wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UAS Psikologi Positif smt ganjil TA 2025-2026

Total questions: 20

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Dalam konteks pengambilan risiko, individu dengan afek positif cenderung...

a)

Bertindak sembrono tanpa perhitungan

b)

Selalu memilih risiko tinggi demi tantangan

c)

Lebih berhati-hati dan melakukan evaluasi mendalam terhadap konsekuensi jangka panjang

d)

Menghindari semua bentuk risiko meskipun rendah

e)

Tidak mempertimbangkan untung-rugi dalam keputusan

2.

Menurut Stanton dan rekan-rekannya, dua komponen utama dalam emotional approach coping adalah...

a)

Emotional denial dan emotional distraction

b)

Emotional suppression dan emotional avoidance

c)

Emotional processing dan emotional expression

d)

Emotional rumination dan emotional repression

e)

Emotional regulation dan emotional detachment

3.

Self-efficacy berperan penting dalam pencapaian tujuan karena...

a)

Meningkatkan rasa takut akan kegagalan

b)

Membuat individu menghindari tantangan

c)

Menurunkan motivasi saat menghadapi kritik

d)

Mendorong individu menetapkan target sulit dan tetap berusaha meski gagal

e)

Mengurangi komitmen terhadap tujuan

4.

Perbedaan utama antara compassion dan empathy adalah...

a)

Compassion melibatkan rasa peduli dan dorongan untuk membantu, sedangkan empathy hanya memahami perasaan

b)

Empathy selalu diikuti dengan perilaku menolong

c)

Compassion hanya memahami perasaan orang lain tanpa tindakan

d)

Empathy bersifat satu arah, sedangkan compassion bersifat dua arah

e)

Compassion hanya muncul dalam hubungan keluarga, sedangkan empathy muncul di masyarakat luas

5.

Mengapa tujuan yang spesifik dan sulit lebih efektif dibandingkan tujuan yang samar seperti “lakukan yang terbaik”?

a)

Karena tujuan samar lebih fleksibel bagi semua orang

b)

Karena tujuan sulit selalu menghasilkan kepuasan langsung yang besar

c)

Karena tujuan mudah lebih cepat dicapai tanpa usaha besar

d)

Karena tujuan samar membuat orang lebih kreatif dalam bekerja

e)

Karena tujuan sulit memicu performa tinggi dengan standar kuantitatif yang jelas

6.

Menurut teori Lee, gaya cinta Pragma ditandai dengan...

a)

Cinta penuh gairah dan ketertarikan fisik-emosional yang kuat

b)

Cinta kasual dan bermain-main, minim komitmen

c)

Cinta altruistik, tanpa pamrih dan penuh pengorbanan

d)

Cinta praktis dan rasional, memilih pasangan berdasarkan kecocokan dan tujuan jangka panjang

e)

Cinta intens disertai kecemburuan dan ketidakstabilan emosi

7.

Menurut Susan Harter, perilaku false self pada remaja muncul ketika...

a)

Remaja mampu mengekspresikan pikiran dan perasaan secara jujur

b)

Remaja memiliki harga diri tinggi dan emosi positif

c)

Remaja mendapat dukungan tanpa syarat dari teman sebaya

d)

Individu merasa fleksibel dalam menjalani berbagai peran sosial

e)

Orang tua terlalu mengontrol dan tidak memvalidasi pengalaman anak

8.

Dalam perspektif psikologi positif, humor dipandang sebagai...

a)

Bentuk agresi yang menimbulkan rasa superioritas

b)

Karakter positif yang mendukung coping, relasi sosial, dan kesejahteraan

c)

Mekanisme hiburan semata tanpa fungsi psikologis

d)

Cara untuk menghindari masalah dengan tertawa

e)

Perilaku yang selalu merugikan orang lain

9.

Manfaat utama compassion dalam kehidupan sosial adalah...

a)

Membuat individu lebih fokus pada dirinya sendiri

b)

Menekankan bahwa penderitaan selalu akibat kesalahan pribadi

c)

Menyebabkan individu menjauh dari masyarakat

d)

Membatasi interaksi sosial agar tidak menimbulkan penderitaan

e)

Mengurangi sikap menghakimi dan mendorong perilaku menolong

10.

Penelitian Harter, Marold, Whitesell, dan Cobbs (1996) menunjukkan bahwa remaja lebih cenderung menampilkan true self apabila...

a)

Dukungan dan penerimaan tanpa syarat diberikan oleh orang tua dan teman sebaya

b)

Mendapat penerimaan bersyarat dari orang tua dan teman sebaya

c)

Mereka menekan diri autentik demi persetujuan sosial

d)

Mereka mengalami keterbatasan dalam menyuarakan pendapat di sekolah

e)

Mereka merasa harus selalu konsisten dalam semua konteks sosial

11.

Dalam pandangan postmodernisme, keaslian diri dipahami sebagai...

a)

Konsistensi perilaku yang stabil di semua situasi

b)

Penolakan terhadap semua bentuk penyesuaian sosial

c)

Identitas tunggal yang rasional dan tidak berubah

d)

Kemampuan menjalani berbagai peran sosial tanpa merasa terasing dari diri sendiri

e)

Penyesuaian diri yang selalu dianggap sebagai kepura-puraan

12.

Penelitian lintas budaya tentang cinta menunjukkan bahwa...

a)

Aspek dasar cinta bersifat universal meskipun ada perbedaan moderat antar budaya

b)

Cinta hanya bisa dipahami dalam konteks budaya lokal tertentu

c)

Setiap budaya memiliki konsep cinta yang sepenuhnya berbeda

d)

Cinta penuh gairah hanya ditemukan dalam budaya Barat modern

e)

Perbedaan budaya menghapus kesamaan dalam kepuasan hubungan

13.

Menurut penelitian Isen, afek positif berperan dalam meningkatkan fleksibilitas kognitif yang ditandai dengan...

a)

Pikiran yang sempit dan defensif

b)

Fokus hanya pada satu sudut pandang

c)

Penurunan kemampuan mengambil keputusan

d)

Kemampuan berpikir terbuka, mengakses berbagai alternatif, dan lebih kreatif dalam problem solving

e)

Mengabaikan informasi relevan demi kenyamanan emosional

14.

Menurut Sternberg (1986), cinta sempurna terbentuk dari kombinasi tiga komponen utama, yaitu:

a)

Gairah, kesetiaan, dan pengorbanan

b)

Persahabatan, pengorbanan, dan kejujuran

c)

Seksualitas, komunikasi, dan kepercayaan

d)

Keintiman, gairah, dan komitmen

e)

Komitmen, kebebasan, dan keadilan

15.

Apa perbedaan utama antara emotional approach coping dan avoidance-oriented coping?

a)

Emotional approach coping berfokus pada penghindaran stresor, sedangkan avoidance coping menghadapi emosi secara langsung

b)

Emotional approach coping menekankan pengakuan dan pengolahan emosi, sedangkan avoidance coping menekan atau menghindari emosi

c)

Emotional approach coping selalu maladaptif, sedangkan avoidance coping selalu adaptif

d)

Emotional approach coping hanya berlaku pada laki-laki, sedangkan avoidance coping hanya berlaku pada perempuan

e)

Emotional approach coping identik dengan rumination tanpa kontrol

16.

Hipotesis dopamin menjelaskan bahwa afek positif memengaruhi kognisi melalui...

a)

Aktivasi sistem serotonin yang meningkatkan rasa tenang

b)

Penekanan sistem limbik agar tidak emosional

c)

Penurunan aktivitas otak sehingga lebih santai

d)

Aktivasi hormon adrenalin yang meningkatkan kewaspadaan

e)

Aktivasi sistem dopamin yang mendukung fleksibilitas berpikir, motivasi, dan kreativitas

17.

Dalam konteks kebahagiaan, Locke menekankan bahwa nilai (value) hanya dapat diwujudkan melalui...

a)

Tujuan konkret yang diarahkan pada kebutuhan manusia

b)

Emosi spontan yang muncul tanpa kontrol

c)

Dorongan sesaat untuk mencari kesenangan jangka pendek

d)

Kebebasan politik tanpa adanya perencanaan pribadi

e)

Hubungan romantis yang tidak memerlukan kesiapan diri

18.

Mengapa humor dianggap penting dalam hubungan sosial menurut psikologi positif?

a)

Karena humor selalu menunjukkan superioritas terhadap kelemahan orang lain

b)

Karena humor membuat orang lebih serius dalam berkomunikasi

c)

Karena humor memperkuat ikatan interpersonal, meningkatkan keakraban, dan mengurangi konflik

d)

Karena humor hanya berfungsi sebagai hiburan kelompok

e)

Karena humor menurunkan empati terhadap orang lain

19.

Menurut Aristoteles, compassion (welas asih) muncul apabila...

a)

Compassion muncul tanpa adanya penilaian kognitif

b)

Penderitaan selalu disebabkan oleh kesalahan individu sendiri

c)

Compassion hanya muncul pada orang terdekat, bukan orang asing

d)

Penderitaan orang lain dianggap serius, tidak adil, dan ada kemiripan dengan diri kita

e)

Compassion hanya terjadi dalam konteks profesional

20.

Fungsi utama humor dalam menghadapi stres adalah...

a)

Menekan emosi negatif tanpa menyelesaikan masalah

b)

Membuat individu lebih santai namun tidak produktif

c)

Menjadi mekanisme pertahanan sehat yang mengurangi kecemasan dan meningkatkan resiliensi

d)

Mengalihkan perhatian dari realitas secara permanen

e)

Menghindari interaksi sosial agar tidak menimbulkan konflik