wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pemeriksaan Coil Pengapian Mobil

Total questions: 42

Worksheet time: 21mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama dari coil pengapian pada sistem pengapian mobil?

a)

Mengatur waktu pengapian

b)

Menghasilkan tegangan tinggi untuk busi

c)

Menyaring udara masuk ke ruang bakar

d)

Mengatur jumlah bahan bakar yang masuk

2.

Alat apa yang digunakan untuk mengukur resistansi coil pengapian?

a)

Voltmeter

b)

Amperemeter

c)

Multimeter

d)

Osiloskop

3.

Pada pemeriksaan coil pengapian, bagian mana yang disebut sebagai kumparan primer?

a)

Kumparan dengan lilitan sedikit dan kawat tebal

b)

Kumparan dengan lilitan banyak dan kawat tipis

c)

Bagian luar casing coil

d)

Terminal output tegangan tinggi

4.

Berapa kisaran nilai resistansi normal untuk kumparan sekunder pada coil pengapian konvensional?

a)

0.5 - 1.5 ohm

b)

2.5 - 3.5 ohm

c)

5.0 - 15 ohm

d)

8.000 - 15.000 ohm

5.

Apa gejala yang muncul pada mesin jika coil pengapian rusak?

a)

Mesin tidak dapat distarter

b)

Mesin terlalu cepat panas

c)

Mesin tersendat-sendat atau mati mendadak

d)

Mesin menghasilkan suara bising

6.

Apa yang harus dilakukan sebelum melakukan pemeriksaan coil pengapian?

a)

Memanaskan mesin hingga suhu kerja

b)

Memutuskan hubungan dengan baterai

c)

Mengganti busi terlebih dahulu

d)

Mengisi penuh tangki bahan bakar

7.

Bagaimana cara memeriksa kondisi fisik coil pengapian?

a)

Mengukur suhu coil dengan termometer

b)

Memeriksa adanya retak, kerusakan, atau kebocoran minyak

c)

Mendengarkan suara getaran dari coil

d)

Menimbang berat coil dengan timbangan digital

8.

Terminal mana pada coil pengapian yang terhubung dengan distributor atau modul pengapian?

a)

Terminal positif (+)

b)

Terminal negatif (-)

c)

Terminal sekunder

d)

Terminal massa

9.

Apa yang terjadi jika resistansi kumparan primer coil terlalu tinggi?

a)

Tegangan output akan terlalu tinggi

b)

Coil akan cepat panas

c)

Percikan api pada busi akan lemah

d)

Konsumsi bahan bakar meningkat

10.

Pada sistem pengapian elektronik, komponen apa yang menggantikan platina?

a)

Igniter

b)

ECU

c)

Sensor CKP

d)

Modul pengapian

11.

Berapa kisaran nilai resistansi normal untuk kumparan primer pada coil pengapian?

a)

0.5 - 2.0 ohm

b)

3.0 - 5.0 ohm

c)

7.0 - 10.0 ohm

d)

15.0 - 20.0 ohm

12.

Apa yang dapat menyebabkan coil pengapian cepat rusak?

a)

Penggunaan bensin dengan oktan tinggi

b)

Pemasangan busi dengan celah yang terlalu lebar

c)

Mengemudi pada kecepatan rendah

d)

Pemakaian oli mesin yang terlalu kental

13.

Bagaimana cara memeriksa output tegangan coil pengapian?

a)

Menggunakan multimeter pada skala AC volt

b)

Menggunakan spark tester

c)

Mengukur dengan amperemeter

d)

Memeriksa dengan lampu indikator

14.

Jika coil pengapian memiliki 3 terminal, terminal mana yang biasanya terhubung dengan kunci kontak?

a)

Terminal 15 atau (+)

b)

Terminal 1 atau (-)

c)

Terminal 4 atau output

d)

Terminal ground

15.

Apa yang dimaksud dengan "spark test" pada pemeriksaan coil pengapian?

a)

Pengujian resistansi kumparan

b)

Pengujian kemampuan coil menghasilkan percikan api

c)

Pengujian suhu kerja coil

d)

Pengujian tegangan input coil

16.

Apakah pemeriksaan coil pengapian dapat dilakukan tanpa melepasnya dari mesin?

a)

Tidak, coil harus selalu dilepas untuk pemeriksaan

b)

Ya, pemeriksaan resistansi dapat dilakukan tanpa melepas coil

c)

Hanya pada mobil keluaran sebelum tahun 2000

d)

Hanya pada sistem penga

17.

mesin?

a)

Tidak, coil harus selalu dilepas untuk pemeriksaan

b)

Ya, pemeriksaan resistansi dapat dilakukan tanpa melepas coil

c)

Hanya pada mobil keluaran sebelum tahun 2000

d)

Hanya pada sistem pengapian konvensional

18.

Apa yang perlu diperiksa jika coil pengapian bekerja normal tetapi mesin masih bermasalah?

a)

Sistem pengisian

b)

Sistem pendingin

c)

Sistem bahan bakar

d)

Sistem pelumasan

19.

Pada coil pengapian tipe DIS (Distributorless Ignition System), berapa busi yang biasanya dilayani oleh satu coil?

a)

1 busi

b)

2 busi

c)

4 busi

d)

6 busi

20.

Mengapa coil pengapian perlu diperiksa secara berkala?

a)

Untuk mencegah kerusakan pada sistem AC mobil

b)

Untuk memastikan efisiensi bahan bakar optimal

c)

Untuk menjaga performa mesin dan mencegah kerusakan komponen lain

d)

Untuk memenuhi standar uji emisi

21.

Apa tindakan yang tepat jika ditemukan resistansi coil pengapian di luar spesifikasi?

a)

Membersihkan terminal coil

b)

Mengganti coil dengan yang baru

c)

Menyetel celah busi

d)

Menambahkan cairan pelumas pada coil

22.

Apakah fungsi utama dari sekering (fuse) pada sistem kelistrikan kendaraan?

a)

Mengatur tegangan listrik

b)

Melindungi rangkaian dari arus berlebih

c)

Menghubungkan sumber listrik ke beban

d)

Mengubah arus AC menjadi DC

23.

Apa yang terjadi ketika sekering (fuse) putus?

a)

Tegangan listrik meningkat

b)

Arus listrik meningkat

c)

Rangkaian listrik tetap bekerja normal

d)

Rangkaian listrik terputus

24.

Berdasarkan apa rating sekering (fuse) ditentukan?

a)

Tegangan maksimum

b)

Daya maksimum

c)

Arus maksimum

d)

Hambatan maksimum

25.

Manakah yang bukan merupakan jenis sekering (fuse) yang umum digunakan pada kendaraan?

a)

Sekering tabung (cartridge fuse)

b)

Sekering pisau (blade fuse)

c)

Sekering keramik (ceramic fuse)

d)

Sekering transistor (transistor fuse)

26.

Bagaimana cara memeriksa kondisi sekering (fuse) dengan multimeter?

a)

Mengukur tegangan pada kedua ujung sekering

b)

Mengukur kontinuitas atau hambatan sekering

c)

Mengukur kapasitansi sekering

d)

Mengukur frekuensi arus yang melewati sekering

27.

Apa fungsi utama relay dalam sistem kelistrikan kendaraan?

a)

Mengurangi arus listrik

b)

Meningkatkan tegangan listrik

c)

Mengontrol rangkaian dengan arus besar menggunakan rangkaian kontrol berarus kecil

d)

Menstabilkan frekuensi arus listrik

28.

Komponen utama relay elektromagnetik terdiri dari?

a)

Kapasitor, dioda, dan resistor

b)

Kumparan, inti besi, dan kontak-kontak

c)

Transistor, resistor, dan kapasitor

d)

Dioda, transistor, dan kumparan

29.

Apa yang terjadi pada kontak relay saat kumparan elektromagnetik diberi arus listrik?

a)

Kontak akan tetap pada posisi semula

b)

Kontak akan bergerak dari posisi normally closed ke normally open

c)

Kontak akan bergerak dari posisi normally open ke normally closed

d)

Kontak akan bergetar pada frekuensi tertentu

30.

Manakah pernyataan yang benar tentang terminal pada relay?

a)

Terminal 85 dan 86 terhubung ke beban

b)

Terminal 30 terhubung ke sumber listrik

c)

Terminal 87a terhubung saat kumparan relay aktif

d)

Terminal 87 terhubung ke ground

31.

Cara yang tepat untuk memeriksa kondisi relay adalah?

a)

Memeriksa secara visual saja

b)

Mengukur hambatan antara terminal 30 dan 87 saat relay tidak aktif

c)

Memberikan tegangan pa

32.

Cara yang tepat untuk memeriksa kondisi relay adalah?

a)

Memeriksa secara visual saja

b)

Mengukur hambatan antara terminal 30 dan 87 saat relay tidak aktif

c)

Memberikan tegangan pada kumparan dan memeriksa kontinuitas antar terminal

d)

Mengukur kapasitansi kumparan relay

33.

Apa yang dimaksud dengan istilah "Normally Open" (NO) pada kontak relay?

a)

Kontak yang selalu terbuka meskipun relay diberi energi

b)

Kontak yang terbuka saat relay tidak diberi energi

c)

Kontak yang tertutup saat relay tidak diberi energi

d)

Kontak yang selalu tertutup meskipun relay diberi energi

34.

Apa yang dimaksud dengan istilah "Normally Closed" (NC) pada kontak relay?

a)

Kontak yang terbuka saat relay tidak diberi energi

b)

Kontak yang tertutup saat relay diberi energi

c)

Kontak yang tertutup saat relay tidak diberi energi

d)

Kontak yang selalu terbuka dalam kondisi apapun

35.

Mengapa sekering (fuse) harus memiliki nilai arus yang sesuai dengan rangkaian yang dilindungi?

a)

Agar sekering tidak cepat putus

b)

Agar komponen listrik mendapat arus maksimal

c)

Agar sekering dapat melindungi rangkaian dengan tepat dari arus berlebih

d)

Agar tegangan listrik stabil

36.

Apa yang terjadi jika menggunakan sekering dengan nilai arus terlalu besar untuk suatu rangkaian?

a)

Rangkaian akan bekerja lebih efisien

b)

Sekering akan cepat putus

c)

Rangkaian tidak akan terlindungi dengan baik dari arus berlebih

d)

Tegangan listrik akan menurun

37.

Tanda apa yang menunjukkan sekering (fuse) telah putus saat diperiksa secara visual?

a)

Perubahan warna pada bodi sekering

b)

Elemen logam di dalam sekering terputus atau terbakar

c)

Sekering menjadi lebih berat

d)

Sekering berubah bentuk menjadi melengkung

38.

Dalam sistem relay, apa fungsi dioda yang sering dipasang paralel dengan kumparan relay?

a)

Meningkatkan kekuatan elektromagnetik

b)

Melindungi komponen dari tegangan induksi balik

c)

Mengurangi konsumsi daya

d)

Mempercepat pemutusan arus

39.

Apa yang mungkin menjadi penyebab relay tidak berfungsi meskipun kumparannya mendapat tegangan yang sesuai?

a)

Kontak relay kotor atau terbakar

b)

Tegangan terlalu rendah

c)

Sekering putus

d)

Beban terlalu kecil

40.

Mengapa relay sering digunakan pada sistem lampu kepala kendaraan?

a)

Untuk mengurangi konsumsi daya lampu

b)

Untuk meningkatkan intensitas cahaya

c)

Untuk melindungi saklar dari arus besar yang dibutuhkan lampu

d)

Untuk menstabilkan tegangan pada lampu

41.

Apa yang dimaksud dengan relay time delay?

a)

Relay yang bekerja dengan kecepatan tinggi

b)

Relay yang dapat mengatur waktu tunda sebelum kontak berubah posisi

c)

Relay yang hanya bekerja pada waktu-waktu tertentu

d)

Relay yang memiliki umur pakai lebih lama

42.

Manakah pernyataan yang benar tentang perbedaan utama antara sekering (fuse) dan relay?

a)

Sekering melindungi rangkaian dari tegangan berlebih, relay melindungi dari arus berlebih

b)

Sekering adalah komponen aktif, relay adalah komponen pasif

c)

Sekering putus saat terjadi arus berlebih, relay mengontrol aliran arus tanpa harus putus

d)

Sekering dapat diperbaiki, relay harus diganti jika rusak