wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

5. Respirasi

Total questions: 78

Worksheet time: 39mins

Name
Class
Date
1.

Seorang wanita, 50 tahun, datang ke IGD dengan keluhan sesak napas yang semakin memberat sejak 3 hari terakhir. Pasien juga mengeluhkan nyeri dada tumpul di sisi kiri yang bertambah saat menarik napas dalam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan suara napas menurun di hemitoraks kiri bagian bawah, perkusi menunjukkan bunyi redup. Foto toraks sebagai berikut. Tatalaksana awal yang paling tepat untuk pasien ini adalah:

a)

Torakosentesis diagnostik dan terapeutik

b)

Observasi ketat tanpa intervensi

c)

Pemberian bronkodilator nebulisasi

d)

Pemberian antibiotik spektrum luas secara empiris

e)

Intubasi endotrakeal dan ventilasi mekanik

2.

Seorang laki-laki berusia 60 tahun diantar keluarganya ke IGD rumah sakit karena tidak sadarkan diri. Sebelumnya pasien mengalami sesak napas akibat asmanya kambuh. Pada pemeriksaan fisik, kesadaran pasien tampak sangat menurun, frekuensi denyut nadi 50x/menit, dan inspeksi thorax menunjukkan silent chest. Apakah diagnosis yang paling tepat?

a)

Asma persisten berat

b)

Status asmatikus

c)

Asma serangan akut derajat berat

d)

Asma persisten sedang

e)

Asma serangan akut derajat sedang

3.

Seorang perempuan berusia 30 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak napas, disertai demam dan batuk dengan dahak warna kuning. Keluhan ini sudah dialami 5 hari di rumah. Pemeriksaan fisik didapatkan tanda-tanda konsolidasi. Hasil pemeriksaan foto toraks didapatkan tanda-tanda konsolidasi dengan air bronchogram. Penderita dianjurkan untuk rawat inap, namun menolak dan minta rawat jalan. Komplikasi apakah yang dapat terjadi pada pasien ini?

a)

Gagal jantung

b)

Syok hipovolemik

c)

Hospital acquired pneumonia

d)

Pneumotoraks

e)

Syok Sepsis

4.

Seorang pria berusia 59 tahun mengeluhkan sesak napas sejak 1 hari, disertai batuk berdahak yang sulit dikeluarkan sejak 3 hari. Tidak ada demam. Riwayat perawatan di rumah sakit seminggu yang lalu karena kelemahan separuh tubuh akibat stroke. Pemeriksaan fisik menunjukkan trakea tertarik ke kanan, dada kanan tampak tertinggal saat bernapas, vokal fremitus di dada kanan menurun, perkusi redup di kanan dan sonor di kiri, serta auskultasi tanpa ronki dan wheezing. Foto toraks PA menunjukkan gambaran atelektasis total paru kanan. Hasil laboratorium WBC 7.510. Penyebab paling mungkin pada kasus ini adalah:

a)

Infeksi oleh bakteri aerob

b)

Inflamasi kronik bronkus

c)

Bronkokonstriksi akibat inflamasi

d)

Obstruksi bronkus akibat retensi dahak

e)

Imunosupresi obat terhadap jalan napas

5.

Anak laki-laki 3 tahun, nyeri hidung kanan 1 hari, hidung kanan berbau dan keluar ingus kekuningan. Rhinoskopi: sekret kental kuning kehijauan sisi kanan; sinus tender (-). Diagnosis paling mungkin:

a)

Rinosinusitis kronis

b)

Common cold

c)

Rinitis alergi

d)

Rinosinusitis akut

e)

Benda asing

6.

Laki-laki 32 tahun sesak 1 bulan makin berat; sesak bertambah saat tidur miring kanan. Riwayat TB 4 tahun lalu sudah OAT. PF: gerak dada kiri tertinggal, perkusi redup di kiri bawah, suara napas menurun di kiri bawah. Foto toraks: sudut kostofrenikus kiri tumpul. Temuan radiologis khas:

a)

Honeycomb appearance

b)

Meniscus sign

c)

Batwing appearance

d)

Coin lesion

e)

Cavitas dengan air-fluid level

7.

Fraksi oksigen yang dapat diberikan dengan menggunakan nasal kanul adalah:

a)

40-60%

b)

90-100%

c)

30-40%

d)

80-100%

e)

60-80%

8.

Seorang perempuan 51 tahun, datang ke IGD RS dengan keluhan batuk darah sejak 1 hari, batuk darah bercampur dengan dahak. Batuk lama berdahak banyak terutama pagi hari sejak 1 tahun terakhir, satu minggu terakhir dahak warna hijau disertai demam. Pasien riwayat berobat TB 3 tahun lalu dan dinyatakan sembuh. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ronki basah basah paru kanan. Pada pemeriksaan foto toraks terdapat gambaran Honey Comb Appearance. Bagaimana patogenesis kelainan tersebut?

a)

Pelebaran bronkus yang permanen akibat infeksi kronik dan inflamasi

b)

Bronkokonstriksi akibat hipersensitifitas jalan napas

c)

Destruksi parenkim paru akibat inflamasi akut

d)

Penyempitan bronkus akibat fibrosis, destroyed lung dan bronkokonstriksi

e)

Destruksi parenkim paru akibat infeksi kronik dan noxius

9.

Seorang bayi usia 1 hari dibawa ibunya ke IGD RS karena sesak napas. Pasien lahir preterm pada usia kehamilan 28 minggu, lahir secara pervaginam di bidan, ketuban jernih. Pada pemeriksaan fisik didapatkan frekuensi nadi 140x/menit, pernapasan 80x/menit, suhu 36,5°C, didapatkan sianosis, pernapasan cuping hidung, retraksi subkosta. Pemeriksaan jantung dalam batas normal.

a)

Resistensi vaskular paru yang tinggi

b)

Defisiensi surfaktan

c)

Aspirasi mekonium

d)

Suplementasi oksigen berlebihan pada bayi

e)

Penumpukan cairan paru

10.

Perubahan susunan urutan nukleotida dari virus RNA yang menyebabkan perubahan antigenisitas protein HA dan NA yang tiba-tiba disebut

a)

Emerging antigen

b)

Drift antigen

c)

Epidemic antigen

d)

Shift antigen

e)

variant antigen

11.

Seorang laki-laki umur 70 tahun diketahui menderita gagal ginjal kronik selama 1 bulan, datang ke rumah sakit dengan keluhan sesak nafas sejak 2 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan frekuensi nafas 36 x/menit dan pada auskultasi terdengar ronchi basah halus di seluruh lapangan paru. Hasil evaluasi ABG ditemukan: pH: 7.27 (7.35-7.45); PCO2: 26.6 (4.6-6.4); HCO3: 9 (22-26). Dari hasil evaluasi pemeriksaan ABG menunjukkan status penderita dalam keadaan apa?

a)

Uncompensated metabolic acidosis

b)

Uncompensated respiratory acidosis

c)

Partially compensated metabolic acidosis

d)

Compensated respiratory alkalosis

e)

Partially compensated respiratory alkalosis

12.

Anak laki-laki 9 tahun dua kali sesak dalam sebulan; di antara serangan tanpa batuk; riwayat alergi debu. PF: RR 40, nadi 90, T 36,5°C; wheezing seluruh lapang paru. Diagnosis:

a)

Asma persisten ringan

b)

Status asmatikus

c)

Asma persisten sedang

d)

Asma persisten berat

e)

Asma intermiten

13.

Tn. Wilson, usia 36 tahun datang ke IGD dengan keluhan sesak napas sejak 30 menit SMRS. Sesak napas ini merupakan serangan ke-2 dalam satu minggu terakhir. Pasien juga terbangun merasakan sesak 3 kali saat malam hari dalam 1 bulan. Saat diperiksa, pasien masih dapat menceritakan kondisinya dengan kalimat yang terputus-putus. Dari hasil pemeriksaan lain, didapatkan TD 130/80 mmHg, Nadi 110x/menit, RR 26x/menit, T 37,5°C, dan wheezing di seluruh lapangan paru. Apakah diagnosis paling tepat pada kasus ini?

a)

Asma Persisten Ringan Eksaserbasi Ringan-Sedang

b)

Asma mengancam jiwa

c)

Asma Persisten Sedang Eksaserbasi Berat

d)

Asma Intermiten Ringan Eksaserbasi Ringan-Sedang

e)

Asma Persisten Ringan Eksaserbasi Berat

14.

Pasien perempuan usia 56 tahun dengan PPOK saat ini menjalani program rehabilitasi paru yang terdiri dari tehnik relaksasi, breathing exercise, cough control, dan endurance exercise. Tehnik relaksasi pada pasien ini dapat dilakukan pada posisi:

a)

Semifowler

b)

Head down

c)

Prone/tengkurap

d)

Manual strain on hip

e)

Duduk di bawah sinar matahari

15.

Laki-laki 62 tahun sesak sejak 1 jam; batuk berdahak bertambah dan berwarna kehijauan sejak 2 hari; riwayat serupa 6 bulan lalu; perokok 3 bungkus/hari sejak usia 30 tahun. Tanda vital: TD 130/90, nadi 90, RR 35, T 38°C. PF: sela iga melebar, barrel chest. Lab: leukositosis. Tatalaksana yang diberikan:

a)

Bronkodilator, epinefrin, antibiotik

b)

Bronkodilator, steroid, antibiotik

c)

Oksigen, steroid, antibiotik

d)

Oksigen, antibiotik, epinefrin, bronkodilator

e)

Oksigen, bronkodilator, steroid, antibiotik

16.

Pasien Laki-laki usia 37 tahun dengan Bronkiektasis direncanakan untuk drainase postural. Persiapan untuk tindakan drainase postural pada pasien ini terdiri dari:

a)

Minum obat anti tusif 30 menit sebelum tindakan

b)

Sebaiknya makan dulu

c)

Nebulisasi 15-30 menit sebelum tindakan

d)

Memakai jaket/sweater

e)

Menggunakan ikat pinggang

17.

Seorang pria berusia 50 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri dada kanan yang dialami sejak 4 hari yang lalu. Nyeri dada terutama terasa saat napas panjang. Sesak napas dan demam terjadi sejak 7 hari lalu, disertai dengan menggigil dan batuk lendir kuning kehijauan tanpa darah. Nafsu makan menurun. Pasien memiliki riwayat diabetes mellitus selama 10 tahun dan tidak berobat teratur. Pada pemeriksaan fisik toraks, ditemukan asimetri dada kanan yang tertinggi, penurunan fremitus vokalis, dan perkusi redup pada medio basal paru kanan. Tekanan darah 130/85 mmHg, pernapasan 28x/menit, nadi 98x/menit, suhu 37,9°C. Hasil laboratorium menunjukkan leukosit 16.000 mg/dl dan Hb 9,8 mg/dl. Foto toraks menunjukkan adanya perselubungan homogen setinggi kosta VII pada paru kanan. Aspirasi cairan pleura kanan menunjukkan cairan berwarna kuning keruh. Untuk mendukung proses radang supuratif (empiema), analisis cairan pleura akan menunjukkan:

a)

pH cairan pleura > 7,3

b)

Kadar protein > 3 gr/dl

c)

Kadar glukosa > 40 mg/dl

d)

Rasio protein cairan pleura: protein serum < 0,5

e)

Jumlah sel PMN > 5000

18.

Seorang bayi laki-laki usia 1 hari dibawa ke RS dengan keluhan sesak nafas yang dialami sejak lahir. Pasien tidak demam, biru, ataupun muntah. BAB meconium. BAK lancer. Riwayat kehamilan cukup bulan dengan riwayat persalinan secara sectio caesaria. Hasil foto thorax menunjukkan gambar berikut ini: Apakah diagnosis yang paling mungkin pada kasus ini?

a)

Hyaline membrane disease (HMD)

b)

Meconium aspiration syndrome (MAS)

c)

Bronchopulmonary dysplasia

d)

Neonatal pneumonia

e)

Transient Tachypneu of Newborn (TTN)

19.

Pria 39 tahun sesak dan demam tinggi 2 hari, batuk dan odinofagia, bekerja di peternakan ayam; banyak ayam mati mendadak. PF: TD 90/60, nadi 100, T 38,5°C, RR 30. Foto toraks: infiltrat bilateral. Mikroorganisme penyebab paling mungkin:

a)

Virus H5N1

b)

Virus H1N1

c)

Virus parainfluenza

d)

Virus influenza tipe C

e)

Virus influenza tipe B

20.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun dibawa ke UGD rumah sakit dengan keluhan sesak dan nyeri dada setelah mengalami kecelakaan lalu lintas 1 jam yang lalu. Pada pemeriksaan fisik ditemukan hipersonor dan vocal fremitus meningkat pada dada kiri. Pada foto x-ray thorax ditemukan gambaran hyperlucent avascular pada bagian lateral hemithorax kiri, fraktur costa V kiri, dan mediastinum tampak terdesak ke hemithorax kanan. Berdasarkan deskripsi foto x-ray thorax ini, apakah diagnosis pasien tersebut?

a)

Emboli paru

b)

Pneumothorax

c)

Emphysema paru

d)

Emphysema subcutan

e)

Traumatic wet lung

21.

Laki-laki usia 60 tahun datang dengan keluhan sesak selama satu Minggu terakhir sebelum masuk RS. Sesak yang dialami hilang timbul dan memberat saat melakukan aktivitas. Batuk telah dialami sejak 4 bulan terakhir. Dirasakan penurunan berat badan dan kehilangan nafsu makan. Tidak ada demam. Pasien merupakan perokok yang menghabiskan 12 batang perhari dan telah merokok sejak 40 tahun yang lalu. Saat pemeriksaan APE setelah diberi bronkodilator, nilainya bertambah 10%. Salah satu tanda yang akan ditemukan pada pemeriksaan fisik adalah...

a)

Edema ekstremitas

b)

Venektasis

c)

Barrel chest

d)

Anhidrosis ipsilateral

e)

Pigeon chest

22.

Jika sinar X menembus lapisan jaringan berikut maka manakah yang memberikan hasil paling hitam pada film?

a)

Tulang

b)

Cairan Pleura

c)

Jaringan lunak misalnya jantung

d)

Marker Logam

e)

Udara dalam paru-paru

23.

Anak perempuan 3 tahun batuk 2 minggu, suara melengking; batuk sering hingga sulit bernapas, kadang muntah; saat batuk menarik napas cepat. PF: mata merah, sianosis bibir, nadi 100, RR 30, T 37°C; tanpa stridor/ronki/wheezing. Imunisasi hanya DPT 1x. Fase paling infeksius adalah:

a)

Fase kataralis

b)

Fase konvalens

c)

Fase rekonvalens

d)

Fase paroksismal

e)

Fase inkubasi

24.

Seorang laki-laki berusia 22 tahun datang ke Poli Paru RS dengan keluhan sesak harian > 2 kali seminggu. Terbangun malam hari karena batuk dan sesak. Pasien sudah memakai obat inhaler LABA dan steroid secara rutin untuk mengontrol asma. Nilai asma control test 20. Apakah diagnosis paling tepat pada kasus ini?

a)

Asma terkontrol

b)

Asma Intermitten

c)

Asma terkontrol Sebagian

d)

Asma persisten sedang

e)

Asma tidak terkontrol

25.

Seorang perempuanberusia 30 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk dialami sejak 2 minggu yang lalu. Batuk disertai demam. Fisis paru didapatkan ronki basah halus. Pada foto thorax didapatkan konsolidasi homogen dengan airbronchogram sign positif. Untuk mendukung diagnosis pasien diminta melakukan pemeriksaan laboratorium. Manakah pernyataan yang tidak sesuai tentang hasil laboratorium bacterial pneumonia?

a)

Peningkatan LED 80% kasus

b)

Peningkatan CRP 80% kasus

c)

Leukopenia pada 10-30% kasus

d)

Lekositosis pada 70-90% kasus

e)

Kultur bakteri positif 100% kasus

26.

Seorang bayi baru lahir dirujuk ke rumah sakit dari puskesmas daerah dengan keadaan henti napas. Bayi lahir dengan umur kehamilan 20 minggu dan berat lahir 2500g. Bayi tampak biru dan tidak mampu menangis. Pada kasus diatas, kemungkinan besar penyebab bayi tidak bernapas adalah:

a)

Bayi banyak menghasilkan surfactan

b)

Hilangnya tekanan negatif dari rongga pleura

c)

Rusaknya sel alveoli tipe 1

d)

Hilangnya elastisitas paru

e)

Kolapsnya alveolus akibat ikatan hidrogen pada molekul air

27.

Ny. Orleans, usia 30 tahun datang ke poli TB DOTS mengeluhkan matanya tampak kekuningan disertai mual muntah hebat sejak 4 hari lalu. Pasien mengonsumsi OAT sejak 20 hari lalu. Pada pemeriksaan didapatkan TD 110/70 mmHg, HR 102 kali/menit, RR 18 kali/menit, suhu 36,6 C. Pada PF tampak sklera ikterik dan hepatomegali. Pemeriksaan SGOT dan SGPT meningkat 3 kali dari batas atas. Tindakan yang tepat pada pasien ini adalah...

a)

Hentikan OAT dan rujuk ke internis

b)

Berikan Piridoksin 50 mg/hari

c)

Ganti menjadi regimen 9 RZ

d)

Ganti menjadi regimen 2 HES/10 HE

e)

Hentikan RHZ, monitoring gejala klinis dan fungsi liver

28.

Pria 39 tahun batuk, sesak, demam tinggi 1 minggu. PF: ronkhii +/+, wheezing -/-. Foto toraks: tram-track line. Diagnosis?

a)

TB Paru

b)

Bronkiektasis

c)

Pneumonia

d)

PPOK

e)

Ca Paru

29.

Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk yang dialami sejak 4 minggu yang lalu. Pasien juga mengalami demam. Pasien dilakukan pemeriksaan foto toraks dengan hasil sebagai berikut. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien tersebut?

a)

Bronchiectasis

b)

TB paru

c)

Giant Bulla

d)

Aspergilloma

e)

Absess paru

30.

Seorang laki-laki 45 tahun batuk dahak kehijauan 2 minggu, demam menggigil, sesak. PF: TD 120/70, nadi 82, RR 30, T 39°C; fremitus paru kiri tengah meningkat, perkusi redup, suara amforik (+). Foto toraks: kavitas berdinding tebal dengan air-fluid level. Tatalaksana yang tepat:

a)

Levofloxacin

b)

Metilprednisolon

c)

Clindamycin

d)

Rifampicin

e)

Ethambutol

31.

Seorang pasien yang datang ke Puskesmas dinyatakan positif covid-19 setelah melakukan pemeriksaan swab di Rumah sakit rujukan Covid. Puskesmas kemudian melakukan tracing kontak terhadap anggota keluarga pasien tersebut. Upaya racing ini merupakan langkah upaya:

a)

Pencegahan 'early diagnosis'

b)

Pencegahan primordial

c)

Pencegahan 'spesifik protection'

d)

Pencegahan 'disability limitation'

e)

Pencegahan primer

32.

Seorang laki-laki usia 34 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan mual muntah hebat. Pasien juga mengeluhkan nyeri pada perut bagian kanan atas. Pada pemeriksaan didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, nadi 90x/menit, napas 22x/menit, suhu 37,6°C. Pemeriksaan fisik tampak sklera ikterik. Pasien merupakan penderita TB dan sedang mengonsumsi OAT sejak 1 minggu yang lalu. Apakah kemungkinan obat yang menimbulkan keluhan pada pasien?

a)

Rifampisin, Pirazinamid, Isoniazid

b)

Streptomisin, Etambutol, Isoniazid

c)

Etambutol, Streptomisin, Rifampisin

d)

Isoniazid, Etambutol, Rifampisin

e)

Pirazinamid, Rifampisin, Streptomisin

33.

Anak laki-laki 5 tahun batuk pilek 5 hari, hidung buntu, sulit membuang ingus. Rinoskopi anterior: benjolan di hidung kanan, permukaan licin, pucat, mudah digerakkan, tidak nyeri. Tampak polip keluar dari meatus medius tapi belum memenuhi rongga hidung.

a)

Stadium 3

b)

Stadium 1

c)

Stadium 5

d)

Stadium 4

e)

Stadium 2

34.

Seorang laki-laki usia 45 tahun datang ke klinik untuk melakukan rangkaian medical check-up tahunan. Salah satu pemeriksaannya adalah pemeriksaan foto thorax. Pada saat pengambilan gambar, pasien lupa menarik nafas dalam-dalam sesuai dengan instruksi radiografer. Apakah tanda yang dapat dilihat pada foto thorax untuk mengetahui apakah inspirasi pasien sudah cukup saat pemeriksaan?

a)

Diafragma kanan setinggi ICS 9-10 depan

b)

Diafragma kanan setinggi costa 8-9 depan

c)

Vertebra thoracal terlihat sampai Th 3-4

d)

Vertebra thoracal terlihat sampai Th 4-5

e)

Diafragma kanan setinggi ICS 9-10 belakang

35.

Seorang bayi perempuan berusia 0 hari dengan sesak saat lahir. Bayi lahir pervaginam dengan usia kehamilan kurang bulan 32 minggu dan berat badan lahir 2000 gram. Pada pemeriksaan fisik didapatkan bayi tampak sianosis, tangis merintih, retraksi dinding dada (+), pernapasan cuping hidung (+). Denyut jantung pasien +/- 160x menit dan frekuensi napas 50x/menit. Dilakukan pemeriksaan foto torak sebagai berikut: Apakah patomekanisme penyebab kasus di atas?

a)

Infeksi intrapartum per vaginam

b)

Perlambatan pengeluaran dan penyerapan lung fluid

c)

Barotrauma overdistended alveoli akibat pressure positif ventilasi

d)

Tidak mengembangnya alveoli akibat defisiensi surfaktan

e)

Aspirasi cairan amnion yang mengandung meconium

36.

Tes apa yang biasanya dilakukan pada pasien yang dicurigai menderita asma tetapi tidak menunjukkan gejala saat pemeriksaan?

a)

Uji Bronkodilator

b)

Tes BTA

c)

Spirometri standar

d)

Pemeriksaan X-ray dada

e)

Uji Provokasi Bronkus

37.

Suatu hari pak Masran ke rumah sakit laboratorium, untuk memeriksakan kesehatan badannya karna turunnya keseimbangan cairan tubuhnya, setelah diperiksa ternyata diketahui PH darah = 7,59, kadar pCO2= 30 mmHg, dan kadar HCO3 = 24 mEq/L. Bagaimanakah kadar AGD di dalam darah Bapak Masran?

a)

Alkalosis metabolik

b)

Alkalosis respiratorik

c)

Asidosis metabolik

d)

Alkalosis Metabolik dengan Kompensasi Respiratorik Parsial

38.

Seorang pasien laki laki datang ke Puskesmas dengan keluhan batuk lebih dari 2 minggu dan biasa disertai dengan darah. Setelah dilakukan pemeriksaan, pasien ini di diagnosis sebagai penyakit TB. Dokter puskesmas akan memberikan obat sesuai kategorinya. Tindakan dokter ini termasuk:

a)

Pencegahan sekunder

b)

Early detection

c)

Pencegahan primer

d)

Pencegahan primordial

e)

Early diagnosis

39.

Seorang wanita usia 28 tahun bekerja di peternakan ayam; akhir-akhir ini banyak ayam mati mendadak. Teman-temannya banyak yang mengalami sesak. Tatalaksana profilaksis untuk mencegah penyakit pada pasien ini adalah:

a)

Falacyclovir 2 × 1 g

b)

Acyclovir 5 × 800 mg

c)

Acyclovir 5 × 200 mg

d)

Oseltamivir 2 × 75 mg

e)

Oseltamivir 1 × 75 mg

40.

Laki-laki 55 tahun kontrol OAT bulan kedua; BTA (+) uji resistensi: resisten terhadap isoniazid dan pirazinamid. Diagnosis:

a)

TB monoresisten

b)

TB resisten rifampisin

c)

TB MDR

d)

TB XDR

e)

TB poliresisten

41.

Anak laki-laki 9 tahun dua kali sesak dalam sebulan; di antara serangan tanpa batuk; riwayat alergi debu. PF: RR 40, nadi 90, T 36,5°C, wheezing seluruh lapang paru. Setelah stabil, terapi controller yang tepat:

a)

Low dose ICS + LABA

b)

Medium dose ICS + medium dose LABA

c)

Medium dose ICS

d)

High dose ICS

e)

Low dose ICS

42.

Seorang anak wanita berusia 25 datang ke puskesmas dengan keluhan trismus 3 c. Riwayat sakit menelan dan demam berulang. Pemeriksaan fisik ditemukan uvula terdorong kontralateral ke sisi kanan disertai pembengkakan pada palatum molle sisi kiri.

a)

Hipertrofi adenoid

b)

Abses peritonsil

c)

Tonsilitis kronik

d)

Tonsilitis kronik eksarserbasi akut

e)

Hipertrofi tonsil

43.

Seorang laki-laki berusia 48 tahun datang ke puskesmas untuk control penyakit TB nya. Pasien sudah mengonsumsi OAT tiga bulan terakhir dengan teratur. Pasien menyampaikan bahwa tiga bulan terakhir berat badannya tetap tidak meningkat. Berat badan biasa sebelum menderita TB 56kg, dengan tinggi badan 165 cm. berat sekarang adalah 48 kg. Apakah yang menyebabkan tidak meningkatnya berat badan pasien kasus diatas?

a)

Efek samping penggunaan OAT

b)

Adanya perubahan microbiome usus menyebabkan demam yang berkepanjangan

c)

Terjadinya anabolisme akibat pemberian OAT

d)

Terjadinya katabolisme akibat peningkatan kebutuhan energy

e)

Adanya efek perubahan microbiome di usus menyebabkan peningkatan kebutuhan protein

44.

Pria 69 tahun batuk-demam 3 hari, dahak warna "karat", sesak hilang timbul. Compos mentis, TD 120/90, nadi 90, RR 24, T 38,5°C, ronhki basah halus bilateral. Tatalaksana paling tepat:

a)

Rawat non-ICU, Levofloxacin IV

b)

Rawat non-ICU, Ampisilin/Sulbaktam IV

c)

Rawat jalan, Azithromycin PO

d)

Rawat ICU, Ceftriaxone IV

e)

Rawat jalan, Amoksisilin PO

45.

Anak laki-laki 6 tahun batuk terus-menerus 2 minggu, melengking dan lama; setelah batuk tampak kebiruan dan muntah. Imunisasi hanya saat lahir. PF: nadi 98x/menit, napas 32x/menit, suhu 37,9°C, perdarahan subkonjungtiva (+). Diagnosis yang tepat:

a)

Pertusis

b)

Pneumonia

c)

TBC ekstra paru

d)

Bronkopneumonia

e)

Absess paru

46.

Berikut ini merupakan bentuk cairan transudat, kecuali:

a)

Sirosis hepatis

b)

Hipoalbuminemia

c)

CHF

d)

Sindroma nefrotik

e)

TBC paru

47.

Seorang Wanita 44 tahun datang kerumah sakit dahak berwarna kuning dan berbau busuk sejak 2 minggu yang lalu. Demam tinggi dan batuk berdahak yang dialami 3 minggu terakhir. Pasien juga mengeluh lemah, tidak nafsu makan dan tidak ada berkeringat malam. Pasien 3 minggu yang lalu baru sering sakit gigi karena gigi berlubang. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD: 130/80 mmHg, HR 100 x/menit RR: 24 x / menit. T: 39,1 0C. Hasil laboratorium didapatkan Hb 12,6 gr/dl. Wbc : 18.400/mm3 Trombosit 335.000/mm3, GDS 312 mg/dl. Pasien dilakukan Foto dada PA: didapatkan kavitas berdinding tebal dengan air fluid level, Diagnosis paling mungkin pada kasus ini

a)

Pneumonia

b)

Tumor paru

c)

Hidropneumotoraks

d)

Aspergilloma

e)

Absess paru

48.

Seorang perempuan berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam tinggi disertai batuk berdahak sejak 3 hari. Keluhan tersebut kadang disertai sesak napas. Pasien mengaku baru saja pulang dari ibadah umrah di Arab Saudi 1 minggu yang lalu. Dokter puskesmas kemudian merujuk pasien ke rumah sakit untuk pemeriksaan dan tatalaksana lebih lanjut. Berdasarkan data di atas, diagnosis yang paling mungkin adalah?

a)

H5N1

b)

Swine Flu

c)

H1N1

d)

MERS

e)

SARS

49.

Seorang wanita, 55 tahun, datang dengan keluhan sesak napas yang memberat selama satu bulan terakhir, disertai nyeri dada yang tumpul. Pasien memiliki riwayat tumor paru primer yang terdeteksi satu tahun lalu. Pemeriksaan fisik menunjukkan suara napas melemah dan perkusi redup di hemitoraks kiri bagian bawah. Foto toraks menunjukkan adanya efusi pleura masif di sisi kiri. Patomekanisme utama yang menyebabkan efusi pleura pada pasien dengan tumor paru ini adalah:

a)

Peningkatan tekanan hidrostatik

b)

Peningkatan permeabilitas kapiler

c)

Penurunan tekanan onkotik

d)

Penurunan tekanan intrapleural

e)

Obstruksi drainase limfatik

50.

Dokter A baru ditempatkan disebuah Desa sebagai dokter puskesmas. Ketika melakukan kunjungan, Dokter A melihat banyak penduduk di wilayah kerja puskesmasnya mengalami penyakit batuk kronis yang kadang disertai darah dan keringat malam. Apakah yang menjadi program prioritas untuk dilaksanakan di desa tersebut?

a)

Program Tuberculosis

b)

Program DOTS

c)

Program Keluarga Berencana

d)

Program pencegahan penyakit

e)

Program Imunisasi BCG

51.

Seorang anak laki-laki usia 5 tahun dibawa keluarganya ke Puskesmas dengan keluhan batuk yang tidak berhenti sejak 3 hari ini. Batuk terus-menerus hingga kadang pasien tampak membiru atau muntah di akhir batuk. Riwayat kontak dengan keluhan serupa (-). Riwayat imunisasi tidak diketahui. Pada pemeriksaan fisik didapatkan nadi 110x/menit, suhu 37,5°C, laju pernapasan 38x/menit, ditemukan perdarahan subkonjungtiva ODS, faring hiperemis. Apakah media yang tepat untuk kultur mikroorganisme penyebab keluhan pada pasien ini?

a)

Bordet Gengou Agar

b)

Nutrient Agar

c)

Thiosulfate Citrate Bile Salt Agar

d)

McConkey Agar

e)

Chocolate agar

52.

Seorang perempuan berusia 44 tahun datang ke puskesmas dengan batuk yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Batuk disertai dahak berwarna kuning. Pasien juga mengalami demam. Pada pemeriksaan fisik TD 120/80 mmHg Nadi 100x/menit Frekuensi Napas 24 x/menit Suhu 38.7 C. Pemeriksaan fisis paru menunjukkan ronki basah halus pada lapangan atas paru kanan. Pasien dilakukan pemeriksaan Foto toraks dengan hasil sebagai berikut. Apakah diagnosis yang paling tepat untuk pasien tersebut?

a)

TB milier

b)

Pneumothorax

c)

Pneumokiosis

d)

TB paru

e)

Pneumonia

53.

Seorang pasien dengan gejala batuk lebih dari 3 minggu, demam, keringat pada malam hari. Pada Foto toraks diperoleh gambaran cavitas di upper right lobe yang disertai dengan perselubungan, dan pada hasil pemeriksaan lab diperoleh hasil BTA positif. Berikut ini yang BUKAN merupakan cara transmisi dari bakteri penyebabnya adalah...

a)

Limfogen

b)

Skin contact

c)

Hematogen

d)

Perkontinuitatum

e)

Droplet

54.

Seorang laki-laki berusia 58 tahun datang ke Poliklinik puskesmas dengan membawa hasil spirometri yang telah dilakukan di RS. Keluhan pasien sehingga dilakukan spirometri adalah sesak napas terutama jika berjalan sekitar 100 meter. Hasil spirometri pasien tersebut yaitu: KVP 5000 mlKVP prediksi 5000 mlKV 4800 ml KV prediksi 5000 mlVEP 1 2500 mlVEP 1 prediksi 5000 mlVEP 1 post BD 2700 ml. Apakah diagnosis pasien diatas?

a)

PPOK

b)

Bronkiektasis

c)

Tumor paru

d)

Pneumonia

e)

Asma bronchial

55.

Kapan waktu terbaik untuk mengumpulkan sputum pada pasien untuk memastikan hasil pemeriksaan yang optimal?

a)

Kapan saja sepanjang hari

b)

Malam hari sebelum tidur

c)

Sore hari setelah berolahraga

d)

Setelah makan siang

e)

Pagi hari sebelum makan

56.

Pasien laki-laki, usia 45 tahun dirawat dengan asma bronkial eksaserbasi akut. Di hari ke-3 perawatan, pasien dikonsulkan untuk mendapatkan terapi fisik dada. Tujuan terapi fisik dada diantaranya:

a)

Mempercepat kesembuhan

b)

Meningkatkan produksi sekret yang lebih encer

c)

Merangsang batuk saat ekspirasi

d)

Mengurangi energi yang diperlukan selama respirasi

e)

Meningkatkan kadar oksigen di dalam darah

57.

Seorang laki-laki berusia 52 tahun dengan keluhan batuk lama yang dialami sejak 3 tahun yang lalu, kadang kadang disertai dengan sesak nafas terutama setelah aktivitas bekerja. Pasien riwayat berobat Poli Rehabilitasi Medik 1 tahun yang lalu, namun karena terkendala jauh kembali berobat di Puskesmas. Program rehabilitasi yang diberikan melingkupi latihan pernapasan, latihan aerobic, dan modalitas terapi. Apakah mekanisme yang terjadi dalam ekspirasi normal pada kondisi istirahat?

a)

Peningkatan vaskularisasi alveolar

b)

Diafragma bergerak naik ke atas

c)

Ekspirasi normal membutuhkan upaya otot ekstrinsik

d)

Tekanan alveolar kurang dari tekanan atmosfer

e)

Tekanan intrapleural menurun secara bertahap

58.

Seorang anak berusia 8 tahun datang ke klinik dengan riwayat asma yang tidak terkontrol dengan baik. Anak tersebut sering mengalami sesak napas dan batuk, terutama saat cuaca dingin atau setelah berolahraga. Dokter menyarankan orang tua anak tersebut untuk meningkatkan konsumsi ikan, karena ikan mengandung zat yang dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran napas. Dokter juga menjelaskan bahwa zat tersebut berperan dalam mengurangi gejala asma dengan cara menurunkan peradangan dan meningkatkan fungsi pernapasan. Berdasarkan informasi di atas, apa zat yang terkandung dalam ikan yang dapat membantu mengurangi gejala asma pada anak tersebut?

a)

Serat dan omega-3

b)

Lemak jenuh dan omega-3

c)

Vitamin C dan kalsium

d)

Protein dan omega-6

e)

Protein dan omega-3

59.

Anak usia 3 tahun diantar oleh ibunya dengan keluhan suara serak disertai nyeri menelan. Demam sejak 4 hari yang lalu. Anak tampak tenang, disfoní, tonsil l2/2 dengan lapisan putih menutupi sebagian tonsil dan mudah berdarah. diagnosis yang paling tepat pada kasus ini adalah :

a)

Tonsilofaringitis

b)

Tonsillitis difteri

c)

Tonsilitis kronik eksaserbasi akut

d)

Tonsilitis kronik

e)

Tumor tonsil

60.

Seorang laki-laki berusia 28 tahun datang ke puskesmas untuk konsultasi dengan dokter. Pasien adalah penderita asma akut, pasien termasuk orang yang terdidik dan sering membaca dan mencari informasi tentang penyakitnya. Pasien mengungkapkan ia membaca bahwa pada penderita asma akut terjadi peningkatan stress oksidatif. Ia membaca pada kondisi tersebut, mengkonsumsi antioksidan bisa menolong. Manakah pernyataan dibawah ini yang paling tepat sesuai kedokteran berbasis bukti mengenai kondisi pasien kasus diatas?

a)

Intake kalori yang cukup akan mengurangi stress oksidatif

b)

Pemberian antioksidan dan omega 3 mempunyai manfaat sangat minimal pada kondisi ini

c)

Intake air yang cukup akan mengurangi stress oksidatif

d)

Omega 3 PUFA lebih baik diberikan karena hasilnya sangat bagus

e)

Vitamin C paling baik diberikan sebagai antioksidan karena hasilnya sangat superior dibanding antioksidan yang lain

61.

Laki-laki 65 tahun epistaksis masif bilateral (~350 cc), post-nasal drip (+), hipertensi tidak terkontrol. Pembuluh darah yang paling mungkin terlibat:

a)

Arteri faringeal ascendens

b)

Arteri sfenopalatina

c)

Arteri etmoidalis anterior

d)

Arteri palatina mayor

e)

Pleksus Kiesselbach

62.

Seorang laki-laki usia 20 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan nyeri dada kanan terutama bila menarik napas. Setelah melakukan pemeriksaan fisik, Dokter mencurigai kelainan pada pleura. Pemeriksaan fisik apa yang dilakukan untuk membedakan efusi pleura atau pneumotoraks pada pasien ini?

a)

Fremitus raba

b)

Auskultasi

c)

Perkusi

d)

Inspeksi

e)

Palpasi

63.

Teknik manual untuk mobilisasi sekret yang digunakan saat drainase postural:

a)

Simulasi

b)

Perturbasi

c)

Stroking

d)

Perkusi

e)

Rocking

64.

Seorang perempuan berusia 20 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan sesak napas sejak 5 hari disertai batuk berdahak berwarna kekuningan. Tanda vital pasien tekanan darah 110/60 mmHg, frekuensi napas 30x/menit, temperatur 37°C, denyut nadi 110x/menit, saturasi oksigen 92% tanpa oksigen. Pemeriksaan fisik ditemukan mengi saat ekspirasi. Apakah pemeriksaan yang diperlukan untuk diagnosis kasus ini?

a)

Arus Puncak Ekspirasi

b)

Foto Thorax

c)

Hematologi rutin

d)

Oxymetri

e)

Analisis Gas Darah

65.

Pria 24 tahun sesak 30 menit, hanya bisa bicara potong-potong; sebulan terakhir 5 kali kambuh. Riwayat sesak sejak kecil, keluarga serupa. PF: wheezing +/+, rhonki -/-. Pemeriksaan penunjang untuk menegakkan diagnosis?

a)

Foto toraks

b)

Spirometri

c)

Kultur darah

d)

Analisa gas darah

e)

Oksimeter

66.

Seorang laki laki umur 27 tahun datang kefaskes 1 dengan keluhan sesak disertai batuk berdahak. Keluhan ini dirasakan sejak 2 hari sebelum nya, riwayat sesak pernah dialami 1 bulan lalu dan tanpa pengobatan sehingga penderita dapat bekerja kembali. Pada kasus ini terjadi Inflamasi jalan napas yang menyebabkan kondisi dibawah ini

a)

Hiperplasia

b)

Bronkokonstriksi

c)

Edema mukosa

d)

Hipereaktiviti bronkus

e)

Pelepasan mediator inflamasi

67.

Seorang laki-laki usia 60 tahun dengan keluhan utama sesak napas sejak 1 minggu sebelum masuk RS. Sesak dialami hilang timbul, kadang diperberat dengan aktivitas. Batuk sudah dirasakan sejak 4 bulan terakhir. Berat badan dan nafsu makan menurun. Demam tidak ada. Pasien merupakan perokok dengan jumlah rokok setiap hari sebanyak 12 batang dan sudah merokok selama 40 tahun. pemeriksaan arus puncak ekspirasi (APE), setelah diberikan bronkodilator, terjadi peningkatan 10% dari nilai sebelumnya. Bagaimanakah mekanisme terjadinya keluhan utama pada kasus diatas?

a)

Inhalasi droplet menyebabkan infeksi saluran napas, limfadenitis, kompleks primer, penyebaran secara limfogen, hematogen atau perkontinuitan.

b)

Iritasi partikel asing, dysplasia epitel bronkus, hipersekresi onkogen, penurunan fungsi tumor supresor gen

c)

Iritasi saluran napas oleh partikel asing, inflamasi paru, stress oksidatif, ketidakseimbangan proteinase, kerusakan alveoli, fibrosis saluran napas

d)

Allergen mengaktifkan sel T, pengeluaran histamine, aktivasi sel mast, edema mukosa, hipersekresi mucus

e)

Inhalasi zat toxic, inflamasi saluran napas, hipersekresi mucus, edema mukosa aktivasi eosinophil

68.

Seorang anak laki-laki berusia 14 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan batuk yang dialami sejak 4 minggu lalu. Pasien juga mengalami demam. Pemeriksaan foto toraks menunjukkan kavitas berdinding tebal dengan gambaran air-fluid level. Diagnosis yang paling tepat untuk kasus ini adalah:

a)

Absess paru

b)

Bronchiectasis

c)

Giant Bulla

d)

Aspergilloma

e)

Bronchopneumonia

69.

SARS-CoV-2 menginfeksi sel manusia melalui ikatan dengan reseptor spesifik pada permukaan sel inang. Reseptor ini dikenal sebagai:

a)

ACE2

b)

CD4

c)

CXCR4

d)

PNP-2

e)

CCR5

70.

Obat mana yang dapat menyebabkan urin berwarna kemerahan pada pasien yang menjalani pengobatan tuberkulosis?

a)

Streptomisin

b)

Pirazinamid

c)

Isoniazid

d)

Ethambutol

e)

Rifampisin

71.

Seorang perempuan berusia 22 tahun datang ke IGD RSUP dibawa oleh keluarganya setelah mengalami kecelakaan 2 jam SMRS. Pasien mengeluhkan nyeri dada dan sesak napas yang semakin memberat. Pada pemeriksaan fisik, ditemukan jejas pada hemithorax dextra, peningkatan JVP, perkusi hipersonor pada hemithorax dextra, dan trakea deviasi ke kontralateral. Apa yang dokter harus lakukan sebagai tatalaksana awal?

a)

Oksigenasi NRM

b)

Needle thoracostomy

c)

WSD

d)

Posisikan pasien pronasi

e)

Challenge cairan

72.

Perempuan 33 tahun batuk 1 bulan, keringat malam, BB turun; pernah keluhan serupa sebelumnya namun hanya minum OAT 2 minggu lalu berhenti karena membaik. Termasuk kasus TB apa?

a)

Kasus putus obat

b)

Kasus kambuh

c)

Kasus baru

d)

Kasus gagal

e)

Kasus MDR

73.

Tn. Shen Long, usia 50 tahun datang ke RS untuk kontrol luka post-op setelah 1 minggu pulang dari RS. Pasien sempat dirawat selama 2 minggu di RS tersebut akibat patah tulang. Saat ini pasien mengeluhkan demam dan sesak napas sejak 2 hari lalu. Pada pemeriksaan didapatkan TD 140/90 mmHg, HR 104 kali/menit, RR 28 kali/menit, suhu 38,7 C. Pada PF didapatkan ronki paru bilateral. Status lokalis luka tampak terawat dengan baik, darah (-), pus (-), nyeri minimal. Diagnosis yang paling sesuai pada pasien ini adalah...

a)

Ventilator associated pneumonia

b)

Hospital acquired pneumonia

c)

Healthcare associated pneumonia

d)

Post-operative pneumonitis

e)

Community acquired pneumonia

74.

Seorang Laki-laki, 62 tahun, 1 hari mengeluh napas terasa sesak sejak 7 hari. Sejak 5 hari mengeluh batuk berdahak dan dahak sulit dikeluarkan. Demam tidak ada. Riwayat di rawat di RS 1 minggu yang lalu karena kelemahan separuh badan akibat stroke. Pemeriksaan Fisik, trakea tertarik ke kanan, pemeriksaan paru, asimetris, dada kanan tertinggal saat bernapas, vokal fremitus di dada kanan menurun, Perkusi paru redup di kanan dan sonor di kiri, auskultasi tidak didapatkan ronki dan wheezing. Hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan WBC 7.510. Pada Foto toraks didapatkan perselubungan homogen dengan retraksi trachea dan mediastinum ke ipsilateral. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini adalah:

a)

Abses paru

b)

Empyema

c)

Efusi pleura

d)

Pneumonia

e)

Atelektasis

75.

Seorang pasien laki-laki berusia 30 tahun datang dengan keluhan sesak napas yang sudah dialami sejak 2 hari yang lalu. Sesak napas ini disertai demam tinggi dan batuk berdahak yang sudah berlangsung selama 3 minggu terakhir. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 120/70 mmHg, nadi 90 kali/menit, frekuensi napas 30 kali/menit, dan suhu tubuh 40°C. Pada pemeriksaan fisik ditemukan perkusi redup pada lapang paru kanan dan rhonki basah. Pada foto toraks didapatkan gambaran perkabutan di basal paru kanan. Hasil WBC 20.000 sel/mm³.

a)

Pneumothorax

b)

Pneumonia

c)

Tuberculosis

d)

Pleural Effusion

e)

Acute Bronchitis

76.

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun datang ke Puskesmas diantar orang tuanya dengan keluhan bersin-bersin dan pilek sejak 5 hari yang lalu. Keluhan disertai hidung yang tersumbat. Keluhan tersebut hilang timbul dan sudah terjadi sejak 4 bulan yang lalu. Orang tuanya juga mengatakan bahwa anaknya sampai sering sulit tidur dan akhirnya menjadi mengantuk di sekolah. Tidak diketahui riwayat alergi pada pasien, namun ayah pasien menderita asma dan ibu pasien memiliki riwayat alergi seafood. Pemeriksaan fisik: garis melintang pada hidung, warna hitam dibawah mata, rhinoskopi anterior konka inferior pucat, edema, dan sekret serosa.

a)

Rhinitis intermitten ringan

b)

Rhinitis alergi persisten sedang berat

c)

Rhinitis alergi intermitten sedang berat

d)

Rhinitis alergi persisten ringan

e)

Rhinitis vasomotor

77.

Pada penderita asma akut ditemukan banyak sel

a)

Limfosit

b)

Basofil

c)

Neutrofil

d)

NK sel

e)

Eosinofil

78.

Wanita 28 tahun membawa anak usia 1 tahun, anak sehat & aktif tanpa gejala. Ibu TB BTA(+) on OAT. Tindakan selanjutnya:

a)

Uji tuberkulin pada anak

b)

Tidak perlu pengobatan

c)

OAT 2RHZE/4RH

d)

INH 10 mg/kgBB selama 6 bulan

e)

OAT 2RHZ/4RH