yang diberikan sudah efektif. (d)
Proses pemecahan masalah dilakukan secara acak agar lebih cepat selesai. (e)
Apa yang harus dilakukan jika ada beberapa solusi yang mungkin untuk masalah yang sama?
Memilih solusi yang paling mudah
Memilih solusi yang paling murah
Menganalisis kelebihan dan kekurangan masing-masing solusi
Memilih solusi yang paling populer
Mengapa penggunaan SDLC (System Development Life Cycle) sangat penting dalam pengembangan perangkat lunak agar menghasilkan produk yang berkualitas?
Karena SDLC menyediakan proses pengembangan yang terstruktur dan sistematis, mulai dari perencanaan hingga pemeliharaan, sehingga membantu meminimalkan kesalahan dan meningkatkan kualitas hasil akhir perangkat lunak.
Karena SDLC memungkinkan tim pengembang bekerja tanpa mengikuti tahapan tertentu agar dapat menyesuaikan diri dengan perubahan ide selama proses pengembangan.
Karena SDLC berfokus hanya pada tahap implementasi sehingga proyek dapat diselesaikan lebih cepat tanpa perlu dokumentasi dan analisis kebutuhan.
Karena SDLC dirancang untuk menggantikan kebutuhan akan pengujian dan pemeliharaan setelah perangkat lunak selesai dibuat.
Apa kelebihan utama dari model Agile dibandingkan dengan model pengembangan perangkat lunak lainnya?
Model Agile lebih fleksibel, memungkinkan perubahan selama proses pengembangan, serta mendorong kolaborasi antara tim pengembang dan pengguna.
Model Agile menuntut semua tahap selesai secara berurutan tanpa adanya perubahan atau revisi setelah tahap tertentu.
Model Agile mengutamakan dokumentasi yang lengkap di awal sehingga tidak memerlukan komunikasi intensif dengan pengguna.
Model Agile menghindari umpan balik dari pengguna agar fokus hanya pada penyelesaian kode secara cepat.
Apa yang dimaksud dengan model hibrida dalam SDLC (System Development Life Cycle)?
Model hibrida adalah kombinasi dua atau lebih model pengembangan perangkat lunak yang dirancang untuk menggabungkan kelebihan masing-masing pendekatan guna memenuhi kebutuhan proyek yang spesifik.
Model hibrida adalah model pengembangan yang hanya berfokus pada satu pendekatan untuk menjaga konsistensi proses pengembangan perangkat lunak.
Model hibrida adalah model pengembangan yang meniadakan tahap analisis dan perancangan agar proses pengembangan berjalan lebih cepat.
Model hibrida adalah model yang digunakan hanya pada proyek berskala kecil yang tidak memerlukan integrasi dari berbagai pendekatan pengembangan.
Tahapan utama yang termasuk dalam SDLC (System Development Life Cycle) adalah
Perencanaan, Analisis Kebutuhan, Desain, Implementasi, Pengujian, dan Pemeliharaan.
Perencanaan, Pemasaran Produk, Pelatihan Pengguna, Evaluasi Pasar, dan Pemeliharaan.
Analisis Pasar, Desain Antarmuka, Produksi Massal, Pemasaran, dan Dokumentasi.
Perencanaan Keuangan, Analisis Kompetitor, Peluncuran Produk, Promosi, dan Laporan Akhir.
Apa yang dimaksud dengan pemecahan masalah dan analisis solusi dalam pengembangan sistem, serta bagaimana prosesnya dilakukan?
Pemecahan masalah adalah proses mengenali, memahami, dan menyusun cara mengatasi suatu permasalahan dalam sistem, sedangkan analisis solusi adalah proses mengevaluasi berbagai kemungkinan solusi untuk memilih yang paling efektif dan efisien.
Pemecahan masalah adalah proses mendesain tampilan antarmuka sistem, sedangkan analisis solusi hanya berfokus pada pembuatan laporan hasil pengujian.
Pemecahan masalah dilakukan setelah sistem selesai dibuat, sedangkan analisis solusi dilakukan tanpa mempertimbangkan efektivitas dan efisiensi.
Pemecahan masalah adalah proses mengganti perangkat keras lama, sedangkan analisis solusi adalah menentukan harga terbaik dari komponen sistem.
Bagaimana cara kerja strategi algoritma dalam proses pemecahan masalah?
Strategi algoritma bekerja dengan memecah masalah kompleks menjadi serangkaian langkah logis dan terstruktur yang dapat diikuti untuk mencapai solusi yang pasti. Prosesnya melibatkan pemahaman masalah, perancangan solusi berupa langkah-langkah terperinci, dan implementasi solusi tersebut.
Strategi algoritma bekerja dengan mencoba semua kemungkinan tanpa urutan yang jelas untuk menemukan solusi tercepat tanpa perlu perancangan terlebih dahulu.
Strategi algoritma bekerja dengan langsung menulis program tanpa memahami masalah atau merancang langkah penyelesaiannya.
Strategi algoritma bekerja dengan mengandalkan intuisi dan tebakan acak dalam menemukan solusi tanpa memerlukan struktur logis yang jelas.
Dalam proses pengembangan perangkat lunak, seringkali terjadi ketidaksesuaian kebutuhan antara pengguna dan pengembang. Bagaimana strategi pemecahan masalah pada fase Desain (Design) dan Pengujian (Testing) dapat membantu mengatasi masalah tersebut?
Pada fase Desain dilakukan komunikasi intensif dengan pengguna, pembuatan prototipe untuk memvalidasi kebutuhan, serta desain fleksibel yang mudah disesuaikan.
Pada fase Pengujian dilakukan validasi kebutuhan melalui pengujian fungsional, penerimaan pengguna, dan umpan balik untuk memperbaiki ketidaksesuaian.
Pada fase Desain dibuat rancangan tanpa melibatkan pengguna agar proses cepat, sedangkan pada fase Pengujian hanya difokuskan pada pengujian internal tanpa memperhatikan kebutuhan pengguna.
Pada fase Desain pengembang langsung membuat rancangan final tanpa prototipe, sedangkan pada fase Pengujian dilakukan sekali di akhir proyek untuk memastikan sistem dapat dijalankan.
Pada fase Desain hanya dilakukan diskusi awal tanpa validasi kebutuhan, sedangkan pada fase Pengujian lebih menekankan tampilan antarmuka dibandingkan fungsi sistem.
Apa yang harus dilakukan jika ada beberapa solusi yang mungkin untuk masalah yang sama?
Memilih solusi yang paling mudah
Memilih solusi yang paling murah
Menganalisis kelebihan dan kekurangan masing-masing solusi
Memilih solusi yang paling populer
Sebuah aplikasi pencarian kata otomatis membutuhkan struktur data yang dapat melakukan pencarian berdasarkan awalan (prefix) secara cepat dan efisien. Struktur data manakah yang paling tepat digunakan untuk kebutuhan ini, dan apa alasan utamanya?
Hash Table, karena memungkinkan pencarian dengan waktu konstan
Linked List, karena mudah diimplementasikan dan fleksibel
Tree, karena mampu menyimpan dan mencari kata berdasarkan prefix dengan efisien
Binary Search Tree, karena data tersusun secara terurut sehingga pencarian cepat
Apa yang dimaksud dengan struktur data lanjutan dalam pemrograman?
Struktur data lanjutan adalah bentuk pengorganisasian data yang lebih kompleks dibanding struktur data dasar, digunakan untuk menyimpan dan mengelola data secara lebih efisien sesuai kebutuhan tertentu.
Struktur data lanjutan adalah kumpulan data sederhana yang hanya dapat digunakan untuk menyimpan satu jenis informasi tanpa pengolahan lebih lanjut.
Struktur data lanjutan adalah metode untuk menyusun data secara acak agar proses pencarian dan pengambilan data menjadi lebih cepat tanpa aturan tertentu.
Struktur data lanjutan adalah cara penyimpanan data sementara yang digunakan hanya saat proses kompilasi program berlangsung.
Seorang pengembang sedang membangun sistem untuk mengelola riwayat navigasi pengguna di sebuah situs web. Sistem ini harus mampu melacak halaman yang dikunjungi dan memungkinkan pengguna untuk kembali ke halaman sebelumnya secara instan.
Struktur data apa yang paling tepat untuk mengimplementasikan fitur "kembali" ini?
Queue, karena mengikuti prinsip FIFO (First-In, First-Out), yang tidak sesuai untuk melacak riwayat mundur.
Stack, karena mengikuti prinsip LIFO (Last-In, First-Out), di mana halaman terakhir yang dikunjungi akan menjadi yang pertama untuk kembali.
Binary Search Tree, karena tidak efisien untuk operasi penyisipan atau penghapusan cepat di akhir data.
Linked List, karena perlu traversal untuk menemukan halaman terakhir, yang tidak secepat Stack.
Apa yang dimaksud dengan Tree dalam struktur data, dan apa saja jenis-jenisnya?
Tree adalah struktur data hierarkis yang terdiri dari node (simpul) yang saling terhubung. Jenis-jenisnya antara lain Binary Tree, Binary Search Tree (BST), AVL Tree, B-Tree, dan Heap Tree.
Tree adalah struktur data linier yang menyimpan elemen secara berurutan seperti array dan list, dengan jenis utama berupa Linear Tree, Circular Tree, dan Sequential Tree.
Tree adalah struktur data sederhana tanpa hubungan hierarki yang hanya berfungsi untuk menyimpan satu jenis data pada setiap tingkatnya, seperti List Tree dan Array Tree.
Tree adalah struktur data untuk menyimpan data numerik dalam bentuk tabel dua dimensi dengan jenis seperti Table Tree, Matrix Tree, dan Chart Tree.
Bacalah pernyataan-pernyataan berikut dengan saksama. Pilih (Benar) jika pernyataan sesuai, dan S (Salah) jika pernyataan tidak sesuai!
1. Struktur data lanjutan sangat penting pada tahap desain dalam SDLC untuk menentukan efisiensi penyimpanan dan akses data. (a)
2. Pada fase implementasi SDLC, pemilihan struktur data yang tepat tidak berpengaruh pada performa perangkat lunak. (b)
3. Struktur data seperti pohon (tree) dan graf umumnya digunakan dalam pembangunan aplikasi yang memerlukan hubungan kompleks antar data. (c)
4. Struktur data lanjutan hanya relevan untuk perangkat lunak besar dan tidak berguna bagi aplikasi sederhana. (d)
5. Dalam SDLC, dokumentasi tentang struktur data yang digunakan sangat penting agar saat pemeliharaan atau perbaikan dapat dengan mudah dilakukan. (e)
Apa jenis struktur data yang dapat digunakan untuk mempresentasikan hubungan antar objek
Tree
Graph
Stack
Queue
Teks Bacaan:
Ketika seseorang mengirim pesan melalui aplikasi WhatsApp, data teks yang diketik akan melewati beberapa tahapan sebelum sampai ke penerima. Data tersebut diolah oleh aplikasi, dipecah menjadi paket-paket kecil, diberi alamat tujuan, lalu dikirim melalui jaringan internet hingga akhirnya disusun kembali menjadi pesan utuh di perangkat penerima.
Proses ini melibatkan beberapa lapisan dalam model referensi jaringan komputer seperti OSI dan TCP/IP, yang berfungsi mengatur bagaimana data dikirim, diterima, dan diproses.
Pertanyaan :
Lapisan manakah dalam model TCP/IP yang bertugas mengatur komunikasi langsung antara pengguna dan aplikasi seperti WhatsApp atau browser?
Transport Layer
Internet Layer
Application Layer
Network Access Layer
Manakah dari protokol berikut yang bekerja pada lapisan aplikasi dalam model TCP/IP (atau setara dalam model OSI)?
IP (Internet Protocol)
TCP (Transmission Control Protocol)
HTTP (Hypertext Transfer Protocol)
Ethernet
Saat Adi ingin memahami cara data dari aplikasi browser dapat dikirim ke jaringan, lapisan mana dalam model OSI yang bertanggung jawab langsung menangani komunikasi aplikasi tersebut?
Physical
Application
Network
Transport
Apa fungsi dari protokol TCP dan IP dalam komunikasi jaringan komputer?
TCP memastikan data dikirim dengan benar dan berurutan, sedangkan IP mengatur alamat tujuan serta jalur pengiriman data melalui jaringan.
TCP digunakan untuk menentukan alamat tujuan data, sedangkan IP mengatur agar data dikirim ulang jika terjadi kesalahan saat transmisi.
TCP berfungsi mempercepat pengiriman data tanpa memperhatikan urutan, sedangkan IP menentukan format data agar mudah dibaca penerima.
TCP mengatur komunikasi antar aplikasi secara visual, sedangkan IP mengelola keamanan data dengan cara mengenkripsi setiap paket.
Model OSI memiliki tujuh lapisan yang berfungsi mengatur proses komunikasi data dalam jaringan komputer. Manakah urutan lapisan OSI dari lapisan terendah hingga tertinggi yang benar?
Physical, Data Link, Network, Transport, Session, Presentation, Application
Data Link, Network, Transport, Physical, Session, Application, Presentation
Physical, Network, Data Link, Transport, Presentation, Session, Application
Application, Presentation, Session, Transport, Network, Data Link, Physical
Apa fungsi utama dari lapisan data link OSI
Mengatur pengiriman data antara node
Mengatur pengiriman data antara jaringan
Mengatur kecepatan pengiriman data
Mengatur kecepatan pengiriman data
Jaringan komputer yang digunakan dalam area terbatas seperti rumah, sekolah, atau kantor disebut:
WAN
MAN
LAN
Internet
Dalam sebuah laboratorium komputer, semua komputer dihubungkan dengan satu kabel utama yang terbentang sepanjang ruangan. Di setiap ujung kabel utama dipasang terminator. Jika kabel utama mengalami gangguan, seluruh jaringan akan mati. Topologi jaringan yang digunakan di laboratorium ini adalah
Topologi Star
Topologi Bus
Topologi Ring
Topologi Tree
Jawablah dengan memilih BENAR jika pernyataan tersebut sesuai dengan konsep jaringan, atau SALAH jika pernyataan tersebut tidak sesuai.
1. LAN (Local Area Network) umumnya mencakup area geografis yang luas, seperti sebuah negara atau benua. (a)
2. Jaringan MAN (Metropolitan Area Network) dirancang untuk menghubungkan beberapa LAN dalam batas wilayah metropolitan, seperti sebuah kota. (b)
3. Pada topologi Ring, jika salah satu node (perangkat) mengalami kegagalan, seluruh jaringan akan terputus. (c)
4. Keuntungan utama dari topologi Mesh adalah kemampuannya menyediakan banyak jalur redundan (redundancy) untuk transmisi data. (d)
5. Jaringan LAN (Local Area Network) biasanya digunakan untuk menghubungkan komputer dalam area geografis yang luas seperti antar kota atau provinsi. (e)
Bagaimana cara kerja topologi Star dalam jaringan komputer?
Setiap perangkat saling terhubung langsung tanpa adanya pusat pengendali utama yang mengatur aliran data.
Setiap perangkat terhubung langsung ke satu titik pusat seperti hub atau switch melalui kabel tersendiri.
Setiap perangkat mengirimkan data secara berantai ke perangkat lain sebelum mencapai tujuan akhirnya.
Setiap perangkat memiliki dua jalur koneksi utama agar komunikasi tetap berjalan saat kabel terputus.
Tentukan Benar atau Salah pernyataan di bawah ini :
1. LAN (Local Area Network) biasanya mencakup area kecil seperti rumah, kantor, atau sekolah. (a)
2. MAN (Metropolitan Area Network) biasanya digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan LAN di satu kota. (b)
3. WAN (Wide Area Network) hanya digunakan untuk jaringan yang ada di dalam satu gedung saja. (c)
4. WLAN adalah jaringan LAN yang menggunakan koneksi tanpa kabel, seperti Wi-Fi. (d)
5. Topologi bus adalah topologi jaringan di mana setiap perangkat terhubung ke satu kabel pusat tunggal. (e)
