wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

QUIZ HSE TOWNHALL MEETING OKT 2025

Total questions: 15

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi paling tepat dari kelelahan (fatigue) dalam konteks keselamatan kerja?

a)

Perasaan mengantuk setelah makan siang.

b)

Kondisi penurunan fisik dan/atau mental akibat kurang tidur, kerja berlebihan, atau jadwal yang mengganggu ritme sirkadian, yang dapat mengurangi kewaspadaan dan kinerja.

c)

Keinginan untuk beristirahat sebentar.

d)

Rasa lelah setelah berolahraga berat.

2.

Salah satu strategi paling efektif dalam Personal Fatigue Management (Manajemen Kelelahan Pribadi) adalah:

a)

Minum kopi atau minuman energi sebanyak mungkin.

b)

Mengabaikan kebutuhan tidur dan fokus menyelesaikan pekerjaan.

c)

Menjaga kualitas dan kuantitas tidur yang memadai secara teratur, serta mengatur gaya hidup sehat.

d)

Mengambil cuti panjang setiap akhir tahun.

3.

Dalam konteks organisasi, Risk Management (Manajemen Risiko) terhadap kelelahan yang efektif harus mencakup:

a)

Hanya menyediakan kamar tidur darurat di tempat kerja.

b)

Hanya mengandalkan karyawan untuk melaporkan kelelahan mereka.

c)

Mengembangkan dan menerapkan Sistem Manajemen Risiko Kelelahan (Fatigue Risk Management System/FRMS) yang meliputi kebijakan jam kerja, rotasi shift, dan edukasi.

d)

Memberikan bonus kepada karyawan yang tidak pernah merasa lelah.

4.

Ritme sirkadian (siklus biologis 24 jam) paling berperan dalam meningkatkan risiko kelelahan bagi pekerja yang melakukan:

a)

Jam kerja standar 8 jam sehari.

b)

Tugas kerja yang monoton.

c)

Pekerjaan shift malam atau rotasi shift yang cepat.

d)

Pekerjaan yang memerlukan banyak interaksi sosial.

5.

Tujuan utama dari penerapan program Fatigue Management di tempat kerja adalah:

a)

Untuk mengurangi biaya operasional perusahaan.

b)

Untuk memastikan karyawan selalu bekerja dengan kecepatan maksimum.

c)

Untuk menjaga kesehatan dan keselamatan pekerja serta mencegah insiden dan kecelakaan akibat penurunan kinerja dan kewaspadaan.

d)

Untuk memaksa karyawan bekerja lebih lama.

6.

Mengapa istirahat yang teratur (scheduled breaks) saat bekerja sangat penting dalam manajemen kelelahan?

a)

Hanya untuk minum kopi.

b)

Untuk memastikan karyawan menyelesaikan pekerjaannya tepat waktu.

c)

Untuk mengganggu periode kerja yang berkepanjangan dan memungkinkan pemulihan fisik dan mental singkat.

d)

Agar supervisor dapat menghitung kehadiran.

7.

Pernyataan mana yang benar mengenai dampak kelelahan terhadap kinerja dan keselamatan?

a)

Kelelahan hanya mempengaruhi kecepatan kerja, bukan kualitas keputusan.

b)

Kelelahan mengurangi waktu reaksi, daya ingat, dan kemampuan membuat keputusan yang baik.

c)

Kelelahan membuat seseorang lebih berhati-hati dalam bekerja.

d)

Kelelahan hanya berdampak pada pekerjaan fisik, bukan pekerjaan mental.

8.

"Microsleep" (Tidur mikro) adalah:

a)

Tidur siang singkat yang direncanakan.

b)

Periode tidur selama 1-2 jam.

c)

Episode tidur yang sangat singkat (beberapa detik) yang terjadi tanpa disadari saat seseorang seharusnya terjaga.

d)

Tidur yang terjadi hanya pada malam hari.

9.

Berapa jam tidur yang direkomendasikan untuk orang dewasa agar dapat berfungsi secara optimal dan menghindari akumulasi defisit tidur?

a)

5-6 jam.

b)

Kurang dari 4 jam.

c)

7-9 jam.

d)

Lebih dari 10 jam.

10.

Apa peran utama dari edukasi kelelahan (fatigue education) dalam Fatigue Risk Management System (FRMS)?

a)

Mengajarkan cara tidur hanya di tempat kerja.

b)

Untuk memastikan karyawan dapat mengidentifikasi gejala, penyebab, dan strategi pengelolaan kelelahan mereka sendiri dan orang lain.

c)

Hanya memberikan informasi tentang aturan jam kerja.

d)

Untuk memaksa karyawan melaporkan setiap kelelahan.

11.

Istirahat yang efektif di antara shift kerja harus memungkinkan waktu yang cukup untuk:

a)

Hanya perjalanan pulang-pergi.

b)

Makan malam dan bersosialisasi saja.

c)

Tidur yang memadai, waktu pribadi/keluarga, dan pemulihan dari stres kerja.

d)

Persiapan untuk shift berikutnya saja.

12.

Tingkat kewaspadaan manusia biasanya mencapai titik terendah (rentan terhadap kelelahan) pada periode antara:

a)

Siang hari (11:00 - 13:00).

b)

Sore hari (15:00 - 17:00).

c)

Tengah malam hingga subuh (sekitar 02:00 - 05:00), yang dipengaruhi oleh ritme sirkadian.

d)

Pagi hari (07:00 - 09:00).

13.

Dalam manajemen kelelahan, "kontingensi" berarti:

a)

Kebijakan cuti tahunan perusahaan.

b)

Rencana atau prosedur yang disiapkan untuk menghadapi situasi kelelahan tak terduga (misalnya, adanya karyawan yang terlalu lelah untuk bekerja dengan aman).

c)

Jadwal shift yang tetap.

d)

Jumlah maksimum lembur yang diizinkan.

14.

Selain kurang tidur, faktor apa lagi yang berkontribusi signifikan terhadap kelelahan di tempat kerja?

a)

Tersedianya makanan ringan.

b)

Penerangan yang terang.

c)

Lingkungan kerja yang bising, monoton, atau ekstrem (panas/dingin), serta tuntutan mental/emosional yang tinggi.

d)

Mendengarkan musik.

15.

Siapa yang bertanggung jawab utama untuk memastikan penerapan Fatigue Management yang efektif di tempat kerja?

a)

Hanya karyawan yang merasa lelah.

b)

Hanya atasan dan supervisor.

c)

Hanya departemen HRD.

d)

Semua pihak.