wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis Arsitektur Enterprise (Tingkat Kelas 13)

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Diantara bahasa pemodelan arsitektur enterprise dibawah ini, manakah yang dapat secara terstandarisasi dan terintegrasi memvisualisasikan arsitektur visi, arsitektur bisnis, arsitektur aplikasi, dan arsitektur teknologi?

a)

BPMN

b)

ArchiMate

c)

UML

d)

Business model canvas

2.

Fase Architecture Development Method (ADM) dalam TOGAF yang memiliki tujuan menentukan dan membangun kemampuan arsitektur yang diinginkan oleh organisasi:

a)

Phase C: Information System Architecture

b)

Preliminary Phase

c)

Phase D: Technology Architecture

d)

Phase B: Business Architecture

e)

Phase A: Architecture Vision

3.

Pernyataan berikut adalah benar mengenai building block dalam arsitektur enterprise, kecuali:

a)

Sebuah building block tidak memiliki batasan yang didefinisikan

b)

Sebuah building block adalah paket fungsionalitas yang didefinisikan untuk memenuhi kebutuhan bisnis di seluruh organisasi

c)

Sistem dibangun dari kumpulan building block

d)

Sebuah building block dapat merepresentasikan aktor, aplikasi, atau entitas data

4.

Seorang arsitek membuat daftar dari seluruh pihak yang berinteraksi dengan teknologi informasi. Melalui aktivitas tersebut, jenis artifak apa yang akan dihasilkan?

a)

Katalog

b)

Matriks

c)

Diagram

d)

Deskripsi

5.

Dalam konteks perancangan arsitektur enterprise, apa yang dimaksud dengan framework?

a)

Sekumpulan perangkat lunak

b)

Sebuah struktur yang mendefinisikan organisasi, prosedur, dan proses

c)

Koleksi data dan informasi

d)

Sebuah panduan untuk implementasi teknologi tertentu

6.

PT. Bersih Terpadu ingin menyusun EA dengan berorientasi pada proses, dengan framework yang dapat dimodifikasi, dengan konten yang cukup detail tanpa harus melakukan pengukuran tingkat kematangan organisasi. Maka framework yang tepat untuk digunakan adalah

a)

ZACHMAN

b)

TOGAF

c)

GARTNER

d)

COBIT

7.

Pemanfaatan teknologi informasi di bidang kesehatan sudah digunakan cukup luas, dari perencanaan kesehatan hingga penyediaan data kesehatan yang beragam baik pada tingkat individu maupun masyarakat. Namun, dengan beragamnya fungsi dari aplikasi yang sudah ada, terjadi fragmentasi sistem informasi kesehatan dan data yang ada tidak dapat saling dipertukarkan. Berdasarkan cuplikan kasus di atas, manakah dari hal berikut yang paling tepat menggambarkan alasan bagi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia untuk merancang arsitektur enterprise transformasi digital layanan kesehatan Indonesia?

a)

Ketersediaan informasi yang akurat bagi setiap pemangku kepentingan untuk layanan kesehatan yang berkualitas (integrasi)

b)

Memperingkat waktu pengembangan aplikasi hingga dapat tersedia bagi masyarakat (time to market)

c)

Kesesuaian dengan regulasi

d)

Mengikuti tren industri kesehatan global

8.

1. TOGAF menekankan bahwa requirements management harus ada di seluruh kegiatan pengembangan dan penerapan arsitektur enterprise. 2. Suatu proyek EA bisa jadi hanya mengerjakan domain arsitektur bisnis dan arsitektur data. 3. Arsitektur menjembatani strategi bisnis dan strategi teknologi informasi di suatu perusahaan. 4. Tim pengembang EA diperbolehkan mengkombinasikan beberapa framework dalam membangun EA. Pernyataan yang benar dari poin-poin di atas adalah:

a)

Pernyataan 1 dan 3

b)

Pernyataan 1, 3, dan 4

c)

Semua pernyataan benar

d)

Pernyataan 1, 2, dan 3

9.

Manakah dari statement berikut ini yang paling menggambarkan implikasi TOGAF sebagai kerangka kerja umum (generic)?

a)

Sebuah organisasi harus melakukan modifikasi terhadap TOGAF dengan menyesuaikan template

b)

TOGAF hanya dapat digunakan untuk level perusahaan saja

c)

TOGAF harus dimodifikasi untuk memenuhi kebutuhan spesifik dari perusahaan

d)

TOGAF dapat digunakan oleh sebagian besar perusahaan tanpa penyesuaian lebih lanjut

10.

Sebagai konsultan dari Chief Architect di sebuah maskapai penerbangan, yang melayani penerbangan ke berbagai kota besar di Indonesia. Di awal tahun 2022, maskapai ini mendapatkan persetujuan untuk mengakuisisi maskapai regional yang lebih kecil untuk memperluas jangkauan pasar dan memungkinkan dilakukannya connecting flight dari kota-kota kecil. Dalam rangka mengintegrasikan akuisisi baru tersebut, proyek enterprise architecture telah dimulai untuk mengelola restrukturisasi organisasi, menggunakan TOGAF sebagai kerangka panduan. CIO sebagai sponsor kegiatan telah menyatakan bahwa di dalam restrukturisasi perlu memperhatikan hal berikut: • Maskapai perlu menyediakan pengalaman perjalanan yang nyaman bagi pelanggan • Maskapai memerlukan biaya operasional yang rendah • Maskapai membutuhkan peningkatan keuntungan dan optimalisasi sumber daya • Maskapai memerlukan pendekatan integrasi yang didorong oleh bisnis, berbanding hanya sekedar mengintegrasikan sistem IT. Anda sebagai konsultan diminta untuk mengidentifikasi architecture principles yang paling sesuai dengan kondisi di atas. Berdasarkan TOGAF, manakah dari jawaban berikut yang paling tepat?

a)

Compliance with Law, Protection of Intellectual Property, Technology Independence, Data is Accessible

b)

Service Orientation, Interoperability, Ease of Use, Maximize Benefit to the Enterprise

c)

Common Vocabulary and Data Definitions, Data Security, Requirements-based Change, IT Responsibility

d)

Common Use Applications, Control Technical Diversity, Responsive Change Management, Information Management is Everybody's Business

11.

ArchiSurance merupakan perusahaan asuransi hasil merger dari tiga buah perusahaan asuransi: asuransi travel, asuransi mobil, dan asuransi legal. Gambar di atas menunjukkan lanskap arsitektur aplikasi eksisting dari ArchiSurance. Permasalahan yang paling tepat yang dapat diidentifikasi dari lanskap arsitektur aplikasi tersebut adalah:

a)

Web portal tidak dapat mengakses data pada document management system sehingga informasi yang tersedia terbatas.

b)

Semua jawaban benar

c)

Terdapatnya dua aplikasi CRM dapat mengakibatkan redundansi data pelanggan.

d)

Document management system memiliki beban tinggi karena mengelola dokumen untuk seluruh produk asuransi yang dilayani oleh perusahaan.

12.

TelU Mart adalah perusahaan ritel yang telah berkembang di seluruh Bandung dan semenanjung Jawa. CEO dan CIO telah memutuskan untuk menerapkan Arsitektur Enterprise guna mewujudkan strategi TelU Mart untuk memperluas jangkauan, meningkatkan pendapatan dan diversifikasi. CIO telah melakukan evaluasi terhadap beberapa framework dan memutuskan untuk menggunakan TOGAF. Sebagai salah satu arsitek, apa yang akan Anda lakukan setelah tahapan preliminary dan architecture vision selesai dilakukan?

a)

Dimulai dengan mendefinisikan target business architecture, dilanjutkan ke fase C dan fase D, kemudian menyelesaikan baseline business architecture, menentukan GAP dan roadmap serta dampaknya.

b)

Dimulai dengan mendefinisikan target business architecture, dilanjutkan dengan merevisi business architecture hingga sempurna, sebelum masuk ke fase C dan fase D. Setelah fase C dan fase D selesai, ulangi lagi ke fase B, GAP analysis.

c)

Dimulai dengan pendefinisian baseline business architecture, dilanjutkan ke fase C dan fase D, kemudian finalisasi target business architecture dan dilanjutkan ke fase C dan fase D.

d)

Dimulai dengan mengidentifikasi baseline business architecture, dilanjutkan ke fase C dan fase D, kemudian finalisasi target business architecture, menentukan GAP dan roadmap serta dampaknya.

13.

Perhatikan pernyataan-pernyataan berikut: 1. Framework menyediakan tool pemodelan yang digunakan oleh enterprise architect untuk memodelkan artifacts. 2. Framework berkaitan dengan konsistensi dalam keseluruhan proses pengembangan EA. 3. Framework menyediakan panduan bagi enterprise architect dalam mengembangkan EA. 4. Komunikasi antar tim architect dan stakeholder selama proyek pengembangan EA dapat terstruktur/disamakan melalui framework. Pernyataan yang benar dari poin-poin di atas adalah:

a)

Pernyataan 2, 3, dan 4

b)

Semua pernyataan benar

c)

Pernyataan 1, 2, dan 4

d)

Pernyataan 1 dan 3

14.

Holiday LLC adalah perusahaan yang bergerak pada bidang penyewaan properti untuk liburan termasuk hotel dan resort, perusahaan ini berkembang karena adanya akuisisi. Holiday LLC mengelola lebih kurang 200 hotel dan resort di seluruh Indonesia. Banyak dari hotel dan resort tersebut masih menggunakan internal aplikasi yang sama yang mereka gunakan sebelum mereka di-akuisisi. Sampai akhirnya ditemukan bahwa satu-satunya kebutuhan yang terpenuhi yaitu mereka menggunakan modul pelaporan keuangan untuk pelaporan keuangan ke kantor pusat setiap minggu. CEO sangat peduli terhadap tidak efisien nya pendekatan yang saat ini digunakan, sehingga diperlukan adanya perubahan. CEO telah mendefinisikan visi strategis yang baru yang akan meningkatkan bisnis dari Holiday LLC dengan cara melakukan standarisasi operasional bagi seluruh hotel dan resort di bawah pengelolaan Holiday LLC, yang dimaksudkan untuk menyediakan konsolidasi keuangan, sumber daya manusia, logistik, penjualan dan promosi, serta pengelolaan hasil. Dengan adanya kondisi tersebut, direktur utama berencana untuk berkonsultasi dengan perusahaan yang menyediakan jasa enterprise architecture. Manakah dari hal berikut yang paling tepat sebagai alasan yang mendasari perusahaan Y dalam melakukan Enterprise Arsitektur?

a)

Tidak selamanya Implementasi TI berjalan lancar

b)

Perlu adanya perencanaan arsitektur teknologi informasi yang sejalan dengan strategi bisnis organisasi

c)

Ketidakselarasan antara strategi bisnis dengan strategi teknologi informasi

d)

Teknologi Informasi (TI) sudah menjadi suatu “business enabler”

15.

Telkom University tengah melakukan perancangan ulang arsitektur enterprise menggunakan TOGAF, minggu lalu tahap Preliminary telah selesai dilakukan, yang dilanjutkan dengan tahap Architecture Vision, jika anda sebagai salah satu anggota tim dalam proyek tersebut, maka hal yang anda lakukan saat ini berupa ...

a)

Cost Benefits Analysis, Risk Analysis, dan Expectation

b)

Set the scope, Cost Benefits Analysis dan Expectations

c)

Constraints, Risk Analysis dan Expectations

d)

Set the scope, Constraints, dan Expectations

16.

Bagian dari TOGAF yang mendefinisikan struktur/fungsi organisasi, proses, dan skill, kemampuan untuk menjalankan arsitektur enterprise adalah

a)

Enterprise Continuum & Tools

b)

Architecture Capability Framework

c)

Architecture Content Framework

d)

Architecture Development Method (ADM)

17.

Kementerian kesehatan Republik Indonesia telah mengembangkan arsitektur enterprise dalam rangka transformasi digital untuk menciptakan pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi masyarakat Indonesia berbasis data, efisiensi layanan, dan ekosistem kesehatan. Dalam rangka pengembangan arsitektur enterprise tersebut, manakah diantara prinsip-prinsip dibawah ini yang paling tepat merepresentasikan prinsip arsitektur aplikasi:

a)

Digitalisasi, integrasi, dan interoperabilitas

b)

Kelangsungan bisnis

c)

Keberlanjutan layanan

d)

Data dapat dibagikan

18.

Manakah dari pilihan dibawah ini yang dapat dikategorikan sebagai building block:

a)

Call handling process

b)

Use case diagram

c)

Process flow diagram

d)

Organisation/actor catalog

19.

Kementerian Kesehatan merancang platform Indonesia Health Service secara modular, dimana setiap servis memiliki fungsi dan lingkungannya sendiri. Setiap modul memiliki data base hingga logika (base service) yang digunakan dalam sistem agar dapat melayani kebutuhan yang diminta oleh pengguna-akhir (end user) dan memanfaatkan data yang sudah terintegrasi dan terstandarisasi. Pengguna data terkoneksi melalui komunikasi API to API atau melalui aplikasi Citizen Health App yang dikhususkan untuk pengguna individu. Aktivitas perancangan pada cuplikan kasus diatas paling tepat dilakukan pada fase mana dalam TOGAF ADM?

a)

Preliminary

b)

Architecture vision

c)

Technology architecture

d)

Information systems architectures

20.

Sebuah Perusahaan, Sebut Saja Perusahaan Maju Mundur Bersama merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang makanan dan minum. Pada suatu saat, terjadi permasalahan dalam perusahaan tersebut, dimana setiap divisi dalam perusahaan mengeluarkan data yang sama dan sering kali terjadi tumpang tindih pekerjaan satu sama lain. Anda akhirnya diminta untuk mengidentifikasi masalah yang ada dalam organisasi tersebut. Menurut Anda, Bagian manakah yang harus anda periksa terlebih dahulu?

a)

Aplikasi yang digunakan oleh perusahaan

b)

Perangkat keras yang digunakan oleh perusahaan

c)

Proses Bisnis Perusahaan

d)

Data yang dihasilkan oleh perusahaan

21.

Referensi Arsitektur dari perusahaan/organisasi sejenis (tipe perusahaan yang sama) yang dapat menjadi acuan penyusunan arsitektur perusahaan/ organisasi tertentu dikelompokkan kedalam:

a)

Organization-Specific Architecture

b)

Corporate Architecture

c)

Industry Architecture

d)

Foundational Architecture

22.

Ketika mengidentifikasi kebutuhan artifak dalam perancangan arsitektur enterprise, apa yang merupakan pertimbangan utama?

a)

Hubungan antara proses bisnis, sistem informasi, dan teknologi yang digunakan

b)

Biaya implementasi

c)

Vendor yang menyediakan teknologi

d)

Jumlah pengguna sistem

23.

Salah satu value dari EA adalah merasionalisasi portofolio aplikasi agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan bisnis sehingga biaya TI juga lebih efisien. Fase di TOGAF yang memastikan agar value ini dapat diperoleh adalah

a)

Architecture change management

b)

Implementation governance

c)

Migration planning

d)

Architecture vision

24.

Kurangnya integrasi antar tiga (3) divisi menyebabkan meningkatnya permasalahan dalam menangani pelanggan dan informasi keuangan. Ketidak mampuan untuk menyebarkan informasi menyebabkan kehilangan peluang dalam meningkatkan sinergi yang seharusnya dimungkinkan sebagai hasil dari merger. Saat ini, setiap divisi memiliki perbedaan dalam mendefinisikan elemen utama dan melakukan kostumisasi terhadap aplikasi yang ada, serta mempertahankan masing-masing aplikasi yang mereka miliki. Hal ini berbanding terbalik dengan inisiatif awal dimana akan menggunakan aplikasi yang sama dalam melakukan pengelolaan pelanggan, produk, informasi. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam pertukaran informasi, mahalnya biaya, dan rawan kesalahan. Sebagai solusinya, perusahaan telah membuat keputusan untuk memperkenalkan web portal yang dapat digunakan secara bersama, aplikasi contact centre dan sistem pengelolaan dokumen. Selain itu, perusahaan telah memilih sebuah aplikasi customer relationship management (CRM) untuk konsolidasi informasi dari beberapa aplikasi yang ada di berbagai divisi di perusahaan. Aplikasi tersebut akan digunakan oleh setiap divisi dan dapat diakses oleh pihak ketiga contohnya rekanan. Berdasarkan studi kasus di atas, kebutuhan pada domain apa yang diperlukan oleh perusahaan?

a)

Domain Bisnis, Domain Data dan Domain Aplikasi

b)

Domain Bisnis, Domain Aplikasi dan Domain Teknologi

c)

Domain Data, Domain Aplikasi dan Domain Teknologi

d)

Domain Data dan Domain Aplikasi

25.

TOGAF merekomendasikan dalam pembuatan Arsitektur Data meliputi beberapa hal sebagai berikut, kecuali:

a)

Mengumpulkan Data yang terkait dengan Arsitektur Bisnis saat ini

b)

Mengumpulkan Data yang terkait dengan Arsitektur Aplikasi saat ini

c)

Membuat matriks antara kebutuhan data dengan business service, business capability dan business function

d)

Membuat matriks antara kebutuhan data dengan teknologi yang digunakan saat ini

26.

Manakah diantara teknik-teknik dibawah ini yang direkomendasikan TOGAF untuk mengidentifikasi dan memahami kebutuhan (requirement) bisnis?

a)

Gap Analysis

b)

Requirement Mind Maps

c)

Business Scenarios

d)

Architecture Maturity Models

27.

Perusahaan Y merupakan perusahaan swasta yang bergerak dalam produksi alat berat (manufacturing), dalam menjalankan bisnisnya perusahaan Y menggunakan aplikasi yang berbeda-beda dalam memenuhi kebutuhan di setiap divisinya. Hal ini menyebabkan kesulitan dalam pertukaran informasi, mahalnya biaya, dan rawan kesalahan. Perusahaan Y telah memutuskan untuk melakukan program Enterprise Architecture bagi perusahaan. Perusahaan juga menyadari bahwa diperlukan penggunaan common application untuk konsolidasi informasi dari beberapa aplikasi yang ada di berbagai divisi di perusahaan. Aplikasi tersebut, selain digunakan oleh setiap divisi juga dapat diakses oleh pihak ketiga contohnya rekanan. Manakah dari hal berikut yang paling tepat sebagai alasan yang mendasari perusahaan Y dalam melakukan Enterprise Arsitektur?

a)

Teknologi Informasi (TI) sudah menjadi suatu “business enabler”

b)

Tidak selamanya Implementasi TI berjalan lancar

c)

Ketidakselarasan antara strategi bisnis dengan strategi teknologi informasi

d)

Perlu adanya perencanaan arsitektur teknologi informasi yang sejalan dengan strategi bisnis organisasi

28.

Framework dari Enterprise Architecture yang baik harus memiliki kriteria berikut, kecuali ....

a)

Memiliki Maturity Model

b)

Mendukung abstraksi yang memungkinkan untuk meniadakan faktor yang rumit

c)

Memiliki pendekatan dari atas ke bawah

d)

Dalam mengembangkan EA, diselaraskan dengan proses

29.

Dimanakah scope dalam pembuatan Arsitektur Enterprise ditentukan dalam TOGAF ADM?

a)

Architecture Vision

b)

Preliminary

c)

Migration Planning

d)

Requirement Management

30.

Sebuah perusahaan B ingin menata kembali terkait perencanaan IT di perusahaannya dan membuat sebuah blueprint yang akan digunakan sebagai panduan implementasi dari arsitektur enterprise. Namun, mula-mula perusahaan ingin melakukan penyesuaian tujuan dan strategi bisnis perusahaan tersebut supaya lebih sesuai kebutuhan perusahaan yang didukung dengan konsep arsitektur enterprise. Jika mengacu pada TOGAF, hal tersebut dilakukan pada fase...

a)

Business Architecture

b)

Architecture Information System

c)

Preliminary Phase

d)

Architecture Vision