Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

MID TEST KEPERAWATAN KRITIS – Multiple Choice

Total questions: 25

Worksheet time: 13mins

Name
Class
Date
1.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Yang bukan merupakan pengertian dari keperawatan kritis adalah?

a)

Keahlian khusus dalam ilmu perawatan yang menghadapi secara rinci dengan manusia yang bertanggung jawab terhadap masalah yang mengancam jiwa

b)

Suatu bidang yang memerlukan perawatan pasien yang berkualitas tinggi dan komprehensif

c)

Spesialisasi yang berfokus pada perawatan pasien yang tidak stabil, sakit kronis atau pasca operasi dan mereka yang berisiko terkena penyakit dan cedera yang mengancam jiwa

d)

Perawat profesional yang resmi, bertanggung jawab untuk memastikan pasien dengan sakit kritis dan keluarga-keluarga mereka, serta menunjukkan kepedulian secara optimal

e)

Penyampaian perawatan khusus untuk pasien yang sakit kritis yaitu, orang yang memiliki penyakit akut atau cedera yang mengancam jiwa

2.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Kesulitan pekerjaan perawat di ICU dapat berdampak pada? Kecuali

a)

Berdampak buruk pada fisik

b)

Berdampak buruk pada emosional

c)

Membahayakan Keputusan klinis perawat

d)

Hanya B dan C yang benar

e)

Semua benar

3.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Salah satu langkah yang bisa perawat lakukan untuk menerapkan perawatan yang aman adalah dengan meningkatkan clinical decision making dengan?

a)

Menerapkan Evidence-Based Practice

b)

Banyak membaca

c)

Mempunyai pengalaman kerja

d)

Melakukan diskusi

e)

Sharing dengan teman sejawat

4.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Ciri perawatan di intensive care unit? Kecuali

a)

Membutuhkan tatalaksana airway atau ventilasi mekanik

b)

Membutuhkan alat yang banyak

c)

1 perawat bertanggung jawab atas 1 pasien

d)

Ada dokter yang standby selama 7x24 jam

e)

Membutuhkan obat-obatan untuk life support

5.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Apa yang menjadi tujuan pengumpulan data dalam proses keperawatan?

a)

Memperoleh informasi tentang keadaan kesehatan pasien

b)

Untuk menentukan masalah keperawatan dan kesehatan pasien

c)

Untuk menilai keadaan kesehatan klien

d)

Mengetahui Riwayat Kesehatan pasien

e)

Semua jawaban benar

6.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Pemberian obat secara bertahap dan terus menerus sesuai respon yang dikehendaki (dapat berubah dalam hitungan jam, menit, ataupun detik), yang sebelumnya sudah mengalami pencampuran dengan suatu larutan tertentu sehingga didapatkan konsentrasi obat yang diinginkan adalah pengertian dari?

a)

Emergency drugs

b)

Drugs titration

c)

Drugs resuscitation

d)

Continuous drugs

e)

Loading drugs

7.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Dalam asuhan keperawatan kritis, mengumpulkan informasi merupakan tahap?

a)

Pengkajian

b)

Intervensi

c)

Implementasi

d)

Wawancara

e)

Menentukan tujuan

8.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Dalam asuhan keperawatan kritis menilai kembali keberhasilan dari tindakan yang telah dilakukan merupakan tahap?

a)

Intervensi

b)

Implementasi

c)

Evaluasi

d)

Analisa data

e)

Assessment

9.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Jenis pengkajian di keperawatan kritis adalah? Kecuali

a)

Post-arrival assessment

b)

Pre-arrival assessment

c)

Quick check assessment

d)

Comprehensive assessment

e)

Ongoing assessment

10.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Yang bukan merupakan alasan mengapa dokumentasi asuhan keperawatan sangat penting adalah?

a)

Komunikasi

b)

Reimbursement

c)

Pendidikan dan Penelitian

d)

Hukum

e)

Pelatihan

11.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Indikasi penggunaan titrasi obat adalah? Kecuali

a)

Obat berosmolalitas tinggi

b)

Berubah dalam hitungan jam

c)

Obat bersifat individual

d)

Dosis bersifat dinamis

e)

Obat bersikap aktif

12.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Tn. C dengan BB 60 Kg akan diberikan terapi obat Norepinephrine via syringe pump oleh DPJP karena TD yang terus turun setelah beberapa kali pengukuran. Berapa kecepatan syringe pump jika dosis yang dianjurkan adalah 0.15 mcg/KgBB/jam?

a)

6.00cc/jam

b)

6.25cc/jam

c)

6.50cc/jam

d)

6.75cc/jam

e)

7.00cc/jam

13.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Karena TD Tn. C tidak menunjukkan perbaikan, DPJP yang bersangkutan menambah terapi Dobutamine dengan dosis awal 3mcg/KgBB/jam. Berapa kecepatan syringe pump yang harus dijalankan?

a)

2.06cc/jam

b)

2.16cc/jam

c)

2.26cc/jam

d)

2.36cc/jam

e)

2.46cc/jam

14.

Multiple Choice. Pilihlah jawaban yang paling benar! Ny. M masuk Rumah Sakit dengan diagnosa Syok Kardiogenik, TD: 76/38mmHg. Dokter menginstruksikan untuk diberikan Dopamine dosis 7mcg/KgBB/jam. Berapa kecepatan syringe pump jika BB Ny. M 55 Kg?

a)

5.7cc/jam

b)

5.6cc/jam

c)

5.5cc/jam

d)

5.4cc/jam

e)

5.3cc/jam

15.

Tn. X masuk rumah sakit dengan TD 213/132 mmHg, DPJP memberikan instruksi terapi Nicardiphine dosis 0.5 mcg/KgBB. Berapa kecepatan obat via syringe pump jika BB Tn. X adalah 65 Kg?

a)

9.55 cc/jam

b)

9.65 cc/jam

c)

9.75 cc/jam

d)

9.85 cc/jam

e)

9.95 cc/jam

16.

Setelah dilakukan observasi dan pemeriksaan EKG, didapatkan hasil bahwa Ny. E mengalami arrhythmia. Pasien telah diberikan terapi oral dan injeksi via intra vena namun arrhythmia masih terjadi, oleh karena hal tersebut DPJP memberikan obat Amiodarone 300 mg via syringe pump yang harus habis dalam 4 jam. Berapa kecepatan syringe pump yang diberikan?

a)

12.1 cc/jam

b)

12.2 cc/jam

c)

12.3 cc/jam

d)

12.4 cc/jam

e)

12.5 cc/jam

17.

Obat amiodarone kompatibel untuk dilarutkan pada cairan?

a)

NaCl 0.9%

b)

Dex 5%

c)

Dex 10%

d)

RL

e)

Air steril

18.

Tn. “M” usia 62 tahun, status menikah, pendidikan terakhir SLTA, pekerjaan wiraswasta, suku Bugis, masuk rumah sakit melalui IGD pada tanggal 19 Oktober 2024, pukul 13:00 dengan diagnosa Non-ST Elevasi (NSTEMI) + Hipertensi Grade II. Pasien datang dengan keluhan utama nyeri dada yang dialami ± 8 jam sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Nyeri dada disertai keringat dingin, skala nyeri VAS 5/10, durasi timbulnya nyeri > 20 menit, tembus ke belakang, keringat dingin ada, kadang berdebar-debar, sesak ada. Pasien tidak mengalami riwayat pingsan. Pasien tidak ada riwayat penyakit asma, gastritis, dan juga stroke. Pasien mempunyai faktor risiko hipertensi dan merokok, sedangkan faktor herediter dan diabetes mellitus/DM tidak ada. Pasien mendapatkan terapi sebagai berikut: oksigen Simple mask 6 liter/menit, pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah EKG dengan hasil sinus rhythm, HR 60 kali/menit, saat diperiksa pasien tampak meringis. Sedangkan hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: Hemoglobin: 14.7, Hematokrit: 42.3, Leukosit: 8.97, GDS 145, Kreatinin 1.0, GPT: 18, Troponin I: 684.10 (Nilai Kritis), GDS: 126, Na: 134, K: 2.7, Cl: 107. Data yang bisa diperoleh pada pengkajian pola aktivitas sehari-hari pasien Tn. M adalah?

a)

Sesak

b)

Merokok

c)

Hipertensi

d)

Gaya hidup

e)

Diabetes mellitus

19.

Tn. “M” usia 62 tahun, status menikah, pendidikan terakhir SLTA, pekerjaan wiraswasta, suku Bugis, masuk rumah sakit melalui IGD pada tanggal 19 Oktober 2024, pukul 13:00 dengan diagnosa Non-ST Elevasi (NSTEMI) + Hipertensi Grade II. Pasien datang dengan keluhan utama nyeri dada yang dialami ± 8 jam sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Nyeri dada disertai keringat dingin, skala nyeri VAS 5/10, durasi timbulnya nyeri > 20 menit, tembus ke belakang, keringat dingin ada, kadang berdebar-debar, sesak ada. Pasien tidak mengalami riwayat pingsan. Pasien tidak ada riwayat penyakit asma, gastritis, dan juga stroke. Pasien mempunyai faktor risiko hipertensi dan merokok, sedangkan faktor herediter dan diabetes mellitus/DM tidak ada. Pasien mendapatkan terapi sebagai berikut: oksigen Simple mask 6 liter/menit, pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah EKG dengan hasil sinus rhythm, HR 60 kali/menit, saat diperiksa pasien tampak meringis. Sedangkan hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: Hemoglobin: 14.7, Hematokrit: 42.3, Leukosit: 8.97, GDS 145, Kreatinin 1.0, GPT: 18, Troponin I: 684.10 (Nilai Kritis), GDS: 126, Na: 134, K: 2.7, Cl: 107. Yang bukan data objektif dari Tn. M adalah?

a)

HR 60×/menit

b)

Troponin I: 684.10

c)

Gambaran EKG sinus rhythm

d)

Nyeri VAS 5/10

e)

Meringis

20.

Tn. “M” usia 62 tahun, status menikah, pendidikan terakhir SLTA, pekerjaan wiraswasta, suku Bugis, masuk rumah sakit melalui IGD pada tanggal 19 Oktober 2024, pukul 13:00 dengan diagnosa Non-ST Elevasi (NSTEMI) + Hipertensi Grade II. Pasien datang dengan keluhan utama nyeri dada yang dialami ± 8 jam sebelum masuk rumah sakit (SMRS). Nyeri dada disertai keringat dingin, skala nyeri VAS 5/10, durasi timbulnya nyeri > 20 menit, tembus ke belakang, keringat dingin ada, kadang berdebar-debar, sesak ada. Pasien tidak mengalami riwayat pingsan. Pasien tidak ada riwayat penyakit asma, gastritis, dan juga stroke. Pasien mempunyai faktor risiko hipertensi dan merokok, sedangkan faktor herediter dan diabetes mellitus/DM tidak ada. Pasien mendapatkan terapi sebagai berikut: oksigen Simple mask 6 liter/menit, pemeriksaan yang dilakukan antara lain adalah EKG dengan hasil sinus rhythm, HR 60 kali/menit, saat diperiksa pasien tampak meringis. Sedangkan hasil pemeriksaan laboratorium adalah sebagai berikut: Hemoglobin: 14.7, Hematokrit: 42.3, Leukosit: 8.97, GDS 145, Kreatinin 1.0, GPT: 18, Troponin I: 684.10 (Nilai Kritis), GDS: 126, Na: 134, K: 2.7, Cl: 107. Yang bukan data subjektif dari pasien Tn. M adalah?

a)

Nyeri dada disertai berdebar-debar

b)

Keringat dingin

c)

Meringis

d)

Sesak

e)

Nyeri VAS 5/10

21.

Nitrogliserin adalah obat jenis?

a)

Inotropik

b)

Analgesia

c)

Anti-koagulan

d)

Kardiovaskular

e)

Sedasi

22.

Norepinephrine adalah obat jenis?

a)

Inotropic

b)

Analgesia

c)

Anti-coagulant

d)

Cardiovascular

e)

Sedation

23.

Fentanyl adalah obat jenis?

a)

Inotropic

b)

Analgesia

c)

Anti-coagulant

d)

Cardiovascular

e)

Sedation

24.

Morphine adalah obat jenis?

a)

Inotropik

b)

Analgesik

c)

Anti-koagulan

d)

Kardiovaskular

e)

Sedasi

25.

Heparin adalah obat jenis?

a)

Inotropic

b)

Analgesia

c)

Anti-coagulant

d)

Cardiovascular

e)

Sedation