NEW
Font size
WorksheetsKuis Proses Manufaktur
Total questions: 10
Worksheet time: 3mins
Pada proses hot forging baja karbon, suhu pemanasan harus dijaga antara 1.000–1.250°C. Jika suhu terlalu rendah, akibat yang paling mungkin terjadi adalah...
Terbentuknya struktur butir halus dan homogen
Terjadinya cacat retak permukaan akibat ketidakmampuan material mengalami deformasi plastis
Meningkatnya kemampuan flow stress material
Material menjadi terlalu lunak dan kehilangan kekuatannya
Dalam proses open-die forging, peningkatan jumlah langkah pemukulan (stroke) pada beban yang sama cenderung:
Meningkatkan deformasi plastis tetapi menurunkan homogenitas
Menghasilkan distribusi deformasi lebih merata dan mengurangi cacat internal
Mengurangi kebutuhan energi total proses
Tidak berpengaruh pada kualitas produk
Dalam operasi drilling baja karbon menggunakan mata bor HSS Ø10 mm dengan kecepatan potong terlalu tinggi, efek yang paling mungkin terjadi adalah:
Permukaan lubang lebih halus
Umur pahat lebih panjang karena pemotongan lebih cepat
Terjadinya overheating, mengakibatkan keausan pahat dan burr di tepi lubang
Pembentukan chip kontinyu yang mudah diatur
Proses 3D printing (Additive Manufacturing) berbeda dari teknik konvensional karena:
Menggunakan bahan bubuk atau filamen
Menghapus material dari benda kerja
Membentuk material secara bertahap dari bawah ke atas
Tidak memerlukan kontrol suhu
Keunggulan utama Additive Manufacturing (AM) dibandingkan dengan Subtractive Manufacturing (SM) dalam konteks desain teknik adalah:
Mampu menggunakan material lebih keras
Dapat mencetak geometri kompleks tanpa alat potong
Dapat memproduksi dalam waktu lebih singkat untuk semua produk
Tidak memerlukan kontrol CAD sama sekali
Dalam sistem Fused Deposition Modeling (FDM), kualitas permukaan dan kekuatan antar lapisan sangat dipengaruhi oleh:
Kecepatan ekstrusi dan temperatur nozzle
Jenis printer dan warna filamen
Ukuran platform cetak
Jenis support structure yang digunakan
Apa perbedaan utama antara SLM dan SLS?
SLM menggunakan logam cair sepenuhnya, SLS hanya melebur sebagian (sintering)
SLS hanya untuk polimer, SLM untuk keramik
SLM tidak menggunakan serbuk logam
Keduanya sama, hanya beda nama komersial
Dalam Direct Energy Deposition (DED), mekanisme utama pembentukan lapisan adalah:
Bubuk logam disemprot ke permukaan dingin dan mengeras alami
Logam dilelehkan langsung saat deposisi menggunakan laser/arc energy
Logam cair dicetak dari cetakan tertutup
Filamen padat diekstrusi dari nozzle
Apa keuntungan utama dari proses SLS dibandingkan dengan SLM dalam konteks material yang digunakan?
SLS dapat menggunakan berbagai jenis material, termasuk polimer
SLM lebih efisien dalam penggunaan energi
SLS tidak memerlukan pemanasan awal material
SLS lebih cepat dalam proses pencetakan
Faktor apa yang paling mempengaruhi kekuatan lapisan pada proses FDM?
Jenis filamen yang digunakan
Kecepatan cetak dan suhu nozzle
Desain model 3D
Waktu pendinginan setelah pencetakan
