Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

B. Arab 12

Total questions: 15

Worksheet time: 8mins

Name
Class
Date
1.

Kata kerja “سافرَ” berdasarkan kaidah kebahasaan, kata tersebut termasuk jenis:

a)

Fi’il Mudhāri’

b)

Fi’il Amar

c)

Fi’il Madhi

d)

Masdar

2.

Dalam konteks ibadah umrah, tindakan “طافَ حولَ الكعبةِ” memiliki makna:

a)

Berjalan di sekitar Masjidil Haram

b)

Mengelilingi sekitar Ka’bah

c)

Menyentuh Hajar Aswad

d)

Berdoa di Multazam

3.

Perbedaan makna antara “وصلَ” dan “سافرَ” terletak pada:

a)

“وصلَ” menunjukkan permulaan perjalanan, sedangkan “سافرَ” akhir perjalanan

b)

“سافرَ” berarti sampai, “وصلَ” berarti meninggalkan

c)

“وصلَ” berarti tiba, sedangkan “سافرَ” berarti melakukan perjalanan

d)

Keduanya sinonim dalam konteks yang sama

4.

Dalam fi’il madhi bentuk “خَلَقَتْ”, huruf “ت” berfungsi sebagai:

a)

Dhamir untuk أنا

b)

Dhamir untuk أَنْتِ

c)

Dhamir untuk هُوَ

d)

Dhamir untuk هِيَ

5.

Apabila kalimat “لَبِسَ الإِحْرَامُ” diubah menjadi bentuk fi’il mudhāri’, bentuk yang tepat adalah:

a)

تُلبِسُ الإحرامَ

b)

ألبِسُ الإحرامَ

c)

سَتَلبِسُ الإحرامَ

d)

يَلبَسُ الإحرام

6.

Bentuk kata kerja “سَيَستيقِظُ” menunjukkan aktivitas yang:

a)

Telah selesai dilakukan

b)

Sedang atau akan dilakukan

c)

Bersifat perintah

d)

Hanya berlaku untuk fi’il Madhi

7.

Dialog “أَيْنَ تُصَلِّي الفَجْرَ؟” menunjukkan bentuk komunikasi yang menekankan:

a)

Keterangan waktu

b)

Keterangan tempat

c)

Keterangan tujuan

d)

Keterangan sebab

8.

Kalimat “أَقرَأُ القُرآنَ بَعدَ العِشاءِ” memiliki pola kaidah fi’il mudhāri’ yang menunjukkan:

a)

Perbuatan yang lampau

b)

Perbuatan yang terjadi sekali

c)

Perbuatan yang berulang atau terus-menerus

d)

Perbuatan yang akan datang

9.

Dalam kalimat “أذهَبُ إلى الجامِعةِ قَبلَ الظُّهرِ”, fungsi kata “قَبلَ” secara gramatikal adalah untuk menunjukkan:

a)

Keterangan tujuan

b)

Keterangan tempat

c)

Keterangan waktu

d)

Keterangan alat

10.

Apabila kata “تنامُ” diubah menjadi bentuk perintah (fi’il amar), maka bentuk yang benar adalah:

a)

لا تَنَمْ

b)

نَمْ

c)

نُومْ

d)

نامَتْ

11.

Kata “شركةُ الطَّيَرانِ” merupakan contoh konstruksi:

a)

Idhāfah (Mudhāf dan Mudhāf Ilaih)

b)

Na’t dan Man’ūt

c)

Fi’il dan Fā’il

d)

Mubtada’ dan Khabar

12.

Dalam konstruksi “كُلِّيَةُ الهَنْدَسَةِ”, unsur “الهَنْدَسَةِ” berfungsi sebagai:

a)

Mudhaf yang menjelaskan jenis fakultas

b)

Mudhaf Ilaih yang menjelaskan fakultas tersebut

c)

Na’t yang menjelaskan sifat fakultas

d)

Khabar yang menerangkan subjek

13.

Kalimat “طبيبُ المستشفى” dan “مهندسُ الجامِعةِ” sama-sama merupakan contoh idhāfah. Perbedaan utama maknanya terletak pada:

a)

Jenis profesi dan tempat kerjanya

b)

Jenis kata kerja yang digunakan

c)

Pola fi’il madhi dan mudhāri’

d)

Fungsi huruf jar dalam kalimat

14.

Bentuk idhāfah yang benar antara kata “مهندس” dan “الجامِعة” adalah:

a)

مهندس الجامعة

b)

الجامعة المهندس

c)

المهندس الجامعة

d)

مهندسُ الجامعة

15.

Kata “مهندسُ الجامعةِ” bermakna:

a)

Mahasiswa universitas

b)

Dosen universitas

c)

Insinyur universitas

d)

Pegawai universitas