wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

CBP RUPIAH

Total questions: 50

Worksheet time: 25hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Menurut Undang-Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Uang, frasa kunci yang membedakan Rupiah palsu dari Rupiah yang tidak layak edar merujuk pada tindakan yang dilakukan melalui…

a)

Menentang etika moneter Bank Indonesia.

b)

Menggunakan teknologi pencetakan canggih (di atas standar umum).

c)

Tindakan melanggar hukum, termasuk dibuat, dibentuk, dicetak, diduplikasi, diedarkan, atau digunakan sebagai alat pembayaran.

d)

Dilakukan oleh pihak selain Bank Indonesia dan Perum Peruri.

e)

Memiliki bahan, ukuran, dan desain yang menyerupai Rupiah asli tanpa mempertimbangkan fitur keamanan.

2.

Faktor ekonomi yang dikutip sebagai mendukung peredaran uang palsu mencakup empat indikator kesejahteraan masyarakat. Mana yang tidak termasuk dalam daftar faktor ekonomi pendukung tersebut?

a)

Tingkat pendidikan publik yang rendah.

b)

Tingkat kemiskinan yang tinggi.

c)

Rasio ketidaksetaraan distribusi pendapatan yang semakin melebar.

d)

Tingkat pengangguran yang meningkat.

e)

Suku bunga kebijakan Bank Indonesia yang tinggi (kontraktif).

3.

Dalam faktor teknologi yang mendukung peredaran uang palsu, internet dan media sosial memiliki berbagai peran. Salah satu peran adalah mencari metode untuk membuat uang palsu. Peran kedua adalah…

a)

Sarana untuk menyebarkan berita palsu tentang kebijakan mata uang baru Bank Indonesia.

b)

Platform untuk mensimulasikan dan menguji elemen keamanan Rupiah.

c)

Platform untuk mendistribusikan bahan-bahan uang palsu dan uang palsu.

d)

Sarana untuk merekrut pelaku dan sindikat pemalsuan.

e)

Sarana untuk mengiklankan layanan pencucian uang.

4.

Menurut materi, Bank Indonesia memiliki tugas yang sangat spesifik terkait dengan proses hukum: memberikan kesaksian ahli dalam penyelidikan kriminal pemalsuan di tingkat…

a)

Hanya pada tahap penyelidikan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

b)

Hanya pada tahap persidangan di Pengadilan Negeri.

c)

Tahap penyelidikan polisi (Polri) dan proses pengadilan.

d)

Hanya pada tahap banding di Pengadilan Tinggi dan kasasi di Mahkamah Agung.

e)

Hanya kepada Jaksa Penuntut Umum sebelum pengajuan berkas perkara.

5.

Jika publik menemukan uang yang diduga palsu dan membawanya ke Bank Indonesia untuk klarifikasi, apa konsekuensinya jika klarifikasi menyatakan bahwa uang tersebut tidak asli (palsu)?

a)

Bank Indonesia akan memberikan penggantian setara dengan nilai nominal uang palsu.

b)

Bank Indonesia akan memberikan penggantian setara dengan 50% dari nilai nominal uang palsu.

c)

Uang tersebut akan disita sebagai barang bukti dan tidak ada penggantian yang akan diberikan oleh Bank Indonesia.

d)

Uang tersebut akan dikembalikan kepada publik setelah dicap “PALSU.”

e)

Uang tersebut akan ditukar dengan koin dengan nilai nominal yang sama.

6.

Salah satu ciri umum dari Rupiah yang asli adalah adanya fitur keamanan. Salah satu contoh fitur keamanan visual yang dapat dilihat langsung tanpa alat bantu adalah…

a)

Benang keamanan.

b)

Watermark.

c)

Microprinting.

d)

Gambar laten.

e)

Serat keamanan tak terlihat.

7.

Salah satu tujuan dari program “Cinta, Bangga, dan Pahami Rupiah” adalah agar masyarakat…

a)

Dapat menabung lebih banyak Rupiah di bank.

b)

Menghargai, menjaga, dan menggunakan Rupiah dengan benar.

c)

Tidak lagi menggunakan mata uang asing dalam perdagangan.

d)

Menukar uang kertas lama dengan yang baru setiap tahun.

e)

Mengumpulkan koin untuk didaur ulang.

8.

Slogan “Cintai Rupiah” berarti bahwa warga negara harus…

a)

Mengumpulkan uang kertas lama sebagai kenang-kenangan sejarah.

b)

Merawat, menghargai, dan memperlakukan Rupiah dengan baik.

c)

Menukarkan uang setiap kali desain baru muncul.

d)

Menyetorkan Rupiah di bank-bank luar negeri.

e)

Menolak uang kertas yang sudah usang.

9.

Program pendidikan “Bangga Rupiah” dimaksudkan agar masyarakat…

a)

Memahami Rupiah sebagai simbol kedaulatan nasional dan pemersatu bangsa.

b)

Hanya menggunakan uang elektronik dalam transaksi.

c)

Menolak semua bentuk transaksi tunai.

d)

Hanya menggunakan Rupiah di dalam negeri.

e)

Menghindari transaksi besar menggunakan tunai.

10.

Dalam kampanye Bank Indonesia, “Pahami Rupiah” berarti…

a)

Mengetahui nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS.

b)

Memahami cara mengenali, menggunakan, dan menjaga Rupiah dengan benar.

c)

Mengetahui cara mencetak uang.

d)

Memahami cara mengganti uang yang rusak di Bank Indonesia.

e)

Mengetahui sejarah mata uang Indonesia sejak era VOC.

11.

Uang kertas yang rusak tetapi masih dapat dikenali sebagai asli dapat ditukarkan di Bank Indonesia dengan syarat bahwa…

a)

Tidak perlu menunjukkan identitas.

b)

Nomor seri dan tanda keaslian masih terlihat jelas.

c)

Sertifikat polisi diperlukan.

d)

Hanya dapat ditukarkan di kantor pusat BI.

e)

Uang tersebut tidak dapat ditukarkan sama sekali.

12.

Fitur keamanan Rupiah yang dapat dilihat menggunakan cahaya ultraviolet disebut…

a)

Serat keamanan.

b)

Microprinting.

c)

Watermark.

d)

Gambar laten.

e)

Teksturnya yang kasar.

13.

Meniru, menduplikasi, atau memalsukan Rupiah merupakan tindakan kriminal dari…

a)

Penyalahgunaan kepercayaan.

b)

Pencurian.

c)

Memalsukan uang.

d)

Pelanggaran sipil.

e)

Pelanggaran administratif.

14.

Institusi yang berwenang untuk mencetak Rupiah di Indonesia adalah…

a)

Kementerian Keuangan.

b)

Perum Peruri.

c)

Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

d)

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

e)

Badan Pusat Statistik (BPS).

15.

Institusi yang berwenang untuk mengedarkan Rupiah kepada publik adalah…

a)

Kementerian Perdagangan.

b)

Perum Peruri.

c)

Bank Indonesia.

16.

Salah satu alasan penting untuk mencintai Rupiah adalah karena Rupiah adalah…

a)

Sebuah simbol kedaulatan dan identitas nasional.

b)

Sumber pendapatan negara.

c)

Medium investasi jangka panjang.

d)

Alat untuk menabung.

e)

Nilai tukar internasional.

17.

Kegiatan sosialisasi Rupiah biasanya dilakukan oleh Bank Indonesia bekerja sama dengan…

a)

Sekolah, kampus, dan kelompok masyarakat.

b)

Kementerian Pertanian.

c)

Organisasi non-pemerintah asing.

d)

Partai politik.

e)

Hanya perusahaan swasta.

18.

Slogan “Cinta, Bangga, dan Memahami Rupiah” adalah bagian dari program…

a)

Gerakan Nasional untuk Indonesia Cerdas Secara Finansial.

b)

Pendidikan Bank Indonesia tentang identitas ekonomi nasional.

c)

Literasi digital Bank Indonesia.

d)

Program CSR Kementerian Keuangan.

e)

Sosialisasi Anti-Korupsi Nasional.

19.

Jika seseorang merobek atau menulis di uang kertas Rupiah, tindakan ini adalah…

a)

Sebuah ekspresi seni.

b)

Tidak masalah selama masih bisa digunakan.

c)

Sebuah tindakan yang melanggar aturan penggunaan Rupiah.

d)

Sebuah aktivitas koleksi pribadi yang sah.

e)

Sebuah cara untuk menandai uang pribadi.

20.

Sejenis cinta terhadap Rupiah dapat diwujudkan melalui kegiatan berikut, kecuali…

a)

Menyimpan uang di tempat yang aman.

b)

Menggunakan Rupiah untuk transaksi yang sah.

c)

membakar uang sebagai simbol protes.

d)

Merawat uang agar tidak berkerut.

e)

Menolak uang palsu.

21.

Di uang kertas Rp100.000 yang baru, pahlawan nasional yang digambarkan adalah…

a)

Ir. Soekarno dan Moh. Hatta.

b)

Soekarno dan Hatta dengan lambang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

c)

Hanya Ir. Soekarno.

d)

Hanya Moh. Hatta.

e)

Ki Hajar Dewantara.

22.

“Mencintai Rupiah” tidak hanya berarti menggunakannya, tetapi juga…

a)

Mempertahankan kondisi fisik uang agar tetap layak untuk diedarkan.

b)

Mengumpulkan uang baru setiap tahun.

c)

Melipatgandakan uang lama.

d)

Membeli uang dari kolektor.

e)

Menggunakan mata uang asing.

23.

Gambar pahlawan di uang kertas Rupiah bertujuan untuk…

a)

Menumbuhkan nasionalisme dan menghormati jasa-jasa pahlawan.

b)

Hanya sebagai dekorasi untuk membuat uang menarik.

c)

Menunjukkan era pemerintahan.

d)

Menunjukkan nilai sejarah tanpa fungsi ekonomi.

e)

Hanya membedakannya dari mata uang asing.

24.

Ketika seseorang menemukan uang palsu, tindakan yang benar adalah…

a)

Simpan.

b)

Lapor ke pihak berwenang atau Bank Indonesia.

c)

Peredaran kembali.

d)

Berikan kepada teman.

e)

Gunakan di pasar.

25.

Inklusi elemen budaya Indonesia pada uang kertas Rupiah menggambarkan bahwa…

a)

Indonesia ingin menarik wisatawan.

b)

Uang juga berfungsi sebagai media pendidikan budaya.

c)

Desain uang kertas harus selalu berubah.

d)

Tidak memiliki makna khusus.

e)

Hanya untuk mempercantik uang.

26.

Setiap beberapa tahun, Bank Indonesia memperbarui desain uang kertas untuk…

a)

Meningkatkan daya tarik estetika.

b)

Memperkuat elemen keamanan terhadap pemalsuan.

c)

Meningkatkan jumlah uang yang beredar.

d)

Mengikuti tren mode.

e)

Menurunkan nilai tukar.

27.

Alat yang umum digunakan oleh masyarakat untuk mendeteksi keaslian uang adalah…

a)

Sebuah lampu neon biasa.

b)

Cahaya Ultraviolet (UV).

c)

Sebuah lampu pijar.

d)

Sebuah kaca pembesar.

e)

Cahaya LED berwarna-warni.

28.

Berikut adalah karakteristik uang yang asli, kecuali…

a)

Ada watermark.

b)

Ada benang pengaman.

c)

Ada tekstur yang terangkat.

d)

Warna memudar dan cetakan kabur.

e)

Ada gambar tersembunyi.

29.

Uang koin juga disebut…

a)

Uang sekunder.

b)

Uang elektronik.

c)

Mata uang logam.

d)

Uang giro.

e)

Uang digital.

30.

Karakteristik yang paling mudah dikenali dari uang palsu adalah…

a)

Gambar-gambarnya lebih indah.

b)

Kekurangan tekstur yang terangkat dan fitur keamanan.

c)

Ukuran yang lebih kecil.

d)

Warna yang lebih cerah.

e)

Kertas yang lebih kaku.

31.

Uang elektronik berbeda dari uang tunai karena...

a)

Bentuk fisik.

b)

Disimpan dalam media digital dan tidak memiliki bentuk fisik.

c)

Harus ditukarkan di bank setiap hari.

d)

Tidak bernilai.

e)

Tidak dapat digunakan untuk transaksi online.

32.

Program Cinta Rupiah juga bertujuan untuk memastikan masyarakat tidak mudah tertipu oleh…

a)

Diskon online.

b)

Uang palsu.

c)

Nilai tukar asing.

d)

Kredit online.

e)

Layanan perbankan digital.

33.

Distribusi uang palsu, bahkan tanpa sengaja, masih dapat mengakibatkan…

a)

Peringatan lisan.

b)

Sanksi hukum.

c)

Denda ringan.

d)

Larangan berbelanja.

e)

Tidak ada sanksi.

34.

Uang kertas Rp20.000 menampilkan potret pahlawan nasional…

a)

Oto Iskandar Dinata.

b)

Sutan Syahrir.

c)

Cut Nyak Dien.

d)

Tjut Meutia.

e)

Ki Hajar Dewantara.

35.

Gambar tarian di sisi belakang uang kertas Indonesia mewakili…

a)

Sejenis olahraga daerah.

b)

Kekayaan budaya Indonesia.

c)

Tari modern.

d)

Sebuah festival tahunan.

e)

Hiburan publik.

36.

Slogan 3D untuk mengautentikasi uang asli berarti…

a)

Dibakar, Dilihat, Dihapus.

b)

Dilihat, Dipegang, Dilihat-melalui.

c)

Dibaca, Diukur, Dihitung.

d)

Diteruskan, Ditarik, Dihapus.

e)

Disimpan, Dirobek, Disalin.

37.

Mencintai Rupiah berarti tidak hanya mengenali uang tetapi juga…

a)

Mengumpulkan uang kertas langka.

b)

Menggunakannya dengan bijak dan sesuai hukum.

c)

Menyimpannya di luar negeri.

d)

Menggunakan mata uang asing.

e)

Menukarkan uang lama dengan yang baru setiap kali.

38.

Publik dapat melaporkan uang palsu melalui…

a)

Polisi dan Bank Indonesia.

b)

Keduanya benar.

c)

Toko gadai.

d)

Pos.

e)

Institusi pendidikan.

39.

Jika uang kertas Rupiah sudah usang tetapi masih asli, itu adalah…

a)

Harus dibuang.

b)

Masih berlaku sebagai alat pembayaran.

c)

Harus dicetak ulang.

d)

Tidak dapat digunakan.

e)

Harus ditukarkan di bank asing.

40.

Denominasi terbesar dari Rupiah yang saat ini beredar adalah…

a)

Rp10.000

b)

Rp50.000

c)

Rp100.000

d)

Rp200.000

e)

Rp500.000

41.

Uang kertas Rupiah Indonesia modern terbuat dari…

a)

Plastik biasa.

b)

Kertas berbasis kapas khusus.

c)

Serat sintetis.

d)

Kertas kantor standar (HVS).

e)

Kertas daur ulang.

42.

Bank Indonesia menghancurkan uang kertas yang rusak untuk…

a)

Mengurangi jumlah uang yang beredar.

b)

Mempertahankan kualitas uang yang beredar.

c)

Menghemat biaya pencetakan.

d)

mengganti desain lama.

e)

Menarik uang palsu.

43.

Orang-orang harus menukarkan uang yang rusak di…

a)

Bank Indonesia atau bank komersial yang ditunjuk.

b)

Kantor pajak.

c)

Kantor distrik.

d)

Pos.

e)

Supermarket.

44.

Dalam kehidupan sehari-hari, cinta terhadap Rupiah dapat ditunjukkan dengan…

a)

Tidak melipat, menulis di, atau mengerutkan uang.

b)

Menyimpan uang di dompet yang kumuh.

c)

Menukarkan uang setiap hari.

d)

Mengumpulkan mata uang asing.

e)

Melipatgandakan uang.

45.

Penalti bagi pemalsu diatur dalam…

a)

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 244 dan 245.

b)

Undang-Undang No. 17 Tahun 2003.

c)

Undang-Undang Koperasi.

d)

Undang-Undang Perbankan.

e)

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

46.

Penggunaan Rupiah di Indonesia adalah…

a)

Sukarela.

b)

Wajib untuk semua transaksi resmi.

c)

Opsional.

d)

Hanya untuk institusi pemerintah.

e)

Hanya untuk wisatawan asing.

47.

Menolak uang palsu membantu melindungi…

a)

Daya beli masyarakat.

b)

Stabilitas ekonomi dan kepercayaan terhadap Rupiah.

c)

Kebutuhan konsumen.

d)

Jumlah uang yang beredar.

e)

Gambar diri pribadi.

48.

Uang yang diduplikasi dengan fotokopi diklasifikasikan sebagai…

a)

Uang yang rusak.

b)

Uang palsu.

c)

Uang yang tidak layak edar.

49.

Rupiah adalah alat pembayaran yang sah di…

a)

Hanya di Jawa dan Sumatra

b)

Negara-negara ASEAN

c)

Seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

d)

Negara-negara yang bekerja sama dengan Indonesia

e)

Hanya di daerah perbatasan

50.

Kesadaran untuk mengenali dan merawat Rupiah mencerminkan nilai dari…

a)

Sosial

b)

Ekonomi saja

c)

Nasionalisme dan tanggung jawab sipil

d)

Konsumeris

e)

Budaya asing