NEW
Font size
WorksheetsUTS MK Kritik Sastra SMT 5 2025
Total questions: 45
Worksheet time: 23mins
Karya sastra adalah ungkapan sastra yang menggambarkan perasaan dan pikiran pengarang untuk memengaruhi pembaca.
BENAR
SALAH
Pengalaman batin atau emosional itu sendiri sudah menjadi karya sastra meskipun belum diungkapkan dengan kata-kata.
BENAR
SALAH
Sebuah ungkapan baru disebut karya sastra jika mengandung pengalaman batin tertentu.
BENAR
SALAH
Sebagian ahli berpendapat bahwa setiap ungkapan yang indah, bahkan dalam ilmu pasti, dapat digolongkan sebagai karya sastra.
BENAR
SALAH
Kritik sastra sepenuhnya bergantung pada selera pribadi tanpa memerlukan ilmu atau latihan.
BENAR
SALAH
Ibnu Salam al-Jumahi berpendapat bahwa puisi merupakan suatu keterampilan dan ilmu yang hanya dipahami oleh orang yang berpengetahuan.
BENAR
SALAH
Istilah “kritik” menunjukkan kemampuan membedakan yang baik dan yang buruk sebagaimana penukar uang membedakan uang asli dan palsu.
BENAR
SALAH
Khalaf al-Ahmar berpendapat bahwa penilaian masyarakat awam sudah cukup untuk menentukan kualitas puisi.
BENAR
SALAH
Al-Amidi berpendapat bahwa selera sastra diperoleh melalui latihan, pengalaman, dan kebiasaan membaca karya sastra.
BENAR
SALAH
Sainte-Beuve meyakini adanya aturan tetap yang dapat menciptakan penulis klasik.
BENAR
SALAH
Jules Lemaître berpendapat bahwa manusia menilai sesuatu sebagai indah karena ia menyukainya.
BENAR
SALAH
Kritik impresif atau subjektif didasarkan pada selera pribadi dan pengalaman individual pengkritik.
BENAR
SALAH
Kritik objektif berlandaskan pada prinsip dan kaidah rasional yang telah ditetapkan.
BENAR
SALAH
Kritik dogmatis sepenuhnya bebas dari pandangan pribadi dan keyakinan penulisnya.
BENAR
SALAH
Seorang kritikus yang adil adalah yang mampu melepaskan diri dari hawa nafsu dan pendapat pribadinya.
BENAR
SALAH
Kritik historis hanya berfokus pada pemahaman teks tanpa mempertimbangkan pengaruh zaman atau masyarakatnya.
BENAR
SALAH
Kritik linguistik pada masa klasik menitikberatkan pada aspek bahasa, retorika, tata bahasa, morfologi, dan metrum.
BENAR
SALAH
Al-Jahiz dan Al-Mubarrad termasuk tokoh yang menggunakan pendekatan linguistik dalam kritik sastra.
BENAR
SALAH
Pendekatan fikih dalam kritik sastra menitikberatkan pada pengalaman emosional pengarang, bukan pada struktur bahasa.
BENAR
SALAH
Kritik klasik sering mengabaikan nilai keindahan dan aspek emosional dalam karya sastra.
BENAR
SALAH
Pendapat para kritikus klasik dan modern sepenuhnya seragam dalam menentukan ukuran penilaian sastra.
BENAR
SALAH
Pendekatan fikih dalam kritik sastra Arab dinilai tidak mampu memberi arah yang jelas bagi studi sastra modern.
BENAR
SALAH
Pendekatan realistik menilai karya sastra berdasarkan hubungannya dengan kehidupan dan masyarakat.
BENAR
SALAH
Kaum realis berpendapat bahwa karya sastra yang tidak membahas persoalan kemanusiaan tidak layak dipertahankan.
BENAR
SALAH
Karya sastra yang mengangkat tema-tema kemanusiaan universal cenderung abadi nilainya.
BENAR
SALAH
Kritik sastra selalu berarti memberikan penilaian tanpa perlu menjelaskan atau menafsirkan makna karya.
BENAR
SALAH
Sebagian kritikus berpendapat bahwa kritik sastra adalah penjelasan dan interpretasi tanpa harus memberikan penilaian.
BENAR
SALAH
Pendekatan interpretatif bertujuan menjelaskan dan menafsirkan karya sastra dari dalam atau dengan bantuan faktor luar.
BENAR
SALAH
Pendekatan analisis internal menitikberatkan pada citra, simbol, gaya bahasa, dan irama dalam teks.
BENAR
SALAH
Pendekatan analisis eksternal memperhatikan pengaruh psikologis, sosial, dan historis terhadap karya sastra.
BENAR
SALAH
Kritikus yang menilai keindahan karya sastra secara estetis termasuk penganut realisme.
BENAR
SALAH
Taha Husain menggunakan ukuran estetika, sejarah, dan politik dalam menilai sastra Arab pra-Islam.
BENAR
SALAH
Taha Husain dipengaruhi oleh metode kritik Barat dalam kajian sastra Arab.
BENAR
SALAH
Realisme sastra tidak menaruh perhatian pada hubungan karya dengan realitas kehidupan.
BENAR
SALAH
Kritik ilmiah modern berusaha mengaitkan sastra dengan ilmu keindahan, sosiologi, dan psikologi.
BENAR
SALAH
Karya sastra tidak memerlukan pengalaman batin untuk memiliki nilai estetis.
BENAR
SALAH
Seorang kritikus ahli memiliki kepekaan rasa yang membedakannya dari pembaca biasa.
BENAR
SALAH
Karya sastra dapat menjadi sarana pengungkapan gagasan yang bersifat nyata maupun imajinatif.
BENAR
SALAH
Ibnu Salam berpendapat bahwa selera semata sudah cukup untuk memahami puisi tanpa perlu ilmu.
BENAR
SALAH
Kritik Arab klasik biasanya memperlakukan setiap bait puisi sebagai satuan seni yang berdiri sendiri.
BENAR
SALAH
Al-Jurjani termasuk kritikus yang menggunakan pendekatan linguistik dalam analisis karya sastra.
BENAR
SALAH
Penilaian sastra yang benar seharusnya hanya didasarkan pada selera pribadi.
BENAR
SALAH
Kritik modern mendorong penerapan metode ilmiah dalam studi sastra.
BENAR
SALAH
Kritik objektif berarti menolak sepenuhnya unsur rasa dan estetika dalam penilaian.
BENAR
SALAH
Qudamah bin Ja‘far termasuk tokoh awal yang menerapkan pendekatan rasional dalam kritik sastra.
BENAR
SALAH
