WorksheetsPemeliharaan Mesin (Tune-Up Engine) - Soal Pilihan Ganda
Total questions: 16
Worksheet time: 8mins
Apa langkah pertama yang dilakukan saat tune-up mesin?
Membersihkan busi
Memeriksa tekanan kompresi
Mengganti oli mesin
Memastikan tidak ada kebocoran pada sistem bahan bakar
Memastikan mesin dalam suhu kerja optimal
Jika mesin kendaraan mengalami penurunan performa setelah tune-up, dan setelah pemeriksaan tekanan kompresi normal, apa langkah selanjutnya untuk analisis lebih lanjut?
Memeriksa sistem bahan bakar dan aliran udara
Mengganti busi dengan tipe yang berbeda
Memeriksa sistem kelistrikan dan pengapian
Mengganti filter udara dan oli mesin
Semua jawaban di atas
Setelah dilakukan tune-up mesin, mesin tetap menghasilkan asap putih yang berlebihan. Langkah yang tepat untuk mendiagnosis masalah ini adalah:
Memeriksa kondisi silinder dan piston untuk kebocoran oli
Mengecek apakah filter udara sudah diganti
Menambah bahan bakar yang lebih berkualitas
Mengganti filter bahan bakar
Mengganti busi dengan yang lebih panas
Pada mesin yang sudah dilakukan tune-up, jika mesin masih bergetar lebih keras dari biasanya, kemungkinan masalah utama adalah:
Piston sudah aus
Timing pengapian tidak tepat
Filter udara tersumbat
Busi kotor atau aus
Semua jawaban di atas benar
Apa efek dari jarak antar katup yang terlalu rapat atau terlalu longgar pada mesin kendaraan?
Mesin menghasilkan tenaga yang lebih besar
Terjadi peningkatan suhu mesin yang berbahaya
Mesin menjadi lebih irit bahan bakar
Proses pembakaran tidak sempurna
Mesin berfungsi lebih efisien tanpa masalah
Apa dampak jangka panjang yang dapat terjadi jika sistem pelumasan pada mesin tidak berfungsi dengan baik, meskipun mesin masih berjalan?
Mesin akan menjadi lebih hemat bahan bakar
Komponen mesin akan cepat aus dan rusak
Mesin akan lebih dingin daripada suhu optimal
Mesin akan mengeluarkan lebih banyak asap
Mesin akan bekerja dengan tenaga lebih tinggi
Salah satu faktor yang mempengaruhi efisiensi sistem pendingin mesin adalah rasio campuran air dan coolant. Jika rasio air lebih banyak daripada coolant, apa yang bisa terjadi?
Cairan pendingin akan lebih mudah menguap pada suhu tinggi
Sistem pendingin akan berfungsi lebih efektif
Mesin akan lebih cepat dingin
Mesin berpotensi mengalami overheating lebih cepat
Cairan pendingin akan lebih tahan lama
Pada mesin 4-tak, jika busi tidak menghasilkan percikan api yang cukup kuat, apa dampaknya terhadap mesin?
Mesin tetap berjalan dengan efisien
Pembakaran bahan bakar tidak sempurna, menyebabkan emisi tinggi
Mesin akan berhenti bekerja dalam waktu singkat
Mesin akan beroperasi dengan suara yang lebih halus
Mesin akan menjadi lebih irit bahan bakar
Jika pompa oli pada sistem pelumasan kendaraan mengalami kerusakan, apa konsekuensi yang paling mungkin terjadi?
Oli mesin akan terbuang lebih cepat
Mesin mengalami overheating karena tidak ada pelumasan yang memadai
Tekanan oli akan meningkat secara drastis
Mesin akan berjalan lebih efisien dan hemat bahan bakar
Semua jawaban di atas benar
Salah satu cara untuk memastikan bahwa sistem pendingin bekerja dengan optimal adalah dengan:
Mengganti coolant setiap 10.000 km
Menyemprotkan air ke radiator pada suhu mesin dingin
Memeriksa tekanan pada radiator dan memastikan tidak ada kebocoran
Mengganti pompa air dengan model yang lebih murah
Memeriksa ketebalan dinding silinder
Pada motor bakar 4-tak, ketika piston mencapai titik mati atas (TMA) dan katup intake terbuka, hal ini menunjukkan bahwa:
Langkah kompresi sedang berlangsung
Langkah pembakaran sedang berlangsung
Langkah pengeluaran gas buang sedang berlangsung
Langkah intake udara terjadi
Langkah exhaust sedang berlangsung
Jika blok silinder mengalami kerusakan atau retakan, apa solusi terbaik untuk memperbaikinya?
Mengganti blok silinder dengan yang baru
Mengelas dan meratakan permukaan blok silinder
Menambal retakan dengan sealant khusus
Mengganti piston dan batang piston
Semua jawaban di atas benar
Setelah mengganti busi kendaraan, Anda masih menemukan adanya misfire pada mesin. Apa yang bisa menjadi penyebabnya?
Timing pengapian yang tidak tepat
Tegangan dari sistem pengapian terlalu rendah
Filter udara kotor
Kualitas bahan bakar buruk
Semua jawaban di atas
Jika mesin 4-tak mengalami penurunan tenaga yang signifikan setelah tune-up, dan setelah diperiksa kompresi normal, apa langkah selanjutnya?
Periksa sistem pengapian dan penyuplai bahan bakar
Cek pengaturan timing pada katup dan pengapian
Pastikan filter bahan bakar dalam kondisi baik
Ganti oli mesin dengan jenis yang berbeda
Semua jawaban di atas
Pada proses tune-up mesin, Anda menemukan bahwa katup intake tidak bekerja dengan optimal. Apa langkah perbaikan yang tepat?
Mengganti katup dengan yang baru
Melakukan penyesuaian pada jarak celah katup
Mengganti seluruh sistem katup dengan yang lebih modern
Mengganti busi dengan tipe yang berbeda
Mengganti oli mesin
Jika terjadi kebocoran kompresi di sekitar katup exhaust, apa yang dapat menjadi penyebab utama masalah ini?
Katup intake aus
Gasket kepala silinder bocor
Katup exhaust tidak menutup rapat
Piston aus
Semua jawaban di atas
