Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Soal Pilihan Ganda Sistem Manajemen Mesin (EMS)

Total questions: 60

Worksheet time: 33mins

Name
Class
Date
1.

Engine Management System (EMS) berfungsi untuk mengatur kerja mesin secara optimal melalui pengendalian berbasis...

a)

Sistem mekanis

b)

Sistem kelistrikan konvensional

c)

Sistem elektronik terkontrol ECU

d)

Sistem vakum karburator

e)

Sistem pembakaran manual

2.

Komponen utama yang mengolah data dari berbagai sensor untuk mengatur kerja mesin adalah...

a)

Battery

b)

Alternator

c)

ECU

d)

Injector

e)

Fuse

3.

Sensor yang mendeteksi jumlah udara masuk ke mesin adalah...

a)

TPS

b)

Sensor MAP/MAF

c)

Sensor ECT

d)

Sensor O2

e)

Sensor CMP

4.

Gejala mesin brebet dan konsumsi BBM boros dapat disebabkan oleh kerusakan pada sensor...

a)

TPS

b)

O2 Sensor

c)

CKP Sensor

d)

ECT Sensor

e)

Knock Sensor

5.

Data Trouble Code (DTC) pada EMS digunakan untuk...

a)

mengatur tekanan ban

b)

menyimpan data kecepatan mobil

c)

Mendeteksi dan menunjukkan jenis kerusakan

d)

Menambah tenaga mesin

e)

mengatur sistem pengereman

6.

Bila lampu MIL (Malfunction Indicator Lamp) menyala, langkah pertama teknisi adalah...

a)

Mengganti ECU

b)

Mematikan lampu MIL secara paksa

c)

Melakukan scanning menggunakan scanner OBD

7.

Fungsi OBD-II pada EMS adalah untuk...

a)

Memperbesar tenaga mesin

b)

Membaca dan menghapus kode kerusakan

c)

Mengatur aliran bahan bakar

d)

Menghidupkan lampu indikator

e)

Mengatur waktu pengapian manual

8.

Sensor yang mendeteksi suhu udara pendingin mesin adalah...

a)

Sensor CMP

b)

Sensor IAT

c)

Sensor MAP

d)

Sensor ECT

e)

Sensor BARO

9.

Jika Sensor CKP rusak, kemungkinan gejala yang muncul adalah...

a)

Mesin mudah panas

b)

Mesin tidak bisa hidup

c)

Konsumsi BBM irit

d)

Knalpot berasap putih

e)

RPM stabil

10.

Pemeriksaan pertama jika terjadi misfire pada EMS adalah pengecekan...

a)

Oli mesin

b)

Ketinggian air radiator

c)

Sistem pengapian dan injector

d)

Ban belakang

e)

Filter kabin

11.

Sensor ECT yang membaca suhu terlalu rendah akan menyebabkan campuran bensin menjadi...

a)

Miskin

b)

Terlalu panas

c)

Gemuk (kaya)

d)

Stabil

e)

Normal

12.

Alat yang digunakan untuk memeriksa kerja injector adalah...

a)

Hydrometer

b)

Test lamp

c)

Oscilloscope

13.

Bila throttle body kotor, gejala yang muncul adalah...

a)

Mesin sulit dingin

b)

Idle tidak stabil

c)

Konsumsi oli meningkat

d)

Rem menjadi keras

e)

Kopling selip

14.

Knocking pada mesin dapat disebabkan oleh kerusakan sensor...

a)

CKP

b)

CMP

c)

Knock Sensor

d)

ECT

e)

TPS

15.

Untuk membaca sinyal gelombang sensor CKP dan CMP digunakan alat...

a)

Scanner OBD

b)

AVO meter

c)

Oscilloscope

d)

Injector tester

e)

Hydrometer

16.

MAP Sensor bekerja berdasarkan perubahan...

a)

Tegangan aki

b)

Tekanan udara dalam intake manifold

c)

Kecepatan kendaraan

d)

Temperatur oli

e)

Kondisi busi

17.

Fungsi TPS adalah memberikan informasi kepada ECU tentang...

a)

Suhu mesin

b)

Tekanan bahan bakar

c)

Posisi penggerak throttle

d)

Putaran mesin

e)

Tekanan oli

18.

Langkah awal pengecekan kerusakan EMS adalah...

a)

Bongkar ECU

b)

Lakukan scanning menggunakan OBD

c)

Ganti semua sensor

d)

Reset battery

e)

Tambah bensin oktan tinggi

19.

Sensor oksigen terletak pada...

a)

Intake manifold

b)

Pipa knalpot

c)

Karburator

d)

Radiator

e)

Tangki bahan bakar

20.

Kerusakan Sensor O2 menyebabkan campuran bahan bakar menjadi...

a)

Pas

b)

Terlalu kurus atau gemuk

c)

Tidak mempengaruhi campuran

d)

Kepala silinder retak

e)

Oli cepat habis

21.

Parameter data live data pada scanner digunakan untuk...

a)

Mengetahui ukuran ban

b)

Melihat kondisi sensor saat mesin hidup

c)

Mengatur ulang ECU secara manual

d)

Menghapus kode DTC saja

e)

Mengukur geometri roda

22.

Fungsi utama sensor tekanan bahan bakar adalah...

a)

Membaca tekanan oli

b)

Mengatur arus listrik ke ECU

c)

Mendeteksi tekanan bahan bakar pada rel bahan bakar

d)

Mengukur konsumsi bahan bakar

e)

Mengatur pembukaan throttle

23.

Jika fuel pump lemah, pada EMS akan terlihat gejala...

a)

Mesin knocking

b)

Mesin brebet saat akselerasi

c)

Air radiator cepat habis

d)

Gardan berdengung

e)

Busi cepat aus

24.

CMP Sensor berfungsi untuk memberikan informasi kepada ECU tentang...

a)

Tekanan bahan bakar

b)

Posisi poros nok (camshaft)

c)

Putaran roda

d)

Suhu intake

e)

Beban AC

25.

Jika MIL tidak menyala saat kunci ON, kemungkinan kerusakan pada...

a)

Relay starter

b)

Sekring EFI

c)

Sensor CKP

d)

Sensor CMP

e)

Sensor ECT

26.

Kerusakan pada Sensor IAT dapat menyebabkan...

a)

Kesalahan pembacaan suhu udara masuk

b)

Timing belt putus

c)

Tekanan ban tidak stabil

d)

Rem tidak pakem

e)

Oli bocor

27.

Mode fail-safe pada EMS berfungsi untuk...

a)

Mematikan mesin otomatis

b)

Melindungi sensor dari udara

c)

Menjaga mesin tetap hidup meskipun ada kerusakan sensor

d)

Menambah suplai bensin berlebih

e)

Membatasi tenaga alternator

28.

Ketika throttle body dibersihkan, langkah yang harus dilakukan selanjutnya adalah...

a)

Membersihkan aki

b)

Reset ulang idle learning

c)

Ganti ECU

d)

Tambah coolant

e)

Ganti oli mesin

29.

Scanner OBD-II biasanya terhubung pada port yang terletak di...

a)

Atas dashboard

b)

Dekat pedal rem atau bawah dashboard

c)

Dalam tangki bensin

d)

Dekat radiator

e)

Di bagasi

30.

Parameter STFT dan LTFT digunakan untuk menyatukan...

a)

Kondisi suspensi

b)

Koreksi campuran bahan bakar

c)

Level oli

d)

Beban alternator

e)

Sistem rem

31.

Jika nilai LTFT menunjukkan +20%, kemungkinan masalah yang terjadi adalah...

a)

Campuran terlalu gemuk

b)

Campuran terlalu kurus

32.

Penyebab umum DTC P0300 adalah...

a)

Knocking terdeteksi

b)

Misfire terjadi pada lebih dari satu silinder

c)

TPS tidak terbaca

d)

Tekanan bahan bakar terlalu tinggi

e)

Alternator rusak

33.

Ketika memeriksa sensor, skala multimeter yang digunakan adalah...

a)

Amper DC

b)

Volt DC atau Ohm

c)

Volt AC

d)

Resistansi AC

e)

Frekuensi radio

34.

Sensor kecepatan kendaraan (VSS) rusak akan berdampak pada...

a)

Speedometer tidak akurat

b)

Rem tidak berfungsi

c)

Tekanan ban menurun

d)

Oli menjadi encer

e)

Radiator bocor

35.

Untuk memeriksa kinerja injektor bahan bakar, teknisi dapat memeriksa...

a)

Tekanan ban

b)

Pola semprotan dan ketahanan injektor

c)

Warna oli

d)

Kondisi filter kabin

e)

Suara AC

36.

Kode DTC P0118 terkait dengan masalah pada...

a)

Sensor tekanan ban

b)

Sensor suhu coolant (ECT)

c)

Sensor knock

d)

Sensor kecepatan

e)

Sensor throttle

37.

Kode P0171 menunjukkan kondisi...

a)

Campuran terlalu kurus (lean)

b)

Campuran terlalu gemuk

c)

Tekanan oli rendah

38.

Penyebab throttle respon lambat antara lain...

a)

Spooring tidak presisi

b)

TPS bermasalah atau throttle body kotor

c)

Knalpot bocor

d)

Rem macet

e)

Fan radiator mati

39.

Sensor O2 biasanya bekerja pada suhu sekitar...

a)

20–40°C

b)

60–80°C

c)

200–400°C

d)

600–700°C

e)

1000°C

40.

Langkah akhir setelah perbaikan kerusakan EMS adalah...

a)

Test drive dan cek kembali DTC

b)

Menambah tekanan ban

c)

Membersihkan jok

d)

Mengganti velg

e)

Menambah air wiper

41.

Saat mesin idle tidak stabil dan STFT menunjukkan +18% sementara tidak ada kebocoran vakum, analisa paling tepat adalah...

a)

ECU rusak total

b)

O2 Sensor lambat merespons

c)

Tekanan bahan bakar terlalu tinggi

d)

Injector overfuel

e)

ECT Sensor short

42.

Sebuah mobil menunjukkan DTC P0302, namun busi, coil, dan injector silinder 2 dalam kondisi baik. Diagnosa lanjutan yang tepat adalah memeriksa...

a)

ECU langsung diganti

b)

Kompresi silinder 2

c)

Spooring ban

d)

Kabel massa ke aki

e)

Sensor kecepatan

43.

Mesin boros, idle normal, namun saat akselerasi tersendat. Data langsung menunjukkan MAP tinggi dan TPS normal. Kemungkinan penyebab :

a)

Sensor MAF/MAP salah membaca beban mesin

b)

Oli berkurang

44.

MIL menyala, namun saat pemindaian tidak ada DTC yang tersimpan. Analisis tepat:

a)

Scanner rusak

b)

MIL dinyalakan karena error wiring atau ground ECU bermasalah

c)

ECU perlu update software tiap minggu

d)

Air radiator habis

e)

Alternator harus diganti

45.

Setelah throttle body dibersihkan, idle menjadi terlalu tinggi. Langkah penyelesaian masalah:

a)

Tambah bensin beroktan tinggi

b)

Lakukan idle relearn/ reset adaptasi ECU

c)

Ganti busi

d)

Tutup lubang throttle dengan lakban

e)

Ganti knalpot

46.

Sebuah kendaraan mengeluh brebet saat dingin tetapi normal saat panas. Sensor yang perlu dijelaskan terlebih dahulu:

a)

CKP

b)

CMP

c)

ECT

d)

Knock Sensor

e)

TPS

47.

Data trim bahan bakar menunjukkan STFT -25% dan LTFT -20%. Analisis menunjukkan...

a)

ECU menambah bensin

b)

Campuran terlalu kurus

c)

ECU mengurangi bensin karena campuran terlalu gemuk

d)

Sensor MAP rusak tapi aman

e)

Fan radiator mati

48.

Setelah perbaikan injektor, teknisi lupa menghapus DTC. Akibatnya:

a)

Sistem ABS mati

b)

Mesin tidak bisa start

c)

MIL tetap menyala dan data histori tetap tersimpan

d)

Airbag mengembang

e)

Immobilizer aktif

49.

Mobil dengan turbo menunjukkan overboost dan muncul DTC P0234. Pemecahan masalah yang tepat:

a)

Bersihkan filter AC

b)

Periksa wastegate/solenoid kontrol boost

c)

Ganti oli mesin

d)

Kuras radiator

e)

Matikan turbo

50.

Mobil sulit start pagi hari, trim bahan bakar normal saat mesin hidup. Evaluasi kemungkinan:

a)

Tekanan bahan bakar turun saat mesin mati (diperlukan tes kebocoran)

b)

O2 Sensor mati total

c)

Alternator kurang kerja

d)

Aki rendam

e)

Engine mount rusak

51.

Data langsung menunjukkan sensor O2 tetap di 0,1–0,2V tanpa fluktuasi. Evaluasi:

a)

Normal

b)

Pembacaan sensor lean secara terus menerus, perlu pemeriksaan

c)

Timing belt aus

d)

Fuel pump macet

e)

Idle normal

52.

Saat test drive, mobil terasa kehilangan tenaga pada RPM tinggi. Scanner menunjukkan MAF nilai rendah. Upaya perbaikan:

a)

Tambah udara ke ban

b)

Bersihkan atau ganti sensor MAF

c)

Ganti oli gardan

d)

Cuci mobil

e)

Tambah freon AC

53.

Mobil sudah diperbaiki namun kembali mengeluh gejala sama dalam 3 hari. Langkah evaluasi teknisi yang tepat:

a)

Sabotase agar rusak permanen

b)

Analisis root cause dan lakukan quality control ulang

c)

Menolak pelanggan

d)

Ganti mobil pelanggan

e)

Reset jam pada dashboard

54.

DTC P0120 (masalah TPS) ditemukan, namun saat dicek wiring dan sensor normal. Analisis kemungkinan:

4 lines
55.

Ditemukan kerak karbon pada intake dan katup. Sensor menunjukkan aliran udara tidak akurat. Solusi terbaik:

a)

Gunakan premium

b)

Lakukan dekarbonisasi dan pelajari kembali asupan udara

c)

Tambahkan oktan booster

d)

Parkir di tempat teduh

e)

Tutup EGR permanen

56.

Ketika throttle digas, RPM naik lambat dan terjadi jeda. Data menunjukkan TPS lambat berubah. Kesimpulan:

a)

TPS tidak memberikan sinyal responsif dan perlu dilakukan pengujian lebih lanjut

b)

Air radiator mendidih

c)

Alternator overcharge

d)

Fan radiator mati

e)

Ban aus

57.

Mobil mengeluarkan asap hitam, trim bahan bakar negatif besar, injektor normal. Analisis:

a)

Pembacaan MAF terlalu rendah atau O2 Sensor rusak

b)

Oli encer

c)

Rem seret

d)

Air radiator bocor

e)

Kopling habis

58.

Sebuah kendaraan hybrid mengeluh kekurangan tenaga, namun tidak ada DTC. Langkah diagnosis yang tepat:

a)

Fokus hanya pada mesin bensin

b)

Analisis live data sistem hybrid, termasuk SOC baterai dan motor drive

c)

Ganti ECU

d)

Isi bensin full

e)

Cuci throttle body

59.

Kesalahan umum mengganggu saat mendiagnosis EMS adalah...

a)

Menggunakan scanner

b)

Melihat data langsung

c)

Langsung mengganti komponen analisis tanpa data dan pengujian

60.

Setelah perbaikan EMS, evaluasi keberhasilan perbaikan dilakukan melalui...

a)

Tebak-tebakan

b)

Test drive, cek live data, dan pastikan tidak ada DTC kembali

c)

Tanya ke bengkel sebelah

d)

Biarkan mobil idle 5 menit

e)

Menambah minyak rem