Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

UTS SINGLE CODE

Total questions: 20

Worksheet time: 3hrs 20mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pria 45 tahun datang dengan nyeri ulu hati hebat, muntah darah, dan hasil endoskopi menunjukkan adanya ulkus duodenum berdarah tanpa perforasi.

(a)  

2.

Pasien wanita 30 tahun dengan keluhan batuk lebih dari dua minggu, disertai penurunan berat badan dan hasil tes dahak positif BTA (++). Diagnosa : Tb Paru

(a)  

3.

Seorang laki-laki 60 tahun mengalami kelumpuhan separuh tubuh kanan setelah tiba-tiba sulit berbicara. CT-scan menunjukkan infark serebri akibat trombosis arteri serebral tengah kiri.

(a)  

4.

Seorang anak laki-laki 11 tahun datang dengan demam 5 hari, nyeri kepala hebat, dan mimisan. Pemeriksaan menunjukkan trombosit 60.000/mm³, hematokrit meningkat, serta tanda perdarahan di kulit (petekie). Setelah dirawat 3 hari, pasien mengalami syok dengan tekanan darah 70/40 mmHg. Diagnosis akhir dokter: Dengue Hemorrhagic Fever Grade III (syok dengue).

(a)  

5.

Pasien perempuan 55 tahun mengeluh nyeri sendi kronis terutama pada lutut dan jari tangan. Radiologi menunjukkan penyempitan celah sendi dan osteofit. Diagnosis: Osteoartritis primer multipel.

(a)  

6.

Seorang pria 28 tahun mengalami diare berulang, penurunan berat badan drastis, dan hasil pemeriksaan menunjukkan HIV positif dengan kandidiasis esofagus.

(a)  

7.

Seorang pria berusia 58 tahun datang dengan keluhan nyeri dada ringan dan tekanan darah 190/120 mmHg. Pemeriksaan menunjukkan adanya hipertrofi ventrikel kiri pada EKG dan tanpa tanda gagal jantung. Riwayat penyakit ginjal disangkal. Dokter menegakkan diagnosis akhir:
Hipertensi jantung tanpa gagal jantung.

(a)  

8.

Pasien pria 50 tahun dengan riwayat konsumsi alkohol berat, mengalami tremor, disorientasi, dan halusinasi setelah berhenti minum mendadak. Diagnosis: Delirium tremens.

(a)  

9.

Pasien wanita 27 tahun, hamil 10 minggu, mengalami perdarahan pervaginam. USG menunjukkan tidak ada detak jantung janin dan serviks masih tertutup. Diagnosis: Aborsi inkompletus belum terjadi (missed abortion).

(a)  

10.

Seorang pria 72 tahun datang dengan kelemahan tungkai kanan dan bicara pelo sejak dua jam yang lalu. Pemeriksaan CT-scan menunjukkan tidak ada perdarahan, namun tampak infark kecil di batang otak (pons) akibat oklusi arteri basilaris. Tidak ditemukan riwayat trauma kepala atau hipertensi maligna. Diagnosis akhir dokter:
Stroke iskemik batang otak akibat trombosis arteri basilaris.

(a)  

11.

Seorang wanita 40 tahun datang dengan lemah, ikterus, dan hasil laboratorium menunjukkan peningkatan AST/ALT tanpa riwayat konsumsi alkohol atau infeksi virus. Tes ANA positif. Diagnosis dokter: Autoimmune Hepatitis.

(a)  

12.

Pria 65 tahun dengan keluhan palpitasi. EKG menunjukkan atrial fibrilasi menetap (chronic atrial fibrillation) tanpa gagal jantung.

(a)  

13.

Seorang pengendara motor mengalami benturan kepala hebat, tidak sadar 10 menit, CT scan menunjukkan perdarahan subdural akut sisi kiri tanpa fraktur tulang tengkorak.

(a)  

14.

Wanita 30 tahun datang dengan keluhan mudah lelah, berat badan naik, kulit kering, denyut jantung lambat. Pemeriksaan laboratorium: TSH tinggi, T4 rendah. Diagnosis: Hipotiroidisme primer akibat autoimun (Hashimoto’s).

(a)  

15.

Pasien pria 55 tahun mengalami kelemahan progresif pada tungkai bawah, refleks menurun, EMG menunjukkan neuropati perifer akibat konsumsi alkohol kronik. Dx. Alcoholic polyneuropathy

(a)  

16.

Pasien 68 tahun perokok berat datang dengan sesak napas kronis dan sputum purulen. Spirometri menunjukkan obstruksi menetap dengan bronkitis kronis dominan. Diagnosis: Chronic Obstructive Pulmonary Disease (COPD) dengan bronkitis kronis.

(a)  

17.

Seorang anak 8 tahun mengalami pucat, lemah, dan hasil darah menunjukkan Hb 5 g/dL, MCV rendah, feritin rendah. Diagnosis: Anemia defisiensi besi berat.

(a)  

18.

Seorang pria 37 tahun mengalami nyeri perut kanan bawah, demam, leukositosis, dan hasil USG menunjukkan radang apendiks dengan abses lokal tanpa perforasi.

(a)  

19.

Seorang wanita hamil usia 35 tahun, kehamilan 34 minggu, datang dengan keluhan sakit kepala berat, penglihatan kabur, dan tekanan darah 170/110 mmHg. Urinalisis menunjukkan proteinuria 3+. Tidak ditemukan kejang.
Diagnosis dokter: Preeklampsia berat tanpa kejang.

(a)  

20.

Seorang wanita 48 tahun datang dengan perdarahan pervaginam pascamenopause. Hasil pemeriksaan histopatologi menunjukkan karsinoma sel skuamosa invasif serviks uteri. Tidak ada metastasis yang terdeteksi.

(a)