wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Manajemen apotek

Total questions: 10

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Sebuah apotek memiliki nilai turnover ratio obat sebesar 2 kali/tahun, sedangkan standar kinerja di wilayah tersebut adalah 6 kali/tahun. Dampak manajerial yang paling mungkin terjadi dari kondisi tersebut adalah

a)

Arus kas apotek menjadi lebih fleksibel

b)

Apotek lebih mampu menyediakan obat langka

c)

Modal kerja terikat pada stok sehingga profitabilitas menurun

d)

Tingkat retur ke distributor meningkat signifikan

2.

Dalam proses perencanaan kebutuhan obat, apotek memanfaatkan model peramalan moving average, namun penjualan obat tertentu menunjukkan pola musiman. Strategi optimal yang harus dilakukan:

a)

Tetap menggunakan moving average karena perhitungan lebih sederhana

b)

Menentukan pembelian berdasarkan diskon distributor

c)

Menghapus obat tersebut dari formularium apotek

d)

Mengganti metode peramalan menjadi seasonal index forecasting

3.

Ketika margin laba obat generik lebih rendah dibanding obat paten, namun apotek wajib mengutamakan akses bagi masyarakat, maka strategi pricing paling rasional adalah:

a)

Menurunkan harga obat paten untuk menarik volume penjualan generik

b)

Cross-subsidizing: margin obat paten sedikit dinaikkan untuk mendukung harga

c)

Menaikkan harga obat generik untuk menyeimbangkan margin

d)

Mengurangi stok obat generik berisiko rendah

4.

Apotek ingin memperbaiki service excellence, namun ditemukan bahwa antrian di loket panjang bukan karena jumlah pasien tinggi, melainkan karena proses penyerahan obat lambat. Penyebab inti yang paling mungkin:

a)

Stok obat tidak lengkap

b)

SOP pelayanan tidak dipahami dan tidak distandarkan antar staf

c)

Sistem pembayaran terlalu rumit

d)

Promosi obat berlebihan

5.

Apotek memiliki nilai Shrinkage (penyusutan stok) yang tinggi. Audit menunjukkan tidak ada indikasi kehilangan fisik atau kecurangan. Penyebab paling plausible:

a)

Perbedaan pencatatan akibat kesalahan input sistem atau perhitungan satuan konversi

b)

Distributor gagal menyediakan faktur

c)

Pengelolaan obat fast moving sangat efisien

d)

Sistem FIFO berjalan dengan baik

6.

Dalam 3 bulan terakhir, penjualan obat antihipertensi meningkat 35%, tetapi laba tidak meningkat signifikan. Data tambahan menunjukkan adanya kenaikan besar pada biaya diskon dan promosi. Interpretasi manajerial yang tepat:

a)

Distributor harus diganti

b)

Laba apotek secara otomatis mengikuti jumlah resep

c)

Peningkatan volume penjualan tidak selalu meningkatkan profit bila strategi promosi tidak terkendali

d)

Apotek harus menambah semua jenis antihipertensi

7.

Apotek mempertimbangkan membuka layanan home pharmacy counseling (konseling ke rumah pasien). Risiko operasional yang paling signifikan:

a)

Stok obat lebih cepat habis

b)

Ketergantungan pada promosi digital meningkat

c)

Kualitas konseling tidak konsisten jika tidak ada SOP dan kompetensi standar

d)

Harga obat menjadi lebih mahal

8.

Seorang tenaga teknis menolak melaporkan stok narkotika setiap akhir bulan karena merasa pekerjaannya sudah banyak. Keputusan manajerial yang paling sesuai etik dan regulasi:

a)

Melakukan pembinaan disiplin dan menegaskan bahwa pelaporan adalah kewajiban legal apotek

b)

Memberi insentif tambahan kepada tenaga teknis

c)

Memindahkan tugas tersebut ke staf lain tanpa pelatihan

d)

Mengabaikan kasus selama stok tidak hilang

9.

Apotek ingin menurunkan risiko obat kedaluwarsa. Sistem manajemen persediaan paling efektif:

a)

FIFO tanpa pengecualian

b)

FEFO terutama pada obat dengan stabilitas terbatas

c)

Penyesuaian stok berdasarkan intuisi apoteker

d)

LIFO untuk obat cepat habis

10.

Dalam evaluasi mutu layanan, ditemukan bahwa banyak pasien tidak memahami cara minum obat meskipun label sudah jelas. Tindakan paling tepat secara manajerial:

a)

Meningkatkan ukuran tulisan pada etiket

b)

Menambahkan lebih banyak brosur edukasi tanpa pelatihan staf

c)

Mengadakan pelatihan komunikasi farmasis untuk seluruh staf pelayanan

d)

Membatasi jumlah pasien yang dilayani