wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Antidot dan Penanganan Keracunan — Worksheet Extraction

Total questions: 10

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Apa definisi dari antidot?

a)

Zat yang mempercepat metabolisme racun dalam hati

b)

Zat atau terapi yang menetralisir atau mengurangi efek toksik dari racun

c)

Zat yang memperkuat efek fisiologis racun

d)

Obat yang hanya bekerja pada reseptor saraf pusat

2.

Salah satu prinsip dasar kerja antidot adalah...

a)

Menurunkan kerja hati dan ginjal

b)

Menghambat penyerapan racun dan meningkatkan eliminasi racun

c)

Meningkatkan aktivitas racun untuk membentuk antibodi

d)

Menghambat kerja enzim detoksifikasi

3.

Antidot spesifik bekerja dengan cara...

a)

Menurunkan absorpsi racun di lambung

b)

Bereaksi langsung dengan racun untuk membentuk kompleks tidak toksik

c)

Menghambat efek fisiologis racun tanpa mengikat racun itu sendiri

d)

Mengaktifkan reseptor racun untuk menimbulkan efek antagonis

4.

Contoh antidot spesifik untuk keracunan logam berat adalah...

a)

Arang aktif

b)

EDTA atau BAL (British Anti-Lewisite)

c)

Nalokson

d)

N-asetilsistein

5.

Nalokson digunakan sebagai antidot dalam kasus keracunan...

a)

Organofosfat

b)

Logam berat

c)

Morfin atau opioid

d)

Sianida

6.

Mekanisme kerja antidot fisiologis atau farmakologis adalah...

a)

Mengikat racun untuk membentuk senyawa tidak toksik

b)

Menghambat atau menetralkan efek fisiologis racun pada reseptor tubuh

c)

Menyerap racun di saluran cerna

d)

Mengubah racun menjadi bentuk teroksidasi

7.

Antidot yang bekerja dengan cara adsorpsi fisik terhadap racun di saluran cerna adalah...

a)

Nalokson

b)

Etanol

c)

Arang aktif (activated charcoal)

d)

Asparaginase

8.

Dalam kasus keracunan parasetamol, antidot yang digunakan adalah...

a)

Etanol

b)

Natrium tiosulfat

c)

N-asetilsistein (NAC)

d)

Atropin

9.

Mekanisme kerja utama N-asetilsistein (NAC) adalah...

a)

Meningkatkan sekresi empedu untuk ekskresi racun

b)

Sebagai prekursor glutation yang menetralkan metabolit toksik NAPQI

c)

Menghambat enzim asetilkolinesterase

d)

Menurunkan aktivitas ginjal terhadap racun

10.

Terapi N-asetilsistein paling efektif diberikan pada waktu...

a)

Kurang dari 8–10 jam setelah konsumsi parasetamol

b)

12–24 jam setelah konsumsi

c)

Setelah muncul gejala gagal hati

d)

Setelah hasil laboratorium normal