WorksheetsPenyisihan Olimpiade Muamalah Festival Vol. 7
Total questions: 50
Worksheet time: 25mins
Name
Class
Date
1.
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat menggambarkan perbedaan antara Zakat dan Infak dalam konteks ekonomi syariah modern?
a)
Zakat bersifat wajib dengan ketentuan penerima tertentu, sedangkan infak bersifat sukarela dan fleksibel penggunaannya.
b)
Zakat dan infak sama-sama wajib bagi muslim yang mampu.
c)
Infak lebih utama daripada zakat karena nilainya tidak ditentukan secara pasti.
d)
Zakat hanya untuk kemaslahatan individu, sedangkan infak untuk kepentingan publik.
e)
Zakat hanya berlaku pada harta produktif, sedangkan infak berasal dari gaji bulanan.
2.
Kata 'muamalah' secara bahasa memiliki arti 'berinteraksi dalam jual beli atau hal lainnya', dan berlaku khusus bagi manusia. Konsep ini berasal dari timbangan (wazan) mana?
a)
فعل – يفعل – فعلا
b)
فاعل – يفاعل – مفاعلة
c)
تفاعل – يتفاعل – تفاعلا
d)
فاعل – يفاعل – مفعول
e)
مفاعل – تفاعل – فعالة
3.
Manakah dari pernyataan berikut yang merupakan salah satu karakteristik utama Syirkah ‘Uqud (persekutuan kontrak)?
a)
Dibentuk atas dasar kesepakatan kontraktual para pihak untuk bekerja sama dan berbagi keuntungan serta risiko.
b)
Setiap pihak yang berserikat berhak membatalkan akad secara sepihak kapan saja.
c)
Tidak memerlukan modal atau pekerjaan dari para pihak yang berserikat.
d)
Hanya berlaku untuk usaha di bidang pertanian dan peternakan.
e)
Terbentuk secara otomatis tanpa memerlukan ijab qabul (penawaran dan penerimaan).
4.
Dalam transaksi jual beli dengan akad Murabahah, uang muka yang dibayarkan oleh calon pembeli kepada penjual sebagai tanda keseriusan dan komitmen untuk melanjutkan akad disebut dengan istilah?
a)
Hiwalah
b)
Ju’alah
c)
Urbun
d)
Ghabn
e)
Ijarah
5.
Arti dari ayat "...sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia bertambah pada harta manusia, maka riba itu tidak menambah pada sisi Allah..." (Q.S. Ar-Rum: 39) dapat disimpulkan sebagai…
a)
Pengecualian riba dari hukum haram, jika tidak berlipat ganda.
b)
Penghalalan riba dalam kondisi tertentu.
c)
Perintah untuk menjauhi riba secara total.
d)
Tahapan awal berupa kritik moral terhadap riba, tanpa larangan eksplisit.
e)
Menegaskan riba sebagai bentuk transaksi yang paling berkah.
6.
Dalam konteks fikih muamalah, transaksi jual beli melalui vending machine (mesin penjual otomatis) paling tepat dikategorikan sebagai jenis akad jual beli?
a)
Bai’ Sharf
b)
Bai’ Salam
c)
Bai’ Istishna’
d)
Bai’ al-Mu'athah
e)
Bai’ al-Inah
7.
Seorang nasabah memiliki pilihan untuk menggunakan akad Murabahah atau akad Ijarah Muntahiyah Bittamlik (IMBT) untuk KPR Syariah. Dalam akad IMBT, bank menyewakan rumah kepada nasabah, dan kepemilikan rumah akan beralih kepada nasabah di akhir masa sewa. Jika nasabah membandingkan kedua akad tersebut dari segi risiko dan biaya, pernyataan manakah yang paling akurat?
a)
Akad IMBT lebih menguntungkan karena total biaya sewa yang dibayarkan nasabah lebih rendah dari total cicilan murabahah.
b)
Akad murabahah lebih cocok untuk nasabah yang menginginkan kepastian total harga sejak awal, karena harga jualnya sudah ditetapkan dan tidak berubah.
c)
Pada akad murabahah, nasabah memiliki risiko fluktuasi harga properti di tengah jalan, sementara pada akad IMBT, risiko tersebut ditanggung oleh bank.
d)
Akad IMBT tidak mengikat nasabah untuk membeli rumah di akhir masa sewa, sehingga nasabah memiliki fleksibilitas yang lebih besar.
e)
Pada akad murabahah, nasabah menanggung biaya perawatan rumah sejak awal, sedangkan pada akad IMBT, biaya perawatan menjadi tanggung jawab bank selama masa sewa.
8.
Sebuah perusahaan konstruksi, menerbitkan dua jenis sukuk: Sukuk Ijarah dan Sukuk Mudharabah. Sukuk Ijarah diterbitkan untuk membiayai pembelian alat berat, sedangkan Sukuk Mudharabah diterbitkan untuk modal kerja proyek pembangunan. Jika terjadi kerugian signifikan akibat proyek yang gagal, manakah pernyataan berikut yang paling tepat mengenai perbedaan risiko yang ditanggung oleh investor pada kedua sukuk tersebut?
a)
Investor Sukuk Ijarah tidak menanggung risiko kerugian karena pendapatan dari aset (alat berat) sudah pasti, sedangkan investor Sukuk Mudharabah menanggung risiko kerugian karena berbagi keuntungan dan kerugian proyek.
b)
Kedua investor, baik Sukuk Ijarah maupun Sukuk Mudharabah, sama-sama menanggung risiko kerugian, karena semua instrumen investasi syariah bersifat bagi hasil.
c)
Investor Sukuk Mudharabah tidak menanggung kerugian, karena mereka bertindak sebagai pemilik modal pasif, sedangkan investor Sukuk Ijarah menanggung kerugian karena harus menanggung biaya operasional alat berat.
d)
Kerugian ditanggung oleh perusahaan konstruksi sepenuhnya, dan tidak ada risiko bagi kedua investor.
e)
Pemerintah akan menanggung semua kerugian karena sukuk biasanya didukung oleh aset negara.
9.
Larangan transaksi yang mengandung unsur ketidakpastian yang berlebihan atau spekulasi (gharar) dan perjudian (maysir) merupakan prinsip fundamental dalam ekonomi syariah. Prinsip ini secara langsung memengaruhi kebijakan ekonomi mikro syariah terutama dalam hal...
a)
Pencetakan uang oleh bank sentral untuk mengendalikan inflasi.
b)
Pengembangan produk derivatif dan asuransi yang tidak berbasis syariah.
c)
Penentuan suku bunga pinjaman di pasar uang.
d)
Pengaturan upah minimum bagi tenaga kerja di sektor industri.
e)
Penentuan harga barang pokok di bawah harga keseimbangan pasar.
10.
Seorang karyawan di bagian pemasaran (marketing) dipromosikan menjadi kepala departemen pemasaran. Sementara itu, seorang anak pengusaha sukses memilih untuk menjadi seorang seniman jalanan. Fenomena yang terjadi pada karyawan dan anak pengusaha tersebut secara berturut-turut mencerminkan jenis mobilitas sosial...
a)
Pencetakan uang oleh bank sentral untuk mengendalikan inflasi.
b)
Pengembangan produk derivatif dan asuransi yang tidak berbasis syariah.
c)
Penentuan suku bunga pinjaman di pasar uang.
d)
Pengaturan upah minimum bagi tenaga kerja di sektor industri.
e)
Penentuan harga barang pokok di bawah harga keseimbangan pasar.
11.
Seorang karyawan di bagian pemasaran (marketing) dipromosikan menjadi kepala departemen pemasaran. Sementara itu, seorang anak pengusaha sukses memilih untuk menjadi seorang seniman jalanan. Fenomena yang terjadi pada karyawan dan anak pengusaha tersebut secara berturut-turut mencerminkan jenis mobilitas sosial...
a)
Mobilitas horizontal dan mobilitas vertikal naik.
b)
Mobilitas vertikal naik dan mobilitas horizontal.
c)
Mobilitas vertikal turun dan mobilitas horizontal.
d)
Mobilitas vertikal naik dan mobilitas vertikal turun.
e)
Mobilitas horizontal dan mobilitas vertikal turun.
12.
Jika nilai tukar mata uang suatu negara diprediksi akan menguat dan tingkat pengembalian investasi di negara tersebut meningkat, maka kondisi ini akan cenderung mendorong...
a)
Capital inflow (aliran modal masuk) yang signifikan.
b)
Capital flight (pelarian modal) dari negara tersebut.
c)
Capital outflow (aliran modal keluar) yang masif.
d)
Keseimbangan antara capital inflow dan capital outflow.
e)
Penurunan permintaan terhadap aset-aset domestik.
13.
Pemerintah memutuskan untuk meningkatkan belanja infrastruktur secara besar-besaran dan pada saat yang sama menurunkan tarif pajak penghasilan. Kebijakan ini termasuk dalam kategori kebijakan fiskal ekspansif. Dampak yang paling mungkin terjadi pada perekonomian makro adalah…
a)
Penurunan permintaan agregat, penurunan PDB, dan penurunan inflasi.
b)
Peningkatan permintaan agregat, peningkatan PDB, dan deflasi.
c)
Peningkatan permintaan agregat, peningkatan PDB, dan peningkatan inflasi.
d)
Peningkatan pengangguran, penurunan konsumsi, dan stabilisasi harga.
e)
Penurunan pengangguran dan PDB, tetapi peningkatan investasi.
14.
Fungsi permintaan suatu produk ditunjukkan oleh persamaan P = 20 – Q, sedangkan fungsi penawarannya adalah P = 5 + 0.5Q. Jika pemerintah mengenakan pajak sebesar Rp6 per unit terhadap produk tersebut, berapakah harga dan kuantitas keseimbangan pasar yang baru setelah dikenakan pajak?
a)
Q = 5, P = 15
b)
Q = 6, P = 14
c)
Q = 7, P = 13
d)
Q = 8, P = 12
e)
Q = 4, P = 16
15.
Pemerintah menerapkan kebijakan harga maksimum (ceiling price) untuk komoditas gula di bawah harga keseimbangan pasar. Dampak yang paling mungkin terjadi dari kebijakan ini adalah…
a)
Terjadi kelebihan permintaan (shortage) karena kuantitas yang diminta lebih besar daripada kuantitas yang ditawarkan.
b)
Terjadi kelebihan penawaran (surplus) karena produsen termotivasi untuk memproduksi lebih banyak.
c)
Tidak ada dampak signifikan karena harga pasar akan menyesuaikan kembali ke harga keseimbangan.
d)
Harga barang akan stabil pada harga keseimbangan tanpa perlu campur tangan pemerintah.
e)
Mendorong munculnya pasar gelap (black market) yaitu, barang dijual dengan harga yang lebih tinggi dari harga yang ditetapkan.
16.
Bank Sentral Syariah menghadapi inflasi yang tinggi. Alih-alih menaikkan suku bunga, Bank Sentral menggunakan kebijakan yang mendorong lembaga keuangan syariah untuk meningkatkan pembiayaan berbasis investasi (Mudharabah/Musyarakah) di sektor riil yang memiliki produktivitas tinggi. Kebijakan ini secara fundamental mengacu pada prinsip ekonomi makro syariah yang bertujuan untuk…
a)
Mencapai stabilitas moneter melalui peningkatan aktivitas ekonomi riil yang produktif, bukan melalui instrumen moneter spekulatif.
b)
Menghilangkan peran bank sentral dalam mengatur perekonomian karena bertentangan dengan prinsip kebebasan pasar.
c)
Menstimulasi permintaan agregat secara langsung melalui kebijakan fiskal.
d)
Meningkatkan cadangan devisa negara untuk memperkuat nilai tukar mata uang.
e)
Mengendalikan jumlah uang beredar dengan menaikkan suku bunga secara tidak langsung.
17.
Berikut adalah produk penghimpunan dana bank syariah, kecuali...
a)
Deposito wadi'ah
b)
Tabungan wadi'ah
c)
Giro wadi'ah
d)
Tabungan mudharabah
e)
Deposito mudharabah
18.
Yang termasuk produk penyaluran dana bank syariah yang bersifat tabarru' yaitu...
a)
Pembiayaan dengan prinsip jual beli
b)
Pembiayaan dengan prinsip sewa menyewa
c)
Pembiayaan dengan prinsip bagi hasil
d)
Pembiayaan mikro syariah
e)
Pembiayaan berbasis perjanjian utang piutang (qardh)
19.
Pernyataan di bawah ini yang paling tepat tidak menggambarkan tugas dan wewenang esensial dari sebuah bank sentral adalah...
a)
Bertindak sebagai bank dari semua bank (lender of last resort) dan mengelola rekening pemerintah.
b)
Memiliki hak tunggal untuk mencetak, mengeluarkan, dan mengedarkan uang kartal sebagai alat pembayaran yang sah.
c)
Merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mengendalikan inflasi.
d)
Memberikan fasilitas kredit atau pinjaman secara langsung kepada individu, rumah tangga, dan entitas non-keuangan.
e)
Mengatur, mengawasi, dan menjaga kelancaran sistem pembayaran untuk memastikan kestabilan sistem keuangan.
20.
Ketika seorang nasabah bank konvensional mengambil pinjaman untuk membeli rumah, hubungan hukum yang terjalin antara bank dan nasabah adalah sebagai…
a)
Kreditur dan debitur.
b)
Penjual dan pembeli.
c)
Mitra usaha yang berbagi risiko.
d)
Pemilik dan penyewa.
e)
Manajer investasi dan investor.
21.
Dalam ekonomi konvensional, uang memiliki tiga fungsi utama: alat tukar, satuan hitung, dan penyimpan nilai. Dalam perbankan konvensional, uang juga dapat berfungsi sebagai komoditas yang diperdagangkan, dan bank memperoleh keuntungan dari peminjaman uang dengan bunga. Prinsip ekonomi syariah secara fundamental memandang uang secara berbeda, yaitu...
a)
Uang adalah komoditas yang dapat diperdagangkan dan menghasilkan keuntungan melalui bunga.
b)
Uang harus diinvestasikan hanya dalam bentuk aset fisik dan tidak boleh disimpan.
c)
Uang berfungsi sebagai alat tukar dan satuan hitung yang netral, sehingga dilarang diperdagangkan untuk menghasilkan keuntungan secara langsung (riba).
d)
Uang hanya boleh digunakan untuk kegiatan filantropi dan tidak boleh digunakan untuk perdagangan.
e)
Uang harus selalu terkait dengan harga emas dan perak, dan tidak dapat digunakan sebagai uang fiat.
22.
Sebuah bank konvensional memiliki portofolio kredit yang berisiko tinggi. Untuk mengelola risiko ini, bank tersebut menjual sebagian hak atas pinjaman tersebut kepada investor institusi melalui proses sekuritisasi. Dari perspektif manajemen risiko, tindakan ini menunjukkan bank sedang berupaya untuk…
a)
Meningkatkan eksposur terhadap risiko kredit untuk mendapatkan imbal hasil yang lebih tinggi.
b)
Mengubah pinjaman menjadi aset yang lebih likuid dan mengalihkan risiko gagal bayar kepada investor.
c)
Meningkatkan pendapatan bunga dari pinjaman yang disekuritisasi.
d)
Mengubah pinjaman menjadi deposito berjangka untuk meningkatkan sumber pendanaan.
e)
Mendiversifikasi portofolio pinjaman dengan mengakuisisi pinjaman baru dari bank lain.
23.
Jika terdapat perbedaan pendapat antara fatwa DSN-MUI dan kebijakan teknis OJK mengenai produk keuangan syariah, maka lembaga keuangan syariah seharusnya …
a)
Mengikuti kebijakan OJK
b)
Mengikuti fatwa DSN-MUI
c)
Menunggu keputusan pengadilan agama
d)
Mengabaikan keduanya dan tetap menjalankan praktik lama
e)
Meminta izin langsung ke Bank Indonesia
24.
Fatwa DSN-MUI Nomor 01/DSN-MUI/IV/2000 mengatur tentang akad yang menjadi dasar utama dalam kegiatan perbankan syariah, yaitu akad...
a)
Wakalah
b)
Murabahah
c)
Mudharabah
d)
Ijarah
e)
Musyarakah
25.
Dalam sistem perbankan syariah, regulasi Bank Indonesia mengenai prinsip kehati-hatian (prudential principle) bertujuan utama untuk …
a)
Mengatur nisbah bagi hasil
b)
Menjamin kepatuhan akidah nasabah
c)
Menjaga stabilitas sistem keuangan syariah
d)
Mengawasi perilaku bisnis nasabah
e)
Menentukan fatwa baru
26.
Salah satu perbedaan mendasar antara peran DSN-MUI dan OJK adalah …
a)
DSN-MUI menetapkan kebijakan fiskal, sedangkan OJK menetapkan kebijakan moneter
b)
DSN-MUI berfungsi sebagai regulator utama lembaga keuangan
c)
DSN-MUI memberikan landasan normatif syariah, sedangkan OJK bertindak sebagai pengawas dan regulator
d)
DSN-MUI mengatur pengadilan agama, sedangkan OJK mengatur arbitrase
e)
DSN-MUI menetapkan sanksi hukum kepada pelanggar
27.
Sebuah perusahaan syariah menurunkan kualitas produk tanpa memberi tahu konsumen, dengan alasan efisiensi biaya. Dalam pandangan etika bisnis Islam, tindakan ini bertentangan dengan prinsip...
a)
Maslahah (kemaslahatan umum)
b)
Amanah (kepercayaan)
c)
Syura (musyawarah)
d)
Ihsan (kebaikan)
e)
Tawakal (berserah diri)
28.
Transaksi tadlis (penipuan tersembunyi dalam jual beli) dilarang karena…
a)
Mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan merusak prinsip kejujuran
b)
Tidak melibatkan akad tertulis
c)
Mengandung unsur riba
d)
Tidak ada niat baik dari pembeli
e)
Tidak menggunakan standar halal
29.
Prinsip amanah dalam etika bisnis Islam terutama menekankan pada…
a)
Keberanian mengambil risiko besar
b)
Pemenuhan tanggung jawab dan kejujuran terhadap pihak lain
c)
Penguasaan pangsa pasar
d)
Kepemilikan modal yang besar
e)
Keterampilan dalam promosi
30.
Salah satu implikasi praktis larangan maysir dalam ekonomi modern adalah…
a)
Diperbolehkannya investasi spekulatif
b)
Dilarangnya transaksi berbasis ketidakpastian seperti derivatif spekulatif
c)
Dihalalkannya semua bentuk taruhan kecil
d)
Diperbolehkannya short selling
e)
Diperbolehkannya margin trading tanpa batas
31.
Salah satu kelebihan penyelesaian sengketa melalui BASYARNAS dibanding pengadilan adalah...
a)
Keputusan dapat diajukan banding berkali-kali
b)
Prosesnya tertutup, cepat, dan bersifat final serta mengikat
c)
Tidak membutuhkan bukti tertulis
d)
Keputusan tidak wajib dilaksanakan
e)
Dapat mengubah ketentuan fiqih
32.
Dalam konteks litigasi ekonomi syariah, kompetensi absolut Pengadilan Agama meliputi…
a)
Semua sengketa perdata umum
b)
Sengketa antara lembaga keuangan syariah dan nasabah yang terikat akad syariah
c)
Sengketa pajak dan keuangan negara
d)
Sengketa antar perusahaan non-syariah
e)
Sengketa internasional antarbank
33.
Penyelesaian sengketa ekonomi syariah secara musyawarah dan tahkim mencerminkan prinsip …
a)
Kekeluargaan dan perdamaian
b)
Keadilan dan keseimbangan
c)
Kepastian hukum dan sanksi sosial
d)
Kebebasan individu dan kesetaraan hak
e)
Kepatuhan terhadap keputusan otoritas
34.
Salah satu faktor penghalang waris (mawani‘ al-irṡ) adalah…
a)
Tidak adanya surat wasiat
b)
Hubungan darah yang terlalu jauh
c)
Harta yang sedikit
d)
Tidak adanya saksi
e)
Adanya perbedaan agama antara pewaris dan ahli waris
35.
Dalam hukum waris Islam, cucu laki-laki dari anak laki-laki memperoleh warisan jika…
a)
Masih ada anak laki-laki pewaris
b)
Tidak ada anak laki-laki pewaris yang hidup
c)
Pewaris meninggalkan saudara kandung
d)
Pewaris memiliki istri
e)
Pewaris memiliki ayah
36.
Jika seseorang meninggal dunia meninggalkan suami, ibu, dan dua saudara perempuan kandung, maka bagian suami adalah...
a)
1/2
b)
1/3
c)
1/4
d)
Ashabah
e)
1/6
37.
Penerapan wakaf produktif dinilai dapat mendukung ekonomi modern karena…
a)
Mendorong aktivitas ekonomi berbasis modal publik tanpa mencari keuntungan.
b)
Mengubah sistem kapitalis menjadi sistem barter berbasis wakaf.
c)
Membatasi fungsi sosial harta hanya pada sektor keagamaan.
d)
Mengonversi aset nonproduktif menjadi sumber pendanaan berkelanjutan bagi masyarakat.
e)
Menghapus kepemilikan individu dan menggantikannya dengan kepemilikan negara.
38.
Apabila dalam suatu akad murabahah para pihak tidak mencantumkan klausul arbitrase, dan upaya mediasi gagal, lembaga manakah yang secara hukum berwenang memeriksa dan memutus sengketa ekonomi syariah tersebut?
a)
Pengadilan Negeri karena menyangkut hubungan perdata
b)
Otoritas Jasa Keuangan karena mengatur lembaga keuangan syariah
c)
BASYARNAS karena merupakan lembaga khusus ekonomi syariah
d)
Mahkamah Konstitusi karena menyangkut tafsir norma keagamaan
e)
Pengadilan Agama karena termasuk kompetensi absolut sengketa syariah
39.
Dalam konteks wakaf uang (waqf al-nuqud), ulama klasik berbeda pendapat mengenai kebolehannya.
Manakah pernyataan berikut yang paling tepat dan proporsional menggambarkan perbandingan pandangan mazhab?
a)
Semua mazhab menolak wakaf uang karena tidak dikenal pada masa Rasulullah.
b)
Mazhab Hanafi dan Hanbali mewajibkan konversi uang wakaf menjadi barang agar sah.
c)
Mazhab Hanafi membolehkan wakaf uang jika nilai pokoknya dijaga dan hasilnya dimanfaatkan, sedangkan mazhab Syafi’i menolak karena uang dianggap tidak dapat dimanfaatkan tanpa menghabiskan zatnya.
d)
Mazhab Maliki dan Syafi’i sama-sama membolehkan wakaf uang selama untuk kepentingan sosial.
e)
Mazhab Hanbali melarang seluruh bentuk wakaf selain tanah karena tidak kekal manfaatnya.
40.
Contoh penerapan perlindungan akal (hifz al ‘aql) dalam kegiatan muamalah adalah…
a)
Larangan riba agar harta tidak rusak.
b)
Kewajiban pendidikan keuangan syariah.
c)
Larangan gharar (ketidakjelasan transaksi).
d)
Zakat untuk pemerataan kekayaan.
e)
Larangan minuman keras yang merusak akal.
41.
Bagaimana instrumen keuangan syariah bisa dirancang agar selaras dengan maqasid syariah dalam perlindungan mal (harta)?
a)
Dengan memaksimalkan keuntungan investor tanpa risiko.
b)
Dengan menunda penyaluran dana untuk menghindari kerugian pasar.
c)
Dengan mengharuskan setiap nasabah bersedekah sebelum transaksi.
d)
Dengan menempatkan semua dana pada proyek pemerintah.
e)
Dengan melindungi harta dari unsur riba, gharar, dan penipuan.
42.
Inti perbedaan antara Fintech P2P Syariah dengan P2P konvensional terletak pada penghindaran Riba. Apa yang harus dimiliki P2P Syariah agar secara fundamental berbeda dari P2P konvensional yang berfokus pada bunga tetap (Riba)?
a)
Wajib memiliki Dewan Pengawas Syariah (DPS) yang bersertifikat.
b)
Harus menggunakan akad bagi hasil (Profit-Loss Sharing/PLS) yang mengaitkan imbalan dengan risiko usaha/aset riil yang dibiayai.
c)
Pembiayaan harus selalu disalurkan untuk sektor yang halal dan tidak spekulatif.
d)
Teknologi yang digunakan harus berupa Smart Contract berbasis blockchain untuk transparansi total.
e)
Hanya boleh menerima dana dari investor yang bersedia menanggung 100% kerugian.
43.
Pembangunan rumah sakit oleh pemerintah untuk meningkatkan layanan kesehatan masyarakat termasuk dalam kategori maslahah…
a)
Daruriyyah
b)
Hajiyyah
c)
Tahsiniyyah
d)
Kamaliyyah
e)
Mursalah
44.
Dalam maqashid syariah, tindakan pemerintah menetapkan kebijakan subsidi pendidikan bagi masyarakat miskin termasuk dalam kategori maslahah jenis apa?
a)
Dharuriyyat
b)
Hajiyyat
c)
Tahsiniyyat
d)
Kamiliyat
e)
Maqashid juz’iyyah
45.
Di Indonesia, kripto diakui Bappebti sebagai komoditas digital, tetapi Bank Indonesia (BI) melarangnya sebagai alat tukar. Apa tujuan utama di balik pemisahan regulasi ini dari sudut pandang stabilitas ekonomi makro?
a)
Mencegah praktik pencucian uang (money laundering) yang menggunakan aset kripto.
b)
Menghindari pembebanan pajak yang tinggi kepada investor kripto.
c)
Memastikan bahwa fluktuasi nilai kripto yang tinggi tidak mengganggu kebijakan moneter BI (misalnya pengendalian inflasi) atau nilai tukar Rupiah.
d)
Mendorong percepatan pengembangan blockchain oleh anak bangsa.
e)
Menjaga agar kegiatan investasi kripto hanya dilakukan oleh lembaga keuangan yang terdaftar.
46.
Dalam konteks mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), manakah pernyataan berikut yang paling tepat menjelaskan prinsip penyelesaian konflik (trade-off) antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian lingkungan?
a)
Prioritas utama harus selalu pada pertumbuhan ekonomi (SDG 8), karena hanya dengan kekayaan negara dapat membiayai pelestarian lingkungan di masa depan.
b)
Perusahaan harus dibiarkan beroperasi tanpa batasan lingkungan asalkan mereka membayar denda yang mahal atas pencemaran yang mereka lakukan.
c)
Keputusan harus didasarkan pada prinsip keberlanjutan, di mana pembangunan ekonomi tidak boleh melampaui daya dukung dan kapasitas regenerasi lingkungan, meskipun itu berarti pertumbuhan PDB melambat.
d)
Pemerintah harus melarang semua proyek pembangunan yang berpotensi merusak lingkungan, fokus hanya pada sektor jasa yang minim limbah.
e)
Lingkungan (SDG 13 & 15) harus selalu diutamakan, bahkan jika itu mengakibatkan peningkatan angka pengangguran yang signifikan.
47.
Prinsip konsumsi bagi Muslim tidak hanya halal (diizinkan syariah), tetapi juga thayyib (baik, berkualitas). Dalam tren industri halal global, konsep thayyib telah mengalami perluasan makna yang komprehensif.
Manakah pernyataan yang paling tepat menggambarkan perluasan makna thayyib dalam konteks rantai pasokan (supply chain) dan Jaminan Produk Halal (JPH)?
a)
Memastikan produk hanya mengandung zat-zat yang tidak memabukkan dan tidak berasal dari bangkai.
b)
Produk tersebut wajib memiliki nilai ekspor di atas rata-rata PDB nasional untuk menunjukkan kualitas terbaik.
c)
Keharusan untuk menanamkan modal pada Lembaga Keuangan Syariah sebagai wujud tanggung jawab sosial.
d)
Proses pengolahannya tidak boleh menggunakan teknologi modern yang rumit dan harus bersifat tradisional.
e)
Menjamin produk, proses, dan layanan dari hulu ke hilir bersifat higienis, aman, berkualitas, serta memberikan manfaat positif bagi kesehatan dan lingkungan.
48.
Indonesia dengan potensi pasar Muslim yang tergolong besar, menargetkan diri sebagai Global Halal Hub. Salah satu pilar strategi nasional yang dikenal sebagai Global Hub Development Strategy adalah...
a)
Peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah untuk mencapai pangsa pasar perbankan syariah di atas 50%.
b)
Penguatan regulasi dan riset untuk mengamankan ketersediaan bahan baku halal substitusi impor seperti gelatin dan kolagen.
c)
Mendorong sektor UMKM agar menjadi konsumen produk halal terbesar di kawasan ASEAN.
d)
Menjadikan Indonesia sebagai pusat terkemuka dalam produksi, perdagangan, dan rujukan sertifikasi produk halal dunia yang diakui secara internasional.
e)
Fokus pada diversifikasi produk halal di sektor modest fashion dan pariwisata ramah Muslim saja, mengabaikan sektor makanan.
49.
Perbankan syariah memiliki peran unik dalam mendorong inklusi keuangan dan berkontribusi pada Produk Domestik Bruto (PDB). Mekanisme utama yang membedakan dan efektif dalam mencapai peran tersebut adalah...
a)
Menghapus semua biaya administrasi untuk menarik nasabah non-Muslim agar beralih ke bank syariah.
b)
Menarik segmen masyarakat yang sensitif terhadap nilai keagamaan melalui produk berbasis bagi hasil (mudharabah, musyarakah) yang meningkatkan Dana Pihak Ketiga (DPK), kemudian menyalurkannya sebagai pembiayaan produktif sektor riil.
c)
Melakukan konversi seluruh Bank Pembangunan Daerah (BPD) menjadi bank syariah untuk mendominasi pasar domestik.
d)
Mengutamakan pembiayaan konsumtif berjaminan tinggi untuk menjaga rasio NPF (Non-Performing Financing) tetap rendah.
e)
Seluruh dana DPK wajib diinvestasikan pada instrumen Sukuk Negara dan tidak boleh disalurkan sebagai kredit perbankan.
50.
Ekonomi syariah berpegang teguh pada larangan riba, gharar (ketidakjelasan), dan maisyir (spekulasi/judi). Secara makroekonomi, penerapan prinsip ini memberikan kontribusi penting terhadap stabilitas ekonomi nasional karena...
a)
Prinsip-prinsip tersebut memaksa perbankan syariah untuk hanya memberikan pembiayaan kepada UMKM, menjamin pemerataan ekonomi.
b)
Menghindari gharar secara total menghapuskan semua bentuk risiko kerugian, membuat sistem syariah kebal terhadap resesi.
c)
Sistem keuangan yang berbasis aset dan bagi hasil (risiko bersama) cenderung membatasi leverage dan spekulasi utang, sehingga lebih resisten terhadap gelembung ekonomi dan guncangan krisis keuangan yang berakar dari utang.
d)
Larangan riba secara otomatis menaikkan peringkat Indonesia dalam Global Islamic Finance Report (GIFR) setiap tahun.
e)
Fokus pada aspek sosial membuat sektor keuangan syariah tidak terpengaruh oleh kondisi pasar global yang volatil.
100 %
