wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

SOAL NAKESDAN DPC PATELKI 2025

Total questions: 18

Worksheet time: 14mins

Name
Class
Date
1.

Apa fungsi utama trombosit dalam darah?

a)

Mengangkut oksigen

b)

Membantu pembekuan darah

c)

Melawan infeksi

d)

Membawa nutrisi

2.

Metode venipuncture yang benar untuk sampel darah EDTA adalah?

a)

Menggunakan jarum 18G di vena basilika

b)

Mengocok tabung secara vertikal setelah pengisian

c)

Mengisi tabung hingga penuh untuk menghindari hemolisis

d)

Menyimpan sampel di suhu kamar lebih dari 24 jam

3.

Enzim ALT (Alanine Aminotransferase) meningkat signifikan pada gangguan?

a)

Jantung

b)

Hati

c)

Ginjal

d)

Pankreas

4.

Media kultur yang cocok untuk isolasi Mycobacterium tuberculosis adalah?

a)

Blood agar

b)

MacConkey agar

c)

Lowenstein-Jensen agar

d)

Sabouraud agar

5.

Level biosafety untuk penanganan sampel HIV/AIDS adalah?

a)

BSL-1

b)

BSL-2

c)

BSL-3

d)

BSL-4

6.

Tes Widal digunakan untuk diagnosis?

a)

Malaria

b)

Demam tifoid (Salmonella typhi)

c)

Dengue

d)

Leptospirosis

7.

Dalam pengendalian kualitas laboratorium, Levey-Jennings chart digunakan untuk?

a)

Kalibrasi alat

b)

Monitoring variasi hasil tes harian

c)

Sterilisasi alat

d)

Penyimpanan reagen

8.

PCR (Polymerase Chain Reaction) pada ATLM paling sering digunakan untuk deteksi?

a)

Sel darah merah

b)

DNA virus (misal HPV)

c)

pH urine

d)

Kristal garam

9.

Rahasia pasien diatur dalam?

a)

UU No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan

b)

Permenkes No. 4 Tahun 2019 tentang Analis Kesehatan

c)

Keduanya benar

d)

Hanya UU No. 36 Tahun 2009

10.

Ciri khas malaria Plasmodium falciparum pada sediaan darah adalah?

a)

Gametosit bulat

b)

Ring form dengan applique

c)

Gametosit berbentuk pisang

d)

Schüffner's dots

11.

Kebijakan utama yang mengatur penyelenggaraan laboratorium klinik (termasuk izin operasional dan standar mutu) adalah?

a)

Permenkes No. 4 Tahun 2019 tentang Analis Kesehatan

b)

Permenkes No. 83 Tahun 2017 tentang Laboratorium Kesehatan

c)

UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan

d)

SNI ISO 9001:2015

12.

Menurut kebijakan Kemenkes, akreditasi lab klinik wajib dilakukan oleh lembaga apa untuk memastikan mutu pelayanan?

a)

PATELKI

b)

Komite Akreditasi Laboratorium Medik (KALM)

c)

BPOM

d)

KARS (untuk RS saja)

13.

Kebijakan SNI ISO 15189:2014 dalam pelaksanaan lab klinik fokus pada?

a)

Hanya pengadaan alat

b)

Manajemen mutu, kompetensi personel, dan validasi metode tes

c)

Pengawasan reagen saja

d)

Biosafety level 4

14.

Berdasarkan kebijakan Permenkes 83/2017, siapa yang bertanggung jawab atas pelatihan dan sertifikasi ATLM di lab klinik?

a)

Kepala lab saja

b)

Penanggung jawab teknis lab (PJTK) dan kepala lab

c)

Pasien

d)

Produsen alat

15.

Kebijakan penyelenggaraan lab klinik mengharuskan penerapan biosafety untuk sampel infeksius (misal TB) sesuai?

a)

Permenkes No. 7 Tahun 2019 tentang Biosafety

b)

Hanya pedoman WHO

c)

SNI ISO 15189 Pasal 5

d)

UU Lingkungan Hidup

16.

Dalam kebijakan lab klinik, hasil tes harus dilaporkan ke pasien/dokter dengan kriteria?

a)

Bebas format, asal akurat

b)

Verifikasi oleh ATLM, turnaround time <24 jam untuk tes darurat, dan kerahasiaan (Permenkes 83/2017)

c)

Hanya via email

d)

Tanpa verifikasi

17.

Kebijakan internal lab klinik untuk QC (seperti Levey-Jennings) diatur dalam?

a)

Permenkes No. 73 Tahun 2016 tentang Reagen

b)

Bagian manajemen mutu Permenkes 83/2017 & ISO 15189

c)

Hanya manual pabrik alat

d)

Tidak ada regulasi khusus

18.

Jika lab klinik melanggar kebijakan (misal tanpa akreditasi), sanksi sesuai?

a)

Pencabutan izin operasional oleh Kemenkes/Dinkes

b)

Hanya denda PATELKI

c)

Tidak ada sanksi

d)

Pidana langsung KUHP