wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Anekdot Kuli dan Kyai

Total questions: 15

Worksheet time: 12mins

Name
Class
Date
1.

Peristiwa yang menjadi pusat kelucuan dalam anekdot “Kuli dan Kyai” adalah …

a)

Jamaah haji yang berebut barang dengan kuli-kuli Arab.

b)

Gus Dur yang ikut menertawakan jamaah di bandara.

c)

Jamaah haji mengira pertengkaran sebagai doa dan ikut mengucap “Amin.”

d)

Dua kuli Arab memimpin doa di bandara.

e)

Kuli-kuli Arab menolak mengangkat barang jamaah Indonesia.

2.

Makna tersirat dari peristiwa jamaah yang mengira dua orang bertengkar sedang berdoa adalah …

a)

Orang yang tidak paham bahasa asing sebaiknya tidak bepergian ke luar negeri.

b)

Bahasa Arab selalu diasosiasikan dengan doa dan kesalehan.

c)

Jamaah haji terlalu bersemangat dalam beribadah.

d)

Orang Indonesia lebih religius dibanding orang Arab.

e)

Semua orang yang memakai serban pasti orang saleh.

3.

Sindiran yang paling kuat dalam anekdot “Kuli dan Kyai” adalah …

a)

Sindiran terhadap kuli yang suka bertengkar.

b)

Sindiran terhadap jamaah yang suka ikut-ikutan tanpa paham konteks.

c)

Sindiran terhadap bahasa Arab yang sulit dimengerti.

d)

Sindiran terhadap Gus Dur yang suka bercanda.

e)

Sindiran terhadap sistem bandara Arab yang tidak tertib.

4.

Kritik sosial yang disampaikan dalam anekdot ini adalah …

a)

Umat Islam harus belajar bahasa Arab agar tidak salah paham.

b)

Orang asing sering meremehkan jamaah haji dari Indonesia.

c)

Masyarakat terlalu mudah terkecoh oleh penampilan luar yang tampak religius.

d)

Bahasa Arab seharusnya digunakan hanya dalam ibadah.

e)

Gus Dur menolak jamaah haji yang tidak berpendidikan.

5.

Kalimat “Mereka itu pasti kyai, apalagi pakai sorban” mengandung majas …

a)

Ironi — karena ucapan itu memuji tetapi sebenarnya menyindir.

b)

Sarkasme — karena mengejek secara kasar.

c)

Metafora — karena membandingkan dua hal tanpa kata pembanding.

d)

Litotes — karena merendahkan diri secara berlebihan.

e)

Sinisme — karena menyinggung langsung dengan nada tajam.

6.

Pesan moral yang dapat dipetik dari anekdot “Kuli dan Kyai” adalah …

a)

Orang Arab lebih religius daripada orang Indonesia.

b)

Kesalehan diukur dari pakaian dan bahasa yang digunakan.

c)

Jangan mudah terkesan oleh simbol keagamaan tanpa memahami maknanya.

d)

Bahasa asing harus dipelajari agar terlihat berwibawa.

e)

Orang yang memakai serban selalu lebih bijak.

7.

Relevansi anekdot “Kuli dan Kyai” dengan kehidupan masa kini adalah …

a)

Masih banyak orang menilai kesalehan seseorang hanya dari penampilan religiusnya.

b)

Fenomena jamaah haji yang tidak sopan di luar negeri.

c)

Penurunan moral di kalangan pekerja migran.

d)

Kurangnya kemampuan masyarakat mempelajari bahasa Arab.

e)

Kebiasaan berdoa secara berjamaah di tempat umum.

8.

Bagian abstraksi dalam teks “Kuli dan Kyai” ditunjukkan oleh kutipan ....

a)

“Langsung saja kuli-kuli dari Yaman berebutan mengangkut barang-barang mereka.”

b)

“Romongan jamaah haji NU dari Tegal tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jedah Arab Saudi.”

c)

“Melihat itu, rombongan jamaah haji tersebut spontan merubung mereka.”

d)

“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.”

e)

“Gus Dur menghampiri mereka dan berkata, ‘Lho kenapa Anda berkerumun di sini?’”

9.

Bagian krisis dalam teks tersebut ditunjukkan oleh peristiwa ....

a)

Jamaah tiba di bandara

b)

Kuli-kuli berebut mengangkut barang

c)

Jamaah salah paham dan mengira kuli sedang berdoa

d)

Gus Dur menegur jamaah

e)

Jamaah tertawa karena salah tafsir

10.

Yang termasuk bagian koda adalah ....

a)

“Langsung saja kuli-kuli berebutan mengangkut barang.”

b)

“Romongan jamaah haji NU tiba di Bandara King Abdul Aziz.”

c)

“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai serban, mereka itu pasti kyai.”

d)

“Gus Dur menghampiri mereka dan berkata, ‘Lho kenapa Anda berkerumun di sini?’”

e)

“Jamaah pun sadar bahwa mereka telah salah paham.”

11.

Kalimat yang termasuk retoris adalah ....

a)

“Langsung saja kuli berebut mengangkut barang-barang.”

b)

“Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”

c)

“Mereka sangat fasih berdoa.”

d)

“Rombongan jamaah haji tiba di bandara.”

e)

“Mereka mengira dua kuli itu kyai.”

12.

Manakah kata berikut yang termasuk Kata kerja material ....

a)

tiba, berebut, mengangkut

b)

berpikir, merasa, memahami

c)

mungkin, tampaknya, seolah

d)

hendaknya, semestinya, mestinya

e)

mengetahui, menyadari, mengira

13.

Manakah yang termasuk Konjungsi waktu....

a)

karena

b)

sehingga

c)

ketika

d)

supaya

e)

agar

14.

Manakah kalimat berikut yang termasuk ke dalam Majas ironi . ....

a)

“Mereka terlihat sangat fasih berdoa, apalagi pakai sorban.”

b)

“Langsung saja kuli-kuli berebut mengangkut barang-barang.”

c)

“Rombongan jamaah tiba di bandara.”

d)

“Gus Dur menghampiri mereka.”

e)

“Kuli-kuli itu terlibat percekcokan serius.”

15.

Kalimat yang berfungsi memerintah atau menegur adalah ....

a)

“Lho kenapa Anda berkerumun di sini?”

b)

“Langsung saja kuli-kuli berebutan mengangkut barang-barang.”

c)

“Jangan berkerumun di sini.”

d)

“Mereka terlihat sangat fasih berdoa.”

e)

“Romongan jamaah haji tiba di bandara.”