wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Definisi dan fungsi hipotesis

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.
  1. 1. Dalam konteks penelitian kesehatan, hipotesis paling tepat didefinisikan sebagai...

a)
  1. A. Sebuah pertanyaan penelitian yang ingin dijawab melalui studi literatur.

b)
  1. B. Sebuah pernyataan atau dugaan sementara tentang hubungan antara variabel-variabel kesehatan yang harus diuji secara empiris.

c)
  1. C. Sebuah protokol standar yang digunakan dalam praktik klinis.

d)
  1. D. Kesimpulan akhir dari sebuah uji klinis atau studi epidemiologi.

2.
  1. 2. Seorang peneliti ingin meneliti efektivitas terapi baru untuk menurunkan tekanan darah. Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan contoh Hipotesis Alternatif (H₁) yang tepat?

a)
  1. A. Tidak ada perbedaan rerata penurunan tekanan darah sistolik antara kelompok yang mendapat terapi baru dan kelompok yang mendapat plasebo.

b)
  1. B. Terdapat perbedaan rerata penurunan tekanan darah sistolik antara kelompok yang mendapat terapi baru dan kelompok yang mendapat plasebo.

c)
  1. C. Semua pasien hipertensi akan mengalami penurunan tekanan darah dengan terapi baru.

d)
  1. D. Tekanan darah dipengaruhi oleh faktor genetik dan gaya hidup.

3.
  1. 3. Fungsi utama perumusan hipotesis dalam sebuah desain penelitian klinis adalah...

a)
  1. A. Untuk memastikan bahwa hasil penelitian akan sesuai dengan keinginan sponsor.

b)
  1. B. Sebagai panduan dalam menentukan populasi sampel, intervensi, variabel yang diukur, dan metode analisis data.

c)
  1. C. Untuk menggantikan kebutuhan mendapatkan persetujuan etik (ethical clearance).

d)
  1. D. Membatasi peneliti agar hanya membaca jurnal-jurnal tertentu.

4.
  1. 4. Sebuah hipotesis penelitian kesehatan harus "dapat diuji" (testable). Apa implikasi dari kriteria ini?

a)
  1. A. Hipotesis harus dirumuskan dalam bahasa asing.

b)
  1. B. Variabel-variabel dalam hipotesis harus dapat dioperasionalisasikan dan diukur (misalnya, kadar hemoglobin, skala nyeri, laju pernapasan).

c)
  1. C. Hipotesis harus melibatkan sejumlah besar subjek penelitian.

d)
  1. D. Hipotesis harus membuktikan bahwa suatu terapi selalu berhasil.

5.
  1. 5. Dalam studi epidemiologi, seorang peneliti menduga bahwa "Riwayat merokok berhubungan dengan peningkatan kejadian Kanker Paru". Pernyataan ini merupakan contoh hipotesis...

a)
  1. A. Deskriptif

b)
  1. B. Komparatif

c)
  1. C. Asosiatif/Korelasional

d)
  1. D. Eksploratif

6.
  1. 6. Hipotesis Nol (H₀) dalam sebuah uji klinis untuk vaksin baru biasanya akan menyatakan bahwa...

a)
  1. A. Vaksin baru tersebut 100% efektif.

b)
  1. B. Efikasi vaksin baru sama dengan vaksin yang sudah ada di pasaran.

c)
  1. C. Tidak ada perbedaan tingkat seroprotection antara kelompok yang menerima vaksin baru dan kelompok yang menerima plasebo.

d)
  1. D. Vaksin baru memiliki efek samping yang lebih ringan.

7.
  1. 7. Manakah dari rumusan hipotesis berikut yang PALING BAIK dan dapat diuji untuk bidang kesehatan?

a)
  1. A. Pasien yang disuntik oleh perawat yang ramah akan merasa lebih nyaman.

b)
  1. B. Pasien lansia yang mendapat intervensi senam kaki selama 4 minggu akan memiliki skala edema pergelangan kaki yang lebih rendah dibandingkan dengan kelompok kontrol.

c)
  1. C. Makan makanan organik adalah kunci untuk hidup sehat dan panjang umur.

d)
  1. D. Semua penyakit disebabkan oleh pola pikir yang negatif.

8.
  1. 8. Mengapa dalam penelitian evidence-based practice, penolakan terhadap Hipotesis Nol (H₀) menjadi hal yang penting?

a)
  1. A. Karena membuktikan bahwa peneliti tidak melakukan kesalahan.

b)
  1. B. Karena hal itu menunjukkan bahwa dana penelitian tidak terbuang sia-sia.

c)
  1. C. Karena itu memberikan bukti statistik bahwa terdapat efek atau hubungan yang signifikan dari intervensi atau paparan yang diteliti.

d)
  1. D. Karena memungkinkan peneliti untuk menerbitkan hasil di jurnal manapun.

9.
  1. 9. Sebelum merumuskan hipotesis, seorang peneliti kesehatan harus melakukan tinjauan pustaka. Apa tujuan utama dari langkah ini?

a)
  1. A. Agar daftar pustaka pada laporan penelitian menjadi sangat panjang.

b)
  1. B. Untuk mengidentifikasi celah pengetahuan dan membangun landasan teoritis yang mendasari dugaan sementara (hipotesis) tersebut.

c)
  1. C. Untuk menyalin hipotesis dari penelitian sebelumnya.

d)
  1. D. Untuk memenuhi salah satu syarat administratif.

10.
  1. 10. Sebuah penelitian ingin mengetahui pengaruh konsumsi jus jambu biji terhadap kadar trombosit pada penderita Demam Berdarah Dengue (DBD). Manakah pasangan Hipotesis Nol (H₀) dan Hipotesis Alternatif (H₁) yang tepat?

a)
  1. A.
    H₀: Jus jambu biji enak rasanya.
    H₁: Jus jambu biji tidak enak rasanya.

b)
  1. B.
    H₀: Tidak ada perbedaan rerata peningkatan kadar trombosit antara kelompok yang diberi jus jambu biji dan kelompok standar.
    H₁: Terdapat perbedaan rerata peningkatan kadar trombosit antara kelompok yang diberi jus jambu biji dan kelompok standar.

c)
  1. C.
    H₀: Semua pasien DBD yang minum jus jambu biji akan sembuh.
    H₁: Beberapa pasien DBD yang minum jus jambu biji tidak akan sembuh.

d)
  1. D.
    H₀: Kadar trombosit dipengaruhi oleh asupan cairan.
    H₁: Kadar trombosit dipengaruhi oleh konsumsi jus jambu biji.