wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Kuis - MK Simulasi dan Model Kelas C / Reguler Sore TA 2025-1

Total questions: 150

Worksheet time: 1hrs 15mins

Name
Class
Date
1.

Simulasi didefinisikan sebagai proses menggunakan model untuk mereproduksi perilaku sistem nyata dalam jangka waktu tertentu.

a)

Simulasi

b)

Pemodelan

c)

Eksperimen

d)

Estimasi

2.

Pemodelan adalah proses menciptakan representasi abstrak dari sistem nyata.

a)

Eksperimen

b)

Pemodelan

c)

Simulasi

d)

Evaluasi

3.

Tujuan utama simulasi adalah

a)

Membuat sistem baru

b)

Menghapus variabel acak

c)

Menentukan data empiris

d)

Memprediksi perilaku sistem

4.

Pemodelan digunakan untuk

a)

Menjalankan kode program

b)

Menentukan keputusan akhir

c)

Menyederhanakan sistem kompleks

d)

Mengumpulkan data statistik

5.

Menurut Banks et al. (2010), simulasi digunakan untuk

a)

Menghasilkan data primer

b)

Memprediksi dan memahami sistem

c)

Meningkatkan efisiensi komputasi

d)

Menyusun algoritma kompleks

6.

Salah satu manfaat simulasi adalah

a)

Menghemat waktu dan biaya

b)

Meningkatkan risiko

c)

Menghambat analisis

d)

Membatasi eksperimen

7.

Model matematis menggambarkan hubungan antar variabel melalui

a)

Narasi

b)

Diagram

c)

Visualisasi

d)

Persamaan

8.

Model deterministik dicirikan oleh

a)

Unsur acak

b)

Hubungan pasti antar variabel

c)

Variabel stokastik

d)

Perubahan acak

9.

Salah satu contoh model stokastik adalah

a)

Simulasi Monte Carlo

b)

Model antrian deterministik

c)

Grafik hubungan linear

d)

Sistem deterministik

10.

Model fisik digunakan untuk

a)

Mengganti algoritma

b)

Menghapus ketidakpastian

c)

Mewakili sistem secara nyata

d)

Menghitung variabel numerik

11.

Simulasi diskrit berfokus pada

a)

Perubahan kontinu

b)

Kejadian terpisah

c)

Variabel konstan

d)

Fungsi stokastik

12.

Simulasi kontinu menggambarkan

a)

Perubahan berkelanjutan

b)

Kejadian terpisah

c)

Waktu diskrit

d)

Sistem tertutup

13.

Simulasi Monte Carlo menggunakan pendekatan

a)

Deterministik

b)

Linear

c)

Probabilistik

d)

Empiris

14.

Simulasi sistem dinamik digunakan untuk

a)

Eksperimen acak

b)

Analisis statis

c)

Pemodelan stokastik

d)

Analisis waktu

15.

Salah satu contoh simulasi diskrit adalah …

a)

Dinamika populasi

b)

Sistem antrian pelanggan

c)

Pertumbuhan ekonomi

d)

Cuaca global

16.

Langkah pertama dalam simulasi adalah …

a)

Identifikasi masalah

b)

Eksperimen

c)

Validasi model

d)

Analisis hasil

17.

Setelah identifikasi masalah, langkah berikutnya adalah …

a)

Eksperimen

b)

Analisis data

c)

Formulasi model

d)

Simulasi sistem

18.

Verifikasi model bertujuan untuk …

a)

Memastikan model dibangun sesuai spesifikasi

b)

Membandingkan dengan data nyata

c)

Menguji hipotesis

d)

Menganalisis hasil

19.

Validasi model berarti …

a)

Menguji kode

b)

Menyesuaikan dengan sistem nyata

c)

Menentukan input data

d)

Menjalankan simulasi

20.

Eksperimen simulasi dilakukan untuk …

a)

Menghapus variabel

b)

Menentukan jenis model

c)

Mengamati perilaku sistem

d)

Memodifikasi data

21.

Model matematika digunakan untuk …

a)

Visualisasi hasil

b)

Eksperimen acak

c)

Penyusunan data

d)

Merepresentasikan hubungan antarvariabel

22.

Pemodelan dengan algoritma cocok untuk …

a)

Model sederhana

b)

Simulasi kontinu

c)

Sistem kompleks dan dinamis

d)

Model empiris

23.

Pemrograman komputasional digunakan agar …

a)

Model dapat dieksekusi komputer

b)

Model lebih teoritis

c)

Variabel dihapus

d)

Data tidak berubah

24.

MATLAB digunakan terutama untuk …

a)

Desain grafis

b)

Simulasi numerik

c)

Analisis teks

d)

Optimasi jaringan

25.

Simulink merupakan …

a)

Bahasa pemrograman

b)

Algoritma genetika

c)

Software AI

d)

Blok diagram sistem dinamik

26.

Dalam bidang teknik, simulasi digunakan untuk …

a)

Estimasi data

b)

Perhitungan statistik

c)

Desain dan perawatan sistem

d)

Manajemen sosial

27.

Dalam kesehatan, simulasi digunakan untuk …

a)

Pemodelan penyebaran penyakit

b)

Simulasi rantai pasokan

c)

Prediksi pasar

d)

Keputusan logistik

28.

Dalam ekonomi, simulasi Monte Carlo digunakan untuk …

a)

Analisis spasial

b)

Dinamika fluida

c)

Rekayasa sistem

d)

Analisis risiko investasi

29.

Simulasi rantai pasokan membantu …

a)

Menambah biaya produksi

b)

Mengoptimalkan distribusi barang

c)

Mengurangi data empiris

d)

Menambah ketidakpastian

30.

Dalam sains, simulasi digunakan untuk …

a)

Visualisasi sosial

b)

Perancangan ekonomi

c)

Studi naratif

d)

Prediksi fenomena alam

31.

Simulasi didefinisikan sebagai proses untuk:

a)

Mengambil sampel acak saja

b)

Mencatat data lapangan secara manual

c)

Membuat prototipe fisik tanpa analisis

d)

Menggunakan model untuk mereproduksi perilaku sistem nyata dalam jangka waktu tertentu

32.

Pemodelan adalah proses:

a)

Mengumpulkan opini publik

b)

Membuat prototipe mekanik

c)

Menciptakan representasi abstrak sistem nyata

d)

Menghapus semua variabel acak

33.

Salah satu tujuan utama simulasi adalah:

a)

Membuat sistem menjadi lebih rumit

b)

Menghilangkan kebutuhan verifikasi

c)

Mengurangi jumlah eksperimen di dunia nyata tanpa pengujian

d)

Memprediksi dan memahami perilaku sistem

34.

Model deterministik memiliki ciri:

a)

Mengandung unsur stokastik kuat

b)

Hasil sama bila input sama (tidak ada unsur acak)

c)

Hasil selalu acak

d)

Menggunakan Monte Carlo wajib

35.

Model stokastik mencakup:

a)

Tidak ada ketidakpastian

b)

Hanya persamaan linear

c)

Variabel acak / probabilitas

d)

Hanya simulasi kontinu

36.

Sejarah penggunaan Simulasi Monte Carlo berkaitan erat dengan:

a)

Penemuan komputer modern pada 2000an

b)

Teknik peramalan cuaca abad ke-19

c)

Penelitian di Laboratorium Los Alamos (Perang Dunia II)

d)

Pengembangan smartphone

37.

Manfaat simulasi meliputi kecuali:

a)

Menghemat biaya

b)

Mengurangi risiko eksperimen nyata

c)

Memungkinkan pengujian banyak skenario

d)

Menggantikan sepenuhnya kebutuhan data empirik (ini bukan manfaat mutlak)

38.

Dalam pemodelan, penyederhanaan model dilakukan untuk:

a)

Menghilangkan tujuan simulasi

b)

Membuat model tidak terpakai

c)

Mengabaikan aspek yang tidak relevan agar model bisa dianalisis

d)

Menambah variabel tidak penting

39.

Langkah pertama proses simulasi adalah:

a)

Implementasi di software

b)

Verifikasi model

c)

Identifikasi masalah

d)

Validasi model

40.

Formulasi model mencakup:

a)

Menjalankan simulasi langsung

b)

Menuliskan laporan akhir

c)

Menentukan variabel, parameter, dan hubungan antarvariabel

d)

Menghapus data input

41.

Verifikasi model berarti:

a)

Memastikan model sesuai dengan sistem nyata

b)

Menjalankan eksperimen lapangan

c)

Memastikan model diimplementasikan sesuai spesifikasi (kode & logika)

d)

Mengoptimalkan hasil

42.

Validasi model berarti:

a)

Memeriksa dokumentasi proyek

b)

Membandingkan output model dengan data nyata untuk memastikan akurasi

c)

Mempercepat runtime simulasi

d)

Mengurangi jumlah iterasi

43.

Simulasi diskrit paling cocok untuk memodelkan:

a)

Perubahan suhu kontinu

b)

Kejadian seperti kedatangan pelanggan (event-driven)

c)

Persamaan diferensial kumulatif

d)

Aliran fluida

44.

Dalam simulasi diskrit, waktu biasanya:

a)

Diabaikan

b)

Diukur secara kontinu setiap momen

c)

Melompat dari satu peristiwa ke peristiwa berikutnya

d)

Selalu dibagi ke dalam unit detik

45.

Simulasi kontinu biasanya menggunakan:

a)

Metode Monte Carlo tanpa ODE

b)

Persamaan diferensial dan time-step kecil

c)

Model diskrit-event

d)

Hanya logika IF-THEN

46.

Simulasi Monte Carlo mengandalkan:

a)

Determinisme penuh

b)

Bilangan acak dan distribusi probabilitas

c)

Hanya persamaan linear sederhana

d)

Diagram alir stok dan flow

47.

Simulasi sistem dinamik fokus pada:

a)

Kejadian diskrit saja

b)

Interaksi umpan balik (feedback) dan perubahan kontinu seiring waktu

c)

Pengambilan sampel acak saja

d)

Pengujian coba-coba tanpa teori

48.

Diagram kausal berguna untuk:

a)

Menyederhanakan bahasa pemrograman

b)

Memvisualisasikan hubungan sebab-akibat dalam model sistem dinamik

c)

Mengurangi jumlah parameter

d)

Mengganti analisis statistik

49.

Salah satu tantangan utama simulasi sistem dinamik adalah:

a)

Tidak memerlukan data

b)

Kualitas data dan kompleksitas model yang tinggi

c)

Selalu lebih cepat dari eksperimen nyata

d)

Tidak perlu validasi

50.

Implementasi simulasi melibatkan:

a)

Membuat model fisik semata

b)

Memilih perangkat lunak & menerjemahkan model menjadi kode atau diagram di software

c)

Mengabaikan parameter input

d)

Menentukan histori penulis

51.

Perangkat lunak yang umum dipakai untuk simulasi numerik dan sistem dinamik adalah:

a)

Microsoft Word

b)

MATLAB dan Simulink

c)

Notepad

d)

Excel saja tanpa add-on

52.

Arena biasanya lebih cocok untuk:

a)

Simulasi kontinu penuh

b)

Simulasi diskrit-event (mis. antrian)

c)

Menjalankan ODE numerik kompleks

d)

Pengolahan citra

53.

Pemodelan dengan algoritma cocok untuk:

a)

Sistem yang sangat sederhana tanpa aturan

b)

Sistem dengan banyak aturan, agen, atau interaksi yang sulit dimodelkan matematis

c)

Hanya keperluan visualisasi

d)

Mengurangi kebutuhan komputasi

54.

Analisis sensitivitas dilakukan untuk:

a)

Mengganti kebutuhan verifikasi

b)

Melihat pengaruh perubahan parameter input terhadap output model

c)

Menghapus input yang tidak nyaman

d)

Menetapkan variabel konstan

55.

Optimisasi dalam simulasi bertujuan untuk:

a)

Memperpanjang waktu komputasi

b)

Mencari konfigurasi variabel yang memaksimalkan/minimalkan kriteria kinerja tertentu

c)

Menghapus variabel stokastik

d)

Menyederhanakan tujuan

56.

Penggunaan AI dan IoT pada simulasi memberikan manfaat berupa:

a)

Menambah ketidakpastian tanpa keuntungan

b)

Data real-time, pemodelan adaptif, dan integrasi skala besar

c)

Hanya untuk tampilan grafis

d)

Menggantikan semua metode tradisional

57.

Contoh aplikasi simulasi di bidang manufaktur adalah:

a)

Pengukuran suhu di laboratorium kimia saja

b)

Memodelkan aliran material dan mendeteksi bottleneck produksi

c)

Studi literatur ekonomi murni

d)

Analisis teks

58.

Simulasi Monte Carlo sering dipakai di bidang keuangan untuk:

a)

Menyusun laporan tahunan

b)

Memprediksi cuaca

c)

Memodelkan risiko dan distribusi hasil investasi

d)

Mendesain hardware

59.

Simulasi berbasis agen berguna ketika:

a)

Hanya satu entitas dianalisis

b)

Perilaku individu dan interaksi antar-agen penting untuk dinamika sistem

c)

Sistem harus deterministik penuh

d)

Hanya menggunakan persamaan diferensial

60.

Identifikasi masalah yang baik membantu:

a)

Menentukan software mana yang digunakan secara acak

b)

Mengarahkan fokus pada akar masalah dan parameter relevan untuk dimodelkan

c)

Menghilangkan tahapan verifikasi

d)

Menetapkan tujuan yang samar

61.

Dalam formulasi model, parameter diambil dari:

a)

Angka tegangan listrik saja

b)

Asumsi sewenang-wenang tanpa data

c)

Data historis, pengamatan, atau asumsi yang wajar

d)

Hanya literatur tanpa konteks

62.

Pengujian jalur ekstrem (extreme-case testing) adalah bagian dari:

a)

Validasi saja

b)

Verifikasi (uji ketahanan/kelakuan model pada nilai ekstrem)

c)

Hanya debugging interface

d)

Pelaporan akhir

63.

Pengumpulan data hasil simulasi biasanya menghasilkan metrik seperti:

a)

Warna grafik saja

b)

Waktu tunggu rata-rata, tingkat utilitas sumber daya, throughput

c)

Jumlah file yang dihasilkan

d)

Panjang nama variabel

64.

Dalam simulasi antrian, distribusi waktu antar-kedatangan sering dimodelkan dengan:

a)

Distribusi seragam saja

b)

Distribusi eksponensial atau lain yang sesuai sifat kedatangan

c)

Distribusi deterministik selalu

d)

Distribusi acak tanpa aturan

65.

Pemilihan time-step pada simulasi kontinu mempengaruhi:

a)

Hanya ukuran file output

b)

Akurasi numerik dan beban komputasi

c)

Nama variabel

d)

Warna grafik

66.

Metode numerik yang umum untuk menyelesaikan persamaan diferensial termasuk:

a)

Metode Monte Carlo saja

b)

Metode Euler dan Runge-Kutta

c)

Pengukuran fisik langsung

d)

Penghapusan variabel

67.

Pengujian sensitivitas membantu mengidentifikasi:

a)

Variabel yang paling mempengaruhi keluaran model

b)

Nama penulis model

c)

Software yang salah instalasi

d)

Hanya parameter konstanta

68.

Dalam verifikasi, uji unit dilakukan untuk:

a)

Menguji model secara keseluruhan langsung tanpa modularisasi

b)

Memeriksa tiap komponen/submodel agar bekerja sesuai harapan sebelum integrasi

c)

Menghapus bagian yang tak perlu

d)

Hanya memverifikasi antarmuka pengguna

69.

Validasi sering melibatkan:

a)

Perbandingan output simulasi dengan data empiris nyata dan penilaian ahli domain

b)

Hanya periksa sintaks kode

c)

Hapus parameter acak

d)

Membuat dokumentasi semata

70.

Keuntungan eksperimen simulasi dibanding uji nyata adalah:

a)

Selalu memerlukan lebih banyak biaya

b)

Memberi risiko nyata yang lebih besar

c)

Bisa diuji banyak skenario tanpa mengganggu operasi nyata

d)

Selalu menggantikan keputusan manusia

71.

Tantangan utama simulasi adalah:

a)

Tidak pernah memerlukan komputasi

b)

Ketergantungan pada data akurat dan sumber daya komputasi besar

c)

Selalu sederhana untuk diimplementasikan

d)

Tidak perlu pemodelan

72.

Dalam pemodelan stokastik, hasil simulasi biasanya dianalisis dengan:

a)

Sekali run saja tanpa statistik

b)

Banyak iterasi untuk membangun distribusi hasil (replications)

c)

Memilih hasil terbaik secara sewenang

d)

Mengabaikan variasi

73.

Simulasi untuk pengambilan keputusan disebut juga:

a)

Simulasi hiburan

b)

Simulasi deskriptif tanpa tujuan

c)

Alat what-if & what-if analysis untuk mengevaluasi kebijakan/opsi

d)

Tes performa hardware semata

74.

Pemodelan top-down berarti:

a)

Mulai dari detail agen kecil ke sistem besar

b)

Hanya menulis kode tanpa perencanaan

c)

Memulai dari gambaran besar sistem lalu merinci komponen

d)

Menggunakan algoritma genetika saja

75.

Pemodelan bottom-up berarti:

a)

Mulai dari gambaran sistem besar saja

b)

Memodelkan unit terkecil (agen) lalu melihat emergent behavior di level makro

c)

Mengabaikan interaksi agen

d)

Hanya menggunakan persamaan diferensial

76.

Dalam simulasi transportasi, studi kasus dapat fokus pada:

a)

Hanya pengumpulan tiket

b)

Pengaturan lampu lalu lintas, aliran kendaraan, kemacetan titik tertentu

c)

Hanya nama jalan

d)

Hanya data demografis

77.

Simulasi FEA (Finite Element Analysis) biasanya dipakai untuk:

a)

Analisis teks

b)

Pengujian kekuatan struktur dan desain mekanik

c)

Simulasi antrian

d)

Peramalan ekonomi

78.

Penggunaan VR/AR dalam simulasi memberikan:

a)

Hanya peningkatan komputasi tanpa manfaat visual

b)

Visualisasi imersif untuk pemahaman dan pelatihan lebih baik

c)

Menggantikan validasi empiris

d)

Menyederhanakan model

79.

Salah satu fitur MATLAB yang membuatnya populer untuk simulasi adalah:

a)

Kemampuan menggambar diagram tanpa perhitungan

b)

Pustaka fungsi numerik dan alat visualisasi untuk menyelesaikan ODE dan analisis matriks

c)

Hanya untuk penggunaan word processing

d)

Tidak mendukung persamaan diferensial

80.

Simulink paling cocok untuk:

a)

Pemodelan berbasis blok diagram dari sistem dinamik

b)

Pengolahan teks

c)

Pembuatan situs web

d)

Editing video

81.

Arena dan Simul8 lebih fokus pada:

a)

Simulasi kontinu ODE

b)

Simulasi diskrit-event dan antrian

c)

Pemodelan berbasis agen murni

d)

Pengolahan sinyal

82.

Keuntungan pemodelan dengan algoritma adalah:

a)

Tidak membutuhkan pemrograman

b)

Dapat memodelkan sistem yang sukar dimodelkan analitis (aturan kompleks, agen)

c)

Selalu lebih cepat dari metode matematis

d)

Menghilangkan kebutuhan data

83.

Tantangan pemodelan berbasis algoritma termasuk:

a)

Tidak ada tantangan karena mudah

b)

Membutuhkan keterampilan pemrograman dan validasi perilaku agen

c)

Hanya cocok untuk sistem deterministik

d)

Tidak bisa digabung dengan metode lain

84.

Dalam eksperimen simulasi, replikasi dilakukan untuk:

a)

Menyimpan kode ganda

b)

Mengestimasi variabilitas output karena elemen stokastik

c)

Mengurangi jumlah observasi

d)

Membuat grafik warna-warni

85.

Analisis cost-benefit dalam evaluasi simulasi bertujuan menilai:

a)

Hanya biaya software

b)

Rasio manfaat yang dihasilkan simulasi terhadap biaya pengembangannya

c)

Menentukan penulis yang cocok

d)

Hanya waktu komputasi

86.

Dalam pemodelan persediaan, variabel penting meliputi:

a)

Warna gudang

b)

Permintaan, lead time, kuantitas pemesanan

c)

Nama pemasok saja

d)

Ukuran font laporan

87.

Simulasi manajemen risiko investasi sering menggunakan:

a)

Pendekatan deterministik murni

b)

Monte Carlo untuk memodelkan distribusi hasil

c)

Model tanpa varians

d)

Diagram kausal tanpa angka

88.

Dalam simulasi sistem kesehatan, indikator kinerja yang sering dianalisis adalah:

a)

Warna seragam staf

b)

Waktu tunggu pasien, utilisasi tempat tidur, throughput per unit waktu

c)

Jumlah kertas laporan

d)

Jumlah kios di lobi

89.

Simulasi rantai pasokan membantu mengidentifikasi:

a)

Harga saham terkini

b)

Bottleneck, lead time, level inventory optimal

c)

Hanya jumlah pekerja

d)

Hanya tampilan grafis

90.

Model matematika idealnya memasukkan:

a)

Semua detail terkecil tanpa batas

b)

Aspek-aspek utama yang mempengaruhi perilaku sistem (seimbang antara realisme dan kesederhanaan)

c)

Hanya data hipotesis

d)

Hanya asumsi penulis

91.

Dalam pemodelan dinamika populasi, sering digunakan persamaan:

a)

Aljabar sederhana tanpa turunan

b)

Persamaan diferensial untuk laju perubahan stok

c)

Hanya distribusi normal tanpa waktu

d)

Model grafis semata

92.

Metode Euler dalam simulasi adalah contoh:

a)

Metode statistik Monte Carlo

b)

Metode numerik sederhana untuk integrasi ODE (time-stepping)

c)

Metode pengujian subjektif

d)

Alat optimisasi global

93.

Runge-Kutta lebih akurat dibanding Euler karena:

a)

Mengabaikan fungsi terkait

b)

Menggunakan estimasi tingkat lebih tinggi untuk slope sehingga mengurangi error numerik

c)

Hanya mempercepat komputasi

d)

Tidak memerlukan time-step

94.

Simulasi berbasis agen (agent-based modeling) paling sesuai untuk:

a)

Sistem homogen tanpa interaksi

b)

Situasi di mana interaksi mikro antar entitas menghasilkan perilaku makro kompleks

c)

Analisis stokastik sederhana saja

d)

Model deterministik penuh

95.

Algoritma genetika digunakan dalam simulasi untuk:

a)

Memodelkan genetika murni tanpa optimisasi

b)

Mencari solusi optimal pada ruang solusi besar menggunakan prinsip evolusi

c)

Menyimpan data lama

d)

Pengganti metode Monte Carlo

96.

Heuristik dan metaheuristik sering dipakai untuk:

a)

Penggantian data empiris

b)

Mencari solusi mendekati optimal dalam waktu terbatas (mis. penjadwalan)

c)

Mempercepat verifikasi formal

d)

Mengurangi kebutuhan simulasi

97.

Ketika data empiris terbatas, strategi yang wajar untuk pemodelan adalah:

a)

Mengabaikan kebutuhan validasi

b)

Menggunakan asumsi yang masuk akal, sensitivity analysis, dan mencari data tambahan bila mungkin

c)

Menjalankan simulasi sekali saja

d)

Memilih model sewenang-wenang

98.

Dalam implementasi simulasi, dokumentasi penting karena:

a)

Hanya memenuhi formalitas akademik

b)

Memudahkan verifikasi, validasi, reproducibility, dan pemeliharaan model

c)

Mengurangi akurasi hasil

d)

Menambah beban kerja tanpa manfaat

99.

Visualisasi hasil simulasi membantu:

a)

Menyembunyikan kelemahan model

b)

Memudahkan interpretasi hasil dan komunikasi kepada pemangku kepentingan

c)

Menggantikan uji validasi

d)

Hanya untuk tampilan estetika

100.

Salah satu contoh penggunaan simulasi di manufaktur adalah untuk:

a)

Mengganti seluruh personel

b)

Menguji tata letak pabrik dan mengidentifikasi bottleneck

c)

Menentukan warna produk

d)

Menghilangkan inspeksi kualitas

101.

Simulasi dalam perencanaan kota dapat membantu:

a)

Menentukan pemilik rumah

b)

Memperkirakan dampak pembangunan jalan terhadap kemacetan dan lingkungan

c)

Mengganti kebijakan publik tanpa analisis

d)

Hanya menampilkan peta

102.

Dalam studi epidemiologi, simulasi dapat memodelkan:

a)

Hanya biaya perawatan

b)

Penyebaran penyakit dan efek intervensi (vaksinasi, social distancing)

c)

Warna label obat

d)

Hanya statistik demografi

103.

Simulasi untuk pengujian reliabilitas produk sering melibatkan:

a)

Pengulangan uji pada kondisi acak (failure distribution) untuk estimasi umur rata-rata dan variance

b)

Hanya inspeksi visual

c)

Hanya trial sekali

d)

Penghapusan komponen rawan

104.

Dalam model ekonomi makro, sistem dinamik membantu menganalisis:

a)

Hanya data mikro

b)

Dampak kebijakan fiskal/moneter jangka panjang pada variabel seperti investasi & konsumsi

c)

Hanya perhitungan pajak tunggal

d)

Desain produk

105.

Simulasi rantai pasokan sering menggunakan teknik:

a)

Hanya model deterministik sederhana

b)

Model stokastik, Monte Carlo, dan simulasi diskrit-event untuk aliran barang

c)

Hanya analisis statistik deskriptif

d)

Hanya optimisasi linear tanpa variabilitas

106.

Dalam pemodelan antrian rumah sakit, variabel input penting adalah:

a)

Jumlah dokter yang sedang cuti saja

b)

Tingkat kedatangan pasien, service time, jumlah tempat tidur/staf

c)

Warna seragam perawat

d)

Harga obat saja

107.

Simulasi sistem tenaga listrik dapat menggunakan:

a)

Hanya analisa teks

b)

Model kontinu (ODE) untuk dinamika voltase & frekuensi dan simulasi diskrit untuk manajemen beban

c)

Hanya simulasi berbasis agen

d)

Hanya diagram alir sederhana

108.

Pengembangan model yang lebih realistis biasanya membutuhkan:

a)

Data lebih akurat, model lebih kompleks, dan validasi yang lebih mendalam

b)

Lebih sedikit parameter

c)

Mengurangi jumlah eksperimen

d)

Selalu menggantikan verifikasi

109.

Metode verifikasi yang baik termasuk:

a)

Menjalankan model tanpa tes kapanpun

b)

Unit test, extreme-case test, dan simulasi dengan data yang diketahui

c)

Hanya cek tampilan UI

d)

Hanya menilai output akhir tanpa pemeriksaan internal

110.

Hasil simulasi yang konsisten dengan data nyata menunjukkan:

a)

Model pasti sempurna

b)

Model mungkin valid namun tetap perlu analisis sensitivitas dan pengujian lebih luas

c)

Tidak perlu dokumentasi

d)

Hasil dapat langsung diproduksi massal

111.

Evaluasi efektivitas simulasi harus mencakup:

a)

Hanya akurasi numerik

b)

Akurasi, biaya-manfaat, kegunaan untuk pengambilan keputusan, dan umpan balik pengguna

c)

Hanya kecepatan eksekusi

d)

Hanya tampilan grafik

112.

Kombinasi AI dan simulasi dapat dipakai untuk:

a)

Hanya membuat model lebih lambat

b)

Otomatisasi eksperimen simulasi, pemodelan adaptif, dan analisis skenario besar

c)

Menghilangkan kebutuhan perhitungan numerik

d)

Hanya menghasilkan gambar

113.

Komputasi awan membantu simulasi dengan:

a)

Mengurangi kebutuhan parallel computing

b)

Menyediakan sumber daya komputasi skala besar untuk running iterasi banyak dan big-data-driven simulation

c)

Menambah latency tanpa manfaat

d)

Menggantikan validasi empiris

114.

Dalam simulasi transportasi, pengukuran output yang relevan termasuk:

a)

Nama pengemudi

b)

Travel time, delay, queue length, throughput jalan

c)

Warna marka jalan

d)

Jumlah tiang lampu jalan

115.

Simulasi pengembangan produk (mis. otomotif) dapat mengurangi:

a)

Jumlah pegawai HR

b)

Jumlah uji fisik mahal (dengan validasi yang memadai) dan mempercepat iterasi desain

c)

Kebutuhan verifikasi

116.

Ketika model terlalu kompleks sehingga sulit diinterpretasi, solusi yang tepat adalah:

a)

Terus tambah kompleksitas

b)

Menyeimbangkan antara kesederhanaan dan realisme, lakukan modularisasi, dan jelaskan asumsi

c)

Menghapus validasi

d)

Hanya gunakan default software

117.

Dokumentasi asumsi model penting karena:

a)

Membatasi siapa yang bisa membaca model

b)

Membantu reviewer dan pemangku kepentingan memahami batas dan kondisi model

c)

Menggantikan verifikasi

d)

Menambah beban tanpa tujuan

118.

Validasi model dengan pakar domain melibatkan:

a)

Hanya pemeriksaan sintaks kode

b)

Mengkaji hasil dan perilaku model untuk menilai kewajaran dalam konteks nyata

c)

Mengabaikan data empiris

d)

Mengandalkan visualisasi saja

119.

Eksperimen simulasi yang baik harus:

a)

Hanya satu-skenario saja

b)

Mencakup variasi parameter, replikasi, dan analisis sensitivitas untuk keandalan hasil

c)

Mengabaikan ketidakpastian

d)

Menggunakan parameter tetap selamanya

120.

Model matematis sering direpresentasikan dalam bentuk:

a)

Hanya diagram warna

b)

Persamaan, fungsi, matriks, dan sistem diferensial

c)

Hanya teks naratif panjang

d)

Hanya grafik 3D tanpa angka

121.

Pemrograman komputasional memungkinkan:

a)

Menulis teori tanpa pengujian

b)

Menjalankan model yang kompleks pada komputer dan otomatisasi eksperimen

c)

Menghapus kebutuhan dataset

d)

Mengganti validasi

122.

Saat memilih perangkat lunak simulasi, pertimbangan utama termasuk:

a)

Harga saja

b)

Kesesuaian tipe model (diskrit/kontinu), kemampuan analisis, ketersediaan pustaka dan kemudahan penggunaan

c)

Warna antarmuka

d)

Popularitas semata

123.

Arena lebih cocok untuk aplikasi:

a)

Dinamika fluida

b)

Simulasi proses produksi dan antrian diskrit

c)

Pemodelan ODE tingkat lanjut

d)

Pengolahan citra

124.

Jika hasil simulasi sangat sensitif terhadap salah satu parameter, tindakan yang tepat adalah:

a)

Mengabaikan parameter tersebut

b)

Lakukan analisis sensitivitas mendalam dan perkuat pengumpulan data untuk parameter kritis tersebut

c)

Kurangi replikasi

d)

Hentikan penelitian

125.

Model stokastik memerlukan analisis statistik karena:

a)

Hasil pasti tanpa variabilitas

b)

Penting untuk mengestimasi rata-rata, variansi, dan confidence interval dari output

c)

Statistik tidak berguna

d)

Hanya untuk tampilan

126.

Visualisasi 2D/3D hasil simulasi baik karena:

a)

Menggantikan analisis statistik

b)

Membantu mengeksplorasi pola, anomali, dan komunikasi hasil ke non-teknis

c)

Hanya untuk presentasi formal

d)

Tidak memiliki peran penting

127.

Penggunaan data real-time (dari IoT) dalam simulasi memungkinkan:

a)

Simulasi statis saja

b)

Simulasi adaptif & real-time decision support

c)

Mengurangi kebutuhan validasi

d)

Hanya visualisasi interaktif

128.

Penggunaan komputasi GPU dapat mempercepat:

a)

Hanya pengolahan teks

b)

Simulasi parallel dan perhitungan numerik intensif (mis. Monte Carlo banyak iterasi)

c)

Hanya rendering gambar

d)

Tidak ada manfaat nyata

129.

Saat melakukan eksperimen simulasi, penting menyimpan:

a)

Hanya gambar terakhir

b)

Parameter input, seed acak, hasil run, dan metadata untuk reproducibility

c)

Hanya ukuran file

d)

Hanya output agregat tanpa detail

130.

Dalam studi kasus manufaktur, ukuran performa yang sering dianalisis adalah:

a)

Jumlah manajer pabrik

b)

Throughput produksi, lead time, work-in-process, utilization

c)

Warna mesin

d)

Jumlah dokumen

131.

Simulasi dapat membantu perencanaan kapasitas dengan:

a)

Menghapus kebutuhan stok

b)

Menentukan jumlah sumber daya optimal berdasarkan berbagai skenario permintaan

c)

Mengatasi masalah tanpa data

d)

Hanya mempercantik laporan

132.

Dalam pemodelan, asumsi harus:

a)

Disembunyikan dari pengguna

b)

Dinyatakan eksplisit untuk transparansi dan evaluasi dampaknya

c)

Selalu dibuat sebanyak mungkin

d)

Hanya berbasis intuisi tanpa catatan

133.

Validasi eksternal model berarti:

a)

Membandingkan output dengan data dari sistem lain yang sama persis

b)

Mengabaikan data observasi

c)

Membandingkan hasil model dengan data empiris dari dunia nyata dan/atau studi independen

d)

Hanya meminta persetujuan manajemen

134.

Penggunaan scenario analysis dalam simulasi bertujuan:

a)

Memilih satu skenario paling ekstrem saja

b)

Menguji berbagai kondisi alternatif untuk memahami rentang hasil kemungkinan

c)

Menghapus parameter tak pasti

d)

Mengganti validasi

135.

Dalam simulasi sistem antrian, "utilization" merujuk pada:

a)

Jumlah pelanggan harian

b)

Proporsi waktu resource (mis. server) sibuk melayani dibanding total waktu

c)

Waktu antar kedatangan

d)

Jumlah server tersedia

136.

Dalam simulasi transportasi, "throughput" biasanya mengukur:

a)

Jumlah lampu lalu lintas

b)

Jumlah kendaraan atau penumpang yang melewati titik tertentu per unit waktu

c)

Warna marka jalan

d)

Panjang jalan

137.

Jika model menunjukkan bias sistematis dari data nyata, maka:

a)

Model langsung diterapkan

b)

Perlu revisi asumsi, parameter, atau struktur model (reformulasi)

c)

Hanya tambah iterasi Monte Carlo

d)

Mengganti visualisasi

138.

Dalam konteks simulasi, "warm-up period" sering digunakan pada simulasi diskrit untuk:

a)

Memperpanjang runtime tanpa alasan

b)

Mengabaikan transien awal agar statistik steady-state tidak bias

c)

Menghapus data output

d)

Menambah acak seed

139.

Replication length harus dipilih agar:

a)

Selalu sama untuk semua studi

b)

Cukup panjang untuk menangkap perilaku jangka panjang (steady-state) jika diperlukan

c)

Sebabkan underfitting

d)

Tidak mempengaruhi hasil

140.

Simulasi epidemi memerlukan parameter seperti:

a)

Jenis kendaraan

b)

R0 (basic reproduction number), durasi infeksi, kontak per unit waktu

c)

Warna masker

d)

Jumlah rumah sakit saja

141.

Dalam simulasi ekonomi, shock eksternal bisa dimodelkan sebagai:

a)

Variabel konstan

b)

Perubahan parameter (mis. penurunan permintaan) yang memicu dinamika baru

c)

Hanya peristiwa hipotetis tanpa efek

d)

Hanya penambahan agen

142.

Ketika hasil simulasi menunjukkan variabilitas tinggi, sebaiknya:

a)

Hentikan analisis

b)

Tingkatkan jumlah replikasi dan lakukan analisis sensitivitas terhadap sumber variabilitas

c)

Pilih hasil yang terlihat paling baik

d)

Abaikan varians

143.

Dalam simulasi, seed untuk generator angka acak penting untuk:

a)

Menentukan warna grafik

b)

Reproducibility: memungkinkan run yang sama diulang untuk verifikasi

c)

Menggantikan parameter model

d)

Hanya digunakan untuk debugging UI

144.

Evaluasi implementasi simulasi pada industri harus mempertimbangkan:

a)

Hanya keinginan manajemen

b)

Keakuratan model, biaya implementasi, integrasi sistem, dan manfaat operasional

c)

Warna logo perusahaan

145.

Model stokastik digunakan untuk …

a)

Menentukan nilai tetap

b)

Mengabaikan variabel acak

c)

Merepresentasikan ketidakpastian dalam sistem

d)

Menghitung hasil pasti

146.

Simulasi diskrit-event fokus pada:

a)

Perubahan kontinu dalam waktu

b)

Kejadian yang terjadi pada waktu tertentu

c)

Pengambilan sampel acak

d)

Model matematis sederhana

147.

Dalam analisis risiko, model probabilistik digunakan untuk …

a)

Mengabaikan variabel eksternal

b)

Menetapkan harga tetap

c)

Menghitung hasil yang pasti

d)

Menentukan kemungkinan kejadian

148.

Dalam simulasi, langkah selanjutnya setelah validasi model adalah …

a)

Pengujian hipotesis

b)

Pengumpulan data

c)

Implementasi model

d)

Analisis hasil

149.

Simulasi berbasis agen biasanya digunakan untuk …

a)

Membuat model fisik

b)

Menghitung rata-rata dari data

c)

Menentukan variabel acak

d)

Menganalisis perilaku individu dalam kelompok

150.

Dalam konteks simulasi, apa yang dimaksud dengan 'skenario'?

a)

Serangkaian langkah untuk eksperimen

b)

Model matematis yang kompleks

c)

Pengaturan kondisi awal untuk simulasi

d)

Hasil akhir dari simulasi