NEW
Font size
WorksheetsPemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia
Total questions: 10
Worksheet time: 10mins
Tn. H berumur 45 tahun sedang dirawat di unit penyakit dalam dengan diagnosa medis Hipertensi dan sudah menderita Hipertensi sejak 10 tahun lalu. Pasien mengeluh sakit kepala hebat, mata kunang-kunang, nyeri tengkuk, rasa ingin muntah, tidak selera makan dan mengalami penurunan berat badan 10 kg (12%). Tanda-tanda vital pasien adalah Tekanan Darah 170/110 mmHg, Denyut Jantung 92 x/menit, Respirasi 24 x/menit, Saturasi Oksigen 96%, Suhu tubuh 36,7 ◦C, dan Skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 8 dengan interpretasi nyeri hebat. Tn. H tidak teratur kontrol ke dokter, tidak teratur minum obat, suka makan yang asin dan berlemak. Isterinya jengkel dan menolak merawatnya. Dia dipecat dari tempat kerjanya karena sering sakit. Impian Tn. H adalah menjadi seorang Akuntan yang handal tetapi harapannya pupus karena penyakitnya. Apakah Masalah Fisiologis utama dalam hirarki Abraham Maslow pada Tn. H?
Sakit Kepala
Mata Kunang-kunang
Nyeri tengkuk
Rasa ingin muntah
Tidak Selera Makan
Tn. H berumur 45 tahun sedang dirawat di unit penyakit dalam dengan diagnosa medis Hipertensi dan sudah menderita Hipertensi sejak 10 tahun lalu. Pasien mengeluh sakit kepala hebat, mata kunang-kunang, nyeri tengkuk, rasa ingin muntah, tidak selera makan dan mengalami penurunan berat badan 10 kg (12%). Tanda-tanda vital pasien adalah Tekanan Darah 170/110 mmHg, Denyut Jantung 92 x/menit, Respirasi 24 x/menit, Saturasi Oksigen 96%, Suhu tubuh 36,7 ◦C, dan Skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 8 dengan interpretasi nyeri hebat. Tn. H tidak teratur kontrol ke dokter, tidak teratur minum obat, suka makan yang asin dan berlemak. Isterinya jengkel dan menolak merawatnya. Dia dipecat dari tempat kerjanya karena sering sakit. Impian Tn. H adalah menjadi seorang Akuntan yang handal tetapi harapannya pupus karena penyakitnya. Apakah Masuk kategori dalam hirarki Abraham Maslow manakah “Harapannya pupus menjadi seorang Akuntan yang handal”?
Fisiologis
Rasa Aman
Aktualisasi Diri
Penghargaan
Sosial
Mahasiswa Keperawatan Semester 1 sedang belajar Mata Kuliah Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia (PKDM). Dosen sedang mengajarkan tentang sistem pernafasan. Dosen menanyakan kepada mahasiswa J. Apakah fungsi dari gambar yang ditunjuk panah di samping ini?
Berapa banyak oksigen yang
Berapa banyak oksigen yang diberikan kepada pasien
Berapa banyak karbon dioksida yang diberikan kepada pasien
Berapa banyak karbon dioksida dikeluarkan dari tubuh pasien
Berapa banyak oksigen di tabung oksigen
Mahasiswa Keperawatan Semester 1 sedang belajar Mata Kuliah Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia (PKDM). Dosen sedang mengajarkan tentang sistem pernafasan. Dosen menanyakan kepada mahasiswa J. Apakah fungsi dari gambar yang ditunjuk panah di samping ini?
Berapa banyak oksigen yang dikeluarkan dari tubuh pasien
Berapa banyak karbon dioksida yang diberikan kepada pasien
Berapa banyak oksigen yang diberikan kepada pasien
Berapa banyak oksigen di tabung oksigen
Berapa banyak karbon dioksida dikeluarkan dari tubuh pasien
Mahasiswa Keperawatan Semester 1 sedang belajar Mata Kuliah Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia (PKDM). Dosen sedang mengajarkan tentang sistem pernafasan. Dosen menanyakan kepada mahasiswa J. Apakah fungsi dari gambar yang ditunjuk panah di samping ini?
Melenturkan saluran pernafasan saat diberikan oksigen
Melihat apakah ada gelembung udara saat diberikan oksigen
Melembabkan saluran pernafasan saat diberikan oksigen
Memastikan oksigen bergerak saat diberikan oksigen
Memastikan pasien tidak terjadi iritasi di saluran pernafasan saat diberikan oksigen
Seorang Ny.N berusia 32 tahun datang ke UGD dengan keluhan paien mengatakan bahwa 2 hari yang lalu pasien mengalami kecelakaan sepeda motor, setelah ia mengikuti anjuran dari dokter untuk melakukan pemeriksaan CT-scan dan hasilnya pasien mengalami trauma servikal, tanda-tanda vital: TD = 150/90, Suhu Tubuh: 37,7 oC, PR: 82 x/m , RR: 22 x/m, pasien juga merasakan sering sakit kepala. Mobilisasi apa yang harus diberikan seorang perawat terhadap pasien yang mengalami trauma servikal?
Mobilisasi sebagian
Mobilisasi sepenuhnya
Tidak melakukan mobilisasi
Mobilisasi ditempat tidur sepenuhnya
Mobilisasi berjalan sepenuhnya
Seorang Tn.S berusia 34 tahun datang ke UGD dengan keluhan pasien mengatakan 2 hari yang lalu pasien mengalami kecelakaan sepeda motor dan mengakibatan pasien mengalami trauma servikal. Pasien juga mengatakan kalau pasien memiliki hipertensi, jadi dokter menganjurkan pada pasien untuk dirawat inap dan menganjurkan pada pasien untuk mobilisasi ditempat tidur. Agar tidak terjadi dekubitus terhadap pasien, posisi apakah yang diberikan perawat pada pasien?
Fowler
Posisi mika-miki (miring kanan – miring kiri
Posisi duduk
Semi fowler
Posisi terlentang
Tn. H berumur 45 tahun sedang dirawat di unit penyakit dalam dengan diagnosa medis Hipertensi dan sudah menderita Hipertensi sejak 10 tahun lalu. Pasien mengeluh sakit kepala hebat, mata kunang-kunang, nyeri tengkuk, rasa ingin muntah, tidak selera makan dan mengalami penurunan berat badan 10 kg (12%). Tanda-tanda vital pasien adalah Tekanan Darah 170/110 mmHg, Denyut Jantung 92 x/menit, Respirasi 24 x/menit, Saturasi Oksigen 96%, Suhu tubuh 36,7 ◦C, dan Skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) 8 dengan interpretasi nyeri hebat. Tn. H tidak teratur kontrol ke dokter, tidak teratur minum obat, suka makan yang asin dan berlemak. Isterinya jengkel dan menolak merawatnya. Dia dipecat dari tempat kerjanya karena sering sakit. Impian Tn. H adalah menjadi seorang Akuntan yang handal tetapi harapannya pupus karena penyakitnya. Diapun memakai alat bantu jalan (walker) karena mengalami kelemahan pada ekstremitas atas dan bawah bagian kiri. Apakah yang bukan tahapan dalam asuhan keperawatan pada Tn. H?
Pengkajian
Diagnosa Keperawatan
Intervensi Keperawatan
Komite Keperawatan
Evaluasi
Ny. B berumur 52 tahun menderita Diabetic Mellitus tipe 2 sejak 14 tahun yang lalu. Gula darahnya tidak terkontriol dan tidak teratur kontrol. Ny. B juga tidak menjaga pola makan. Ny. B mempunyai luka di jari kaki jempol kanan dan tidak sembuh-sembuh sudah 6 bulan belakangan. Dokter memberitahu Ny. B bahwa sudah dilakukan amputasi pada Jari Kaki Jempol Kanan. Ny. B merasa kehilangan pada salah satu bagian tubuhnya. Apakah jenis imobilitas yang sedang dialami oleh NY. B?
Imobilitas fisik
Imobiltas spiritual
Imobilitas Emosional
Imobilitas intelektual
Imobilitas sosial
Mahasiswa Keperawatan Semester 1 sedang belajar Mata Kuliah Pemenuhan Kebutuhan Dasar Manusia (PKDM). Dosen sedang menjelaskan topik tentang Postur Tubuh. Apakah Kelainan pada postur tubuh di samping ini?
Pigeon toes
Club Foot
Foot drop
Bowlegs
Knock Knees
