NEW
Font size
WorksheetsQuiz buta warna-hemofilia
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Buta warna pada manusia umumnya disebabkan oleh gen X-linked resesif. Jika seorang wanita normal (XBXB) menikah dengan pria buta warna (Xb Y), kemungkinan anak perempuan menderita buta warna adalah:
0%
25%
50%
100%
Seorang wanita pembawa sifat buta warna (XB Xb) menikah dengan pria normal (XB Y). Peluang anak laki-laki mereka menderita buta warna adalah:
25%
50%
75%
100%
Seseorang dengan genotipe Xh XH adalah:
Hemofilia (laki-laki)
Pembawa sifat (perempuan)
Normal (laki-laki)
Buta warna (perempuan)
Penyakit buta warna merah-hijau lebih banyak terjadi pada laki-laki karena:
Gen dominan terletak di autosom
Gen resesif terletak di kromosom X, laki-laki hanya memiliki satu X
Gen dominan terletak di kromosom Y
Gen resesif terletak di kromosom Y
Jika seorang ibu pembawa hemofilia (XH Xh) menikah dengan ayah normal (XH Y), peluang anak perempuan menjadi pembawa hemofilia adalah:
0%
25%
50%
100%
Diagram pedigree digunakan untuk:
Menentukan warna rambut anak
Menentukan pewarisan sifat genetik dalam keluarga
Menghitung jumlah kromosom manusia
Menentukan golongan darah
Seorang anak laki-laki menderita buta warna, sementara kedua orang tuanya normal. Hal ini kemungkinan terjadi karena:
Mutasi baru pada kromosom Y
Mutasi baru pada kromosom X dari ibu
Gen dominan pada autosom
Gen resesif pada kromosom Y
Ciri khas pewarisan X-linked resesif adalah:
Laki-laki dan perempuan sama-sama sering menderita
Hanya perempuan yang menderita
Laki-laki lebih sering menderita, perempuan biasanya pembawa sifat
Hanya laki-laki yang normal
Seorang anak laki-laki normal lahir dari ibu pembawa sifat hemofilia dan ayah normal. Hal ini menunjukkan:
Anak laki-laki selalu menderita hemofilia
Anak laki-laki dapat normal karena kemungkinan menerima X normal dari ibu
Anak perempuan pasti menderita hemofilia
Anak laki-laki menerima X dari ayah
Seorang anak laki-laki menderita hemofilia, sedangkan ibu tampak normal. Hal ini kemungkinan terjadi karena:
Anak laki-laki menerima X normal dari ayah
Mutasi baru pada kromosom X dari ibu
Gen dominan autosomal
Mutasi kromosom Y
