Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PSAS PBBP PAKET B

Total questions: 20

Worksheet time: 3600secs

Name
Class
Date
1.

Sebuah zat direaksikan dengan asam sulfat pekat lalu dipanaskan menghasilkan gas berwarna. Zat tersebut adalah

a)

NO2

b)

H2S

c)

CO2

d)

HOAc

e)

O2

2.

Pada endapan klorida golongan 1 ditambahkan air panas, kemudian filtrat yang dihasilkan ditambahkan asam sulfat menghasilkan endapan putih. Endapan putih tersebut adalah

a)

PbSO4

b)

Hg

c)

Ag(NH3)2

d)

PbI2

e)

HgNH2Cl

3.

Dalam analisis volumetri memerlukan larutan baku sekunder dan larutan baku primer. Salah satu contoh larutan baku sekunder adalah

a)

AgNO3

b)

asam Benzoat

c)

NaCl

d)

Boraks

e)

Asam cuka

4.

Untuk membuat asam sulfat 0,1 N sebanyak 2,5 liter diperlukan asam sulfat pekat (36 N) sebanyak

a)

6,94 mL

b)

34,7 mL

c)

139 mL

d)

278 mL

e)

69,4 mL

5.

Sebanyak 20 mL larutan H2SO4 tepat bereaksi dengan 25 mL larutan Ba(OH)2 0,2 M. Konsentrasi larutan H2SO4 adalah

a)

0,25 M

b)

0,5 M

c)

1 M

d)

1,5 M

e)

2 M

6.

Jika pH larutan 0,01 M suatu asam lemah HA adalah 3,5, maka tetapan asam (Ka) adalah

a)

1×10−51 \times 10^{-5}

b)

1×10−31 \times 10^{-3}

c)

2×10−32 \times 10^{-3}

d)

1×10−71 \times 10^{-7}

e)

1×10−81 \times 10^{-8}

7.

pH larutan NH4OH 0,1 M (Kb = 10^{-5}) adalah

a)

11

b)

3

c)

8

d)

12

e)

13

8.

Untuk menstandarisasi larutan AgNO3 dapat digunakan larutan

a)

NaCl

b)

Na2CO3

c)

NaBr

d)

NaOH

e)

Na2SO4

9.

Ketika menganalisis kadar klorida dalam titrasi metode Mohr, titik akhir titrasi ditandai dengan terbentuknya

a)

Ag2CrO4 merah bata

b)

AgCl putih

c)

K2CrO4 kuning

d)

FeCrO4 merah bata

e)

KCl putih

10.

Titrasi Presipitimetri dikenal juga dengan nama titrasi

a)

Pengendapan

b)

Penetralan

c)

Penggaraman

d)

Pengompleksan

e)

Kesadahan

11.

Bilangan oksidasi aluminium dalam Al2O3 adalah

a)

+3

b)

-1

c)

+1

d)

+2

e)

+4

12.

Jumlah bilangan oksidasi dari H dalam senyawa H2SO4 adalah

a)

+2

b)

0

c)

+1

d)

-1

e)

-2

13.

Biloks S pada ion SO32−SO3^{2-} adalah

a)

+4

b)

+2

c)

-4

d)

-2

e)

+3

14.

Biloks Cl pada Cl2, KClO2, dan AlCl3 berturut-turut adalah

a)

0, +3, dan -1

b)

-2, +3, dan -3

c)

0, +2, dan +1

d)

-2, +3, dan -1

e)

+1, +2 dan +3

15.

Pada persamaan redoks berikut KMnO4 + KI + H2SO4 -> MnSO4 + I2 + K2SO4 + H2O, bilangan oksidasi Mn berubah dari

a)

+7 ke +2

b)

+2 ke +7

c)

+4 ke +2

d)

+6 ke +3

16.

Pada reaksi: 2KClO3 + 3S → KCl + 3SO2, yang berperan sebagai oksidator adalah...

a)

KClO3

b)

S

c)

KCl dan SO2

d)

KCl

e)

SO2

17.

KMnO4 akan mengalami auto redoks jika dalam larutannya mengandung ...

a)

Mn2+

b)

MnO2

c)

MnO42−MnO4^2-

d)

Zat organik

e)

Cl-

18.

Dalam titrasi dikromatometri, larutan kalium dikromat (K2Cr2O7) berfungsi sebagai...

a)

Oksidator

b)

Indikator

c)

Reduktor

d)

Penyangga

e)

Pelarut

19.

Larutan baku natrium tiosulfat adalah zat baku sekunder yang sebelum digunakan harus dibakukan terlebih dahulu. Larutan baku primer yang tepat adalah ....

a)

Kalium dikromat

b)

Arsen trioksida

c)

Natrium tetraborat

d)

Kalium kromat

e)

Asam oksalat

20.

Standarisasi Ce(SO4)2 dapat dilakukan dengan

a)

(NH4)2Fe(SO4)2·6H2O

b)

Ce(SO4)2

c)

(NH4)4Ce(NO3)6

d)

Ce(SO4)2·2 (NH4)2SO4·2 H2O

e)

H2C2O4·2H2O