Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Occupational Lung Diseases: Introduction

Total questions: 112

Worksheet time: 56mins

Name
Class
Date
1.

Apa yang dimaksud dengan occupational lung diseases menurut materi ini?

a)

Penyakit paru akibat penuaan alami

b)

Kondisi paru yang disebabkan atau diperburuk oleh paparan iritan di tempat kerja

c)

Infeksi paru yang hanya terjadi di rumah sakit

d)

Gangguan paru yang semata-mata bawaan genetik

2.

Mengapa diagnosis penyakit akibat kerja pada paru penting menurut materi?

a)

Hanya untuk menentukan jenis antibiotik yang diberikan

b)

Karena memengaruhi keputusan pekerja/pasien untuk melanjutkan kerja dan kelayakan pada program kompensasi

c)

Untuk mengukur kapasitas paru secara akurat saja

d)

Tidak memiliki dampak administratif

3.

Menurut klasifikasi ILO 2010, pneumokoniosis yang disebabkan oleh debu mineral FIBROGENIK mencakup yang mana?

a)

Siderosis dan byssinosis

b)

Silikosis, anthraco-silikosis, dan asbestosis

c)

Bronkopneumopati akibat aluminium

d)

Asma akibat iritan proses kerja

4.

Istilah yang merujuk pada penyakit paru karena debu KAPAS (cotton) dalam klasifikasi ILO adalah:

a)

Siderosis

b)

Bagassosis

c)

Byssinosis

d)

Silicotuberculosis

5.

Debu logam keras dalam klasifikasi ILO 2010 dikaitkan dengan penyakit:

a)

Bronkopulmoner akibat hard-metal

b)

Asma akibat proses kerja

c)

PPOK akibat debu batubara

d)

Penyakit paru akibat aluminium

6.

Contoh iritan atau agen yang menyebabkan COPD (PPOK) menurut ILO 2010 adalah:

a)

Debu batubara, debu dari tambang batu, debu kayu, debu dari sereal dan kerja pertanian

b)

Asap rokok di rumah tangga

c)

Kuman Mycobacterium tuberculosis

d)

Paparan radiasi pengion

7.

Silicotuberculosis dalam klasifikasi ILO 2010 paling tepat dijelaskan sebagai:

a)

Tuberkulosis yang disebabkan oleh debu kapas

b)

Gabungan proses silikosis dengan tuberkulosis

c)

Asma alergik karena aerosol organik

d)

Penyakit paru akibat aluminium

8.

Di tempat kerja, paparan iritan yang memicu occupational lung diseases terjadi:

a)

Saat istirahat di rumah

b)

Ketika seseorang terpapar bahan-bahan iritan di lingkungan kerja

c)

Hanya saat olahraga di luar ruangan

d)

Jika pekerja memiliki riwayat keluarga asma

9.

Menurut prinsip diagnosis penyakit paru akibat kerja, pernyataan mana yang benar terkait hubungan pajanan dan penyakit?

a)

Tidak ada kaitan antara pajanan spesifik dan penyakit

b)

Hubungan hanya terjadi jika pajanan berlangsung seumur hidup

c)

Ada hubungan antara pajanan spesifik tertentu dan penyakit

d)

Hubungan hanya relevan pada populasi umum, bukan pekerja

10.

Prinsip kedua menyatakan bahwa frekuensi penyakit pada populasi pekerja adalah _______.

a)

lebih rendah daripada di komunitas

b)

sama dengan di komunitas

c)

lebih tinggi daripada di komunitas

d)

tidak dapat dibandingkan dengan komunitas

11.

Langkah pencegahan yang ditekankan dalam prinsip ketiga adalah:

a)

Mengabaikan pajanan ringan

b)

Mengandalkan terapi farmakologis saja

c)

Mengambil promosi kesehatan dan langkah pencegahan penyakit

d)

Melakukan diagnosis hanya setelah timbul komplikasi

12.

Manakah daftar yang termasuk dalam gambaran umum penyakit paru akibat kerja?

a)

Silikosis, Asbestosis, Bisinosis, Farmer’s Lung

b)

Tuberkulosis, Pneumonia, Asma, Bronkiektasis

c)

Silikosis, Emfisema, COPD, Karsinoma paru

d)

Asbestosis, Asma alergik, Rinitis, Sinusitis

13.

Seorang pekerja terpapar debu industri. Berdasarkan prinsip diagnosis, langkah awal yang paling tepat untuk menilai kemungkinan penyakit paru akibat kerja adalah:

a)

Mencari hubungan antara pajanan spesifik yang dialami dan jenis penyakit paru

b)

Langsung memberikan terapi antibiotik

c)

Membandingkan keluhan pasien dengan populasi anak-anak

d)

Menunda evaluasi hingga terjadi gagal napas

14.

Gambar menunjukkan pekerja di lingkungan industri. Berdasarkan konteks, pneumokoniosis terutama berkaitan dengan paparan di lingkungan apa?

a)

Rumah tangga

b)

Tempat kerja

c)

Sekolah

d)

Fasilitas olahraga

15.

Pernyataan mana yang paling tepat mendefinisikan pneumokoniosis?

a)

Infeksi virus akut pada paru-paru

b)

Penyakit paru yang disebabkan oleh inhalasi debu dan serat organik atau nonorganik di udara

c)

Reaksi alergi terhadap serbuk sari

d)

Kegagalan jantung akibat kerja berat

16.

Mengapa pneumokoniosis disebut penyakit akibat kerja?

a)

Karena hanya terjadi pada anak-anak

b)

Karena paparan inhalan biasanya terjadi di lingkungan kerja

c)

Karena disebabkan oleh kebiasaan merokok

d)

Karena selalu menular antarpekerja

17.

Jenis pneumokoniosis yang sering ditemui meliputi:

a)

Asbestosis, silikosis, dan paru penambang batu bara

b)

Tuberkulosis, asma, dan bronkitis

c)

Pneumonia bakterial, COVID-19, dan influenza

d)

Kanker paru, efisema, dan asma

18.

Proses patologi utama pada pneumokoniosis terjadi akibat akumulasi partikel halus yang terhirup dan menyebabkan apa di dalam paru?

a)

Peradangan

b)

Perdarahan masif

c)

Infark akut

d)

Emboli lemak

19.

Partikel berikut ini paling sering dikaitkan dengan pneumokoniosis fibrotik, KECUALI:

a)

Silika

b)

Serat asbes

c)

Berilium

d)

Kalsium laktat

20.

Di antara bahan berikut, mana yang paling mungkin menyebabkan silikosis?

a)

Debu kayu

b)

Serat asbes

c)

Debu silika

d)

Asap rokok

21.

Faktor paparan yang paling relevan dalam timbulnya pneumokoniosis adalah:

a)

Durasi paparan debu/serat di tempat kerja

b)

Konsumsi gula harian

c)

Paparan sinar UV saat rekreasi

d)

Riwayat alergi makanan

22.

Gejala umum pada pneumokoniosis yang kemungkinan besar dialami pekerja dengan paparan debu halus adalah:

a)

Sesak napas progresif dan batuk

b)

Ruam kulit akut

c)

Gangguan penglihatan tajam

d)

Nyeri perut kanan bawah

23.

Skenario: Seorang pekerja tambang batu bara mengalami batuk kronis setelah bertahun-tahun terpapar debu. Berdasarkan materi, kondisi yang paling sesuai adalah:

a)

Asbestosis

b)

Paru penambang batu bara (coal miner’s lung)

c)

Silikosis

d)

Bronkiolitis obliterans karena popcorn

24.

Riwayat pasien pada pneumokoniosis paling sering menunjukkan apa?

a)

Paparan jangka pendek terhadap inhalan berbahaya

b)

Paparan jangka panjang terhadap inhalan berbahaya

c)

Paparan hanya di rumah

d)

Paparan akut terhadap alergen makanan

25.

Di mana paparan terhadap inhalan berbahaya yang memicu pneumokoniosis paling sering terjadi?

a)

Rumah sakit

b)

Sekolah

c)

Tempat kerja

d)

Area rekreasi

26.

Pernyataan mana yang tepat mengenai hubungan masa kerja dengan risiko pneumokoniosis?

a)

Tidak ada korelasi

b)

Korelasi negatif yang kuat

c)

Korelasi dengan meningkatnya risiko seiring lamanya masa kerja

d)

Hanya memengaruhi gejala, bukan risiko

27.

Pneumokoniosis memiliki gejala yang sama dengan apa?

a)

Penyakit kulit

b)

Penyakit kardiovaskular

c)

Penyakit paru lainnya

d)

Gangguan endokrin

28.

Faktor manakah yang termasuk memengaruhi terjadinya gangguan paru menurut materi?

a)

Warna partikel

b)

Ukuran partikel

c)

Jenis makanan

d)

Waktu tidur

29.

Menurut diagram saluran napas, partikel berukuran sekitar 0,65–1,1 μm paling mungkin mencapai bagian mana?

a)

Rongga hidung

b)

Faring

c)

Alveoli

d)

Trakea

30.

Manakah kombinasi faktor yang secara langsung meningkatkan risiko pneumokoniosis melalui mekanisme paparan?

a)

Durasi paparan panjang dan ukuran partikel kecil

b)

Durasi paparan singkat dan ukuran partikel besar

c)

Paparan sesekali dan kelembaban tinggi tanpa debu

d)

Paparan nol dan pola napas normal

31.

Manakah definisi paling tepat tentang pneumokoniosis?

a)

Penyakit infeksi akut karena bakteri di paru-paru

b)

Penyakit paru-paru akibat menghirup debu atau serat halus dalam jangka waktu lama, terutama di tempat kerja

c)

Alergi musiman yang memengaruhi saluran napas atas

d)

Kelainan bawaan yang menyebabkan paru-paru tidak berkembang

32.

Debu jenis apa yang paling terkait dengan silikosis?

a)

Debu asbes

b)

Debu silika dari batu, kaca, dan tambang

c)

Debu batubara

d)

Debu logam beryllium

33.

Urutan paling tepat dalam proses terjadinya pneumokoniosis adalah:

a)

Debu masuk → mudah dikeluarkan → paru menjadi elastis

b)

Debu halus masuk → menembus hingga alveoli → sulit dikeluarkan → peradangan kronik → terbentuk jaringan parut (fibrosis)

c)

Debu besar tertahan di hidung → langsung membentuk fibrosis

d)

Alveoli rusak terlebih dahulu → debu kemudian masuk

34.

Pekerja yang paling berisiko terkena asbestosis adalah:

a)

Petani padi

b)

Tukang bangunan yang terpapar asbes

c)

Nelayan

d)

Guru

35.

Gejala umum pneumokoniosis yang sering muncul terutama saat aktivitas adalah:

a)

Mimisan

b)

Sesak napas

c)

Diare

d)

Ruam kulit

36.

Pada stadium lanjut pneumokoniosis dapat menyebabkan komplikasi berikut, kecuali:

a)

Gagal napas

b)

Jantung kanan (cor pulmonale)

c)

Nyeri dada

d)

Peningkatan penglihatan

37.

Pernyataan yang paling tepat mengenai sifat laten pneumokoniosis adalah:

a)

Gejala muncul segera setelah satu kali paparan

b)

Gejala muncul setelah bertahun-tahun bekerja di lingkungan berdebu

c)

Gejala hanya muncul pada anak-anak

d)

Gejala hanya muncul jika terkena infeksi

38.

Faktor manakah yang meningkatkan risiko karena memudahkan debu masuk jauh ke paru hingga alveoli?

a)

Ukuran partikel debu yang kecil

b)

Paparan singkat dan jarang

c)

Udara lembap tinggi

d)

Bernapas lewat hidung

39.

Bagaimana pengaruh kelembapan udara terhadap risiko pneumokoniosis menurut materi?

a)

Udara kering membuat debu mudah terhirup sehingga risiko meningkat

b)

Udara lembap membuat debu menempel di tanah sehingga risiko meningkat

c)

Kelembapan tidak memengaruhi risiko

d)

Udara kering mengurangi jumlah debu di udara sehingga risiko menurun

40.

Manakah kombinasi faktor yang secara bersama-sama paling meningkatkan risiko?

a)

Paparan lama dan banyak, partikel kecil, bahan toksik

b)

Paparan singkat, partikel besar, bahan tidak toksik

c)

Paparan lama namun partikel besar dan bahan tidak toksik

d)

Paparan singkat dengan alat pelindung lengkap

41.

Pola pernapasan yang memperbesar masuknya debu menurut materi adalah:

a)

Bernapas lewat mulut dan mengambil napas dalam (volume tidal besar)

b)

Bernapas dangkal lewat hidung

c)

Menahan napas panjang

d)

Hiperventilasi dengan oksigen murni

42.

Ringkasan materi menyatakan bahwa risiko meningkat bila paparan debu berlangsung lama, partikel debu kecil, dan lingkungan kerja berdebu tanpa pelindung. Dampak utama pada paru adalah:

a)

Peradangan, menebal, dan kaku (fibrosis) sehingga batuk dan sesak napas kronik

b)

Peningkatan elastisitas paru tanpa gejala

c)

Pengurangan ventilasi hidung sementara

d)

Pembentukan cairan pleura akut yang cepat sembuh

43.

Apa definisi paling tepat untuk silikosis dalam konteks kesehatan kerja?

a)

Radang paru akibat bakteri industri

b)

Pneumokoniosis okupasional akibat inhalasi silikon dioksida kristalin

c)

Asma alergik akibat paparan serbuk kayu

d)

Fibrosis paru idiopatik tanpa faktor lingkungan

44.

Bentuk manakah dari silikon dioksida yang dikaitkan dengan risiko penyakit paru saat terhirup?

a)

Amorf

b)

Kristalin

c)

Koloid

d)

Terlarut dalam air

45.

Sumber alam yang umum mengandung silikon dioksida kristalin meliputi:

a)

Basalt, tanah liat, dolomit

b)

Sandstone, kuarsa, dan granit

c)

Gipsum, kapur, dan batu kapur

d)

Batu bara, serpih, dan tuf

46.

Pernyataan yang benar mengenai bentuk amorf silikon dioksida adalah:

a)

Sering menyebabkan komplikasi klinis berat

b)

Tidak tampak menyebabkan komplikasi klinis bermakna

c)

Lebih toksik dibanding bentuk kristalin

d)

Hanya berbahaya bila tertelan

47.

Gambar pekerja menggunakan pemotong beton dengan debu tebal paling relevan untuk menggambarkan risiko apa?

a)

Paparan kebisingan tinggi

b)

Paparan kristalin silikon dioksida yang dapat menyebabkan silikosis

c)

Paparan radiasi ultraviolet

d)

Cedera panas dari alat

48.

Manakah pernyataan yang paling mendukung bahwa silikosis termasuk pneumokoniosis?

a)

Terjadi karena defisiensi vitamin

b)

Disebabkan oleh inhalasi partikel anorganik di tempat kerja

c)

Merupakan penyakit parasit yang menyerang alveoli

d)

Terkait dengan reaksi alergi musiman

49.

Jika suatu pekerjaan melibatkan pemecahan granit dan kuarsa tanpa kontrol debu, strategi pencegahan yang paling relevan adalah:

a)

Meningkatkan konsumsi cairan untuk pekerja

b)

Menggunakan kontrol rekayasa dan APD respirator untuk mengurangi inhalasi debu kristalin

c)

Memberikan vaksin influenza tahunan

d)

Melarang penggunaan sarung tangan

50.

Mengapa paparan silikon dioksida kristalin lebih menjadi perhatian dibandingkan amorf dalam konteks penyakit paru?

a)

Kristalin lebih mudah larut sehingga tidak berbahaya

b)

Kristalin terbukti dapat menimbulkan penyakit paru, sedangkan amorf tidak tampak menyebabkan komplikasi klinis bermakna

c)

Amorf lebih banyak ditemukan di alam

d)

Amorf menimbulkan reaksi alergi berat

51.

Diagram patogenesis silikosis menunjukkan urutan peristiwa. Langkah awal yang memicu rangkaian ini adalah apa?

a)

Aktivasi inflammasom

b)

Inhalasi silika kristalin

c)

Pelepasan mediator

d)

Fibrosis

52.

Menurut diagram, setelah partikel silika berinteraksi dengan sel epitel dan makrofag, proses patogenetik berikutnya adalah:

a)

Apoptosis sel epitel

b)

Aktivasi inflammasom

c)

Pembentukan granuloma kaseosa

d)

Vasokonstriksi arteri pulmonal

53.

Mediator utama yang disorot dalam diagram sebagai pemicu respon inflamasi pada silikosis adalah:

a)

IL-4 dan IL-10

b)

IL-1 dan IL-18

c)

IFN-γ dan IL-12

d)

TGFB dan VEGF

54.

Konsekuensi akhir dari rangkaian patogenesis pada diagram adalah:

a)

Emfisema

b)

Fibrosis

c)

Bronkospasme sementara

d)

Edema alveolar akut

55.

Klasifikasi: Silikosis sederhana biasanya terkait dengan paparan seperti apa?

a)

Paparan jangka pendek konsentrasi tinggi

b)

Paparan jangka panjang konsentrasi rendah (>10 tahun)

c)

Tidak terkait durasi paparan

d)

Paparan lingkungan rumah tangga

56.

Fitur radiologis khas pada silikosis sederhana menurut tabel adalah:

a)

Difus opasifikasi ruang udara mirip edema paru

b)

Nodul besar lobus bawah

c)

Opasitas kecil bulat dominan di lobus atas

d)

Kavitas dengan air-fluid level

57.

Silikosis dipercepat (accelerated) paling sering menunjukkan gejala klinis:

a)

Sering asimtomatik

b)

Batuk kering dan sesak napas, progresi lebih cepat

c)

Nyeri pleuritik akut

d)

Hemoptisis masif

58.

Pada silikosis akut, gambaran radiologis yang diharapkan adalah:

a)

Opasitas kecil bulat terbatas di hilus

b)

Difus opasifikasi ruang udara, mirip edema paru

c)

Kalsifikasi luas pada pleura

d)

Bronkiektasis silindris

59.

Manakah pernyataan yang BENAR mengenai progresi pada silikosis dipercepat menurut tabel?

a)

Tidak pernah berkembang menjadi PMF

b)

Dapat berkembang menjadi PMF

c)

Selalu asimtomatik selama 10 tahun

d)

Hanya terjadi pada paparan <1 tahun

60.

Pada foto toraks yang menunjukkan Progressive Massive Fibrosis (PMF), temuan khas silikosis yang paling tepat adalah apa?

a)

Massa konglomerat pada lobus atas

b)

Infiltrat alveolar basal homogen

c)

Pleural effusion masif bilateral

d)

Kardiomegali isolasi

61.

Istilah radiologis yang menggambarkan kalsifikasi kelenjar getah bening hilus berbentuk cincin pada silikosis adalah?

a)

Honeycombing

b)

Egg-shell calcification

c)

Ground-glass opacity

d)

Tree-in-bud pattern

62.

Seorang pekerja tambang dengan dispnea kronis menjalani foto toraks. Terdapat penyakit paru mikronodular difus dengan predominansi lobus atas. Manakah interpretasi paling konsisten?

a)

Edema paru kardiogenik

b)

Pneumonia lobar akut

c)

Silikosis sederhana

d)

Emboli paru akut

63.

Berdasarkan gambar, selain massa konglomerat lobus atas dan kalsifikasi nodus hilus, temuan mana yang juga dilaporkan pada silikosis dengan PMF?

a)

Skarring pada kedua lobus bawah

b)

Pneumotoraks tensi

c)

Atelektasis lobus tengah

d)

Bronkiektasis silindris difus

64.

Silikosis paling tepat didefinisikan sebagai apa?

a)

Penyakit alergi akibat paparan serbuk sari

b)

Penyakit paru akibat kerja karena menghirup debu kristal silika (SiO2) jangka panjang

c)

Infeksi bakteri pada alveoli yang menular

d)

Kanker paru primer akibat merokok

65.

Bentuk silika manakah yang bersifat berbahaya secara klinis dan menyebabkan silikosis?

a)

Amorf (tidak kristalin)

b)

Kristalin

c)

Organik

d)

Cair

66.

Langkah awal dalam patogenesis silikosis adalah:

a)

Pembentukan tumor di pleura

b)

Debu silika kristalin terhirup masuk ke paru-paru

c)

Kematian jaringan karena hipoksia

d)

Pembentukan cairan pleura berlebih

67.

Sel pertahanan yang berinteraksi dengan debu silika dan teraktivasi untuk melepaskan zat peradangan adalah:

a)

Eritrosit

b)

Makrofag

c)

Sel endotel vaskular

d)

Limfosit B

68.

Mediator peradangan yang disebutkan sebagai pemicu fibrosis pada silikosis meliputi:

a)

IL-1, IL-8, TNF-α

b)

Insulin, kortisol, T3

c)

Histamin saja

d)

Dopamin dan serotonin

69.

Konsekuensi akhir proses patogenesis silikosis terhadap jaringan paru adalah:

a)

Paru menjadi lebih elastis dan ventilasi meningkat

b)

Terjadi fibrosis paru sehingga paru menjadi keras, kaku, dan sulit bernapas

c)

Terjadi efusi pleura masif tanpa perubahan jaringan

d)

Terjadi bronkodilatasi permanen

70.

Pada klasifikasi, paparan silika dosis rendah selama lebih dari 10 tahun paling sesuai dengan:

a)

Acute silicosis (akut)

b)

Accelerated silicosis (dipercepat)

c)

Simple silicosis (kronis)

d)

Silikosis dengan PMF

71.

Gambaran radiologis khas pada silikosis yang sering terlihat di lobus atas adalah:

a)

Konsolidasi lobus bawah homogen

b)

Bintik-bintik kecil (nodul halus)

c)

Kavitas besar berdinding tebal

d)

Atelektasis total paru

72.

Kalsifikasi kelenjar getah bening hilus/mediastinum berbentuk "egg-shell" mengarah pada:

a)

Asma alergi

b)

Silikosis

c)

Tuberkulosis aktif

d)

Emboli paru

73.

Pada stadium lanjut silikosis, terbentuk massa besar di bagian atas paru yang disebut:

a)

Bronkiektasis

b)

Progressive Massive Fibrosis (PMF)

c)

Efusi pleura

d)

Pneumotoraks

74.

Gejala klinis awal silikosis yang sering dijumpai adalah:

a)

Hemoptisis masif

b)

Awalnya tanpa gejala (asimptomatik) kemudian batuk kering dan sesak ringan

c)

Nyeri pleuritik akut sejak awal

d)

Demam tinggi dengan menggigil

75.

Dalam bentuk akut, silikosis dapat menyebabkan komplikasi berat berupa:

a)

Gagal napas

b)

Gagal ginjal akut

c)

Perdarahan intracranial

d)

Hepatitis

76.

Pada silikosis dengan Progressive Massive Fibrosis (PMF), perubahan anatomi mana yang paling khas terjadi di paru?

a)

Massa besar di paru bagian atas dengan fibrosis besar-besar

b)

Emfisema difus di seluruh paru

c)

Bronkiektasis dominan di lobus tengah

d)

Infiltrat alveolar akut di paru bagian bawah

77.

Kalsifikasi seperti "egg-shell" pada pembesaran kelenjar getah bening dada paling terkait dengan kondisi berikut:

a)

Asma alergik

b)

Silikosis dengan PMF

c)

Pneumonia bakterial akut

d)

Edema paru kardiogenik

78.

Kriteria diagnosis silikosis mencakup: riwayat paparan silika jangka panjang, gejala klinis, pemeriksaan radiologi, tes fungsi paru, dan CT scan. Temuan spirometri yang umum adalah:

a)

Obstruksi berat dengan peningkatan kapasitas residu

b)

Restriksi yang menunjukkan paru kaku

c)

Nilai difusi karbon monoksida meningkat

d)

Respons bronkodilator yang sangat besar

79.

Gejala klinis yang sering ditemukan pada silikosis kronik adalah:

a)

Hemoptisis masif dan pleuritis eksudatif

b)

Batuk kering dan sesak napas kronik

c)

Nyeri pleuritik akut tanpa batuk

d)

Stridor inspirasi

80.

Tujuan utama CT scan dada pada evaluasi silikosis adalah:

a)

Menilai fungsi ventilasi secara dinamis

b)

Melihat distribusi dan luas fibrosis

c)

Mendeteksi emboli paru akut

d)

Menentukan kadar oksigen arteri

81.

Intervensi non-farmakologis yang paling tepat untuk mencegah progresi silikosis adalah:

a)

Peningkatan asupan cairan

b)

Hindari paparan debu silika dengan pindah kerja atau gunakan pelindung seperti masker N95

c)

Konsumsi vitamin C harian

d)

Terapi musik untuk menurunkan stres

82.

Pada penatalaksanaan farmakologis silikosis, obat yang berfungsi membuka saluran napas adalah:

a)

Kortikosteroid

b)

Antibiotik

c)

Bronkodilator

d)

Diuretik

83.

Pasien silikosis lebih mudah terkena TBC. Tindakan yang dianjurkan adalah:

a)

Menghentikan semua vaksin

b)

Pantau infeksi TBC secara berkala

c)

Memberi diuretik rutin

d)

Menghindari latihan pernapasan

84.

Pernyataan yang paling akurat tentang prognosis silikosis adalah:

a)

Dapat disembuhkan dengan terapi kortikosteroid jangka panjang

b)

Tidak bisa disembuhkan, namun dapat dicegah dan kerusakan dapat dikurangi dengan menghindari paparan debu serta memantau fungsi paru

c)

Selalu membaik spontan tanpa intervensi

d)

Hanya menyerang perokok sehingga berhenti merokok menyembuhkan penyakit

85.

Apa definisi paling tepat dari asbestosis?

a)

Penyakit infeksi akut akibat bakteri di paru

b)

Penyakit interstisial paru yang disebabkan oleh inhalasi serat asbes

c)

Kanker paru primer akibat merokok

d)

Gangguan obstruktif kronik akibat paparan debu silika

86.

Manakah alasan utama serat asbes dipilih secara historis untuk penggunaan komersial di konstruksi dan industri?

a)

Daya serap air yang tinggi

b)

Ketahanan listrik dan termal yang tinggi serta biaya rendah

c)

Mudah terurai secara biologis

d)

Warna yang menarik

87.

Bidang industri mana yang disebutkan sebagai penggunaan historis serat asbes?

a)

Pertanian, pendidikan, dan pariwisata

b)

Konstruksi, pelayaran, pertambangan, dan rekayasa kedirgantaraan

c)

Tekstil, perbankan, dan farmasi

d)

Perhotelan, transportasi darat, dan telekomunikasi

88.

Serat asbes diklasifikasikan berdasarkan bentuk menjadi dua kategori utama. Apa saja kategorinya?

a)

Kristalin dan amorf

b)

Serpentine dan amphibole

c)

Organik dan anorganik

d)

Basal dan apikal

89.

Manakah contoh serat tipe serpentine yang disebutkan?

a)

Crocidolite

b)

Amosite

c)

Chrysotile

d)

Anthophyllite

90.

Menurut materi, bagaimana tingkat patogenisitas serat serpentine dibandingkan dengan serat amphibole?

a)

Lebih patogenik

b)

Sama patogeniknya

c)

Kurang patogenik

d)

Tidak patogenik

91.

Mengapa serat chrysotile lebih mudah dibersihkan dari saluran napas bagian atas?

a)

Karena ukurannya sangat besar sehingga tidak masuk ke saluran napas

b)

Karena lebih fleksibel, melengkung, lebih mudah larut, dan fungsi mukosilier lebih menonjol di saluran napas atas

c)

Karena memiliki muatan listrik negatif yang ditolak oleh mukus

d)

Karena cepat mengendap di alveolus

92.

Pernyataan yang benar tentang lokasi pengendapan serat chrysotile adalah:

a)

Lebih sering menetap di alveolus bagian distal

b)

Lebih sering menetap di bagian atas traktus respiratorius

c)

Tidak mengendap karena selalu terhirup keluar

d)

Hanya mengendap pada bronkiolus terminal

93.

Manakah di antara berikut yang termasuk dalam kelompok amphibole menurut daftar pada gambar?

a)

Amosite dan crocidolite

b)

Chrysotile dan tremolite

c)

Chrysotile dan actinolite

d)

Amosite dan chrysotile

94.

Pada diagram serat asbestos, kelompok amphibole digambarkan sebagai serat yang lurus, kaku, dan lebih rapuh. Manakah pernyataan yang paling tepat tentang toksisitas serat amphibole dibandingkan serat serpentin?

a)

Kurang toksik karena lebih mudah larut

b)

Lebih toksik karena kurang larut dan berbentuk lurus

c)

Toksisitas sama karena ukuran serat serupa

d)

Tidak toksik karena tidak dapat mencapai alveoli

95.

Serat amphibole biasanya sejajar dengan aliran udara dan mencapai lebih dalam ke paru dengan cara:

a)

Menempel pada mukus dan berhenti di trakea

b)

Penetrasi ke epitel sehingga masuk ke interstitium

c)

Larut di alveoli dan dieliminasi cepat

d)

Menggumpal di bronkus besar

96.

Di antara jenis asbestos berikut, mana yang termasuk kelompok amphibole menurut diagram?

a)

Chrysotile

b)

Amosite dan Crocidolite

c)

Chrysotile dan Actinolite

d)

Semua jenis di diagram adalah serpentin

97.

Langkah awal patofisiologi asbestosis yang ditunjukkan dalam skema adalah:

a)

Aktivasi fibroblas dan deposisi kolagen

b)

Penebalan dinding alveolus

c)

Serat asbestos terhirup tertahan di paru memicu makrofag

d)

Terjadi restriksi kapasitas paru untuk pertukaran gas

98.

Mediator utama yang dilepaskan oleh makrofag pada asbestosis yang berkontribusi pada cedera oksidatif adalah:

a)

Asam laktat

b)

Reactive oxygen species (ROS)

c)

Insulin

d)

Nitrogen tereduksi (RNS saja)

99.

Konsekuensi dari peradangan persisten dan cedera sel pada asbestosis menurut diagram adalah:

a)

Atrofi alveoli tanpa perubahan kolagen

b)

Stimulasi fibroblas, deposisi kolagen berlebihan, dan fibrosis

c)

Peningkatan produksi surfaktan sehingga paru lebih elastis

d)

Pembentukan emboli paru akut

100.

Perubahan struktural akibat fibrosis pada asbestosis menyebabkan jenis gangguan fungsi paru berikut:

a)

Obstruktif karena kolaps bronkiolus

b)

Restriktif karena dinding alveolus menebal dan paru menjadi kaku

c)

Hiperinflasi karena peningkatan elastisitas

d)

Tidak ada perubahan kapasitas pertukaran gas

101.

Mengapa serat amphibole lebih cenderung mencapai pleura dan interstitium dibanding serpentin, sesuai ilustrasi?

a)

Karena serat amphibole lebih melengkung dan mudah tertahan di bronkus

b)

Karena serat amphibole larut cepat di mukus

c)

Karena bentuknya lurus dan kaku sehingga sejajar dengan aliran udara dan menembus epitel

d)

Karena ukurannya lebih besar sehingga tidak dapat dibersihkan oleh makrofag

102.

Pada asbestosis, riwayat pajanan biasanya berlangsung selama berapa lama sebelum muncul dispnea progresif?

a)

1–3 tahun

b)

5–8 tahun

c)

10–20 tahun

d)

>30 tahun

103.

Pernyataan mana yang BENAR terkait pengaruh pajanan terhadap berat penyakit asbestosis?

a)

Tidak dipengaruhi oleh durasi atau intensitas pajanan

b)

Hanya dipengaruhi oleh usia pasien

c)

Bergantung pada durasi dan intensitas pajanan serta kontak okupasional langsung

d)

Semata-mata ditentukan oleh faktor genetik

104.

Batuk berdahak dan mengi pada asbestosis dianggap tidak lazim dan bila ada biasanya berkaitan dengan faktor apa?

a)

Infeksi bakteri

b)

Paparan debu silika

c)

Kebiasaan merokok

d)

Gagal ginjal

105.

Keluhan nyeri dada pada asbestosis dapat terjadi akibat gagal jantung yang mengikuti kondisi apa?

a)

Hipertensi sistemik

b)

Hipotensi ortostatik

c)

Hipertensi pulmoner

d)

Pneumotoraks spontan

106.

Pada riwayat asbestosis, batuk seperti apa yang disebut cukup umum?

a)

Produktif dengan sputum kental

b)

Nonproduktif

c)

Disertai hemoptisis masif

d)

Hanya saat malam

107.

Kehilangan nafsu makan dan berat badan disertai hemoptisis pada pasien dengan pajanan asbes harus menimbulkan kecurigaan terhadap kondisi apa?

a)

Tuberkulosis aktif

b)

Tumor paru

c)

Asma bronkial

d)

Pneumonia lobaris

108.

Nyeri lokal atau sesak napas yang berawal perlahan lalu menjalar ke bahu pada asbestosis menunjukkan keterlibatan struktur apa?

a)

Perikardium

b)

Pleura

c)

Diafragma

d)

Trakea

109.

Langkah pertama yang sentral dalam menegakkan diagnosis asbestosis adalah:

a)

CT-scan toraks

b)

Riwayat pajanan asbes

c)

Tes alergi inhalan

d)

Bronkoskopi dengan biopsi

110.

Gambaran klinis keseluruhan pada asbestosis ditandai oleh jenis penyakit paru apa?

a)

Obstruktif progresif

b)

Restriktif progresif dengan fibrosis interstisial pada radiografi

c)

Infeksi akut alveolar

d)

Asma episodik

111.

Uji faal paru pada asbestosis umumnya menunjukkan pola:

a)

Obstruktif berat

b)

Restriktif khas

c)

Normal tanpa kelainan

d)

Hiperinflasi

112.

Pada pemeriksaan mikroskopik dari cairan BAL pada asbestosis, struktur apa yang khas terlihat?

a)

Badan Ferruginous terbuat dari kalsium

b)

Asbestos bodies berlapis bahan protein mengandung besi

c)

Kristal Charcot-Leyden

d)

Makrofag berbuih tanpa inklusi