NEW
Font size
WorksheetsPsikiatri-Tema 8
Total questions: 25
Worksheet time: 13mins
Kelompok gangguan F50–F59 terutama ditandai oleh:
Gangguan fungsi biologis yang dipicu faktor psikologis
Gangguan fungsi biologis yang menyebabkan masalah psikologis
Gangguan perilaku akibat gejala fisik dan biologis
Kelainan genetik yang memengaruhi sistem saraf
Disfungsi organ tubuh akibat kelainan anatomi
Ciri utama gangguan F50–F59 adalah...
Adanya kelainan organik jelas yang menjelaskan gejala
Gangguan fungsi biologis normal akibat konflik emosional
Keluhan fisik yang tidak memiliki landasan penyakit medis
Gangguan fisiologis akibat trauma fisik
Ketidakseimbangan elektrolit akibat stres
Kelompok gangguan F50-59 tidak tergolong kelainan organik murni karena...
Melibatkan keluhan-keluhan fisik dan neurologis
Tidak melibatkan gejala biologis dan fisiologis
Akar masalah berada pada aspek psikis yang memengaruhi fungsi tubuh
Tidak membutuhkan intervensi medis dan neurologis
Masalah psikologis yang diakibatkan oleh faktor-faktor biologis
Mengapa diagnosis gangguan pada kelompok F50-F59 sering sulit ditegakkan?
Karena gejalanya hanya subjektif
Karena penyebabnya organik
Karena tidak ada keluhan fisik
Karena pasien sering menyangkal faktor emosional
Karena tidak memerlukan pemeriksaan fisik
Dalam ICD-10, kode F50 digunakan untuk...
Gangguan tidur nonorganik
Disfungsi seksual nonorganik
Gangguan masa nifas
Faktor psikologis penyakit somatik
Gangguan makan
F51 dalam ICD-10 mengacu pada...
Gangguan tidur nonorganik
Disfungsi seksual
Penyalahgunaan zat non-adiktif
Gangguan perilaku tak terklasifikasi
Gangguan somatoform
Gangguan mental dan perilaku terkait masa nifas dikodekan sebagai...
F52
F53
F54
F55
F56
Gangguan akibat faktor psikologis yang memperburuk penyakit medis diklasifikasi sebagai...
F52
F53
F54
F55
F59
Penyalahgunaan obat bebas tanpa dasar medis termasuk kategori...
F52
F53
F54
F55
F56
Dalam PPDGJ-III, klasifikasi F50–F59 disesuaikan dengan...
Standar WHO yang baku
Data laboratorium biologis
Klasifikasi ICD-8 sebelumnya
Pola penyakit infeksi lokal
Sistem layanan kesehatan dan konteks budaya Indonesia
Perbedaan mendasar antara F54 dan F55 adalah...
F54 bersumber psikologis, F55 disebabkan zat non-adiktif
F54 bersifat organik, F55 non-organik
F54 hanya pada anak, F55 pada dewasa
F54 terkait tidur, F55 terkait makan
F54 dipengaruhi faktor internal, F55 oleh faktor eksternal
Tujuan utama klasifikasi F50–F59 adalah..
Membedakan kelainan fisik dan mental secara tegas
Mengintegrasikan pemahaman psikis-fisik dalam diagnosis
Menentukan terapi farmakologis yang tepat
Menilai tingkat keparahan penyakit somatik
Membedakan antara stres akut dan kronik
Kategori gangguan perilaku yang belum jelas klasifikasinya terdapat pada kode...
F55
F56
F57
F58
F59
Perbedaan mendasar DSM-5 dibanding DSM-IV pada kelompok gangguan F50-F59 adalah...
Menjadi lebih kategorial dan mempertimbangkan aspek sociokultural
Tidak membedakan gangguan fisik dan menghilangkan gangguan tidur
Menggunakan pendekatan transdiagnostik dan dimensional
Menggunakan pendekatan emic dan tidak fokus pada diagnostik tunggal
Lebih transedental dan multiaksial dalam pertimbangan diagnosis
Spesifikator baru dalam DSM-5 pada gangguan F50-F59 meliputi...
Jenis kelamin dan usia pasien
Pemeriksaan genetic, neurologis, dan penyebab medis
Faktor ekonomi, riwayat pekerjaan, dan faktor sosial
Tingkat keparahan, onset, dan kondisi medis penyerta
Mempertimbangkan faktor budaya dan sosiokultural
Gangguan postpartum sering muncul...
Selama kehamilan
Sebelum kelahiran
Setelah kelahiran
Saat ovulasi
Setelah menopause
Disfungsi seksual psikogenik biasanya ditandai oleh...
Hambatan orgasme tanpa kelainan organik
Gangguan hormonal berat
Gangguan infeksi organ reproduksi
Cedera saraf panggul
Gangguan seksualitas disertai masalah organik
Ciri khas pasien gangguan F50-F59 dalam anamnesis adalah...
Tidak mengakui keluhan fisiknya
Menyangkal peran emosional terhadap gejala
Memiliki awareness terhadap masalah psikologisnya
Menunjukkan gejala psikotik
Mengalami gangguan fungsi realitas dan pola pikir
Kelompok paling rentan mengalami anoreksia nervosa adalah...
Anak-anak pra sekolah
Laki-laki dewasa
Perempuan paruh baya
Perempuan remaja dan dewasa awal
Laki-laki remaja
Disfungsi seksual psikogenik paling sering terjadi pada pasangan dengan...
Hubungan relasional yang harmonis
Gaya hidup sangat aktif
Gangguan organ reproduksi
Gangguan neurobiologis
Masalah emosional dan komunikasi
Perfeksionisme dan kontrol diri berlebihan sering ditemukan pada orang dengan ....
Gangguan makan
Gangguan disfungsi seksual
Gangguan somatik
Gangguan psikologis postpartum
Penyalahgunaan zat non-adiktif
Terapi sensate focus paling sesuai digunakan untuk mengatasi...
Gangguan tidur kronis
Disfungsi seksual psikogenik
Depresi postpartum
Gangguan makan
Nyeri somatik
Pendekatan terapi yang paling efektif untuk gangguan makan dan tidur adalah...
Psikoterapi suportif dan konseling pastoral
Cognitive Behavioral Therapy (CBT)
Hipnoterapi dan analisis psikologi dalam
Pendekatan rekonstruksi kepribadian
Pendekatan rehabilitasi medis dan sosial
Terapi interpersonal paling efektif diterapkan pada kasus...
Depresi postpartum
Insomnia primer
Disfungsi seksual
Gangguan nyeri psikosomatik
Penyalahgunaan zat non-adiktif
Intervensi awal yang tidak tepat dalam penatalaksanaan F50–F59 adalah...
Menganalisis pola tidur, makan, dan hubungan interpersonal
Melibatkan keluarga dalam edukasi psikososial
Melakukan evaluasi stresor psikologis
Mengabaikan pemeriksaan medis dasar
Mengidentifikasi riwayat gangguan emosional
