NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsQuiz Rotasi Departement Neurologi 4
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Name
Class
Date
1.
Seorang laki-laki 27 tahun datang dengan keluhan kelemahan progresif pada tungkai bawah sejak 2 minggu, disertai kesemutan. Pemeriksaan fisik: refleks patela dan Achilles menurun, kekuatan otot 3/5. Riwayat diare 3 minggu lalu. Diagnosis paling mungkin adalah:
a)
Miastenia gravis
b)
Sklerosis lateral amiotrofik
c)
Sindrom Guillain-Barré
d)
Multiple sclerosis
e)
Poliomielitis
2.
Perempuan 35 tahun datang dengan keluhan diplopia yang memberat pada sore hari, ptosis fluktuatif, dan kelemahan otot yang membaik setelah istirahat. Pemeriksaan fisik sesuai dengan:
a)
Miastenia gravis
b)
Sindrom Guillain-Barré
c)
Botulisme
d)
Sklerosis lateral amiotrofik
e)
Stroke batang otak
3.
Laki-laki 50 tahun dengan kelemahan dan fasikulasi pada otot tangan, refleks hiperaktif, dan gangguan menelan. Diagnosis mengarah pada ALS. Pemeriksaan penunjang yang paling membantu adalah:
a)
CT scan kepala
b)
Elektromiografi (EMG)
c)
EEG
d)
MRI servikal
e)
Analisis cairan serebrospinal
4.
Laki-laki 30 tahun mengalami trauma kepala berat akibat kecelakaan. GCS 6, pupil anisokor, CT scan menunjukkan hematoma epidural. Tatalaksana utama adalah:
a)
Mannitol intravena
b)
Evakuasi bedah segera
c)
Kortikosteroid intravena
d)
Observasi ketat
e)
Antikonvulsan profilaksis
5.
Seorang pasien dengan trauma kepala mengalami penurunan kesadaran progresif, disertai bradikardi, hipertensi, dan pernapasan tidak teratur. Komplikasi yang paling mungkin adalah:
a)
Edema paru neurogenic
b)
Herniasi otak
c)
Infeksi nosocomial
d)
Hidrosefalus obstruktif
e)
Epilepsi pascatrauma
6.
Seorang perempuan 70 tahun mengalami gangguan memori jangka pendek, disorientasi, sulit mengurus diri sendiri, dan perubahan perilaku. Pemeriksaan MMSE menunjukkan penurunan fungsi kognitif. Diagnosis paling mungkin adalah:
a)
Depresi berat
b)
Delirium
c)
Demensia Alzheimer
d)
Demensia vascular
e)
Skizofrenia
7.
Anak 5 tahun datang dengan keluhan jalan goyah sejak 3 bulan. Pemeriksaan menunjukkan nistagmus, tremor intensi, dan dismetria. Temuan ini mengarah pada kelainan di:
a)
Lobus frontal
b)
Ganglia basalis
c)
Serebelum
d)
Medula oblongata
e)
Korteks parietal
8.
Seorang laki-laki 25 tahun datang dengan kejang fokal berulang. CT scan normal. Pemeriksaan penunjang yang tepat untuk mencari lesi epileptogenik adalah:
a)
EEG
b)
MRI otak
c)
PET scan
d)
Angiografi serebral
e)
Analisis CSF
9.
Pasien 45 tahun mengalami perdarahan subaraknoid spontan akibat ruptur aneurisma. Setelah stabilisasi awal, tatalaksana definitif yang paling tepat adalah:
a)
Antikoagulan
b)
Kortikosteroid
c)
Klipping atau koiling aneurisma
d)
Pemberian aspirin
e)
Observasi konservatif
10.
Seorang pasien dengan perdarahan subaraknoid 7 hari lalu sekarang mengalami kelemahan mendadak pada hemibody kanan. Komplikasi yang paling sering terjadi setelah perdarahan subaraknoid adalah:
a)
Hidrosefalus normotensive
b)
Vasospasme serebral
c)
Herniasi unkal
d)
Infark lacunar
e)
Epilepsi fokal
Reset
