WorksheetsTeori masuknya hindu budha
Total questions: 20
Worksheet time: 10mins
Selain mencari rempah-rempah (faktor ekonomi), motivasi utama kaum Ksatria datang ke Nusantara menurut Teori Ksatria adalah...
Menjadi pimpinan peribadatan di pelabuhan-pelabuhan besar.
Menjadi guru spiritual bagi masyarakat pesisir.
Mencari kekuasaan dan mendirikan kerajaan baru setelah kalah perang di India.
Mengumpulkan komoditas dagang selain rempah untuk dijual di Eropa.
Faktor geografis utama yang membuat Nusantara (Indonesia) menjadi tempat singgah ideal bagi para penyebar Hindu-Buddha dari India dan Tiongkok adalah posisinya yang strategis di jalur...
Selat Malaka saja
Jalur Rempah Barat
Jalur Sutra Darat
Jalur Sutra Maritim
Teori manakah yang menyatakan bahwa agama Hindu-Buddha dibawa ke Nusantara oleh kaum bangsawan atau pendeta yang sengaja diundang oleh penguasa lokal?
Teori Waisya
Teori Ksatria
Teori Brahmana
Teori Arus Balik
Peran angin musim (monsun) terhadap penyebaran Hindu-Buddha adalah...
Menghancurkan kerajaan lokal sehingga memudahkan Ksatria menaklukkan wilayah.
Mengganggu pelayaran sehingga jalur laut segera diganti dengan Jalur Sutra Darat.
Mempercepat pelayaran sehingga pedagang tidak perlu singgah lama.
Memaksa pedagang singgah dalam waktu lama (berbulan-bulan) di Nusantara, sehingga terjadi interaksi intensif.
Teori manakah yang menekankan bahwa penyebaran agama Hindu-Buddha dilakukan secara aktif oleh masyarakat Nusantara sendiri yang sudah belajar di India?
Teori Arus Balik
Teori Brahmana
Teori Waisya
Teori Ksatria
Menurut Teori Waisya, salah satu cara paling efektif yang digunakan pedagang India untuk menyebarkan agama kepada masyarakat lokal adalah...
Melakukan penaklukan militer kecil di sekitar pelabuhan.
Menikah dengan wanita pribumi dan menetap sementara atau permanen.
Mengeluarkan dekrit kerajaan yang mewajibkan rakyat memeluk agama.
Memberikan khotbah keagamaan besar di alun-alun kota.
Mengapa penyebar agama Hindu-Buddha cenderung diterima dengan baik oleh penguasa-penguasa lokal Nusantara?
Karena para raja tertarik dengan konsep dewa-raja yang dapat memperkuat kekuasaan mereka.
Karena ajaran Hindu-Buddha sangat mirip dengan kepercayaan animisme-dinamisme lokal.
Karena Hindu-Buddha memberikan keuntungan monopoli perdagangan rempah-rempah.
Karena Raja Nusantara terpaksa menerima akibat ancaman militer dari India.
Pendekatan penyebaran agama melalui akulturasi budaya memiliki arti...
Menghilangkan semua tradisi lokal dan menggantinya dengan budaya India sepenuhnya.
Pencampuran dua budaya (India dan Lokal) sehingga membentuk budaya baru tanpa menghilangkan budaya asli.
Penyebaran agama yang dilakukan dengan cara kekerasan dan penaklukan.
Menerima sepenuhnya budaya India tanpa adanya penyesuaian dari budaya lokal.
Kaum Brahmana dapat dengan mudah diterima oleh penguasa lokal karena mereka adalah satu-satunya kelompok yang menguasai hal berikut, yang diperlukan untuk upacara dan prasasti kerajaan:
Penulisan dengan aksara Pallawa dan penggunaan bahasa Sanskerta.
Ilmu navigasi laut dan peta pelayaran.
Penghitungan keuntungan rempah-rempah dan sistem pasar.
Teknik militer dan strategi penaklukan wilayah.
Jika seorang pedagang kaya dari India menikah dengan putri kepala suku di pesisir Nusantara dan kemudian mengenalkan ajaran Hindu, teori ini paling sesuai dengan...
Teori Waisya, karena pedagang menyebarkan agama melalui interaksi sosial dan pernikahan.
Teori Arus Balik, karena ada interaksi pribumi.
Teori Brahmana, karena pedagang dianggap setara dengan pendeta.
Teori Ksatria, karena ada unsur kekuasaan (kepala suku).
Kelemahan utama dari Teori Ksatria yang sering dikritik oleh para sejarawan adalah...
Sistem kasta melarang Ksatria untuk menyeberangi lautan menuju wilayah asing.
Kaum Ksatria tidak menguasai bahasa perdagangan yang dibutuhkan di pelabuhan.
Tidak ada bukti prasasti yang menunjukkan penaklukan militer secara besar-besaran dari kerajaan India ke Nusantara.
Peran mereka terlalu pasif dan tidak menjelaskan pengakaran agama di kalangan raja.
Mengapa penguasa lokal di Nusantara tertarik mengadopsi agama Hindu, khususnya pada konsep 'dewa-raja'?
Karena dewa-raja adalah konsep yang lebih sederhana daripada kepercayaan animisme lokal.
Konsep dewa-raja adalah hasil modifikasi dari ajaran Buddha yang sudah ada di Sriwijaya.
Konsep dewa-raja memberikan legitimasi ilahi yang kuat, menempatkan raja sebagai penjelmaan dewa yang kekuasaannya tidak dapat diganggu gugat.
Konsep ini secara khusus menjamin keuntungan perdagangan rempah-rempah bagi kerajaan.
Jika seorang raja di Kutai mengundang Brahmana untuk melaksanakan upacara Vratyastoma (pensucian), kegiatan ini secara tidak langsung mendukung teori masuknya agama Hindu melalui...
Perdagangan, karena upacara tersebut memerlukan biaya dari hasil dagang.
Kasta Ksatria, karena upacara tersebut dilakukan setelah penaklukan wilayah.
Peran aktif masyarakat lokal yang menjadi sponsor upacara keagamaan.
Kasta Brahmana, karena hanya mereka yang sah untuk memimpin upacara pensucian dan pengangkatan raja.
Mengapa Teori Arus Balik sering dianggap sebagai teori yang paling komprehensif atau kuat dalam menjelaskan pengakaran agama Hindu-Buddha di Nusantara?
Karena hanya peran aktif masyarakat lokal yang dapat menjamin agama tidak hanya diterima di permukaan, tetapi juga dipahami dan dilestarikan.
Karena teori ini menggabungkan peran Waisya, Ksatria, dan Brahmana menjadi satu kelompok.
Karena kedaulatan laut India yang kuat membuat pelaut Nusantara harus menimba ilmu di sana.
Karena teori ini adalah satu-satunya yang didukung oleh penemuan prasasti berbahasa Sanskerta di seluruh Indonesia.
Faktor akulturasi budaya, seperti penggunaan relief candi yang menceritakan kisah lokal, menunjukkan bahwa penyebaran agama Hindu-Buddha berjalan secara...
Monopoli, di mana tradisi lokal dihilangkan sepenuhnya oleh India.
Eksklusif, di mana agama hanya diterima oleh kasta tertentu di lingkungan istana.
Koersif, di mana penyebaran dilakukan di bawah ancaman dan paksaan militer.
Adaptif, di mana agama baru menyesuaikan diri dengan wadah budaya yang sudah ada di Nusantara.
Jika para Ksatria yang kalah perang mendirikan kerajaan di Nusantara, kelemahan logis dari pendirian mereka sebagai raja adalah...
Mereka hanya membawa ajaran Buddha, yang tidak cocok dengan kerajaan berbasis Hindu.
Mereka tidak membawa cukup tentara, sehingga mudah dikalahkan oleh penduduk lokal.
Mereka kekurangan emas dan rempah-rempah untuk membiayai kerajaan baru.
Mereka tidak memiliki wewenang keagamaan untuk melakukan ritual Vratyastoma yang sah untuk menjadi raja Hindu.
Mengapa pedagang Waisya memilih menetap atau singgah lama di pelabuhan daripada langsung kembali ke India setelah berdagang?
Mereka harus menunggu perubahan arah angin musim (monsun) agar dapat berlayar pulang dengan aman dan cepat.
Mereka harus mengumpulkan dana yang cukup sebelum diizinkan meninggalkan Nusantara oleh otoritas lokal.
Mereka memiliki misi keagamaan rahasia yang mengharuskan mereka menetap selama enam bulan.
Mereka takut diserang oleh bajak laut di Selat Malaka jika berlayar terlalu cepat.
Apa perbedaan paling signifikan dalam status sosial penyebar agama antara Teori Brahmana dan Teori Waisya?
Brahmana menyebarkan agama di pesisir, sedangkan Waisya menyebarkan di pedalaman.
Brahmana adalah kaum militer, sedangkan Waisya adalah cendekiawan.
Brahmana dilarang menyeberang laut, sedangkan Waisya dilarang menikah dengan pribumi.
Brahmana dihormati karena kitab suci, sedangkan Waisya dihormati karena kekayaan materi.
Menurut Teori Arus Balik, para cendekiawan Nusantara yang belajar di India kemungkinan besar belajar di pusat pendidikan agama Buddha terkenal yang bernama...
Nalanda
Nalanda
Taxila
Sarnath
Akibat dari diterimanya agama Hindu-Buddha oleh penguasa di Nusantara, muncul perubahan politik yang paling mendasar, yaitu...
Hilangnya semua bentuk kepercayaan animisme dan dinamisme secara total dari masyarakat.
Sistem kepemimpinan dari kepala suku yang karismatik berubah menjadi konsep kerajaan dengan birokrasi terstruktur.
Berubahnya mata pencaharian utama rakyat dari agraris menjadi maritim.
Larangan bagi masyarakat untuk menyeberangi lautan untuk berdagang dengan India.
