wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

quiis 4

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

1. Bahan utama pembentuk senyawa kalsium silikat pada semen Portland adalah …

a)

Batu kapur (CaCO₃) dan tanah liat (SiO₂, Al₂O₃)

b)

Pasir dan batu apung

c)

Kapur tohor dan gypsum

d)

Fly ash dan air

2.

Fungsi gypsum (CaSO₄·2H₂O) pada proses pembuatan semen adalah …

a)

Sebagai bahan pengisi

b)

Untuk mempercepat pengerasan semen

c)

Untuk mengatur waktu ikat semen

d)

Sebagai bahan perekat tambahan

3.

Semen tipe V (High Sulfate Resistance Cement) digunakan pada lingkungan …

a)

Biasa dan kering

b)

Mengandung sulfat tinggi seperti tanah rawa

c)

Dingin dan beku

d)

Mengandung kadar klorida rendah

4.

Proses hidrasi utama pada semen Portland menghasilkan senyawa …

a)

C₃A dan CaSO₄

b)

C-S-H (Calcium Silicate Hydrate) dan Ca(OH)₂

c)

C₄AF dan C₂S

d)

C₃S dan C₂A

5.

Agregat halus yang baik untuk beton memiliki kadar lumpur (lewat ayakan No. 200) maksimum …

a)

1%

b)

3%

c)

5%

d)

10%

6.

Modulus kehalusan (FM) pada agregat halus menunjukkan …

a)

Kekuatan agregat

b)

Kehalusan butiran agregat

c)

Bentuk butir agregat

d)

Kandungan air agregat

7.

Agregat kasar yang memiliki bentuk pipih dan lonjong berlebihan akan menyebabkan …

a)

Kekuatan beton meningkat

b)

Workability meningkat

c)

Kekuatan dan kelecakan beton menurun

d)

Beton menjadi ringan

8.

Berat jenis semu agregat kasar normal berkisar antara …

a)

1,0 – 1,5

b)

1,8 – 2,0

c)

2,4 – 2,9

d)

3,0 – 3,5

9.

Bahan utama pembuatan batu bata merah tradisional adalah …

a)

Semen dan pasir

b)

Tanah liat dan air

c)

Kapur dan pasir

d)

Tanah liat dan fly ash

10.

Agregat kasar dalam campuran beton umumnya memiliki ukuran butiran antara ...

a)

. 0,075 mm – 4,75 mm

b)

4,75 mm – 40 mm

c)

40 mm – 100 mm

d)

0,001 mm – 0,075 mm

11.

Batu bata yang baik bila dijatuhkan dari ketinggian 1 meter akan …

a)

Pecah menjadi banyak bagian

b)

Retak halus

c)

. Tidak retak dan berbunyi nyaring

d)

Menghasilkan debu halus

12.

Porositas tinggi pada batu bata dapat menyebabkan …

a)

Kuat tekan meningkat

b)

Daya serap air menurun

c)

Tahan terhadap pelapukan

d)

Daya serap air meningkat

13.

Komponen utama penyusun beton adalah …

a)

Semen, air, agregat halus, agregat kasar

b)

Semen, pasir, tanah liat, kapur

c)

Semen, gypsum, air, abu terbang

d)

Agregat kasar, air, gypsum, tanah liat

14.

Rasio air-semen (w/c ratio) yang terlalu tinggi akan menyebabkan …

a)

Beton lebih kedap air

b)

Kuat tekan meningkat

c)

Beton menjadi porous dan lemah

d)

Beton menjadi lebih ringan dan kuat

15.

Workability beton dapat ditingkatkan dengan …

a)

Menambah jumlah semen

b)

Mengurangi air pencampur

c)

Menambah bahan tambahan (admixture) tipe plastisizer

d)

Mengganti agregat kasar dengan yang lebih besar

16.

Bahan tambahan (admixture) tipe retarder berfungsi untuk …

a)

Mempercepat pengerasan beton

b)

Memperlambat waktu ikat beton

c)

Meningkatkan kekuatan beton

d)

Menurunkan berat jenis beton

17.

Beton ringan biasanya menggunakan agregat …

a)

Batu pecah

b)

Batu apung

c)

Pasir sungai

d)

Kerikil alami

18.

Umumnya pengujian kuat tekan beton dilakukan pada umur …

a)

1 hari

b)

3 hari

c)

7 hari

d)

28 hari

19.

Rumus kuat tekan beton adalah …

a)

f′c=P/A​

b)

f′c=A/P​

c)

f′c=P×A

d)

f′c=P+A

20.

Jika benda uji silinder beton memiliki beban maksimum 400 kN dan luas penampang 200 cm², maka kuattekannya adalah …

a)

1 MPa

b)

10 MPa

c)

20 MPa

d)

40 MPa

21.

Berikut ini yang termasuk uji sifat fisik agregat adalah ...

a)

Uji kuat tekan

b)

Uji keausan Los Angeles

c)

Uji hidrasi

d)

Uji panas pembakaran

22.

Pengaruh agregat berpori terhadap beton adalah ...

a)

Meningkatkan kuat tekan

b)

Menurunkan berat jenis dan daya tahan beton

c)

Meningkatkan durabilitas

d)

Tidak berpengaruh terhadap kekuatan beton

23.

Uji berat jenis dan penyerapan air agregat dilakukan untuk mengetahui ...

a)

Kekuatan mekanis agregat

b)

Kadar air alami agregat

c)

Banyaknya air yang diserap dan pengaruhnya terhadap campuran beton

d)

Jumlah lumpur halus dalam agregat

24.

Faktor yang paling berpengaruh terhadap kuat tekan beton kecuali adalah ...

a)

Ukuran agregat kasar

b)

Rasio air–semen (w/c ratio)

c)

Jenis cetakan beton

d)

Metode curing

25.

Kuat tekan beton normal biasanya diuji menggunakan benda uji berbentuk ...

a)

Kubus 10×10×10 cm atau silinder Ø15×30 cm

b)

Balok 10×10×50 cm

c)

Bola Ø10 cm

d)

Silinder Ø5×10 cm

26.

ika beton menunjukkan slump terlalu tinggi pada uji slump test, tindakan yang paling tepat adalah …

a)

Menambah air

b)

Mengurangi air atau menambah semen

c)

Menambah agregat kasar

d)

Mengaduk lebih lama

27.

Rasio campuran beton normal untuk mutu sedang (misalnya f’c = 20–25 MPa) menurut SNI umumnya berkisar …

a)

1 : 1 : 2

b)

1 : 2 : 3

c)

1 : 3 : 5

d)

1 : 4 : 6

28.

SNI 03-2834-2000 merekomendasikan faktor air-semen (w/c ratio) untuk beton bertulang maksimum sebesar …

a)

0,60

b)

0,55

c)

0,50

d)

0,45

29.

Jika rasio campuran beton menurut SNI ditulis sebagai 1 : 2 : 3 dan w/c = 0,5, maka artinya …

a)

1 bagian air, 2 bagian semen, 3 bagian agregat

b)

1 bagian semen, 2 bagian agregat halus, 3 bagian agregat kasar

c)

1 bagian semen, 2 bagian air, 3 bagian pasir

d)

1 bagian semen, 2 bagian agregat kasar, 3 bagian agregat halus

30.

Kuat tekan beton berhubungan dengan durabilitas, dimana beton dengan kuat tekan tinggi biasanya memiliki …

a)

Porositas tinggi

b)

Porositas rendah

c)

Air permeability tinggi

d)

Kandungan CH tinggi