wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS MK Kritik Sastra SMT 5 2025

Total questions: 45

Worksheet time: 23mins

Name
Class
Date
1.

Karya sastra adalah ungkapan sastra yang menggambarkan perasaan dan pikiran pengarang untuk memengaruhi pembaca.

a)

BENAR

b)

SALAH

2.

Pengalaman batin atau emosional itu sendiri sudah menjadi karya sastra meskipun belum diungkapkan dengan kata-kata.

a)

BENAR

b)

SALAH

3.

Sebuah ungkapan baru disebut karya sastra jika mengandung pengalaman batin tertentu.

a)

BENAR

b)

SALAH

4.

Sebagian ahli berpendapat bahwa setiap ungkapan yang indah, bahkan dalam ilmu pasti, dapat digolongkan sebagai karya sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

5.

Kritik sastra sepenuhnya bergantung pada selera pribadi tanpa memerlukan ilmu atau latihan.

a)

BENAR

b)

SALAH

6.

Ibnu Salam al-Jumahi berpendapat bahwa puisi merupakan suatu keterampilan dan ilmu yang hanya dipahami oleh orang yang berpengetahuan.

a)

BENAR

b)

SALAH

7.

Istilah “kritik” menunjukkan kemampuan membedakan yang baik dan yang buruk sebagaimana penukar uang membedakan uang asli dan palsu.

a)

BENAR

b)

SALAH

8.

Khalaf al-Ahmar berpendapat bahwa penilaian masyarakat awam sudah cukup untuk menentukan kualitas puisi.

a)

BENAR

b)

SALAH

9.

Al-Amidi berpendapat bahwa selera sastra diperoleh melalui latihan, pengalaman, dan kebiasaan membaca karya sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

10.

Sainte-Beuve meyakini adanya aturan tetap yang dapat menciptakan penulis klasik.

a)

BENAR

b)

SALAH

11.

Jules Lemaître berpendapat bahwa manusia menilai sesuatu sebagai indah karena ia menyukainya.

a)

BENAR

b)

SALAH

12.

Kritik impresif atau subjektif didasarkan pada selera pribadi dan pengalaman individual pengkritik.

a)

BENAR

b)

SALAH

13.

Kritik objektif berlandaskan pada prinsip dan kaidah rasional yang telah ditetapkan.

a)

BENAR

b)

SALAH

14.

Kritik dogmatis sepenuhnya bebas dari pandangan pribadi dan keyakinan penulisnya.

a)

BENAR

b)

SALAH

15.

Seorang kritikus yang adil adalah yang mampu melepaskan diri dari hawa nafsu dan pendapat pribadinya.

a)

BENAR

b)

SALAH

16.

Kritik historis hanya berfokus pada pemahaman teks tanpa mempertimbangkan pengaruh zaman atau masyarakatnya.

a)

BENAR

b)

SALAH

17.

Kritik linguistik pada masa klasik menitikberatkan pada aspek bahasa, retorika, tata bahasa, morfologi, dan metrum.

a)

BENAR

b)

SALAH

18.

Al-Jahiz dan Al-Mubarrad termasuk tokoh yang menggunakan pendekatan linguistik dalam kritik sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

19.

Pendekatan fikih dalam kritik sastra menitikberatkan pada pengalaman emosional pengarang, bukan pada struktur bahasa.

a)

BENAR

b)

SALAH

20.

Kritik klasik sering mengabaikan nilai keindahan dan aspek emosional dalam karya sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

21.

Pendapat para kritikus klasik dan modern sepenuhnya seragam dalam menentukan ukuran penilaian sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

22.

Pendekatan fikih dalam kritik sastra Arab dinilai tidak mampu memberi arah yang jelas bagi studi sastra modern.

a)

BENAR

b)

SALAH

23.

Pendekatan realistik menilai karya sastra berdasarkan hubungannya dengan kehidupan dan masyarakat.

a)

BENAR

b)

SALAH

24.

Kaum realis berpendapat bahwa karya sastra yang tidak membahas persoalan kemanusiaan tidak layak dipertahankan.

a)

BENAR

b)

SALAH

25.

Karya sastra yang mengangkat tema-tema kemanusiaan universal cenderung abadi nilainya.

a)

BENAR

b)

SALAH

26.

Kritik sastra selalu berarti memberikan penilaian tanpa perlu menjelaskan atau menafsirkan makna karya.

a)

BENAR

b)

SALAH

27.

Sebagian kritikus berpendapat bahwa kritik sastra adalah penjelasan dan interpretasi tanpa harus memberikan penilaian.

a)

BENAR

b)

SALAH

28.

Pendekatan interpretatif bertujuan menjelaskan dan menafsirkan karya sastra dari dalam atau dengan bantuan faktor luar.

a)

BENAR

b)

SALAH

29.

Pendekatan analisis internal menitikberatkan pada citra, simbol, gaya bahasa, dan irama dalam teks.

a)

BENAR

b)

SALAH

30.

Pendekatan analisis eksternal memperhatikan pengaruh psikologis, sosial, dan historis terhadap karya sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

31.

Kritikus yang menilai keindahan karya sastra secara estetis termasuk penganut realisme.

a)

BENAR

b)

SALAH

32.

Taha Husain menggunakan ukuran estetika, sejarah, dan politik dalam menilai sastra Arab pra-Islam.

a)

BENAR

b)

SALAH

33.

Taha Husain dipengaruhi oleh metode kritik Barat dalam kajian sastra Arab.

a)

BENAR

b)

SALAH

34.

Realisme sastra tidak menaruh perhatian pada hubungan karya dengan realitas kehidupan.

a)

BENAR

b)

SALAH

35.

Kritik ilmiah modern berusaha mengaitkan sastra dengan ilmu keindahan, sosiologi, dan psikologi.

a)

BENAR

b)

SALAH

36.

Karya sastra tidak memerlukan pengalaman batin untuk memiliki nilai estetis.

a)

BENAR

b)

SALAH

37.

Seorang kritikus ahli memiliki kepekaan rasa yang membedakannya dari pembaca biasa.

a)

BENAR

b)

SALAH

38.

Karya sastra dapat menjadi sarana pengungkapan gagasan yang bersifat nyata maupun imajinatif.

a)

BENAR

b)

SALAH

39.

Ibnu Salam berpendapat bahwa selera semata sudah cukup untuk memahami puisi tanpa perlu ilmu.

a)

BENAR

b)

SALAH

40.

Kritik Arab klasik biasanya memperlakukan setiap bait puisi sebagai satuan seni yang berdiri sendiri.

a)

BENAR

b)

SALAH

41.

Al-Jurjani termasuk kritikus yang menggunakan pendekatan linguistik dalam analisis karya sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

42.

Penilaian sastra yang benar seharusnya hanya didasarkan pada selera pribadi.

a)

BENAR

b)

SALAH

43.

Kritik modern mendorong penerapan metode ilmiah dalam studi sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH

44.

Kritik objektif berarti menolak sepenuhnya unsur rasa dan estetika dalam penilaian.

a)

BENAR

b)

SALAH

45.

Qudamah bin Ja‘far termasuk tokoh awal yang menerapkan pendekatan rasional dalam kritik sastra.

a)

BENAR

b)

SALAH