WorksheetsIndonesian Tax System Worksheet
Total questions: 40
Worksheet time: 23mins
Pemotongan pajak penghasilan di Indonesia dikenal dengan istilah withholding tax system.
Benar
Salah
PPh Pasal 21 dikenakan atas penghasilan berupa bunga dan dividen.
Benar
Salah
PPh Pasal 21 wajib dipotong oleh pemberi kerja terhadap pegawai tetap dan tidak tetap.
Benar
Salah
Zakat yang dibayarkan melalui lembaga resmi tidak termasuk objek PPh Pasal 21.
Benar
Salah
PPh Pasal 22 dikenakan atas penghasilan dari pekerjaan, jabatan, jasa, atau kegiatan orang pribadi.
Benar
Salah
PPh Pasal 23 dikenakan atas penghasilan berupa bunga, dividen, royalti, dan jasa lainnya.
Benar
Salah
Tarif umum PPh Pasal 26 adalah 20% dari jumlah bruto penghasilan wajib pajak luar negeri.
Benar
Salah
PPh Pasal 4 ayat (2) disebut juga sebagai PPh final.
Benar
Salah
Pendapatan dari penjualan saham di Bursa Efek dikenakan tarif PPh final sebesar 0,1% dari nilai transaksi bruto.
Benar
Salah
PPh final dapat dikreditkan dalam SPT Tahunan untuk mengurangi PPh terutang.
Benar
Salah
Sistem pemungutan pajak di mana pihak ketiga memotong atau memungut pajak dari wajib pajak disebut...
Sistem Penilaian Mandiri
Sistem Penilaian Resmi
Withholding Tax System
Sistem Pembayaran Langsung
PPh Pasal 21 dikenakan atas penghasilan yang diterima oleh...
Badan usaha
Orang pribadi dalam negeri
Wajib Pajak luar negeri
Perusahaan asing
Berikut ini yang tidak termasuk objek PPh Pasal 21 adalah...
Gaji pegawai
Honorarium tenaga ahli
Beasiswa
Uang lembur
Siapakah yang berkewajiban memotong PPh Pasal 21?
Pegawai
Pemberi kerja
Pemerintah
Bendahara
Tarif efektif rata-rata PPh Pasal 21 diatur dalam PMK nomor...
23 Tahun 2019
168 Tahun 2023
41 Tahun 2022
141 Tahun 2015
PPh Pasal 22 dikenakan terhadap kegiatan...
Pembayaran gaji pegawai
Pembelian barang oleh bendahara pemerintah
Pembayaran jasa tenaga ahli
Penghasilan dari persewaan tanah
Tarif PPh Pasal 22 atas impor barang menggunakan Angka Pengenal Impor (API) adalah...
1%
2,5%
5%
7,5%
PPh Pasal 23 dikenakan atas penghasilan berikut..
Hadiah undian
Bunga deposito orang pribadi
Royalti dan jasa teknik
Gaji bulanan
Tarif PPh Pasal 23 atas penghasilan berupa royalti adalah...
1%
2%
10%
15%
Berikut ini yang termasuk jasa lain yang dikenai PPh Pasal 23 adalah...
Jasa katering
Jasa manajemen
Jasa pertanian
Jasa dokter rumah sakit
PPh Pasal 26 dikenakan kepada...
Wajib Pajak dalam negeri
Wajib Pajak luar negeri
Bendahara pemerintah
Pegawai tetap
Tarif umum PPh Pasal 26 adalah...
10%
15%
20%
25%
Penghasilan dari penjualan saham oleh Wajib Pajak luar negeri dikenakan tarif efektif sebesar...
1%
5%
10%
15%
PPh Pasal 4 ayat (2) dikenakan atas penghasilan yang bersifat...
Reguler
Non final
Final
Periodik
PPh final atas bunga deposito adalah sebesar...
10%
15%
20%
25%
Tarif PPh final atas hadiah undian adalah...
5%
10%
15%
25%
Penghasilan dari persewaan tanah dan/atau bangunan dikenakan PPh final sebesar...
2,5%
5%
10%
15%
Uang pesangon yang dibayarkan sekaligus dikenakan tarif PPh...
Progresif mulai 0%-25%
Flat 10%
Final 5%
Tidak dikenai pajak
Tarif PPh final untuk usaha jasa konstruksi perencana yang memiliki sertifikat badan usaha adalah...
1%
3,5%
6%
10%
PPh final atas penjualan saham di Bursa Efek adalah sebesar...
0,05%
0,1%
0,5%
1%
1. PPh Pasal 21 – Pegawai Tetap Tuan A bekerja di PT Z dengan gaji bruto Rp10.000.000 per bulan. Statusnya K/0. Perusahaan menanggung premi JKK dan JKM sebesar 0,8%, sedangkan iuran pensiun yang dibayar karyawan sendiri Rp200.000. Tarif efektif rata-rata (TER B) menurut PMK-168/2023 adalah 3%. Pertanyaan: Berapakah jumlah PPh Pasal 21 yang harus dipotong oleh perusahaan setiap bulan?
Rp200.000
Rp250.000
Rp300.000
Rp350.000
PPh Pasal 21 atas pegawai tidak tetap dihitung dengan tarif 5% × 50% × penghasilan bruto. Berapakah PPh Pasal 21 yang harus dipotong untuk satu hari kerja tersebut?
Rp50.000
Rp75.000
Rp100.000
Rp150.000
PT X mengimpor barang dengan nilai CIF Rp200.000.000 menggunakan Angka Pengenal Impor (API). Tarif PPh Pasal 22 impor bagi importir ber-API adalah 2,5% dari nilai impor. Berapakah jumlah PPh Pasal 22 yang harus dipungut oleh DJBC atas impor tersebut?
Rp3.000.000
Rp4.000.000
Rp5.000.000
Rp6.000.000
Berapakah PPh Pasal 22 yang wajib dipungut bendahara atas transaksi pembelian barang sebesar 10.000.000 harga sebelum PPN?
Rp100.000
Rp125.000
Rp150.000
Rp200.000
PPh Pasal 23 – Royalti PT A membayar royalti kepada PT B sebesar Rp50.000.000. Berapakah PPh Pasal 23 yang harus dipotong oleh PT A?
Rp5.000.000
Rp7.500.000
Rp10.000.000
Rp12.500.000
PPh Pasal 23 – Jasa Konsultan PT C menggunakan jasa konsultan pajak senilai Rp100.000.000. Berapakah jumlah PPh Pasal 23 yang harus dipotong PT C?
Rp1.000.000
Rp1.500.000
Rp2.000.000
Rp2.500.000
PPh Pasal 26 – Dividen ke Luar Negeri PT D membayar dividen kepada Mr. X, warga negara asing (tidak memiliki Form DGT). Nilai dividen Rp250.000.000. Tarif umum PPh Pasal 26 adalah 20% dari jumlah bruto. Berapakah PPh Pasal 26 yang harus dipotong PT D?
Rp25.000.000
Rp30.000.000
Rp40.000.000
Rp50.000.000
PPh Pasal 26 – Dengan Tax Treaty Masih terkait soal sebelumnya, apabila Mr. X memiliki Form DGT yang disahkan dan berlaku tarif Tax Treaty 10%, Berapakah PPh Pasal 26 yang harus dipotong?
Rp15.000.000
Rp20.000.000
Rp25.000.000
Rp30.000.000
PPh Pasal 4 Ayat (2) – Persewaan Tanah dan Bangunan PT E menyewakan bangunan kepada pihak lain dengan nilai sewa Rp300.000.000 per tahun. Terapakah jumlah PPh final yang harus disetor oleh penyewa?
Rp25.000.000
Rp30.000.000
Rp35.000.000
Rp40.000.000
Ibu F memenangkan hadiah lotere senilai Rp100.000.000. Berapa banyak pajak penghasilan final (PPh final) yang harus dipotong oleh penyelenggara lotere?
Rp15.000.000
Rp20.000.000
Rp25.000.000
Rp30.000.000
