Worksheets7.3 Sumatif Klasifikasi MH
Total questions: 22
Worksheet time: 16mins
Tumbuhan berkayu termasuk makhluk hidup. Namun, perabot rumah tangga yang berbahan kayu tidak dapat dikatakan sebagai makhluk hidup karena ....
Kayu pada perabot rumah tangga sudah tidak mengalami pertumbuhan dan perkembangan
Adanya penambahan bahan lain saat pembuatan perabot rumah tangga
Perabot rumah tangga sudah tidak memiliki bentuk asli kayu
Pengecatan menyebabkan warna asli kayu menghilang
Mesin cuci merupakan benda tak hidup yang memiliki beberapa ciri kehidupan. Mesin cuci mampu bergerak karena memperoleh energi listrik. Benda berikut yang hanya memiliki dua ciri kehidupan seperti mesin cuci adalah ....
Kipas angin
Speed boat
Kereta api
Taksi
Perhatikan gambar berikut ini!
sebuah blender dan seekor anak kucing. Kedua benda tersebut memiliki ciri kehidupan yang sama, yaitu ....
Bergerak dan memerlukan sumber energi
Bernapas dan bergerak
Beradaptasi dan memerlukan sumber energi
Beradaptasi dan bernapas
Perhatikan gambar serangga yang bentuk dan warna tubuhnya menyerupai daun. Hal ini menunjukkan salah satu ciri makhluk hidup, yaitu ....
Beradaptasi
Mengeluarkan zat sisa
Berkembang biak
Iritabilitas
Menjelang musim hujan, Tira melihat kerumunan laron mengelilingi lampu teras rumahnya saat malam hari. Ketika dia mematikan lampu, laron-laron tersebut mulai bertebaran mencari sumber cahaya lain. Ciri makhluk hidup yang ditunjukkan oleh laron-laron tersebut adalah ....
Peka terhadap rangsang
Memerlukan makan
Berkembang biak
Bernapas
Sonya memiliki hobi berkebun. Suatu hari dia memotong daun lidah mertua menjadi beberapa bagian dan menancapkannya pada media tanam seperti gambar berikut. Tujuan Sonya melakukan kegiatan tersebut berkaitan dengan salah satu ciri kehidupan yang dimiliki tanaman lidah mertua, yaitu ....
Berkembang biak, yang bertujuan menghasilkan individu-individu tanaman lidah mertua baru
Beradaptasi, yang bertujuan membuat tanaman lidah mertua dapat tumbuh di berbagai macam media tanam
Mengeluarkan zat sisa, yang bertujuan mengeluarkan sisa metabolisme
Iritabilitas, yang bertujuan menjadikan tanaman lidah mertua peka terhadap rangsang cahaya
Sekelompok peserta didik melakukan pengamatan terhadap beberapa jenis hewan dan membuat kunci dikotom berikut:
1.a. Hewan tidak bertulang belakang ... 2
1.b. Hewan bertulang belakang ... 3
2.a. Memiliki tubuh tidak bersegmen ... Hewan P
2.b. Memiliki tubuh bersegmen ... Hewan Q
3.a. Berdarah dingin ... 4
3.b. Berdarah panas ... 5
4.a. Bernapas dengan insang ... Hewan R
4.b. Bernapas dengan paru-paru ... Hewan S
5.a. Tubuh dilindungi bulu ... Hewan T
5.b. Tubuh dilindungi rambut ... Hewan U
Contoh hewan P, R, dan T secara berurutan yaitu ....
Cacing hati, ikan hiu, dan itik
Lintah, ikan hiu, dan itik
Lintah, ular sanca hijau, dan kucing
Cacing hati, ular sanca hijau, dan itik
Tikus jerboa yang hidup di padang pasir memiliki rambut berwarna coklat menyerupai warna pasir. Hal ini menunjukkan salah satu ciri makhluk hidup, yaitu ....
Beradaptasi
Iritabilitas
Berkembang biak
Memerlukan makanan
Saat bepergian menggunakan kapal pesiar, Andi melihat sekumpulan lumba-lumba berenang dekat permukaan air dan sesekali muncul ke permukaan. Aktivitas lumba-lumba tersebut menunjukkan ciri makhluk hidup, yaitu ....
Bernapas, bergerak, dan beradaptasi
Membutuhkan nutrisi, bernapas, dan bergerak
Bergerak, peka terhadap rangsang, dan beradaptasi
Beradaptasi, bernapas, dan peka terhadap rangsang
Perhatikan gambar hewan berikut! Hewan pada gambar diklasifikasikan dalam kelompok yang sama dengan ....
Kerang mutiara
Cacing tanah
Ubur-ubur
Lintah
Gandi menemukan seekor hewan di belakang rumahnya. Hewan tersebut memiliki kaki berbuku-buku serta tubuhnya terdiri atas kepala, dada, dan perut. Kemungkinan hewan yang ditemukan Gandi adalah ....
Belalang
Cacing tanah
Bekicot
Cicak
Dita, Vio, Anik, dan Tora mengamati lima jenis tumbuhan berikut:
1) melinjo, 2) pinus, 3) rambutan, 4) padi, 5) kelapa. Selanjutnya, mereka melakukan pengelompokan terhadap tumbuhan-tumbuhan tersebut.
Hasil pengelompokan yang diperoleh sebagai berikut.
Dita: tumbuhan 1, 2, 3 termasuk monokotil, sedangkan tumbuhan 4 dan 5 termasuk dikotil.
Vio: tumbuhan 1 dan 2 termasuk Gymnospermae, tumbuhan 3 termasuk dikotil, serta tumbuhan 4 dan 5 termasuk monokotil.
Anik: tumbuhan 1, 2, dan 5 termasuk Gymnospermae, tumbuhan 3 termasuk monokotil, serta tumbuhan 4 termasuk dikotil.
Tora: tumbuhan 1 termasuk Gymnospermae, sedangkan tumbuhan 2, 3, 4, dan 5 termasuk angiospermae.
Pengelompokan tumbuhan yang benar dilakukan oleh ....
Vio
Dita
Anik
Tora
Rara melakukan pengamatan pada tanaman jagung dan tanaman mangga. Dari pengamatan tersebut, Rara menyimpulkan bahwa kedua tanaman tersebut dikelompokkan dalam kelompok yang sama. Dasar pengelompokan kedua tanaman tersebut adalah ....
Alat perkembangbiakan
Jumlah mahkota bunga
Struktur batang
Tipe perakaran
Perhatikan gambar berikut! Peristiwa yang terjadi pada gambar tersebut menunjukkan ciri makhluk hidup, yaitu ....
Tumbuh dan berkembang
Memiliki bahan genetik
Berkembang biak
Beradaptasi
Perhatikan gambar berikut! Spesies jamur yang ditemukan pada gambar tersebut adalah ... dan termasuk dalam kelompok ....
Rhizopus oligosporus, Zygomycota
Saccharomyces cerevisiae, Ascomycota
Amanita phalloides, Basidiomycota
Helminthosporium oryzae, Deuteromycota
Ilmuwan Swedia yang meneliti tentang tata cara penamaan dan identifikasi organisme (Systema Naturae) yang menjadi dasar taksonomi modern adalah ....
Carolus Linnaeus
Al-Baytar
Francis Bacon
Robert Grosseteste
Tiffany melakukan pengelompokan pada tanaman sri rejeki (Aglaonema crispum) dan semanggi air (Marsilea crenata) menggunakan kunci di kotom berikut.
1. a. Tumbuhan berspora ............ 2
1.b. Tumbuhan berbiji ................ 3
2. a. Memiliki berkas pembuluh........................ Pteoridophyta
2.b. Tidak memiliki berkaspembuluh .............. Bryophyta
3. a. Biji terlindungi daun buah .... 4
3.b. Biji tidak terlindungi daun buah .............. Gymnospermae
4. a. Kotiledon berjumlah satu................. Monocotyledoneae
4.b. Kotiledon berjumlah dua....................... Dicotyledoneae
Berdasarkan ciri-cirinya, kunci dikotom kedua tanaman tersebut, yaitu ....
Aglaonema : 1b - 3a, Marsilea : 1a - 2a
Aglaonema : 1b - 3b, Marsilea : 1a - 2a
Aglaonema : 1b - 3a, Marsilea : 1a - 2b
Aglaonema : 1a - 2a, Marsilea : 1b - 2b
Ganggang hijau biru tidak termasuk kelompok Algae, melainkan kelompok Monera. Hal tersebut dikarenakan ganggang hijau biru memiliki ciri, yaitu ....
Tidak mempunyai membran inti
Bersifat uniseluler
Ukurannya mikroskopis
Tidak dapat dibedakan akar, batang, dan daun
Perhatikan ciri-ciri hewan berikut!
1) Tidak memiliki tulang belakang
2) Memiliki tubuh pipih dan tidak bersegmen
3) Memiliki mulut, tetapi tidak memiliki anus
Berdasarkan ciri-cirinya, hewan tersebut termasuk dalam kelompok ....
Platyhelminthes
Nemathelminthes
Coelenterata
Echinodermata
Perhatikan tumbuhan berikut! Pasangan yang tepat mengenai perbandingan ciri-ciri tumbuhan pada gambar A dan B, yaitu ....
Tumbuhan A: Berpembuluh.
Tumbuhan B: Tidak berpembuluh
Tumbuhan A: Alat reproduksi berupa bunga.
Tumbuhan B: Alat reproduksi berupa spora
Tumbuhan A: Tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati.
Tumbuhan B: Memiliki akar, batang dan daun sejati
Tumbuhan A: Tidak mengalami pergiliran keturunan antara fase generatif dan fase vegetatif.
Tumbuhan B: Mengalami pergiliran keturunan antara fase generatif dan fase vegetati
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur nomor 5225/16774/032/ 1996, Burung Manyar ini ditetapkan sebagai fauna khas Kota Malang, Jawa Timur. Manyar adalah jenis burung pemakan biji-bijian (granivora) namun terkadang juga makan serangga-serangga kecil, yang menyukai habitat terbuka seperti padang rumput, tepi hutan, rawa dan persawahan. Burung ini biasanya mencari makan di akasia berduri atau semak-semak. Burung manyar membuat sarangnya pada ujung ujung cabang pohon yang tinggi, seperti pada pohon kelapa ataupun di rumput gelagah yang tinggi. Burung manyar dikenal sebagai burung penenun finches karena burung ini sangat cekatan dalam menenun daun, ranting, dan serat tumbuhan menjadi sarang yang sangat indah. Dalam bahasa Inggris burung ini disebut dengan Streaked Weaver karena memiliki sarang dengan bentuk yang sangat rumit dan unik. Burung ini juga sering disebut dengan burung penganyam. Burung manyar termasuk bangsa burung passerine (penyanyi) kecil yang memiliki hubungan famili dekat dengan jenis finch. Di Indonesia, dikenal berbagai jenis manyar yang masuk dalam marga Ploceus anggota suku Ploceidae. Ada empat jenis manyar di Asia Tenggara dan tiga di antaranya dapat dijumpai di Indonesia, yaitu tempua (Ploceus philippinus), manyar jambul (Ploceus manyar), dan manyar emas (Ploceus hypoxanthus).
Burung manyar jantan cenderung memiliki mahkota yang berwarna emas, mempunyai bulu sayap dengan warna dasar kuning , dan dada hingga perut berwarna putih dengan bintik bintik berwarna coklat. Sedang di bawah perut dominan berwarna putih. Paruh manyar jantan berwarna hitam dan kaki berwarna merah muda. Sedangkan ciri-ciri manyar betina adalah terdapat bulu berwarna kuning di sekitar telinganya dan melingkar dari telinga satu ke telinga lainnya. Paruh manyar betina berwarna kuning kemerahan. Burung manyar jantan dan betina memiliki ukuran tubuh hampir sama yaitu 15 cm. Burung manyar termasuk burung sosial karena burung ini hidup secara berkelompok dengan burung sejenisnya. Selain itu burung manyar sangat ulet, sabar dan tidak kenal putus asa terutama ketika membuat sarang. Musim berbiak dimulai bulan April hingga Oktober. Burung manyar betina akan bersedia dikawini oleh burung manyar jantan jika burung manyar betina merasa tertarik dengan bentuk sarang yang dibuat manyar jantan, namun sebaliknya jika manyar betina tidak merasa tertarik dengan sarangnya maka burung ini tidak akan mau dikawini oleh manyar jantan. Uniknya apabila si betina tidak menyukai sarang yang dibuat oleh si jantan , maka si jantan akan dengan sendirinya menghancurkan sarangnya dan akan membuat sarang yang baru.
(sumber: malangtimes.com, 2019)
Pertanyaan:
1. Kenapa Burung Manyar menjadi ciri khas fauna Kota Malang?
2. Bagaimana karakteristik dari Burung Manyar?
Berdasarkan SK Gubernur Nomor 5225/16774/032/1996 ditetapkan bahwa pohon andong merah (Cordyline fructicosa) merupakan ciri khas flora Kota Malang. Diperkirakan tanaman ini berasal dari Asia Timur. Memiliki nama ilmiah Cordyline Frusticosa (Linn) A. cheval tanaman ini banyak tumbuh di pekarangan, taman atau pemakaman. Tanaman ini juga kerap dijadikan sebagai tanaman pagar. Di daerah-daerah Indonesia Andong sering disebut dengan nama-nama Bak Juang, Bobolo, Senjuwang di Sulawesi, Hanjuang, Kayu Urip di Jawa, dan Andong Tawaung di Nusa Tenggara.
Manfaat tanaman andong banyak sekali, antara lain sebagai penyejuk darah, menghentikan pendarahan dan menghancurkan darah beku pada saat terjadi memar. Hal ini dapat dilakukan oleh tanaman andong karena di dalam tanaman andong terdapat kandungan kimia, seperti saponin, tanin, flavonoid, polifenol, stereoida, polisakarida, kalsium oksalat dan zat besi. Kebanyakan bagian yang dimanfaatkan dari tanaman andong adalah bagian bunga, daun dan akar rimpangnya. Berbagai khasiat bisa diambil dari tanaman ini, yakni sebagai obat untuk menghentikan pendarahan (hemostatik), antiradang, TB paru disertai batuk darah, keluar bercak darah sewaktu hamil (kemungkinan keguguran), darah haid keluar sangat banyak, urine berdarah (hematuria), wasir berdarah, luka berdarah, diare, disentri, nyeri lambung dan ulu hati. (sumber: malangtimes.com, 2019)
Pertanyaan:
3. Kenapa tanaman andong menjadi diri khas flora Kota Malang?
4. Bagaimana karakteristik dari tanaman andong?
