Font size
WorksheetsProfil dan Kompetensi Andriansyah
Total questions: 84
Worksheet time: 42mins
Organisasi manakah yang mengeluarkan regulasi ANNEX 12?
ICAO (International Civil Aviation Organization)
FAA (Federal Aviation Administration)
IATA (International Air Transport Association)
EASA (European Union Aviation Safety Agency)
Regulasi SOLAS dikeluarkan oleh organisasi mana?
ICAO
IMO
United Nations
INSARAG adalah regulasi yang terkait dengan organisasi apa?
United Nations
World Health Organization
International Red Cross
ASEAN
Apa tujuan utama dari Annex 12?
Mengatur layanan SAR hanya di daratan
Mengatur layanan SAR di wilayah negara dan laut lepas serta koordinasi antar negara
Mengatur layanan SAR hanya di laut lepas
Mengatur layanan SAR tanpa koordinasi antar negara
Annex 12 berlaku untuk pendirian, pemeliharaan, dan operasi layanan SAR di ______ negara peserta dan ______ serta koordinasi layanan tersebut antar negara.
wilayah; laut lepas
wilayah; udara terbuka
perairan; daratan
negara; perbatasan
Perhatikan peta wilayah operasi SAR di Asia Tenggara berikut. Negara manakah yang termasuk dalam cakupan layanan SAR menurut Annex 12?
Hanya Indonesia
Semua negara yang terlibat dalam peta dan perjanjian SAR
Hanya Malaysia dan Singapura
Hanya negara di Asia
Menurut Annex 12 tentang Search and Rescue, layanan SAR harus disediakan selama berapa jam dalam sehari?
24 jam
12 jam
18 jam
8 jam
Sebutkan elemen dasar dari layanan SAR menurut Annex 12 tentang Search and Rescue.
Kerangka hukum, otoritas yang bertanggung jawab, sumber daya yang tersedia, fasilitas komunikasi, tenaga kerja yang terampil dalam koordinasi dan fungsi operasional.
Sistem navigasi, peralatan medis, pelatihan militer, anggaran pemerintah, lokasi strategis.
Prosedur evakuasi, peralatan penyelamatan, tim medis, kendaraan darurat, sistem keamanan.
Jaringan transportasi, pusat informasi, tim logistik, sistem pengawasan, fasilitas pelatihan.
Annex 12 tentang Search and Rescue menyatakan bahwa RCC Aeronautika dan Maritim yang melayani area yang sama harus memastikan koordinasi yang paling praktis antara RCC tersebut.
Benar
Salah
Apa tujuan negara-negara mendirikan JRCC menurut Annex 12 tentang Search and Rescue?
Untuk mengkoordinasikan operasi SAR aeronautika dan maritim, jika memungkinkan.
Untuk mengawasi lalu lintas udara secara global.
Untuk mengatur perizinan penerbangan internasional.
Untuk mengelola data cuaca untuk penerbangan.
Menurut Annex 12 tentang Search and Rescue, negara harus menunjuk unit SAR, layanan publik atau swasta yang sesuai, dan dilengkapi.
Benar
Salah
Apa yang harus dilakukan negara untuk memperkuat kerja sama dan koordinasi SAR dengan negara tetangga menurut Annex 12 tentang Search and Rescue?
Negara harus membuat perjanjian dengan negara tetangga.
Negara harus menghindari komunikasi dengan negara tetangga.
Negara harus menutup wilayah udara untuk operasi SAR internasional.
Negara harus membatasi akses informasi SAR kepada negara tetangga.
Menurut Annex 12 tentang Search and Rescue, negara harus mengembangkan rencana dan prosedur SAR bersama untuk memfasilitasi koordinasi operasi SAR dengan negara tetangga.
Benar
Salah
Negara harus menunjuk titik kontak SAR untuk menerima data distress COSPAS-SARSAT menurut Annex 12 tentang Search and Rescue.
Benar
Salah
Apa peran utama IMO (International Maritime Organization)?
Mengatur perdagangan internasional
Bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan pelayaran serta pencegahan polusi laut dan atmosfer oleh kapal
Mengelola pelabuhan dunia
Mengawasi ekspor dan impor barang
Lengkapi kalimat berikut: IMO adalah badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa yang bertanggung jawab atas _______ dan _______ pelayaran serta pencegahan polusi laut dan atmosfer oleh kapal.
keselamatan; keamanan
perdagangan; ekonomi
teknologi; inovasi
pendidikan; kesehatan
Menurut UNCLOS 1982, setiap negara pantai harus mempromosikan pendirian, operasi, dan pemeliharaan layanan pencarian dan penyelamatan yang memadai dan efektif terkait keselamatan di laut.
Benar
Salah
Menurut Maritime SAR Convention 1979, pihak-pihak harus mengatur agar layanan pencarian dan penyelamatan mereka dapat memberikan ______ terhadap panggilan darurat.
respons cepat
penundaan lama
tanggapan terbatas
pengabaian total
pemberitahuan tertunda
Setiap Pemerintah Penandatangan berkewajiban untuk memastikan pengaturan untuk _______ dan _______ di wilayah tanggung jawab mereka.
komunikasi darurat, koordinasi
transportasi, logistik
keamanan, kesehatan
pendidikan, pelatihan
Setiap Pemerintah Penandatangan berkewajiban untuk menyediakan informasi kepada Organisasi mengenai fasilitas pencarian dan penyelamatan yang ada serta rencana perubahan jika ada. Pernyataan ini benar atau salah?
True
False
Kapal penumpang yang tunduk pada Bab I harus memiliki rencana di atas kapal untuk kerja sama dengan layanan pencarian dan penyelamatan yang sesuai dalam keadaan darurat. Pernyataan ini benar atau salah?
True
False
Apa tujuan utama dari Mobile Facilities, Volume III dari IAMSAR Manual menurut penjelasan pada gambar?
Membantu kapal dan pesawat dalam pelaksanaan pencarian dan penyelamatan
Mengatur jadwal penerbangan pesawat
Menyediakan makanan untuk kru kapal
Mengatur pelayaran internasional
Lengkapi kalimat berikut berdasarkan penjelasan pada gambar: Mobile Facilities, Volume III dari IAMSAR Manual dimaksudkan untuk dibawa di atas ________, pesawat, dan kapal.
unit penyelamatan
unit logistik
unit medis
unit komunikasi
Undang-undang nomor berapa yang mengatur tentang penanggulangan bencana menurut regulasi nasional?
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014
Undang-undang nomor berapa yang mengatur tentang keantariksaan menurut regulasi nasional?
Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 Pasal 70
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 Pasal 15
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997 Pasal 30
Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2011 Pasal 40
Undang-undang nomor berapa yang mengatur tentang penerbangan menurut regulasi nasional?
Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1997
Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008
Undang-undang nomor berapa yang mengatur tentang kelautan menurut regulasi nasional?
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Pasal 15
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 Pasal 10
Undang-Undang Nomor 41 Tahun 1999 Pasal 20
Undang-undang nomor berapa yang mengatur tentang lalu lintas dan angkutan jalan menurut regulasi nasional?
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009
Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008
Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009
Undang-undang nomor berapa yang mengatur tentang pelayaran menurut regulasi nasional?
Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024, dahulu UU 17 Tahun 2008 Pasal 259
Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
Berdasarkan Pasal 48 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, sebutkan salah satu kegiatan yang dilakukan pada saat tanggap darurat!
pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, dan sumber daya; atau penentuan status keadaan darurat bencana; atau penyelamatan dan evakuasi masyarakat terkena bencana; atau pemenuhan kebutuhan dasar; atau perlindungan terhadap kelompok rentan; atau pemulihan dengan segera prasarana dan sarana vital.
penyusunan rencana pembangunan jangka panjang daerah terdampak bencana.
penetapan anggaran tahunan untuk penanggulangan bencana.
pemberian penghargaan kepada relawan bencana.
Berdasarkan Pasal 52 Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, upaya apa saja yang dilakukan dalam penyelamatan dan evakuasi korban?
pencarian dan penyelamatan korban; pertolongan darurat; dan/atau evakuasi korban.
pemberian bantuan hukum; pelatihan relawan; dan/atau pembangunan infrastruktur.
pengumpulan data korban; penyaluran logistik; dan/atau penetapan zona aman.
penyusunan laporan; pengawasan media; dan/atau penegakan hukum.
Manakah dari berikut ini yang termasuk kegiatan penanggulangan bencana pada saat tanggap darurat menurut Pasal 48?
pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, dan sumber daya
pemenuhan kebutuhan dasar
perlindungan terhadap kelompok rentan
semua benar
Menurut Pasal 52, apa yang dimaksud dengan pertolongan darurat dalam upaya penyelamatan korban bencana?
Memberikan bantuan medis dan logistik kepada korban
Melakukan pencarian korban
Melakukan evakuasi korban
Sesuai Pasal 352 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, siapa yang bertanggung jawab melakukan pencarian dan pertolongan terhadap setiap pesawat udara yang mengalami kecelakaan di wilayah Republik Indonesia?
Pemerintah dan pemerintah daerah
Maskapai penerbangan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Kementerian Perhubungan
Menurut Pasal 352 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, pencarian dan pertolongan harus dilakukan dengan cara berikut, kecuali:
Cepat
Tepat
Mahal
Efektif dan efisien
Berdasarkan Pasal 352 ayat (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, setiap orang yang mengoperasikan pesawat udara wajib membantu usaha pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan pesawat udara.
Benar
Salah
Menurut Pasal 353 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, siapa yang mengoordinasikan dan melaksanakan pencarian dan pertolongan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 352 ayat (1)?
Instansi yang bertanggung jawab di bidang pencarian dan pertolongan
Kementerian Perhubungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan, siapa yang wajib melakukan pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan tersebut?
Pemerintah dan pemerintah daerah
Maskapai penerbangan
Keluarga korban
Lembaga swadaya masyarakat
Berdasarkan Pasal 203 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009, siapa yang bertanggung jawab atas terjaminnya Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan?
Pemerintah
Masyarakat
Swasta
Kepolisian
Gambar-gambar di bawah ini menunjukkan upaya apa yang dilakukan pemerintah terkait Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan?
Penegakan hukum lalu lintas
Penanganan kecelakaan dan evakuasi korban
Pembangunan jalan tol
Pemberian SIM gratis
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 Pasal 70 tentang Keantariksaan, siapa yang bertanggung jawab melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap pendaratan darurat dan/atau kecelakaan antarikawan yang terjadi di wilayah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia?
Pemerintah
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika
Tentara Nasional Indonesia
Kepolisian Negara Republik Indonesia
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 Pasal 70 tentang Keantariksaan, tanggung jawab pelaksanaan pencarian dan pertolongan oleh Pemerintah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan oleh instansi yang lingkup tugas dan tanggung jawabnya di bidang apa?
Bidang pencarian dan pertolongan
Bidang pendidikan dan kebudayaan
Bidang kesehatan masyarakat
Bidang perindustrian dan perdagangan
Penyelenggaraan keantariksaan adalah setiap kegiatan eksplorasi dan pemanfaatan Antariksa yang dilakukan, baik di dan dari bumi, Ruang Utara, maupun Antariksa. Kegiatan keantariksaan telah dimulai sejak diluncurkannya Satelit Sputnik 1 tanggal 4 Oktober 1957 ke orbit bumi oleh Uni Soviet.
Benar
Salah
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa?
pendidikan dan pelatihan
penyediaan bahan bakar minyak
penjualan alat berat
pengelolaan limbah industri
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa
pengangkatan benda berharga asal muatan kapal tenggelam
penangkapan ikan secara ilegal
pembuatan kapal pesiar
penambangan pasir laut
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang.
pengerukan dan pembersihan alur pelayaran
penanaman pohon di hutan mangrove
pembuatan taman kota di pesisir
penjualan hasil tangkapan ikan di pasar
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa.
reklamasi
penambangan batu bara
pertanian darat
pengolahan limbah domestik
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa
pencarian dan pertolongan
penyediaan bahan bakar kapal
penjualan hasil tangkapan ikan
penyewaan alat berat
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa
remediasi lingkungan
penangkapan ikan
pariwisata bahari
pengangkutan barang
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa.
jasa konstruksi
jasa transportasi udara
jasa pertanian
jasa perbankan
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Pasal 27 ayat 4 tentang Kelautan, sebutkan salah satu jasa maritim yang berupa
angkutan sungai, danau, penyeberangan, dan antarpulau
pengelolaan limbah industri
pertanian darat
pengolahan hasil hutan
Menurut Pasal 258 ayat (1) Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran, siapa yang bertanggung jawab melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan kapal dan/atau orang yang mengalami musibah di perairan Indonesia?
Pemerintah
Kepolisian
Pemilik Kapal
Badan Usaha Milik Negara
Menurut Pasal 258 ayat (2) Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran, apa kewajiban kapal atau pesawat udara yang berada di dekat atau melintasi lokasi kecelakaan?
Wajib membantu usaha pencarian dan pertolongan terhadap setiap kapal dan/atau orang yang mengalami musibah di perairan Indonesia.
Wajib segera meninggalkan lokasi kecelakaan tanpa memberikan bantuan.
Hanya melaporkan kejadian kepada pihak berwenang tanpa melakukan tindakan apapun.
Menunggu instruksi dari pemilik kapal sebelum bertindak.
Menurut Pasal 258 ayat (3) Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran, siapa yang bertanggung jawab melaksanakan pencarian dan pertolongan terhadap kecelakaan kapalnya sendiri?
Setiap orang yang memiliki atau mengoperasikan kapal yang mengalami kecelakaan kapal.
Petugas pelabuhan terdekat.
Penumpang kapal yang selamat.
Pemerintah daerah setempat.
Menurut Pasal 259 Undang-Undang Nomor 66 Tahun 2024 tentang Pelayaran, pelaksanaan pencarian dan pertolongan oleh Pemerintah harus dikoordinasikan dan dilakukan oleh institusi yang bertanggung jawab di bidang apa?
Bidang pencarian dan pertolongan
Bidang perhubungan laut
Bidang keselamatan pelayaran
Bidang pengawasan pelabuhan
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Pencarian dan Pertolongan berdasarkan UU tahun 2014!
UU Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan
UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah
UU Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keuangan Negara
UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Operasi Pencarian dan Pertolongan berdasarkan PP tahun 2017!
PP Nomor 22 Tahun 2017 tentang Operasi Pencarian dan Pertolongan
PP Nomor 23 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Bencana
PP Nomor 24 Tahun 2017 tentang Manajemen Risiko Bencana
PP Nomor 25 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Kedaruratan
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan berdasarkan PERPRES tahun 2016!
PERPRES Nomor 83 Tahun 2016 tentang Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan
PERPRES Nomor 12 Tahun 2016 tentang Penanggulangan Bencana
PERPRES Nomor 45 Tahun 2016 tentang Kementerian Sosial
PERPRES Nomor 99 Tahun 2016 tentang Badan Nasional Penanggulangan Terorisme
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Pedoman Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan berdasarkan PERBAN tahun 2018!
PERBAN Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 10 Tahun 2017 tentang Standar Operasional Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 5 Tahun 2019 tentang Prosedur Penanganan Bencana Alam
PERBAN Nomor 8 Tahun 2016 tentang Tata Cara Koordinasi Operasi SAR
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Pelaksanaan dan Penghentian Operasi Pencarian dan Pertolongan berdasarkan PERBAN tahun 2020!
PERBAN Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan dan Penghentian Operasi Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 1 Tahun 2020 tentang Standar Operasional Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 5 Tahun 2020 tentang Prosedur Penanganan Bencana
PERBAN Nomor 7 Tahun 2020 tentang Koordinasi Operasi Pencarian dan Pertolongan
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Wilayah Pencarian dan Pertolongan berdasarkan PERBAN tahun 2021!
PERBAN Nomor 5 Tahun 2021 tentang Wilayah Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 3 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Pelatihan SAR
PERBAN Nomor 7 Tahun 2021 tentang Standar Operasional Prosedur SAR
PERBAN Nomor 2 Tahun 2021 tentang Organisasi dan Tata Kerja Basarnas
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Petunjuk Kerja Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan berdasarkan PERBAN tahun 2022!
PERBAN Nomor 5 Tahun 2022 tentang Petunjuk Kerja Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 3 Tahun 2022 tentang Standar Operasional Prosedur Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 7 Tahun 2022 tentang Tata Cara Pelaporan Operasi Pencarian dan Pertolongan
PERBAN Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Operasi Pencarian dan Pertolongan
Sebutkan regulasi yang mengatur tentang Pedoman Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan Kecelakaan Pesawat Udara dan Kapal berdasarkan PERBAN tahun 2022!
PERBAN Nomor 7 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan Kecelakaan Pesawat Udara dan Kapal
PERBAN Nomor 5 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penanggulangan Bencana Alam
PERBAN Nomor 3 Tahun 2022 tentang Prosedur Evakuasi Darurat di Bandara
PERBAN Nomor 9 Tahun 2022 tentang Standar Operasional Penyelamatan di Laut
Sebutkan tujuan utama dari pembentukan Undang-undang Nomor 29 Tahun 2014 tentang Pencarian dan Pertolongan menurut penjelasan pada gambar!
Mengimplementasikan Pasal 28A UUD 1945 dan memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap kecelakaan transportasi dan kondisi yang membahayakan jiwa manusia.
Meningkatkan pendapatan negara melalui sektor transportasi.
Membatasi akses masyarakat terhadap layanan transportasi umum.
Mengatur tata cara penggunaan alat berat dalam proyek konstruksi.
Menurut Pasal 28A Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia, setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya. Pernyataan ini berkaitan dengan pelayanan jasa pencarian dan pertolongan kepada masyarakat yang mengalami kecelakaan transportasi laut, udara, darat, kereta api, bencana, dan kondisi yang membahayakan jiwa manusia. Apakah pernyataan ini benar atau salah?
Benar
Salah
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah segala usaha dan kegiatan mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi manusia yang menghadapi keadaan darurat dan/atau bahaya dalam kecelakaan, bencana, atau kondisi membahayakan manusia.
Pencarian dan Pertolongan
Evakuasi Mandiri
Pertolongan Pertama
Penanggulangan Bencana
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah upaya untuk mencari, menolong, menyelamatkan, dan mengevakuasi korban sampai dengan penanganan berikutnya.
Pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan
Pelaksanaan Operasi Pemadaman Kebakaran
Pelaksanaan Operasi Penanggulangan Bencana Alam
Pelaksanaan Operasi Pengamanan Wilayah
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah peristiwa yang menimpa pesawat udara, kapal, kereta api, kendaraan bermotor, dan alat transportasi lainnya yang dapat membahayakan dan/atau mengancam keselamatan manusia.
Kecelakaan
Perjalanan
Perbaikan
Pemeriksaan
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam maupun faktor manusia sehingga mengakibatkan timbulnya korban manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda, dampak psikologis.
Bencana
Ekosistem
Migrasi
Konservasi
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah sumber daya manusia, sarana dan prasarana, informasi dan teknologi, serta hewan, selain Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan penyelenggaraan Operasi Pencarian dan Pertolongan.
Potensi Pencarian dan Pertolongan
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan
Sumber Daya Alam
Tim Medis Khusus
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah orang perseorangan yang mempunyai keahlian dan/atau kompetensi Pencarian dan Pertolongan.
Petugas Pencarian dan Pertolongan
Dokter Umum
Ahli Gizi
Teknisi Laboratorium
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah orang perseorangan dan/atau badan, baik yang berbentuk badan hukum maupun yang tidak berbentuk badan hukum.
Setiap Orang
Badan Usaha
Instansi Pemerintah
Lembaga Sosial
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah orang yang mengalami penderitaan, meninggal dunia, atau hilang akibat Kecelakaan, Bencana, dan/atau Kondisi Membahayakan Manusia.
Korban
Pelaku
Saksi
Petugas
Lengkapi definisi berikut: ______ adalah peristiwa yang menimpa, membahayakan, dan/atau mengancam keselamatan manusia, selain Kecelakaan dan Bencana.
Kondisi Membahayakan Manusia
Kecelakaan Kerja
Bencana Alam
Kejadian Tidak Terduga
Berdasarkan diagram SAR Borderless, pencarian dan pertolongan diselenggarakan dengan tidak berdasarkan batas wilayah ________ pemerintahan.
administratif
geografis
ekonomi
budaya
Berdasarkan diagram SAR Borderless, operasi pencarian dan pertolongan diselenggarakan berdasarkan prinsip tanpa batas wilayah ________.
negara
provinsi
kota
desa
Lengkapi nama asas berikut: "bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan dilakukan untuk memberikan pelindungan dan penghormatan hak asasi manusia, harkat, dan martabat setiap warga negara dan penduduk secara proporsional". Nama asas tersebut adalah _______.
Asas kemanusiaan
Asas keadilan
Asas profesionalitas
Asas keterbukaan
Lengkapi nama asas berikut: "bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan pada dasarnya menjadi tugas dan tanggung jawab bersama Pemerintah dan masyarakat yang dilakukan secara gotong royong". Nama asas tersebut adalah _______.
Asas kebersamaan
Asas keadilan
Asas profesionalisme
Asas kemandirian
Lengkapi nama asas berikut: "bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan harus mengutamakan penyelamatan manusia untuk kepentingan masyarakat luas". Nama asas tersebut adalah _______.
Asas kepentingan umum
Asas keadilan sosial
Asas profesionalisme
Asas efisiensi
Lengkapi nama asas berikut berdasarkan definisinya: "bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan merupakan kesatuan yang utuh, saling menunjang, dan selaras antarberbagai kepentingan, baik pada tataran nasional, regional, maupun internasional serta terkoordinasi dalam satu kendali yang didasarkan pada kerja sama yang baik dan saling mendukung".
keterpaduan
kemanusiaan
kesemestaan
profesionalisme
Lengkapi nama asas berikut berdasarkan definisinya: "bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan berorientasi pada tujuan yang tepat guna dan berdaya guna".
efektivitas
efisiensi
akuntabilitas
transparansi
Lengkapi nama asas berikut berdasarkan definisinya: "bahwa setiap penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan harus mencerminkan keadilan secara proporsional bagi setiap warga negara dan penduduk tanpa kecuali".
efisiensi berkeadilan
asas kemanusiaan
asas profesionalitas
asas keterbukaan
Apa yang dimaksud dengan asas kedaulatan dalam penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan?
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan tetap mematuhi dan menghormati kedaulatan suatu negara tanpa mengurangi kewajiban untuk melakukan upaya penyelamatan manusia
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan hanya dilakukan di wilayah perairan internasional
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan dapat dilakukan tanpa izin negara yang bersangkutan
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan hanya mengutamakan keselamatan barang
Apa yang dimaksud dengan asas nondiskriminatif dalam penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan?
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan tidak memberikan perlakuan yang berbeda terhadap jenis kelamin, suku, agama, ras, politik, dan/atau status sosial
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan hanya diberikan kepada warga negara tertentu saja
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan mengutamakan kelompok mayoritas
bahwa penyelenggaraan Pencarian dan Pertolongan berdasarkan kepentingan politik pemerintah
