Font size
S
M
L
XL
WorksheetsIIA_EAS_ASKEB PERSALINAN 2025
Total questions: 72
Worksheet time: 54mins
Name
Class
Date
1.
Nama Mahasiswa (Tulis lengkap)
4 lines
2.
NIM
4 lines
3.
Seorang perempuan, 26 tahun, P1, melahirkan1 jam yang lalu bayi lahir spontan, Berdasarkan hasil pengkajian ditemukan KU ibu baik, 110/70 mmhg, nadi 76x/menit, kontraksi uterus baik, TFU 2 jari dibawah pusat, plasenta lahir spontan lengkap. Tidak terdapat laserasi.
Apakah analisa yang tepat pada kasus diatas?
a)
Persalinan kala I fase aktif
b)
Persalinan kala I fase latent
c)
Persalinan kala II
d)
Persalinan kala III
e)
Persalinan kala IV
4.
Seorang perempuan melahirkan spontan anak pertama, 15 menit yang lalu telah lahir plasenta. Hasil pemeriksaan tidak terdapat laserasi. Perempuan tersebut mengeluh perutnya mules dan masih mengeluarkan darah.
Apakah asuhan yang tepat pada kasus diatas?
a)
Melakukan pemantauan TD, nadi, suhu, TFU, kontraksi, kandung kemih dan jumlah darah yang keluar
b)
Melakukan pemantauan TD, nadi, suhu, TFU, kandung kemih dan jumlah darah yang keluar
c)
Melakukan pemantauan TD, nadi, suhu, TFU, kontraksi, dan jumlah darah yang keluar
d)
Melakukan pemantauan TD, nadi, suhu, kontraksi, kandung kemih.
e)
Melakukan pemantauan TD, suhu, kontraksi, kandung kemih dan jumlah darah yang keluar
5.
Seorang perempuan melahirkan anak pertama 30 menit yang lalu, bayi lahir spontan. Berdasarkan hasil pengkajian ditemukan KU ibu baik, 110/70 mmhg, nadi 76x/menit, kontraksi uterus baik, plasenta lahir spontan lengkap. Tidak terdapat laserasi. Bidan melakukan pemeriksaan abdomen untuk mengetahui tinggi fundus.
Berapakah tinggi fundus normalnya pada kasus diatas?
a)
Sepusat
b)
2 jari di atas pusat
c)
2 jari di bawah pusat
d)
3 jari di atas pusat
e)
2 jari di bawah simpisis
6.
Seorang perempuan melahirkan anak pertama 30 menit yang lalu. Berdasarkan hasil pengkajian di temukan KU ibu baik, 120/70 mmhg, nadi 76x/menit, kontraksi uterus kurang baik, TFU 2 jari dibawah pusat, plasenta lahir spontan lengkap. Kandung kemih penuh, Tidak terdapat laserasi. Terdapat pengeluaran darah pervaginam.
Apakah asuhan apa yang tepat pada kasus diatas?
a)
Melakukan masase uterus
b)
Melakukan penjahitan luka jalan lahir
c)
Mengukur tekanan darah
d)
Mengosongkan kandung kemih
e)
Melakukan bonding attachment
7.
Seorang perempuan berumur 30 tahun baru saja melahirkan anak pertama di PMB 13.00 WIB. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage. Perempuan tersebut mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum.
Apakah analisa yang tepat pada kasus kala IV diatas ?
a)
Laserasi Derajat 1
b)
Laserasi Derajat 2
c)
Laserasi Derajat 3
d)
Laserasi Derajat 4
e)
Laserasi Derajat 5
8.
Seorang perempuan berumur 30 tahun baru saja melahirkan anak pertama di TPMB 13.00 WIB. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage. Perempuan tersebut mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum.
Apakah asuhan segera yang dilakukan oleh bidan adalah ?
a)
Menjahit laserasi
b)
Melakukan masase uterus
c)
Mengukur tekanan darah ibu
d)
Mengosongkan kandungan kemih
e)
Memberikan kompres hangat
9.
Seorang perempuan berumur 30 tahun baru saja melahirkan anak pertama di TPMB 13.00 WIB. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage. Perempuan tersebut mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum. Bidan akan melakukan penjahitan.
Apakah evaluasi yang perlu dilakukan sebelum tindakan tersebut?
a)
Indentifikasi kembali luasnya laserasi
b)
Menilai TFU jika sudah kontraksi baru menjahit
c)
Memeriksa kelengkapan placenta
d)
Mengeringkan bayi dan mengganti kain yang basah
e)
Menyuntik oksitosin 10 unit secara IM
10.
Seorang perempuan berumur 21 tahun baru saja melahirkan anak pertama di TPMB 07.00 WIB. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage. Perempuan tersebut mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot spinter ani.
Apakah analisa yang tepat pada kasus kala IV diatas?
a)
Laserasi Derajat 1
b)
Laserasi Derajat 2
c)
Laserasi Derajat 3
d)
Laserasi Derajat 4
e)
Laserasi Derajat 5
11.
Seorang perempuan berumur 20 tahun baru saja melahirkan anak pertama di TPMB 07.00 WIB. Plasenta dan selaput ketuban lahir lengkap dan sudah dilakukan massage. Perempuan tersebut mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot spinter ani.
Asuhan yang tepat untuk kasus diatas adalah?
a)
Menjahit laserasi
b)
Menjahit laserasi dengan teknik khusus
c)
Menjahit laserasi dengan bantuan assisten yang memegang busi di anus
d)
Melakukan kolaborasi dengan bidan lain dalam melakukan penjahitan
e)
Merujuk ke RS
12.
Seorang perempuan melahirkan bayi dan saat ini sudah memasuki kala IV. Saat ini kondisi ibu dan bayi dalam batas normal.
Asuhan sayang ibu dan bayi pada kondisi diatas yaitu?
a)
Melakukan rawat gabung ibu dan bayi
b)
Menyimpan pispot dibawah bokong ibu untuk menampung perdarahan
c)
Membatasi mobilisasi ibu
d)
Menganjurkan ibu istirahat dan tidak perlu memikirkan bayi-nya
e)
Memberikan susu formula pada bayi
13.
Seorang perempuan sedang dalam proses persalinan kala IV. Hasil pemeriksaan diketahui terdapat robekan mengenai kulit dan otot perineum. Bidan akan melakukan penjahitan.
Asuhan sayang ibu yang dapat dilakukan pada tindakan diatas adalah?
a)
Memberikan anastesi sebelum penjahitan
b)
Meminta ibu menggigit kain saat akan melakukan penjahitan
c)
Menghadirkan suami untuk memegang tangan ibu
d)
Melakukan penjahitan pelan-pelan
e)
Meminta ibu untuk tidak berteriak jika merasa sakit
14.
Seorang bidan di TPMB sedang melakukan penjahitan perineum pada aserasi derajat 2.
Diawal tindakan bidan memberikan obat anastesi untuk mengurangi nyeri saat tindakan.
Apakan jenis anastesi yang tepat pada tindakan diatas?
a)
Lidokain dan efinefrin
b)
Lidokain 1 %
c)
Lidokain 2 %
d)
Efineprin
e)
Aquabides
15.
Seorang perempuan umur 28 tahun baru saja melahirkan anak pertama di PMB 17.00 WIB. Mengalami robekan jalan lahir pada kulit dan otot perineum. Bidan melakukan penjahitan otot dilanjutkan ke kulit peruneum dimana benang jahit tidak tampak di permukaan kulit.
Apakah teknik penjahitan yang dilakukan bidan pada kasus diatas?
a)
Sub kutis
b)
Satu-satu
c)
Jelujur
d)
Kontinyu
e)
Terkunci kontinyu
16.
Seorang perempuan berumur 30 tahun baru saja melahirkan. Perempuan tersebut mengalami robekan jalan lahir sampai dengan otot perineum. Bidan akan melakukan penjahitan.
Dimanakah bidan mengawali proses penjahitan (menusukan jarum yang pertama kali) pada daerah luka tersebut ?
a)
Tepat di daerah luka
b)
1 cm diatas puncak luka
c)
1 cm dibawah puncak luka
d)
1 cm disamping kiri puncak luka
e)
1 cm disamping kanan puncak luka
17.
Seorang bayi, lahir 2 jam lalu. Saat ini bidan akan melakukan pemeriksaan fisik salah satunya menimbang berat badan bayi. Bidan memberikan alas pada timbangan bayi tersebut. Usaha yang dilakukan bidan adalah untuk mencegah kehilangan panas.
Disebut apakah mekanisme kehilangan panas pada kasus diatas?
a)
Evaporasi
b)
Konduksi
c)
Konveksi
d)
adiasi
e)
Pancaran
18.
Seorang bayi lahir 5 menit yang lalu, ,kondisi menangis kuat, tonus otot aktif. Saat ini sedang dilakukan inisiasi menyusu dini, dengan posisi diselimuti dan menggunakan topi.
Apakah keuntungan bagi bayi dari tindakan diatas?
a)
Stimulasi kontraksi uterus
b)
Menurunkan risiko hpp
c)
Merangsang pengeluaran kolostrum
d)
Menjaga kolonisasi kuman yang aman sehingga memberikan perlindungan terhadap infeksi
e)
Meningkatkan produksi ASI
19.
Seorang bayi lahir 5 menit yang lalu, kondisi menangis kuat, tonus otot aktif. Saat ini sedang dilakukan inisiasi menyusu dini, dengan posisi diselimuti dan menggunakan topi.
Apakah keuntungan bagi ibu dari tindakan diatas?
a)
Menstabilkan pernafasan
b)
Mengendalikan temperatur tubuh
c)
Memperbaiki/mempunyai pola tidur yang lebih baik
d)
Meningkatkan produksi ASI
e)
Meningkatkan kenaikan berat badan
20.
Seorang bayi, lahir 60 menit yang lalu. Kondisi bayi baik, pernafasan lancar, kulit kemerahan dan ekstermitas aktif. Saat ini sedang dilakukan inisiasi menyusu dini namun belum berhasil.
Apakah tindakan yang harus dilakukan bidan pada kasus diatas?
a)
Memposisikan bayi lebih dekat dengan puting dan membiarkan kontak kulit selama 10 menit berikutya
b)
Memposisikan bayi lebih dekat dengan puting dan membiarkan kontak kulit selama 30-60 menit berikutya
c)
Membiarkan kontak kulit selama 60 menit berikutnya
d)
Memberikan vit K lalu memposisikan bayi lebih dekat dengan puting dan membiarkan kontak kulit selama 30-60 menit berikutya
e)
Memberikan salf mata dan Memposisikan bayi lebih dekat dengan puting dan membiarkan kontak kulit selama 30-60 menit berikutnya
21.
Seorang bayi baru lahir dan akan dilakukan inisiasi menyusu dini.
Apakah tindakan yang dilakukan bidan untuk mendukung keberhasilan proses tersebut ?
a)
Hindari mengeringkan telapak tangan bayi
b)
Letakkan bayi dekat puting susu ibunya
c)
Menghisap lendir bayi di mulut dan hidung
d)
Keringkan seluruh badan bayi termasuk telapak tangan
e)
Memakaikan baju bayi sebelum IMD
22.
Seorang bayi lahir 1 jam yang lalu dan berhasil melakukan IMD. Saat ini kondisinya baik, pernafasan teratur, kulit kemerahan, dan tonus otot aktif.
Apakah tindakan bidan selanjutnya?
a)
Memandikan bayi
b)
Melakukan pemeriksaan antropometri
c)
Memberikan salep mata dan Vit K1
d)
Melanjutkan IMD
e)
Memberikan imunisasi hepatitis B
23.
seorang bayi lahir 1 jam yang lalu dan berhasil melakukan IMD. Salah satu tindakan profilaksis pencegahan infeksi yang dilakukan adalah pemberian salf mata tetrasiklin.
Berapakah dosis salf tersebut ?
a)
1 %
b)
0,1 %
c)
0,5 %
d)
5 %
e)
10 %
24.
Seorang bayi lahir 1 jam yang lalu dan berhasil melakukan IMD. Salah satu tindakan profilaksis pencegahan infeksi yang dilakukan adalah pemberian salf mata tetrasiklin.
Kapankah tindakan tersebut dilakukan ?
a)
Sebelum IMD
b)
Segera setelah bayi lahir
c)
1 jam setelah pemberian Vitamin K
d)
1 jam setelah pemberian imunisasi hepatitis B
e)
Segera setelah IMD berhasil (satu jam setelah bayi lahir)
25.
Seorang bayi lahir 1 jam yang lalu dan berhasil melakukan IMD. Salah satu tindakan profilaksis yang dilakukan adalah pemberian vitamin K1.
Berapakah dosis vitamin tersebut ?
a)
0,1 mg IM
b)
0,5 mg IM
c)
1 mg IM
d)
0,1 mg IV
e)
1 mg IV
26.
Seorang bayi lahir 1 jam yang lalu dan berhasil melakukan IMD. Salah satu tindakan yang akan dilakukan bidan adalah pemberian vitamin K1.
Apakah tujuan dari tindakan tersebut ?
a)
Pencegahan infeksi
b)
Pencegahan perdarahan
c)
Pencegahan hipotermia
d)
Meningkatkan produksi ASI
e)
Meningkatkan metabolisme
27.
Seorang bayi lahir 1 jam yang lalu dan berhasil melakukan IMD. Salah satu tindakan yang akan dilakukan bidan adalah pemberian imunisasi hepatitis B.
Kapankah tindakan tersebut dilakukan?
a)
Sebelum IMD
b)
Segera setelah bayi lahir
c)
1 jam setelah pemberian Vitamin K
d)
1,5 jam setelah pemberian salf mata
e)
Segera setelah IMD berhasil
28.
Seorang perempuan usia 30 tahun G2P1A0 inpartu kala II di Klinik. Hasil pemeriksaan TTV dalam batas normal, pemeriksaan dalam pembukaan lengkap dan selaput ketuban sudah pecah. Bidan langsung melakukan pertolongan persalinan sampai kepada kelahiran plasenta dan dieksplorasi. Hasil inspeksi terdapat laserasi pada mukosa vagina.
Apakah analisa yang tepat berdasarkan kasus tersebut?
a)
Derajat laserasi I
b)
Derajat laserasi II
c)
Robekan perineum III
d)
Robekan perineum IV
e)
Robekan perineum V
29.
Seorang perempuan umur 22 tahun baru melahirkan 15 menit yang lalu di klinik. Bayi lahir 4 kg. Hasil pemeriksaan TTV normal, dan inspeksi genetalia terdapat laserasi jalan lahir dari dinding vagina ke rektum.
Apakah analisa yang tepat untuk kasus diatas?
a)
Laserasi derajat 1
b)
Laserasi derajat 2
c)
Laserasi derajat 3
d)
Laserasi derajat 4
e)
Laserasi derajat 5
30.
Seorang perempuan, umur 26 tahun P3A0 telah melahirkan 1 jam yang lalu di rumah sakit. Ia mengatakan senang atas kelahiran bayinya. Hasil pemeriksaan TTV normal, TFU 2 jari dibawah pusat, kontraksi ada, jumlah perdarahan normal, dan inspeksi perineum terdapat laserasi jalan lahir hingga ke otot perineum.
Apakah tindakan yang dilakukan bidan pada laserasi kasus diatas?
a)
Melakukan rujukan
b)
Melakukan anestesi local.
c)
Melakukan jahitan jelujur
d)
Melakukan jahitan putus - putus
e)
Melakukan perawatan luka perineum
31.
Seorang bayi perempuan lahir spontan pukul 08.30 WIB di sebuah klinik bidan. Dari data diketahui bayi cukup bulan, air ketuban jernih, menangis kuat dan bergerak aktif. Selanjutnya bidan melakukan penanganan bayi baru lahir.
Apakah tindakan selanjutnya yang dilakukan oleh bidan?
a)
Mengeringkan bayi dan mengganti kain yang basah
b)
Memberikan rangsangan taktil
c)
Mengatur posisi semi ekstensi
d)
Melakukan resusitasi
e)
Menghisap lendir
32.
Seorang bayi laki-laki lahir pukul 10.00 WIB di puskesmas ditolong bidan, menangis kuat, gerak aktif. Setelah dilakukan pemotongan tali pusat, mengganti kain yang basah dengan yang kering, bidan kemudian melakukan asuhan lanjutan.
Asuhan apakah yang diberikan pada bayi tersebut?
a)
Memberikan suntikan vitamin K1
b)
Melakukan inisiasi menyusu dini
c)
Memberikan imunisasi HB
d)
Memberikan salep mata
e)
Melakukan resusitasi
33.
Seorang bayi perempuan dilahirkan di sebuah klinik pukul 11.00 WIB, menangis kuat, gerak aktif. Bidan hendak melakukan asuhan untuk menjaga kehangatan tubuh bayi.
Tindakan apakah yang tepat pada kasus diatas?
a)
Mengeringkan tubuh bayi dan membersihkan verniks
b)
Ibu dan bayi dirawat dalam tempat terpisah
c)
Menempatkan bayi dalam ruangan ber-AC
d)
Segera menimbang dan memandikan bayi
e)
Melakukan kontak kulit bayi ke kulit ibu
34.
Seorang bayi laki-laki lahir secara normal pervaginam pada pukul 01.00 WIB di puskesmas ditolong oleh bidan, kondisi pada saat lahir menangis kuat dan gerakan aktif. Pernapasan pertama pada bayi berlangsung normal.
Faktor apa yang menyebabkan terjadinya fisiologis pada kasus diatas?
a)
Pematangan surfaktan belum sempurna
b)
Paru-paru bayi sudah berkembang
c)
Retensi oksigen di atrium kanan
d)
Penutupan foramen ovale atrium jantung
e)
Rangsangan mekanik di luar lingkungan rahim
35.
Seorang bayi laki-laki lahir secara normal pervaginam pada pukul 01.00 WIB di puskesmas ditolong oleh bidan, kondisi pada saat lahir menangis kuat dan gerakan aktif.
Apakah faktor yang berperan pada rangsangan nafas pertama bayi tersebut ?
a)
Distress janin pada akhir persalinan
b)
Pengeluaran cairan dalam paru
c)
Rangsangan mekanik di luar lingkungan rahim
d)
Tekanan terhadap rongga dada yang terjadi selama persalinan
e)
pengembangan jaringan alveolus paru-paru untuk pertama kalinya
36.
Seorang bayi perempuan dilahirkan di klinik pukul 09.00, menangis kuat dan bergerak aktif, suhu 36,70 C. Pada pukul 15.00 bidan melakukan pemeriksaan, diperoleh data suhu tubuh bayi 36,20 C. Diketahui bahwa di ruangan tempat ibu dan bayinya dirawat terdapat AC yang menyala.
Melalui mekanisme apa bayi tersebut kehilangan panas tubuhnya?
a)
Skin contact
b)
Evaporasi
c)
Konduksi
d)
Konveksi
e)
Radiasi
37.
Seorang bayi laki-laki lahir 1 jam yang lalu di polindes. Saat ini bidan sedang melakukan pemeriksaan fisik. Ketika bidan menimbang berat badan, bidan tidak mengalasi timbangan dengan kain dan membiarkan bayi ditimbang dalam keadaan telanjang.
Melalui mekanisme apa bayi tersebut kehilangan panas tubuhnya?
a)
Skin contact
b)
Evaporasi
c)
Konduksi
d)
Konveksi
e)
Radiasi
38.
Seorang bayi yang baru dilahirkan dapat mengalami kehilangan panas tubuh bayi secara evaporasi.
Sebutkan contoh untuk kasus diatas?
a)
Meletakan bayi ditempat terbuka
b)
Menaruh bayi dilingkungan yang ber AC
c)
Menaruh bayi dekat dengan lemari yang dingin
d)
Pemeriksaan denyut jantung dengan stetoskop yang dingin
e)
Bayi baru lahir yang basah oleh ketuban tidak langsung dikeringkan
39.
Seorang bayi yang baru dilahirkan dapat mengalami kehilangan panas tubuh bayi secara evaporasi.
Sebutkan contoh untuk kasus diatas?
a)
Meletakan bayi ditempat terbuka
b)
Menaruh bayi dilingkungan yang ber AC
c)
Menaruh bayi dekat dengan lemari yang dingin
d)
Pemeriksaan denyut jantung dengan stetoskop yang dingin
e)
Bayi baru lahir yang basah oleh ketuban tidak langsung dikeringkan
40.
Seorang bayi baru lahir umur 4 hari, saat ini sedang diauh oleh ibunya. Bidan mengingatkan agar bayi selalu dijaga kehangatannya karena dapat kehilangan panas secara radiasi.
Apakah contoh yang tepat untuk kasus diatas?
a)
Meletakan bayi ditempat terbuka
b)
Menaruh bayi dilingkungan yang ber AC
c)
Menaruh bayi dekat dengan lemari es yang terbuka
d)
Pemeriksaan denyut jantung dengan stetoskop yang dingin
e)
Bayi baru lahir yang basah oleh lendir darah dan tidak langsung dikeringkan
41.
Seorang bayi baru lahir akan menangis kuat dan terjadi perubahan aliran darah, termasuk peningkatan aliran darah ke paru-paru.
Apa tujuan fisilogi pada kondisi tersebut?
a)
Mendorong terjadinya peningkatan sirkulasi limfe dan membantu menghilangkan cairan paru-paru
b)
Mempercepat penutupan duktus arteriosus antara arteri paru-paru dan aorta
c)
Mempercepat penutupan foramen ovale atrium jantung
d)
Memperlancar pertukaran gas dalam alveolus
e)
Mendorong cairan keluar dari paru-paru
42.
Resistensi pembuluh sistemik meningkat dan tekanan atrium kanan menurun. Tekanan atrium kanan menurun karena berkurangnya aliran darah ke atrium kanan tersebut. Hal ini menyebabkan penurunan volume dan tekanan atrium kanan itu sendiri.
Kapan peristiwa ini terjadi?
a)
Saat kepala bayi lahir
b)
Saat tali pusat dipotong
c)
Saat bayi mulai menangis
d)
Saat seluruh tubuh bayi lahir
e)
Saat bayi pertama kali bernafas
43.
Seorang bayi lahir secara pervaginam, bayi langsung menangis dan tonus ototnya aktif. Secara fisiologis pada saat bayi melalui jalan lahir terjadi peristiwa yang menguntungkan, dibanding jika bersalin secara SC.
Apakah keuntungan tersebut?
a)
Keluarnya CO2 dari Paru
b)
Segera mendapatkan oksigen
c)
Cairan yang ada di dalam paru diperas keluar saat tertekan oleh jalan lahir
d)
Jalan lahir yang dilalui sesuai dengan besarnya bayi
e)
Terdapat tekanan pada rongga dada
44.
Seorang bayi sedang dalam proses IMD. Bayi bergerak sesuai dengan struktur pembicaraan orang dewasa, ia menggoyangkan tangan, mengangkat kepala, menendang kaki dan lain-lain, merupakan salah satu elemen bonding attachment.
Disebut apakah proses tersebut?
a)
Bioritme
b)
Entrainment
c)
Stimulasi
d)
Afeksi
e)
Refleksi
45.
Seorang bayi baru saja lahir di PBM. Bidan segera memberikan asuhan bayi baru lahir dengan cekatan. Tujuannya adalah untuk memastikan kondisi pernafasan bayi normal.
Asuhan apa yang tidak termasuk dalam asuhan segera?
a)
Memantau pernafasan bayi
b)
Memantau warna kulit bayi
c)
Menjaga agar bayi tetap kering dan hangat
d)
Memantau gerakan bayi/tonus otot
e)
Melakukan pemeriksaan fisik
46.
Seorang bayi baru lahir umur 1 jam. Kondisi bayi aktif, kulit kemerahan, pernafasan teratur dan sudah berhasil IMD. Bidan ingin memberikan asuhan berupa penyuntikan Vitamin K1. Obat yang tersedia seperti gambar dibawah ini.
Berapa ml/cc Vitamin K yang akan diambil bidan dengan sedian obat tersebut?
a)
0,5 ml
b)
1 ml
c)
1,5 ml
d)
0,1 ml
e)
2 ml
47.
Seorang perempuan telah melahirkan bayi pukul 12.15. Plasenta lahir lengkap pukul 15 menit kemudian. Bidan lalu melakukan pemantauan kala IV.
Pukul berapakah pemantauan pertama dilakukan oleh bidan?
a)
12.40
b)
12.45
c)
13.00
d)
13.30
e)
13.15
48.
Seorang perempuan sedang dalam proses kala IV persalinan. Saat ini kondisinya bagus, namun mengeluh nyeri pada daerah perut bawah. Hasil pemeriksaan kandung kemih penuh.
Kapan seharunya paling lambat pasien tersebut sudah berkemih?
a)
3 jam setelah melahirkan
b)
4 jam setelah melahirkan
c)
5 jam setelah melahirkan
d)
6 jam setelah melahirkan
e)
1 jam setelah melahirkan
49.
Seorang bayi baru lahir, hasil penilaian menangis kuat, tonus otot aktif. Bidan lalu melakukan IMD kepada bayi tersebut.
Apakah hal yang benar terkait yang dilakukan bidan?
a)
Bayi diletakkan lebih tinggi dari payudara ibu
b)
Proses IMD dilakukan paling lama 30 menit
c)
Kaki bayi lurus, sampai menyentuh rahim ibu
d)
Antara tubuh bayi dan badan ibu dialasi kain agar tidak dingin
e)
Bayi diberikan topi dan diselimuti
50.
Seorang bayi lahir secara spontan di sebuah klinik bersalin. Bidan melakukan perhitungan kondisi bayi dengan score AFGAR. Hasilnya terlihat bayi menangis kuat, kulit kemerahan, tonus otot aktif dan bayi bergerak kuat.
Berapakah score AFGAR pada kondisi tersebut?
a)
10
b)
9
c)
8
d)
7
e)
6
51.
Seorang bayi lahir secara spontan di sebuah klinik bersalin. Bidan melakukan perhitungan kondisi bayi dengan score AFGAR. Hasilnya terlihat bayi menangis merintih, pernafasan lambat dan dalam, tubuh kemerahan, tetapi ekstermitas biru, reaksi tubuh lambat, dan bayi tidak bergerak
Berapakah score AFGAR pada kondisi tersebut?
a)
8
b)
7
c)
6
d)
5
e)
4
52.
Seorang perempuan telah melahirkan bayi secara normal pukul 08.00 WIB, plasenta lahir pukul 08.30. Saat pukul 09.00 tiba-tiba terjadi perdarahan. Hasil pemeriksaan uterus teraba lembek, kandung kemih penuh, dan tanpak darah mengalir 400 cc.
Apakah yang mungkin menjadi penyebab perdarahan pada kasus diatas?
a)
Ibu kelelahan
b)
Terdapat sisa plasenta
c)
Persalinan yang lama
d)
Adanya luka jalan lahir
e)
Kandung kemih penuh
53.
Seorang bayi lahir dengan kondisi kehamilan ibu 36 minggu, bayi lahir menangis kuat tonus otot aktif, pernafasan normal. Berat badan lahir 2300 gram. Bidan lalu melakukan asuhan BBL usia 1 jam.
Tindakan apa yang dapat bidan berikan dengan kondisi bayi tersebut?
a)
Pemberian imunisasi HB0
b)
Penyuntikan vitamin K1
c)
Rujukan
d)
Resusitasi
e)
Memandikan bayi
54.
Seorang bayi lahir di klinik bersalin. Bayi mendapatkan pertolongan pertama resusitasi karena saat lahir menangis merintih, tonus otot lemah dan dinyatakan berat badan lahir rendah.
Berapakah berat lahir normal seharusnya?
a)
2500-4000 gram
b)
3000-4000 gram
c)
2500-4500 gram
d)
2000-4000 gram
e)
2000-3000 gram
55.
Seorang bayi baru lahir mudah mengalami hipotermi melalui 4 mekanisme kehilangan panas. Salah satunya adalah evaporasi, yaitu pendinginan melalui aliran udara disekitar bayi. Bidan melakukan berbagai usaha untuk menghindari hipotermi karena hal ini.
Apakah yang mungkin dilakukan bidan terkait pernyataan diatas?
a)
Suhu udara dikamar bersalin tidak kurang 20 derajat C
b)
Tidak boleh ada pintu dan jendela yang tertutup
c)
Kipas angin atau AC yang kuat didekatkan dengan bayi
d)
Alat-alat stenlis boleh berdekatan dengan bayi
e)
Mengalasi tempat tidur bayi dengan kain
56.
Seorang bayi baru lahir mudah terkena penyakit infeksi. Baik yang diperoleh selama dalam kandungan, saat proses persalinan, maupun saat perawatan. Bidan harus memperhatikan pencegahan infeksi dalam setiap tindakan.
Apakah tindakan bidan yang tepat terkait penyataan diatas?
a)
Cuci tangan sebelum bersentuhan dengan bayi
b)
Setiap hari bayi mandi minimal 1 kali
c)
Boleh menggunakan peralatan bayi bersama-sama
d)
Hanya menggunakan sarung pada bayi terinfeksi
e)
Menempatkan bayi premature bersama bayi aterm
57.
Seorang bayi lahir secara spontan 1 menit yang lalu. Saat lahir bayi menangis kuat dan tonus ototnya aktif. Bidan lalu meletakan bayi didada ibu dan segera mengeringkan bayi.
Apa tujuan tindakan bidan tersebut?
a)
Agar bayi terus menangis
b)
Agar bayi tidak kehilangan panas
c)
Agar bayi segera tenang
d)
Agar bayi dapat berisitirahat
e)
Agar bayi segera mendapat kasih sayang ibunya
58.
Seorang bayi lahir secara spontan 1 menit yang lalu. Saat lahir bayi menangis kuat dan tonus ototnya aktif. Bidan lalu meletakan bayi didada ibu dan segera mengeringkan bayi, serta mengganti handuk yang basah dengan yang kering.
Apa fisiologi dari tindakan bidan tersebut?
a)
Kehilangan panas pada tubuh bayi dapat menyebabkan bayi kesulitan bernafas
b)
Basah ditubuh bayi dapat membuat bayi kedinginan
c)
Mengeringkan tubuh dapat membuat bayi merasa tenang
d)
Udara dingin dapat menyebabkan bayi hipertermia
e)
Handuk yang basah dapat menyebabkan bayi rewel
59.
Seorang bayi baru lahir, riwayat persalinan normal. Saat ini sedang IMD dan tiba-tiba bayi terkejut karena suara yang keras. Bayi menggerakan kedua tangan dan kakinya secara serentak.
Apakah nama reflek yang terjadi pada bayi tersebut.
a)
Swalowing
b)
Rooting
c)
Babinzki
d)
Moro
e)
Glabela
60.
Seorang perempuan baru saja melahirkan plasenta dengan lengkap. Saat ini bidan sedang memeriksa apakah ada perdarahan, luka jalan lahir dan memeriksa kontraksi.
Analisa yang tepat pada kasus diatas adalah?
a)
Inpartu Kala 1
b)
Inpartu Kala 2
c)
Inpartu Kala 3
d)
Inpartu Kala 4
e)
Inpartu
61.
Seorang bidan baru saja selesai menolong persalinan. Sambil melakukan pemantauan kala IV bidan mendokumentasikan asuhan pada lembar belakang partograf dan membuat SOAP.
Berdasarkan data apakah bidan membuat suatu analisa?
a)
Berdasarkan data subjektif
b)
Berdasarkan data objektif
c)
Berdasarkan data subjektif dan objektif
d)
Berdasarkan riwayat, masalah dan kebutuhan
e)
Berdasarkan data subjektif, objektif dan data penunjang
62.
Seorang perempuan dalam proses persalinan. Baru saja sudah lahir plasenta dengan lengkap. Bidan juga sudah melakukan massage selama 15 detik dan memastikan kontraksi sudah bagus. Bidan menegakkan analisa kala 4.
Berdasarkan data yang mana bidan menegakkan analisa tersebut?
a)
Sedang dalam proses persalinan
b)
Sudah dilakukan massage 15 detik
c)
Kontraksi sudah bagus
d)
Plasenta sudah lahir lengkap
e)
Plasenta sudah keluar
63.
Seorang bayi baru lahir, usia 2 jam. Sudah IMD sebelumnya dan sudah mendapatkan salf mata, vitamin K dan pemeriksaan fisik secara lengkap.
Asuhan apa yang diberikan sekarang?
a)
Pemberian edukasi ASI Eksklusif pada ibu
b)
Memandikan bayi
c)
Memberikan imunisasi Hb0
d)
Melakukan penimbangan dan pengukuran antropometri
e)
Melakukan edukasi terkait tanda bahaya pada bayi baru lahir
64.
Seorang bidan memberikan asuhan untuk mencegah terjadinya penularan penyakit Hepatitis B kepada bayi. Bidan melakukan penyuntikan vaksin kepada bayi.
Apakah pernyataan yang tepat untuk kasus diatas?
a)
Diberikan saat umur 2 jam secara IM, dipaha kanan, sebanyak 1 ml
b)
Diberikan saat umur 2 jam secara IM, dipaha kanan, sebanyak 1 ml
c)
Diberikan saat umur 2 jam, secara IM, dipaha kiri, sebanyak 1 ml
d)
Diberikan saat umur 2 jam, secara SC, dipaha kanan, sebanyak 1 ml
e)
Opsi 5
65.
Seorang perempuan, usia 24 tahun, memasuki proses persalinan, hasil pemeriksaan bidan diketahui usia kehamila 39 minggu, TD: 120/80 mmhg, TFU 30 cm, DJJ: 144 kali permenit teratur. Kontraksi: 4 kali/10 menit 45 detik. Hasil Vagina Touche: Pembukaan 4, portio tipis lunak, ketuban sudah pecah kehijauan, presentasi kepala, setinggi spina isiadica, sutura bayi saling bertemu, UUK anterior.
Alat dokumentasi yang akan Anda gunakan saat ini adalah?
a)
Lembar observasi
b)
Partograf
c)
SOAP
d)
Logbook persalinan
e)
Med record
66.
Seorang perempuan, usia 24 tahun, memasuki proses persalinan, hasil pemeriksaan bidan diketahui usia kehamila 39 minggu, TD: 120/80 mmhg, TFU 30 cm, DJJ: 144 kali permenit teratur. Kontraksi: 4 kali/10 menit 45 detik. Hasil Vagina Touche: Pembukaan 4, portio tipis lunak, ketuban sudah pecah kehijauan, presentasi kepala, setinggi spina isiadica, sutura bayi saling bertemu, UUK anterior.
Apa kode yang tepat untuk menggambarkan kondisi air ketuban pada kasus di atas?
a)
U
b)
J
c)
M
d)
D
e)
K
67.
Seorang perempuan, usia 24 tahun, memasuki proses persalinan, hasil pemeriksaan bidan diketahui usia kehamila 39 minggu, TD: 120/80 mmhg, TFU 30 cm, DJJ: 144 kali permenit teratur. Kontraksi: 4 kali/10 menit 45 detik. Hasil Vagina Touche: Pembukaan 4, portio tipis lunak, ketuban sudah pecah kehijauan, presentasi kepala, setinggi spina isiadica, sutura bayi saling bertemu, UUK anterior.
Penurunan kepala bayi menurut Bidang Hodge, pada kasus diatas yaitu?
a)
Hodge 1
b)
Hodge 2
c)
Hodge 3
d)
Hodge 4
e)
Di dasar panggul
68.
Seorang perempuan, usia 24 tahun, memasuki proses persalinan, hasil pemeriksaan bidan diketahui usia kehamila 39 minggu, TD: 120/80 mmhg, TFU 30 cm, DJJ: 144 kali permenit teratur. Kontraksi: 4 kali/10 menit 45 detik. Hasil Vagina Touche: Pembukaan 4, portio tipis lunak, ketuban sudah pecah kehijauan, presentasi kepala, setinggi spina isiadica, sutura bayi saling bertemu, UUK anterior.
Simbol yang menunjukkan kondisi kepada bayi (molage) terhadap panggul pada kasus diatas yaitu?
a)
0
b)
1
c)
2
d)
3
e)
4
69.
Seorang perempuan, usia 27 tahun, G2P1A0 baru saja melahirkan bayi secara spontan pervaginam normal. Bidan lalu menilai kondisi bayi, didapatkan hasil bayi menangis kuat, tonus otot baik, bidan membungkus bayi dengan kain kering.
Langkah selanjutnya adalah?
a)
Memeriksa apakah ada janin ke-2
b)
Menyuntikan oksitosin
c)
Mengeringkan bayi dan IMD
d)
Melakukan PTT
e)
Massage uterus 10 detik searah
70.
Seorang perempuan, usia 28 tahun, G1P0A0 baru saja melahirkan bayi secara spontan pervaginam normal. Setelah memastikan tidak ada janin kedua, bidan lalu menyuntikan oksitosin untuk merangsang kembali kontraksi uterus dan agar plasenta segera lahir.
Apakah tanda-tanda yang menunjukan tujuan asuhan bidan tersebut?
a)
Uterus globuler, terdapat tali pusat, ibu mules
b)
Adanya semburan darah tiba-tiba dan ibu mules
c)
Uterus globuler, terdapat tali pusat, keluar darah tiba-tiba
d)
Tali pusat memanjang dan ibu mules
e)
Adanya semburan darah tiba-tiba dan sesaat, uterus globuler, dan tali pusat memanjang
71.
Seorang perempuan, usia 28 tahun, G1P0A0 baru saja melahirkan bayi secara spontan pervaginam normal. Setelah memastikan tidak ada janin kedua, bidan lalu melakukan manajemen aktif kala (MAK) III.
Apakah tujuan tindakan Bidan tersebut?
a)
Agar ibu mules kembali
b)
Merangsang uterus agar berkontraksi kembali
c)
Mempercepat kelahiran plasenta
d)
Mencegah terjadinya perdarahan
e)
Merangsang kontraksi uterus, mempercepat kelahiran plasenta dan mencegah perdarahan
72.
Seorang perempuan, usia 28 tahun, G1P0A0 baru saja melahirkan bayi secara spontan pervaginam normal. Setelah memastikan tidak ada janin kedua, bidan lalu melakukan manajemen aktif kala (MAK) III.
Apa saja yang termasuk dalam asuhan tersebut?
a)
Menyuntikkan oksitosin 10 unit dan massage uterus 10 detik
b)
Menyuntikkan oksitosin 10 unit, massage uterus 10 detik dan PTT
c)
Menyuntikkan oksitosin 10 unit, PTT dan massage uterus 10 detik
d)
PTT, menyuntikkan oksitosin 10 unit dan massage uterus 10 detik
e)
Cek janin kedua, Menyuntikkan oksitosin 10 unit dan massage uterus 10 detik
Reset
