Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Ulangan Harian Sejarah XI

Total questions: 50

Worksheet time: 50mins

Name
Class
Date
1.

Pada awal abad ke-20, muncul kesadaran di kalangan pribumi Indonesia tentang pentingnya memperjuangkan nasib bangsa sendiri. Dalam konteks tersebut, faktor utama yang paling berperan dalam melahirkan kesadaran nasional adalah ...

a)

Meningkatnya kegiatan misi dan zending di Indonesia

b)

Adanya kesempatan menempuh pendidikan modern bagi kaum pribumi

c)

Kebijakan kolonial yang menekankan pertanian ekspor

d)

Masuknya teknologi Barat melalui perdagangan

e)

Perkembangan sistem feodal di pedesaan

2.

Perubahan pola pikir masyarakat pribumi dari kesetiaan pada kerajaan menuju kesetiaan pada bangsa merupakan tanda awal munculnya nasionalisme modern. Perbedaan mendasar antara nasionalisme modern dan kesetiaan tradisional adalah ...

a)

Nasionalisme didasarkan pada loyalitas terhadap pemimpin daerah

b)

Nasionalisme menumbuhkan kesadaran sebagai satu bangsa yang memiliki nasib sama

c)

Nasionalisme menolak gagasan tentang negara

d)

Nasionalisme menekankan kepatuhan kepada adat

e)

Nasionalisme bertujuan mempertahankan kekuasaan kerajaan

3.

Gerakan kebangsaan di berbagai negara Asia seperti India, Tiongkok, dan Filipina menjadi inspirasi bagi kaum intelektual Indonesia. Faktor eksternal yang paling berpengaruh dalam menumbuhkan semangat nasionalisme di Indonesia adalah ...

a)

Kekalahan Rusia oleh Jepang dalam Perang 1905

b)

Perang Dunia I di Eropa

c)

Revolusi Industri di Inggris

d)

Krisis ekonomi 1929

e)

Pengaruh VOC di Asia Tenggara

4.

Perubahan sosial akibat kolonialisme Belanda melahirkan stratifikasi tajam antara pribumi dan Eropa. Siapa kelompok yang paling berperan dalam lahirnya nasionalisme Indonesia?

a)

Petani dan buruh

b)

Kaum bangsawan tradisional

c)

Kaum intelektual hasil pendidikan Barat

d)

Tokoh agama dan ulama

e)

Pedagang dan pengusaha lokal

5.

Sebelum abad ke-20, perlawanan kolonialisme seringkali lokal, spontan, dan tidak terkoordinasi. Perbedaan paling penting antara perlawanan tradisional dan pergerakan nasional adalah ...

a)

Perlawanan tradisional didukung kaum intelektual

b)

Pergerakan nasional berlandaskan kesadaran politik kebangsaan

c)

Perlawanan tradisional menggunakan media pers

d)

Pergerakan nasional mengandalkan kekuatan militer

e)

Perlawanan tradisional didukung pemerintah kolonial

6.

Kebijakan politik etis Belanda menjadi katalis bagi munculnya kaum terdidik dan lahirnya ide kebangsaan. Berdasarkan uraian tersebut, hubungan antara politik etis dan nasionalisme adalah ...

a)

Politik etis melemahkan semangat nasionalisme

b)

Politik etis memperkuat ketergantungan pada Belanda

c)

Politik etis menjadi batu loncatan lahirnya kesadaran kebangsaan

d)

Politik etis menghentikan perlawanan rakyat

e)

Politik etis memperluas pengaruh militer Belanda

7.

Sun Yat Sen dikenal sebagai Bapak Revolusi Tiongkok. Asas pertama dalam ajaran Sun Yat Sen yang menekankan persatuan bangsa Tiongkok disebut ...

a)

Minzu

b)

Minquan

c)

Minsheng

d)

Li-shi

e)

Zhonghua

8.

Kaisar Meiji memimpin Jepang dalam periode modernisasi besar-besaran sejak tahun 1868. Faktor utama keberhasilan Jepang dalam membangun nasionalisme modern adalah ...

a)

Penolakan terhadap budaya Barat

b)

Penguatan ekonomi dan pendidikan melalui modernisasi

c)

Penutupan pelabuhan internasional

d)

Ketergantungan pada Barat

e)

Pembatasan peran rakyat

9.

Mahatma Gandhi menjadi simbol perlawanan moral terhadap penjajahan Inggris di India. Dalam konteks perjuangan kemerdekaan, strategi Gandhi berbeda karena ...

a)

Ia mengutamakan revolusi bersenjata

b)

Ia menolak segala bentuk kompromi politik

c)

Ia menekankan perjuangan moral dan spiritual daripada fisik

d)

Ia mendukung kekuasaan Inggris

e)

Ia berfokus pada perjuangan agama

10.

Jose Rizal di Filipina berjuang melalui tulisan dan pendidikan. Dalam konteks ini, kekuatan utama perjuangan Jose Rizal terletak pada ...

a)

Gerakan bersenjata

b)

Pendidikan dan pemikiran rasional

c)

Dukungan dari pihak kolonial

d)

Pemisahan agama dan politik

e)

Perdagangan antarbangsa

11.

Persamaan antara perjuangan Mahatma Gandhi dan Jose Rizal adalah ...

a)

Mengandalkan kekuatan moral dan pendidikan untuk membebaskan bangsanya

b)

Menggunakan perang gerilya

c)

Mendapat dukungan dari pemerintah kolonial

d)

Memperjuangkan kepentingan agama tertentu

e)

Mengasingkan diri dari kehidupan sosial

12.

Gerakan modernisasi Meiji di Jepang menekankan adaptasi terhadap kemajuan Barat tanpa kehilangan jati diri bangsa. Pelajaran yang dapat diambil bangsa Indonesia dari pengalaman Jepang adalah ...

a)

Nasionalisme harus diiringi keterbukaan terhadap perubahan

b)

Nasionalisme berarti menolak pengaruh luar

c)

Modernisasi hanya bisa terjadi dengan penjajahan

d)

Nasionalisme harus didasarkan pada ras

e)

Kemajuan bangsa ditentukan oleh isolasi budaya

13.

Perjuangan Sun Yat Sen di Tiongkok, Gandhi di India, dan Rizal di Filipina memiliki benang merah dengan munculnya nasionalisme di Indonesia karena ...

a)

Mereka menunjukkan cara damai melawan kolonialisme

b)

Mereka menolak pendidikan Barat

c)

Mereka mendukung imperialisme

d)

Mereka memisahkan agama dari politik

e)

Mereka memperkuat kekuasaan kolonial

14.

Kemenangan Jepang atas Rusia pada tahun 1905 memberi dampak besar bagi Asia. Dalam konteks sejarah Indonesia, pengaruh kemenangan Jepang tersebut tampak pada ...

a)

Munculnya rasa inferior bangsa Indonesia terhadap Barat

b)

Semangat kaum muda Indonesia untuk membangun organisasi modern

c)

Penurunan minat belajar di sekolah Barat

d)

Hilangnya rasa nasionalisme

e)

Peningkatan ketergantungan pada kolonialisme

15.

Pada awal abad ke-20, muncul tekanan dari kaum liberal Belanda agar pemerintah kolonial memperbaiki nasib penduduk pribumi. Gagasan ini diwujudkan dalam Politik Etis atau Ethische Politiek, yang disebut juga sebagai politik balas budi. Meskipun tampak humanis, politik ini sebenarnya lebih banyak dimanfaatkan untuk kepentingan kolonial. Salah satu bentuk nyata kebijakan politik etis yang berfokus pada peningkatan hasil pertanian melalui pembangunan saluran air adalah ...

a)

Irigasi

b)

Transmigrasi

c)

Pendidikan

d)

Perdagangan

e)

Pertambangan

16.

Selain pembangunan irigasi, pemerintah Belanda juga memindahkan sebagian penduduk dari Jawa yang padat ke luar pulau seperti Sumatra dan Kalimantan. Program ini dikenal dengan transmigrasi. Tujuan utama kebijakan tersebut bukan semata-mata kesejahteraan rakyat, melainkan ...

a)

Mengurangi beban sosial di Jawa dan memperluas daerah eksploitasi kolonial

b)

Menyebarkan budaya Jawa ke luar pulau

c)

Membentuk pemerintahan lokal baru

d)

Melatih rakyat agar mandiri

e)

Menyiapkan tenaga kerja untuk industri Belanda di Eropa

17.

Program pendidikan dalam politik etis membuka akses bagi anak-anak pribumi ke sekolah Barat. Namun, jumlah sekolah dan siswanya masih sangat terbatas. Dampak terbesar kebijakan ini bukan pada kuantitas, melainkan kualitas. Mengapa kebijakan pendidikan politik etis justru menjadi titik awal lahirnya nasionalisme Indonesia?

a)

Karena pendidikan melahirkan kesadaran kritis di kalangan elite pribumi terhadap ketidakadilan kolonial

b)

Karena pendidikan menjadikan rakyat lebih patuh pada pemerintah kolonial

c)

Karena pendidikan menurunkan rasa kebangsaan tradisional

d)

Karena pendidikan menyebabkan konflik antarpribumi

e)

Karena pendidikan menciptakan kelas sosial baru yang pro-Belanda

18.

Meskipun disebut sebagai kebijakan moral, politik etis tetap dijalankan dalam kerangka kolonialisme. Keuntungan ekonomi masih berpihak pada Belanda, sementara rakyat hanya mendapat manfaat kecil. Kelemahan utama politik etis adalah ...

a)

Tidak adanya implementasi nyata di bidang sosial

b)

Tujuannya lebih menguntungkan pemerintah kolonial daripada rakyat

c)

Rakyat menolak semua bentuk perubahan

d)

Hanya difokuskan di luar Jawa

e)

Tidak adanya dukungan dari raja-raja lokal

19.

Secara tidak langsung, politik etis membuka jalan bagi munculnya kesadaran nasional. Lulusan sekolah Barat mulai membaca, menulis, dan berpikir kritis terhadap kolonialisme. Mereka kemudian mendirikan organisasi modern. Berdasarkan dinamika tersebut, hubungan antara politik etis dan lahirnya pergerakan nasional dapat disimpulkan sebagai ...

a)

Politik etis menciptakan elite intelektual yang menjadi pelopor kebangkitan nasional

b)

Politik etis menghancurkan semangat nasionalisme

c)

Politik etis menutup kesempatan rakyat untuk berorganisasi

d)

Politik etis memperkuat kekuasaan tradisional

e)

Politik etis menyebabkan rakyat menolak modernisasi

20.

Pendidikan Barat memperkenalkan ide-ide seperti demokrasi, kesetaraan, dan kemerdekaan. Ide-ide ini bertentangan dengan realitas penjajahan. Para pelajar pribumi mulai mempertanyakan legitimasi kekuasaan Belanda dan menuntut hak yang sama. Dalam konteks perubahan sosial, mengapa pendidikan menjadi faktor paling penting dalam perkembangan nasionalisme Indonesia?

a)

Karena pendidikan membuka akses pada ilmu pengetahuan dan kesadaran politik modern

b)

Karena pendidikan memisahkan rakyat dari budaya tradisional

c)

Karena pendidikan memperkuat loyalitas terhadap Belanda

d)

Karena pendidikan hanya untuk kaum bangsawan

e)

Karena pendidikan menjauhkan rakyat dari agama

21.

Pers pribumi memainkan peranan penting dalam menyebarkan ide-ide nasionalisme. Salah satu surat kabar yang pertama kali memperjuangkan hak-hak rakyat pribumi adalah Medan Prijaji yang dipimpin Tirto Adhi Soerjo. Surat kabar ini menjadi cermin perubahan sosial, karena ...

a)

Menjadi media kritik terhadap ketidakadilan kolonial dan sarana pembentukan opini publik

b)

Digunakan untuk memuji kebijakan Belanda

c)

Menyebarkan budaya Eropa ke pribumi

d)

Hanya berisi berita hiburan

e)

Fokus pada perdagangan

22.

Berdirinya Budi Utomo pada 20 Mei 1908 menjadi tonggak penting dalam sejarah pergerakan nasional. Organisasi ini didirikan oleh para mahasiswa STOVIA dengan semangat memajukan pendidikan dan kebudayaan Jawa. Walaupun awalnya bersifat kedaerahan, organisasi ini dianggap sebagai pelopor nasionalisme karena ...

a)

Menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa kemajuan bangsa harus diupayakan melalui organisasi modern

b)

Berjuang melawan penjajahan dengan senjata

c)

Mendirikan sekolah Belanda

d)

Mengutamakan perjuangan ekonomi semata

e)

Didukung oleh pemerintah kolonial

23.

Sarekat Islam awalnya berdiri sebagai organisasi ekonomi untuk menandingi dominasi pedagang Cina. Namun, di bawah kepemimpinan HOS Tjokroaminoto, SI berkembang menjadi organisasi politik dengan massa besar. Dalam konteks politik nasional, peran utama Sarekat Islam adalah ...

a)

Mengorganisir rakyat dari berbagai kalangan ke dalam gerakan politik modern

b)

Menjalankan misi keagamaan semata

c)

Menentang semua bentuk modernisasi

d)

Mendirikan partai sosialis

e)

Menjadi alat pemerintah kolonial

24.

Indische Partij yang didirikan oleh Douwes Dekker, Ki Hajar Dewantara, dan Tjipto Mangunkusumo menekankan pentingnya kesetaraan antara Indo-Eropa dan pribumi. Organisasi ini dilarang karena dianggap membahayakan kolonial. Ciri khas yang membedakan Indische Partij dari organisasi lain sezamannya adalah ...

a)

Bersifat multirasial dan terbuka untuk semua kalangan

b)

Fokus pada kegiatan ekonomi

c)

Berdasarkan agama Islam

d)

Hanya bergerak di bidang pendidikan

e)

Dipimpin oleh tokoh militer

25.

Artikel "Als ik een Nederlander was" yang ditulis oleh Ki Hajar Dewantara merupakan kritik tajam terhadap rencana Belanda merayakan 100 tahun kemerdekaannya di tanah jajahan. Isi artikel tersebut menyinggung rasa keadilan dan kemanusiaan karena ...

a)

Mengungkap ironi penjajah yang merayakan kemerdekaan sementara rakyat jajahannya menderita

b)

Memuji keberhasilan kolonial dalam mendidik pribumi

c)

Menyerukan rakyat agar patuh pada Belanda

d)

Mengajarkan kerja sama dengan Eropa

e)

Mendorong kaum pribumi untuk menyerah

26.

Akibat tulisan "Als ik een Nederlander was", Ki Hajar Dewantara bersama dua tokoh lainnya, Douwes Dekker dan Tjipto Mangunkusumo, diasingkan ke Belanda. Namun, pengasingan ini justru memperluas wawasan mereka dan memperkuat tekad memperjuangkan kemerdekaan. Dari peristiwa ini dapat disimpulkan bahwa ...

a)

Penindasan justru memperkuat semangat perlawanan intelektual

b)

Pengasingan membuat mereka menyerah

c)

Pemerintah kolonial bersikap adil

d)

Perjuangan mereka tidak berpengaruh

e)

Pers pribumi melemah

27.

Perkembangan pers nasional pada masa pergerakan juga ditandai dengan lahirnya surat kabar seperti Sin Po dan Kaum Muda. Media ini berperan besar dalam menyebarkan semangat persatuan antarsuku dan agama. Mengapa pers sangat penting bagi pergerakan nasional?

a)

Karena pers menjadi sarana komunikasi ide-ide kemerdekaan dan pemersatu rakyat

b)

Karena pers dikelola oleh pemerintah kolonial

c)

Karena pers hanya menyebarkan berita hiburan

d)

Karena pers menjadi alat propaganda Belanda

e)

Karena pers memperkuat politik etis

28.

PKI berdiri tahun 1920 dengan ideologi komunis yang berakar dari perjuangan kelas. Meskipun akhirnya gagal, PKI menjadi salah satu organisasi yang menuntut kemerdekaan penuh dari Belanda. Kegagalan pemberontakan PKI tahun 1926–1927 menunjukkan bahwa ...

a)

Perjuangan bersenjata tanpa dukungan rakyat sulit berhasil

b)

Komunisme sangat cocok di Indonesia

c)

Pemerintah kolonial mendukung PKI

d)

PKI berhasil mencapai kemerdekaan

e)

Gerakan komunis diterima semua pihak

29.

Hubungan antara Budi Utomo dan perkembangan nasionalisme terletak pada fungsinya sebagai pelopor organisasi modern. Meskipun bersifat kedaerahan, Budi Utomo memunculkan kesadaran bahwa kemajuan bangsa tidak bisa dicapai tanpa kebersamaan. Oleh karena itu, arti penting Budi Utomo adalah ...

a)

Sebagai simbol lahirnya nasionalisme modern Indonesia

b)

Sebagai organisasi sosial tanpa tujuan politik

c)

Sebagai alat pemerintah kolonial

d)

Sebagai lembaga pendidikan Belanda

e)

Sebagai wadah pedagang

30.

Perbandingan antara Budi Utomo dan Sarekat Islam menunjukkan pergeseran arah gerakan nasional dari kedaerahan ke nasional. Jika Budi Utomo berfokus pada pendidikan dan kebudayaan, maka Sarekat Islam bergerak di bidang sosial-politik. Persamaan keduanya adalah ...

a)

Sama-sama bertujuan memperbaiki nasib bangsa Indonesia melalui organisasi modern

b)

Sama-sama berjuang dengan kekerasan

c)

Sama-sama didirikan oleh pemerintah Belanda

d)

Sama-sama menolak pendidikan Barat

e)

Sama-sama berlandaskan agama Islam

31.

Organisasi pergerakan nasional di Indonesia menunjukkan proses evolusi dari perjuangan sosial menuju politik. Indische Partij, Sarekat Islam, dan PKI sama-sama berupaya menentang kolonialisme, tetapi dengan pendekatan berbeda. Hal ini menunjukkan bahwa nasionalisme Indonesia bersifat …

a)

Plural dan dinamis sesuai konteks sosial politiknya

b)

Seragam dan dogmatis

c)

Berbasis agama tunggal

d)

Tertutup terhadap ide baru

e)

Ditentukan oleh pemerintah kolonial

32.

Kongres Pemuda I diadakan tahun 1926 dan dihadiri berbagai organisasi pemuda seperti Jong Java dan Jong Sumatra. Walau belum menghasilkan keputusan politik, kongres ini penting karena …

a)

Menjadi langkah awal menyatukan semangat kebangsaan di antara organisasi pemuda daerah

b)

Menghasilkan Sumpah Pemuda

c)

Menolak gagasan persatuan

d)

Mendukung penjajahan Belanda

e)

Membentuk partai politik

33.

Kongres Pemuda II tahun 1928 melahirkan Sumpah Pemuda yang menegaskan persatuan tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia. Salah satu faktor keberhasilannya adalah …

a)

Semangat persatuan lintas suku dan organisasi

b)

Dukungan penuh dari pemerintah Belanda

c)

Adanya bantuan keuangan kolonial

d)

Keterlibatan partai politik Eropa

e)

Adanya tekanan dari luar negeri

34.

Lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman pertama kali diperdengarkan pada Kongres Pemuda II. Momen ini sangat monumental karena …

a)

Lagu tersebut menjadi simbol lahirnya identitas kebangsaan Indonesia

b)

Lagu tersebut berasal dari Belanda

c)

Lagu itu dilarang oleh pemuda

d)

Lagu itu menggambarkan budaya Eropa

e)

Lagu itu dibuat untuk kongres Belanda

35.

Isi Sumpah Pemuda menegaskan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia. Pernyataan ini bukan hanya deklarasi politik, tetapi juga moral dan kultural. Nilai utama yang terkandung di dalamnya adalah …

a)

Persatuan dalam keberagaman sebagai dasar membangun bangsa

b)

Dominasi satu suku atas yang lain

c)

Keterikatan etnis tertentu

d)

Penolakan terhadap modernisasi

e)

Ketaatan pada Belanda

36.

Kongres Pemuda II juga menunjukkan peran besar kaum muda dalam sejarah bangsa. Mereka tidak lagi bergantung pada tokoh tua atau bangsawan, melainkan membentuk kesadaran sendiri. Dari fakta ini, pelajaran penting yang dapat diambil generasi sekarang adalah …

a)

Kaum muda memiliki tanggung jawab moral untuk melanjutkan cita-cita persatuan

b)

Kaum muda sebaiknya tidak terlibat dalam politik

c)

Kaum muda harus meniru gaya kolonial

d)

Nasionalisme hanya milik generasi tua

e)

Perjuangan cukup diserahkan kepada pemerintah

37.

Dari Budi Utomo hingga Kongres Pemuda II, arah pergerakan nasional semakin jelas: dari pendidikan menuju politik, dari lokal menuju nasional. Berdasarkan perkembangan ini, dapat disimpulkan bahwa pergerakan nasional Indonesia bersifat …

a)

Evolutif dan terorganisir menuju kesadaran politik kemerdekaan

b)

Reaktif dan spontan tanpa arah

c)

Ditentukan sepenuhnya oleh Belanda

d)

Bersifat individual

e)

Tidak memiliki ideologi

38.

Sumpah Pemuda menjadi landasan moral dan ideologis bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Dalam konteks sejarah, makna mendalam dari Sumpah Pemuda adalah …

a)

Penegasan identitas nasional yang melampaui batas etnis dan daerah

b)

Pengakuan terhadap pemerintahan kolonial

c)

Penolakan terhadap bahasa Indonesia

d)

Kembalinya sistem kerajaan

e)

Hasil politik etis

39.

Politik Etis disebut juga sebagai Ethische Politiek yang digagas oleh Van Deventer dengan tiga program utama: irigasi, emigrasi, dan edukasi.

a)

Benar

b)

Salah

40.

Salah satu tujuan utama kebijakan irigasi pada masa Politik Etis adalah untuk memperbaiki kesejahteraan rakyat pribumi secara murni tanpa kepentingan kolonial.

a)

Benar

b)

Salah

41.

Pendidikan Barat yang diperkenalkan melalui Politik Etis berperan besar dalam melahirkan elite intelektual Indonesia yang sadar akan pentingnya kemerdekaan.

a)

Benar

b)

Salah

42.

Tirto Adhi Soerjo adalah tokoh perintis pers nasional Indonesia yang menggunakan surat kabar Medan Prijaji sebagai alat kritik sosial terhadap ketidakadilan kolonial.

a)

Benar

b)

Salah

43.

Budi Utomo didirikan oleh para pemuda STOVIA dengan tujuan utama melawan penjajah secara militer dan melakukan pemberontakan bersenjata.

a)

Benar

b)

Salah

44.

Sarekat Islam awalnya berdiri sebagai organisasi ekonomi, namun kemudian berkembang menjadi organisasi politik terbesar di Hindia Belanda di bawah H.O.S. Tjokroaminoto.

a)

Benar

b)

Salah

45.

Artikel “Als ik een Nederlander was” ditulis oleh Douwes Dekker sebagai sindiran terhadap pemerintah Belanda yang merayakan kemerdekaannya di tanah jajahan.

a)

Benar

b)

Salah

46.

Indische Partij bersifat multirasial dan memperjuangkan kesetaraan antara Indo-Eropa dan pribumi sebagai dasar persatuan nasional.

a)

Benar

b)

Salah

47.

Kongres Pemuda I menghasilkan keputusan penting berupa Sumpah Pemuda yang menegaskan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa.

a)

Benar

b)

Salah

48.

Lagu “Indonesia Raya” ciptaan W.R. Supratman pertama kali diperdengarkan pada Kongres Pemuda II tahun 1928 dan menjadi simbol lahirnya identitas nasional.

a)

Benar

b)

Salah

49.

Setelah keluarnya kelompok Semaun dan Darsono, SI Putih tetap berfokus pada perjuangan moral dan keagamaan. Namun, pengaruhnya mulai menurun karena rakyat kecil lebih tertarik pada janji-janji revolusioner kaum kiri. Dalam konteks ini, penyebab utama melemahnya SI Putih adalah …

a)

Kurangnya kemampuan adaptasi terhadap perubahan sosial dan politik rakyat

b)

Penolakan terhadap ajaran Islam oleh masyarakat

c)

Tidak adanya dukungan dari kalangan santri dan ulama

d)

Peningkatan pengaruh Belanda terhadap SI

e)

Penurunan jumlah anggota akibat represi militer

50.

Pada tahun 1921, konflik antara kelompok Semaun dan Tjokroaminoto mencapai puncaknya. Semaun menuduh pimpinan pusat SI terlalu kompromistis terhadap Belanda dan kurang berpihak kepada kaum buruh. Sementara Tjokroaminoto menilai kaum kiri telah menyelewengkan prinsip Islam dalam perjuangan. Dalam konteks ini, tindakan Semaun membentuk Sarekat Islam Merah di bawah pengaruh Indische Sociaal-Democratische Vereeniging (ISDV) menunjukkan …

a)

Radikalisasi perjuangan rakyat melalui adopsi ideologi Marxis

b)

Penguatan nilai-nilai keagamaan dalam organisasi

c)

Upaya pemerintah Belanda membubarkan SI

d)

Keinginan SI untuk bekerja sama dengan Belanda

e)

Penurunan pengaruh ideologi sosialisme