wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Review Materi Sejarah

Total questions: 45

Worksheet time: 34mins

Name
Class
Date
1.

Dalam studi sejarah, konsep waktu yang dikenal sebagai dimensi temporal berfungsi sebagai...

a)

Tempat terjadinya suatu peristiwa sejarah (spasial).

b)

Fokus utama pada pelaku atau subjek dari peristiwa sejarah.

c)

Batasan kronologis yang menunjukkan kapan peristiwa itu terjadi.

d)

Kesatuan antara sejarah lokal, nasional, dan global.

2.

Salah satu aspek dalam konsep waktu adalah kesinambungan (continuity). Peristiwa sejarah yang paling tepat menggambarkan aspek kesinambungan adalah...

a)

Perubahan sistem ekonomi Indonesia dari agraris menjadi industri.

b)

Terulangnya kembali pola konflik perebutan kekuasaan antarkelompok elit politik.

c)

Adanya nilai gotong royong yang diwariskan dan masih dipraktikkan hingga masa kini.

d)

Penemuan teknologi baru yang membuat teknologi lama tidak lagi digunakan.

3.

Pergerakan masyarakat dari penggunaan alat-alat batu sederhana pada masa prasejarah menuju penemuan teknologi modern berbasis listrik pada masa kini paling tepat mencerminkan aspek waktu, yaitu...

a)

Pengulangan

b)

Kesinambungan

c)

Perubahan

d)

Perkembangan

4.

Meskipun terjadi di zaman yang berbeda dengan pelaku yang berbeda, adanya kemiripan pola suatu peristiwa—misalnya pola krisis politik atau perebutan kekuasaan—merupakan ciri khas dari aspek...

a)

Kesinambungan

b)

Perubahan

c)

Pengulangan

d)

Perkembangan

5.

Revolusi Industri di Inggris pada abad ke-18 ditandai dengan perubahan fundamental dari tenaga manusia menjadi tenaga mesin. Peristiwa ini merupakan contoh paling jelas dari aspek waktu...

a)

Kesinambungan

b)

Pengulangan

c)

Perkembangan

d)

Perubahan

6.

Masyarakat A masih mempertahankan struktur adat dan sistem kekerabatan yang diwariskan oleh nenek moyang mereka ratusan tahun lalu. Kasus ini merupakan manifestasi paling jelas dari aspek waktu...

a)

Pengulangan

b)

Perubahan

c)

Perkembangan

d)

Kesinambungan

7.

Bagaimana hubungan antara masa lampau, masa kini, dan masa depan dalam konsep waktu sejarah?

a)

Masa lampau sudah selesai dan tidak memiliki kaitan dengan masa kini atau masa depan.

b)

Masa kini adalah hasil dari masa lampau dan akan menjadi pedoman untuk masa depan.

c)

Masa depan sepenuhnya terlepas dari masa lampau maupun masa kini.

d)

Masa kini dan masa depan hanya dipengaruhi faktor geografis, bukan sejarah.

8.

Apa perbedaan mendasar antara konsep kesinambungan dan perubahan dalam aspek waktu sejarah?

a)

Kesinambungan terjadi di bidang politik, sedangkan perubahan di bidang sosial.

b)

Kesinambungan terjadi cepat, sedangkan perubahan terjadi lambat.

c)

Kesinambungan adalah adopsi nilai lama, perubahan adalah kondisi baru yang menggantikan yang lama.

d)

Kesinambungan merujuk pada pola yang berulang, sedangkan perubahan merujuk pada evolusi menuju kemajuan.

9.

Konsep waktu sejarah terbagi menjadi waktu absolut dan waktu relatif. Manakah yang termasuk contoh penentuan waktu absolut?

a)

Masa Orde Baru.

b)

Zaman Penjajahan.

c)

Periode Reformasi.

d)

17 Agustus 1945.

10.

Manakah yang paling menggambarkan waktu relatif dalam sejarah?

a)

Tanggal proklamasi kemerdekaan Indonesia, 17 Agustus 1945.

b)

Nama periode seperti Zaman Penjajahan.

c)

Jam dimulainya suatu pertempuran pada 07.00.

d)

Urutan kronologis menit per menit.

11.

Jika seorang sejarawan menyebut 'Periode Reformasi', ia sedang menggunakan konsep waktu apa?

a)

Absolut, karena menyebut tanggal pasti.

b)

Relatif, karena menandai rentang dan karakter umum suatu masa.

c)

Absolut, karena berbasis jam dan menit.

d)

Bukan konsep waktu, melainkan ruang.

12.

Apa pemicu utama meletusnya pertempuran di Magelang sebelum bergeser ke Ambarawa?

a)

Pasukan Sekutu mendarat di Semarang pada 20 Oktober 1945.

b)

Sekutu, yang diboncengi NICA, membebaskan dan mempersenjatai mantan tawanan Belanda.

c)

Presiden Soekarno dan Brigadir Bethell gagal mencapai kesepakatan damai.

d)

Gugurnya Letnan Kolonel Isdiman di medan perang.

13.

Kapan Pertempuran Ambarawa secara resmi dimulai akibat pelanggaran perjanjian oleh Sekutu?

a)

20 Oktober 1945

b)

Tidak disebutkan tanggalnya

c)

17 Agustus 1945

d)

10 November 1945

14.

Mengapa tindakan Sekutu membebaskan dan mempersenjatai mantan tawanan Belanda dianggap pemicu konflik?

a)

Karena menambah kekuatan militer yang berpotensi mengancam pihak Indonesia.

b)

Karena mempercepat evakuasi warga sipil.

c)

Karena menandai akhir perjanjian damai yang disepakati.

d)

Karena dilakukan atas persetujuan penuh pemerintah Indonesia.

15.

Tanggal berapakah Sekutu memasuki kota Ambarawa menurut kronologi peristiwa?

a)

26 Oktober 1945

b)

20 November 1945

c)

12 Desember 1945

d)

2 November 1945

16.

Siapakah komandan TKR Purwokerto yang gugur pada 26 November 1945 saat memimpin pertempuran di Ambarawa dan kemudian digantikan oleh Kolonel Sudirman?

a)

Kolonel Sudirman

b)

Brigadir Jenderal Bethell

c)

Letnan Kolonel Isdiman

d)

Presiden Soekarno

17.

Kapan TKR melancarkan serangan pamungkas dan serentak menggunakan taktik Supit Urang?

a)

11 Desember 1945

b)

12 Desember 1945

c)

15 Desember 1945

d)

27 November 1945

18.

Peristiwa apa yang terjadi pada 2 November 1945 menurut kronologi Pertempuran Ambarawa?

a)

Perundingan gencatan senjata antara Presiden Soekarno dan Brigadir Bethell

b)

Sekutu mulai membebaskan dan mempersenjatai tawanan Belanda

c)

Sekutu mengingkari perjanjian dan menambah pasukan

d)

Pasukan TKR melancarkan serangan besar-besaran di Ambarawa

19.

Berapa lama pengepungan terakhir TKR terhadap Sekutu di Ambarawa berlangsung sebelum Sekutu menyerah?

a)

Satu hari satu malam

b)

Empat hari empat malam

c)

Satu minggu

d)

Dua hari tiga malam

20.

Apa hasil akhir dari Pertempuran Ambarawa pada 15 Desember 1945?

a)

Sekutu berhasil mempertahankan Ambarawa dan TKR mundur

b)

TKR memenangkan pertempuran dan Sekutu mundur ke Semarang

c)

Disepakati gencatan senjata baru antara TKR dan Sekutu

d)

Kolonel Sudirman gugur dalam serangan terakhir

21.

Peristiwa mana yang terjadi paling awal dalam rangkaian Pertempuran Ambarawa?

a)

Gugurnya Letkol Isdiman

b)

Pecahnya Pertempuran Pertama di Magelang

c)

Kedatangan Sekutu di Semarang

d)

Perundingan Soekarno dan Bethell

22.

Untuk mengenang kemenangan di Ambarawa, tanggal 15 Desember diperingati sebagai apa?

a)

Hari Pahlawan

b)

Hari Kebangkitan Nasional

c)

Hari Juang Kartika (Hari Jadi TNI AD)

d)

Hari Kemerdekaan Indonesia

23.

Untuk mengenang kemenangan di Ambarawa, tanggal 15 Desember diperingati sebagai apa?

a)

Hari Pahlawan

b)

Hari Kebangkitan Nasional

c)

Hari Juang Kartika (Hari Jadi TNI AD)

d)

Hari Kemerdekaan Indonesia

24.

Tokoh sekutu yang terlibat dalam perundingan gencatan senjata dengan Presiden Soekarno pada awal November 1945 adalah...

a)

Brigadir Jenderal Bethell

b)

Jenderal Sudirman

c)

Letkol Isdiman

d)

Kolonel Gatot Subroto

25.

Taktik Supit Urang bertujuan untuk melakukan...

a)

Serangan langsung ke pusat kota

b)

Pengepungan ganda dari dua arah

c)

Pertahanan statis di garis parit

d)

Serangan udara pada malam hari

26.

Setelah kemenangan TKR di Ambarawa, pasukan Sekutu mundur ke...

a)

Magelang

b)

Bandung

c)

Semarang

d)

Yogyakarta

27.

Urutkan dua peristiwa berikut: (1) Perumusan strategi oleh Kolonel Sudirman, (2) Serangan pamungkas TKR menggunakan Supit Urang.

a)

(1) terjadi setelah (2)

b)

(1) dan (2) terjadi bersamaan

c)

(1) terjadi sebelum (2)

d)

Tidak ada informasi hubungan waktu

28.

Dari pilihan berikut, manakah yang paling menjelaskan mengapa strategi Supit Urang efektif pada pengepungan terakhir?

a)

Memecah konsentrasi lawan dengan serangan dari dua sisi

b)

Mengandalkan dukungan artileri berat

c)

Menggunakan pasukan kavaleri di medan terbuka

d)

Mengutamakan serangan udara beruntun

29.

Jika perundingan 2 November 1945 dilanggar oleh Sekutu dengan membebaskan dan mempersenjatai tawanan Belanda, implikasi strategis apa yang mendorong TKR?

a)

Menghentikan operasi dan bernegosiasi ulang

b)

Melakukan pengepungan serta menutup jalur logistik lawan

c)

Memindahkan pasukan ke luar Jawa

d)

Menyerah tanpa syarat

30.

Berdasarkan kronologi, manakah yang paling mungkin menjadi alasan penetapan 15 Desember sebagai Hari Juang Kartika?

a)

Tanggal dimulainya kedatangan Sekutu di Semarang

b)

Tanggal kemenangan TKR yang memaksa Sekutu mundur

c)

Tanggal gugurnya Letkol Isdiman

d)

Tanggal perundingan gencatan senjata

31.

Teori yang dikemukakan oleh J. C. van Leur yang menyatakan bahwa penyebaran Hindu-Buddha dibawa oleh kaum pendeta dari India disebut Teori...

a)

Ksatria

b)

Waisya

c)

Arus Balik

d)

Brahmana

32.

Pelaku utama penyebaran agama Hindu-Buddha menurut Teori Waisya adalah golongan yang berprofesi sebagai...

a)

Prajurit atau bangsawan

b)

Pendeta atau pemuka agama

c)

Pedagang atau niaga

d)

Kaum terpelajar Nusantara

33.

Bukti pendukung utama bagi Teori Brahmana adalah ditemukannya prasasti-prasasti awal di Indonesia yang menggunakan dua elemen berikut, yaitu...

a)

Jalur perdagangan dan pelabuhan

b)

Bahasa Sanskerta dan huruf Pallawa

c)

Seni pahat dan arsitektur candi

d)

Cerita penaklukan dan peperangan

34.

Kelemahan utama dari Teori Waisya adalah...

a)

Kaum pedagang dilarang menyeberangi lautan dalam ajaran Hindu

b)

Kurangnya bukti tertulis tentang pendirian koloni pedagang

c)

Kaum pedagang umumnya tidak menguasai teks keagamaan mendalam (seperti Sanskerta)

d)

Kaum pedagang lebih fokus pada politik dan kekuasaan daripada agama

35.

Menurut Teori Ksatria, cara penyebaran agama Hindu-Buddha ke Nusantara terjadi karena...

a)

Raja-raja Nusantara mengundang mereka untuk memimpin upacara

b)

Terjadi pergolakan politik di India sehingga mereka melarikan diri dan mendirikan kerajaan baru

c)

Adanya interaksi ekonomi yang intensif di pelabuhan

d)

Kaum pribumi pergi ke India untuk belajar agama dan kembali menyebarkannya

36.

Teori yang memberikan peran aktif kepada bangsa Indonesia sendiri dalam proses penyebaran dan dikenal juga sebagai Teori Indonesia Sentris adalah...

a)

Teori Brahmana

b)

Teori Ksatria

c)

Teori Waisya

d)

Teori Arus Balik

37.

Teori manakah yang menjadikan 'Interaksi di Pelabuhan' dan 'Jalur Perdagangan yang ramai' sebagai kunci proses penyebaran?

a)

Teori Brahmana

b)

Teori Ksatria

c)

Teori Waisya

d)

Teori Arus Balik

38.

Salah satu kelemahan Teori Brahmana adalah adanya larangan dalam ajaran Hindu bagi kaum Brahmana untuk...

a)

Menikahi wanita dari kasta lain

b)

Menyebrangi lautan

c)

Mengajarkan agama kepada kaum pribumi

d)

Terlibat dalam urusan politik kerajaan

39.

Ditemukannya Prasasti Nalanda yang mencatat permintaan Raja Sriwijaya untuk membangun asrama bagi pelajar Nusantara di India adalah bukti kuat bagi Teori...

a)

Brahmana

b)

Ksatria

c)

Waisya

d)

Arus Balik

40.

Teori manakah yang memiliki titik berat peran pada aspek Politik dan Militer?

a)

Teori Brahmana

b)

Teori Ksatria

c)

Teori Waisya

d)

Teori Arus Balik

41.

Kelebihan utama dari Teori Arus Balik adalah penjelasannya mengenai proses lokalisasi atau adaptasi kebudayaan yang lebih mudah terjadi karena...

a)

Kaum Brahmana menguasai ritual yang kompleks

b)

Kaum Ksatria memiliki kekuasaan militer

c)

Kaum Waisya menguasai pelabuhan

d)

Yang menyebarkan agama adalah orang pribumi sendiri

42.

Teori yang didukung oleh asumsi bahwa kaum yang kalah perang di India melarikan diri ke Nusantara untuk mendirikan koloni atau kerajaan baru adalah...

a)

Teori Brahmana

b)

Teori Ksatria

c)

Teori Waisya

d)

Teori Arus Balik

43.

Golongan yang menurut teorinya memiliki fokus yang lebih besar pada aspek ekonomi daripada aspek keagamaan mendalam adalah...

a)

Kaum Brahmana

b)

Kaum Ksatria

c)

Kaum Waisya

d)

Kaum Terpelajar

44.

Teori yang menekankan bahwa agama Hindu-Buddha masuk melalui undangan raja-raja lokal yang membutuhkan pemimpin ritual untuk upacara keagamaan di istana adalah...

a)

Teori Ksatria

b)

Teori Waisya

c)

Teori Arus Balik

d)

Teori Brahmana

45.

Siapakah tokoh yang mengemukakan Teori Waisya dalam penyebaran Hindu-Buddha di Nusantara?

a)

J. C. van Leur

b)

F. D. K. Bosch

c)

N. J. Krom

d)

C. C. Berg