Font size
WorksheetsUKMPPD - Neuro 1
Total questions: 100
Worksheet time: 50mins
Seorang perempuan usia 33 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan nyeri kepala sejak 1 minggu. Keluhan tersebut dirasakan seperti kepala terikat, tanpa disertai muntah. Keluhan tidak membaik dengan istirahat. Pasien masih dapat melakukan aktivitas sehari-hari. Pemeriksaan tanda vital dan neurologis dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat?
Nyeri kepala klaster
Migren
Neuralgia trigeminal
Nyeri kepala tipe tegang
Nyeri kepala primer lain
Ny. Park soo young , 24 tahun, mahasiswi kedokteran yang sedang akan ujian UKMPPD datang ke klinik dengan keluhan nyeri kepala terasa berat di kedua sisi pelipis. Nyeri dirasakan sampai pada leher bagian belakang hingga bahu. Serangan berlangsung 30 menit, mual & muntah. Pasien mengeluh sulit untuk tidur. Nyeri muncul biasanya berlangsung 1-2 hari dan sudah dialami pasien selama kurang lebih 10x dalam setahun ini muncul terutama bila stress. Medikamentosa yang paling tepat untuk mencegah kekambuhan?
Propranolol
Ergotamin
Nsaid
Caffeine
Amitriptilin
Ny. Heo yoon jee, 24 tahun datang ke praktek Anda dengan keluhan nyeri kepala sebelah kiricekot-cekot, disertai dengan mual dan muntah. Nyeri semakin berat bila pasien sedang bekerja di lokasi pabrik yang padat dan bising. Sebelum nyeri kepala pasien biasanya spertemilinalai tirai berkibar selama 30 menit. Pasien sudah mengonsumsi parasetamol + antialgin yang dia minum saat serangan nyeri kepala menyerang. Pemeriksaan tanda vital dan fisik dbn. Diagnosis apakah yang paling mungkin pada kasus ini?
Nyeri kepala tipe tegang
Neuralgia trigeminal
Nyeri kepala tipe kluster
Migrain umum
Migrain klasik
Ny. Brenda 22 tahun, nyeri kepala hebat di sisi sebelah kanan, terasa berdenyut, memberat dengan aktivitas, mual disertai muntah dan pasien terasa silau bila terkena cahaya. Diagnosis pada pasien ini adalah . . .
Cluster Headache
Vertigo vestibuler
Stroke Hemorragik
Common migraine
Classic migraine
Pasien diatas merasakan sakit kepala tersebut hampir setiap minggu sekali maupun dua kalidan membaik bila diberikan obat. Agar pasien tersebut tidak kambuh nyeri kepalanya obat apa yang diberikan untuk profilaksis.
Sumatriptan
Ergotamin
Propranolol
Verapamil
Tn. Cha si An, 54 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala seperti di bor. Nyeri kepala dirasakan sekitar mata kanan. Pasien juga mengeluhkan mata kirinya berair dan hidung buntu. Keluhan ini sudah timbul 5x dalam setahun. Saat kambuh durasi gejala 30 menit – 1 jam. Tanda vital dbn. Pemfis: lakrimasi +, injeksi konjungtiva, pupil miosis, blefarospasme, pemeriksaan neurologis dbn. Terapi yang tepat untuk mencegah kekambuhan pada kasus ini?
Verapamil
Sumatriptan
Metamizole IV
Oksigen 100% NRM
Ibu profen
Tn Anto, 45 tahun, datang dengan keluhan sakit kepala sejak 2 minggu ini, sakit kepala terutama dirasakan pada bagian belakang mata kanan yang berlangsung 30-60 menit, keluhan disertai mata merah dan hidung berair, pasien berulang-ulang mengalami hal ini sejak 6 bulan ini. PF Neurologis dan TIO normal. Apa diagnose pada pasien?
Cluster headache kontinyu
Cluster headache episodic
Migren tanpa aura
Migren dengan aura
Trigeminal neuralgia
Seorang laki-laki berusia 23 tahun datang ke UGD dengan keluhan nyeri kepala berat sejak 1 minggu lalu. Nyeri seperti ditusuk, disertai dengan mata merah dan pilek. Terapi awal yangpaling tepat diberikan pada kasus ini adalah...
Ergotamin
Karbamazepin
Oksigen 100% 8 liter/menit
Verapamil
Oksigen 100% 2 liter/menit
Laki-laki berusia 57 tahun, datang dengan keluhan sakit kepala sebelah kanan sejak 2 mingguan, sakit kepala terutama dirasakan pada bagian belakang mata kiri yang berlangsung 30-60menit, keluhan disertai mata merah dan hidung berair, pasien sudah mengalami hal ini sejak 6 bulan ini berulang-ulang. Lakrimasi (+) Rhinore (+) Pemeriksaan Neurologis dan TIO normal. Apa terapi profilaksis untuk pasien tersebut?
Verapamil
Sumatriptan
Metamizole IV
Oksigen 100% NRM
Ibuprofen
Seorang laki-laki berusia 35 tahun datang ke Poliklinik RS dengan keluhan nyeri punggung bawah sejak 1 minggu yang lalu. Pasien merasakan kebas dan seperti tersengat listrik pada kaki sebelah kanan. Selama ini pasien bekerja sebagai buruh angkat kelapa sawit. Pada pemeriksaan fisik, dijumpai perangsangan radikuler positif. Pada pemeriksaan MRI dijumpai bulging pada L5 - S1. Apakah diagnosis yang paling tepat?
Spondilosis Lumbalis
Hernia Nukleus Pulposus
Myelopat perifer
Fraktur Kompresi
Spondilitis TB
Seorang perempuan usia 55 tahun datang ke RS dengan keluhan nyeri punggung bawah yang menjalar ke paha hingga ujung jari kaki. Nyeri bertambah saat batuk maupun mengejan. Selain nyeri ada keluhan hipoesthesi pada daerah tersebut. Satu hari sebelumnya pasien pergi memborong di pasar dan belanjaannya ditaruh di atas bahu. BAK dan BAB tidak ada keluhan. Pada tes Lasegue hasilnya (+) sedangkan tes Patrick dan Kontra-Patrick hasilnya (-). Apakah pemeriksaan penunjang terbaik untuk kasus di atas?
Foto polos vertebra lumbosacral
CT-scan lumbal
MRI lumbal
Foto BNO-IVP
USG
Tn. Lee jong suk, 30 tahun dengan nyeri pinggang bawah sejak 1 minggu yang lalu. Keluhan ini muncul setelah pasien mengangkat beban yang berat saat pindahan rumah. Keluhan ini memberat jika pasien membungkuk. Nyeri menjalar hingga ke paha belakang betis belakang hingga kaki. Saat di minta melakukan plantar flexi pasien tidak dapat. Apa pemeriksaan yang paling tepat untuk menunjang diagnosis?
Lhermitte test
Wartenberg test
Bragard sicard test
Fukuda step test
Psoas test
Seorang laki-laki usia 35 tahun datang ke poli umum dengan keluhan nyeri pinggang. Sakit terasa dari pinggang menjalar hingga ke telapak kaki kiri. Fungsi otonom dalam batas normal. Pemeriksaan apa yang dapat dilakukan untuk menunjang diagnosis pasien tersebut?
Laseque sign
Brudzinski Sign
Thompson Sign
Spurling test
Kanavel sign
Seorang perempuan 35 tahun datang dengan keluhan nyeri pada area leher yang menjalar hingga ke bahu. Keluhan semakin memberat ketika pasien mengangkat beban berat di bahunya. Pada pemeriksaan fisik tidak didapatkan parese maupun hipoestesi. Pemeriksaan tambahan apa yang tepat untuk mendukung diagnosis kasus di atas?
Tes Laseque
Tes kaluk kuduk
Tes Wartenberg
Tes Babinski
Tes Lhermitte
Pasien laki-laki usia 50 tahun datang dengan keluhan nyeri pada leher kanan menjalar ke lengan kanan hingga jari-jari tangan. Nyeri semakin parah apabila aktivitas mengangkat beban yang berat. Dilakukan pemeriksaan dengan penekanan vena jugularis kanan dan kiri, nyeri semakin memberat. Apa nama pemeriksaan yang dilakukan
Laseque test
Lhermitte test
Sicard test
Naffziger test
Valsava test
Tn Do kang wo, berusia 55 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada tangan kanan, disertai kesemutan pada ibu jari, jari kedua dan sisi medial jari ketiga. Keluhan ini dirasakan beberapa bulan setelah dia memiliki kegemaran baru selalu mengendarai sekuter lama. Hasil pemeriksaan electrodiagnostic menunjukkan adanya entrapment neuropathy. Apakah diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?
Isaac’s Syndrome
Stiff-person Syndrome
Guillain Barre Syndrome
Carpal Tunnel Syndrome
Thoracic Outlet Syndrome
Ny. Eun ho, berusia 56 tahun, datang ke poliklinik dengan keluhan nyeri pada tangan kanan disertai kesemutan pada ibu jari, jari kedua, dan sisi medial jari ketiga. Keluhan ini dirasakan terutama setelah mencuci pakaian atau mengulek sambal. Hasil pemeriksaan EMG menunjukkan adanya entrapment neuropathy. Berdasarkan kondisi tersebut, hasil pemeriksaan klinis manakah di bawah ini yang diperkirakan positif?
Tinnel’s sign
Gower’s sign
Kernig’s sign
Lhermitte’s sign
Brudzinsky’s sign
Wanita 24 tahun datang dengan keluhan rasa tebal dan kesemutan pada telapak tangan terutama pada jari 1, 2, dan 3 serta nyeri pada pergelangan tangan. Keluhan sudah dirasakanselama 1 bulan yang lalu. Jika merasa nyeri pasien selalu mengibas-ngibaskan tangannya dan nyeri membaik. Pemeriksaan apakah yang tepat untuk menentukan diagnosa pada pasien tersebut?
EEG
EMG
MRI cervical
CT-scan
Ny.bae suzy, 30 tahun datang dengan keluhan nyeri pada pergelangan tangan. Pasien merupakan seorang tukang jual rujak. Pada pemeriksaan fisik tanda vital dbn, pada pengetukan pergelangan tangan didapatkan parestesia pada ibu jari, jari telunjuk dan tengah. Keadaan yang dialami oleh pasien ini adalah?
Kompresi n. ulnaris
Kompresi n. medianus
Kompresi n. axillaris
Kompresi n. Radialis
Kompresi n. musculocutaneus
Seorang laki-laki usia 20 tahun, datang dengan keluhan tangan kanannya tidak dapat diangkat setelah sebelumnya tidur di pinggir jalan karena pulang terlalu malam. Kesan umum pasien tampak normal. Pada pemeriksaan fisik ditemukan bahwa pasien tidak bisa melakukan dorsofleksi tangan kanan. Nervus manakah yang mengalami gangguan pada pasien tersebut?
Nervus ulnaris
Nervus medianus
Nervus radialis
Nervus axillaris
Nervus musculocutaneus
Laki-laki 29 tahun datang dengan keluhan sulit berjalan. Pasien tampak berjalan dengan kakikanan yang diseret dan telapak kaki kanan yang tidak menapak sempurna ke lantai. 1 minggu yang lalu pasien jatuh dari motor dan kaki kirinya membentur kendaraan lain. Pada pemeriksaan fisik didapatkan penurunan sensasi pada dorsum pedis. Pemeriksaan radiologi tampak fraktur os fibula dextra. Nervus apakah yang terganggu?
Nervus ischiadicus
Nervus femoralis
Nervus tibialis
Nervus peroneus
Nervus dorsum pedis
Laki-laki usia 50 tahun, bekerja sebagai pelatih karate, mengeluh nyeri seperti rasa terbakar dan kebas pada pergelangan kaki kanan menjalar ke telapak kaki hingga ujung jari kaki. Nyeri berkurang bila beristirahat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan saat perkusi malleolus medialis terdapat penjalaran nyeri ke jari-jari dan telapak kaki. Pemeriksaan motorik kaki kanan dalam batas normal, riwayat DM tidak terkontrol sejak 10 tahun yang lalu. Saraf apa yang sedang mengalami gangguan pada kasus di atas ...
N. peroneus
N. tibialis posterior
N. plantaris
N. dorsum pedis
N. soleus
Th. Seungri, 50 tahun datang ke poli dengan keluhan kedua tangannya sering kesemutan. Keluhan ini dirasakan sejak 1 bulan terakhir ini. Keluhan dirasakan juga pada kedua kakinya. Pasien merupakan pasien diabetes 7 tahun, tidak kontrol rutin. Dari pemeriksaan fisik, tanda vital, neurologis dalam batas normal. Lab: GDP 150 GD2JPP 285. Tatalaksana yang paling tepat?
Mecobalamin 3 x 500 mg PO, dosis naik bertahap
Ibuprofen 3x400 mg PO, dosis naik bertahap
Ketoprofen 3x50 mg PO, dosis naik bertahap
Amitriptilin 1x50 mg PO, dosis naik bertahap
Pregabalin 2x75 mg PO, dosis naik bertahap
Seorang wanita 35 tahun datang dengan keluhan nyeri siku tangan kanan sejak 1 minggu ini. Pasien bekerja sebagai juru masak di sebuah resto Ayam Penyet. Pada pemeriksaan fisik ditemukan nyeri tekan di siku tangan bagian luar, dan nyeri di digit 1 sampai 4 manus dextra. Diagnosis pada pasien ini adalah…
Fraktur Lateral Epicondilus
Carpal Tunnel Syndrome
Guyon Canal Syndrome
Saturday Night Palsy
Tennis Elbow
Seorang laki-laki berusia 20 tahun dibawa ke IGD RS dengan keluhan sesak sejak 2 jam yang lalu. Keluhan didahului kesemutan dan rasa baal pada kedua tungkai sejak tiga hari yang lalu yang diikuti kelemahan pada kedua tungkai yang menjalar pada kedua lengan. Menurut keluarga, dua minggu yang lalu pasien mengalami batuk dan pilek yang tidak diobati. Pada pemeriksaan fisik diperoleh kesadaran kompos mentis, hasil pemeriksaan motorik didapatkan kelumpuhan keempat anggota gerak dan penurunan refleks. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
Poliomyelitis
Myastenia gravis
Chronic Inflammatory Demyelinating Polyneuropathy
Sindroma Guillain-Barre
Neuropati diabetik
Laki-laki 15 tahun datang dengan keluhan lemah pada kedua tungkai dan lengan. Awalnya pasien sempat demam dan diare terlebih dahulu, kemudian diikuti dengan kelemahan pada kaki dan baru 5 jam lalu mengeluh lemah pada tangan juga. Pada pemeriksaan fisik didapatkan kekuatan motorik atas 3333/3333, dan motorik bawah 2222/2222. Refleks fisiologis menurun pada kedua tungkai dan lengan. Penatalaksanaan apa yang paling tepat untuk kasus di atas . . .
Antibiotik
Intravena immunoglobulin
Cholinesterase inhibitor
Analgesik
Roborantia neurotropik
Laki-laki 24 tahun, datang dengan keluhan keempat ekstremitas lemah dan terasa kebas. Awalnya lemah pada kedua kaki kemudian diikuti lemah pada kedua tangan. Riwayat batuk, pilek, demam dan diare 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik kekuatan motorik ekstremitas atas 3333/3333, kekuatan motorik ekstremitas bawah 2222/2222, refleks fisiologis menurun, refleks patologis negatif. Untuk mendiagnosis kasus di atas, pemeriksaan penunjang yang paling tepat yang dapat diusulkan adalah.
CT-scan
MRI
EEG
Serologi
Lumbal Pungsi
Ny. Song he kyo, 27 tahun dibawa ke UGD RS dengan kelemahan keempat anggota gerak sejak 4 hari yang lalu. Mulanya kelemahan dirasakan di anggota gerak bawah. Riwayat sebelumnya pasien diare selama beberapa hari. Tanda vital dbn. Motorik kesan tetraparese, refleks fisiologis menurun, patologis (-). Apabila dilakukan pemeriksaan analisa CSF, maka akan didapatkan hasil?
Tidak didapatkan abnormalitas
Leukosit meningkat, protein meningkat
Leukosit menurun, protein normal
Protein meningkat, leukosit normal
Protein menurun, leukosit meningkat
Laki-laki 24 tahun, datang dengan keluhan keempat ekstremitas lemah dan terasa kebas. Awalnya lemah pada kedua kaki kemudian diikuti lemah pada kedua tangan. Riwayat batuk, pilek, demam dan diare 1 minggu yang lalu. Pada pemeriksaan fisik kekuatan motorik ekstremitas atas 3333/3333, kekuatan motorik ekstremitas bawah 2222/2222, refleks fisiologis menurun, refleks patologis negatif. Dari hasil penunjang yang diusulkan, hasil apa yang anda harapkan . . .
Ditemukannya Anti-AChR
Disosiasi sitoalbumin
Menurunnya aktivitas hantaran saraf dan kontraksi otot
Lesi hipodens berbentuk lakunar pada hemisfer kanan
Menyempitnya diskus intervertebralis
Ny. Shin min a, 40 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan lemah pada keempat ekstremitas sejak 3 hari lalu. Awalnya pasien merasa pada kakinya kesemutan dan sulit saat digerakkan,kelemahan ini disusul oleh lemahnya kedua lengan atas pasien beberapa hari kemudian. Riwayat trauma disangkal. 2 minggu lalu sempat opname diare berat. Dari pemeriksaan fisik,motorik
tungkai didapatkan kekuatan 2/2, dan pada kedua lengan 3/3. Apakah terapi yang paling tepat untuk pasien ini?
Roboransia IV
Kortikosteroid IV
Antibiotika IV
OAT
Imunoglobulin IV
Wanita usia 48 tahun, datang ke dokter dengan keluhan terdapat nyeri yang menjalar dari leher sampai ke lengan sebelah kiri saja, juga terdapat kebas pada jari manis dan kelingking. Pada pemeriksaan fisik tanda-tanda vital dalam batas normal, abduksi dan adduksi interosseimanus sinistra memiliki nilai MMT 3, refleks fisiologis dalam batas normal, refleks patologis (-), tes Lhermitte (+). Kemungkinan dermatom yang terkena pada...
C5
C6
C7
C8
T1
Wanita 50 tahun datang ke UGD RS Jatirejo dengan keluhan nyeri perut kanan bawah. Nyeri dirasakan sejak 5 hari yang lalu dan 6 jam sebelumnya pasien mengeluhkan nyeri hebat. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Vesikel di perut kanan bawah bergerombol dan membentuk garis. Apa pola nyeri yang terjadi pada kasus diatas?
Psikogenik
Visceral Pain
Somatic
Miotome
Neuropatic Pain
Ny Y 40 tahun datang dengan keluhan tangan dan kaki kanan terasa kebas, pasien juga mengeluhkan tidak bisa menggerakkan tangan dan kaki kanannya. Pasien juga mengeluhkan pandangan kabur yang hilang timbul, disertai dengan kesulitan menelan kening. Ny Y mengatakan keluhan ini kambuh kambuhan dan ini merupakan serangan yang ketiga kalinya. Pemeriksaan fisik : TD 110/70, Nadi 84x/menit, Suhu 36.5°C. Pemeriksaan Lab Hb 11 g/dl, Leukosit 9.600/ul, trombosit 250.000/ul, sputum BTA (-). Kemungkinan diagnosis pada kasus diatas adalah....
Polineuropati
Defisiensi Vit B12
Arnold Chiari Malformation
Sarcoidosis
Multiple Sklerosis
Laki-laki usia 32 tahun terjatuh ke tanah sewaktu joget di atas panggung, dengan kepala terjatuh lebih dulu dan leher terpelintir. Kesan umum pasien sadar dan bisa jalan dengan normal. Pada pemeriksaan fisik pasien tidak dapat melakukan gerakan abduksi, fleksi maupun rotasi bahu, namun bawah lengan dapat digerakkan dengan posisi pronasi, sedangkan tangan dan jari-jari tangan masih bisa digerakkan secara normal, kulit bahu dan lengan sebelah lateral hipoestesi. Bagaimana diagnosis topis pasien ini?
C4-5
C5-6
C6-7
C7-8
C8-T1
35. Ny. Mendut, 48 tahun datang dengan keluhan nyeri pada bahu yang menjalar tangan. Pasien mengeluh nyeri kesemutan dirasa dari leher sampai bahu hingga jari manis dan kelingkingnya. Nyeri bertambah berat jika kepala dimiringkan. Pasien merupakan tukang jual kue berkeliling yang dijunjung di atas kepala. Pemeriksaan fisik tanda vital dbn, nyeri leher bertambah saat ekstensi, kelemahan ekstensi siku dan pergerakan jari-jari. Hipoestesia +. Spurling test +. Diagnosis pasien ini?
Cedera pleksus brachialis
Neuropati perifer
Radikulopati C5-C6
Radikulopati C6-C7
Radikulopati C7-C8
Seorang anak usia 12 tahun dibawa ke IGD setelah jatuh dari pohon. Pasien mengeluhkan tangan kanannya sulit untuk digerakkan dan juga merasa kebas pada jari-jari tangan. Pada pemeriksaan fisik ekstremitas atas dextra ditemukan lengan atas dalam batas normal, lengan bawah dalam posisi supinasi dan flexi ringan, pergelangan tangan dorsofleksi, jari 4 dan 5 tidak bisa ekstensi sepenuhnya. Apa diagnosis kasus di atas?
Erb-Duchenne Palsy
Klumpke-Dejerine Palsy
Cerebral Palsy
Bell’s Palsy
Saturday Night Palsy
Seorang anak laki-laki berusia 5 tahun dibawa ke IGD karena tiba-tiba tidak bisa berjalan sejak 3 hari yang lalu. Pada anamnesis diketahui pasien mengalami demam 1 minggu yang lalu, disertai batuk, mual, muntah, dan sakit kepala. Riwayat trauma disangkal. Pada pemeriksaan neurologis ditemukan kekuatan kaki kanan 5 dan kaki kiri 3. Sensibilitas keduanya normal. Refleks fisiologis kaki kanan normal dan kaki kiri menurun. Diagnosis pada pasien adalah….
Miastenia gravis
Guillain Barre syndrome
Polymyositis
Mielitis transversa
Poliomyelitis
Pasien anak 15 tahun, datang dengan keluhan kelemahan tungkai kiri sejak 2 hari yang lalu yang muncul secara mendadak. Pasien memiliki riwayat demam sebelumnya. Riwayat imunisasi dikatakan tidak lengkap. Pada pemeriksaan neurologis didapatkan penurunan refleks fisiologis, namun tidak ditemukan gangguan sensibilitas. Apakah penyebab yang paling mungkin mendasari dan bagian yang mengalami kelainan kondisi diatas adalah…
Infeksi virus, cornu anterior medula spinalis
Autoimun, cornu anterior medula spinalis
Tumor medulla spinalis, radix spinalis medula spinalis
Infeksi virus, radix spinalis medula spinalis
Autoimun, neuro muscular junction
Seorang pasien laki-laki usia 15 tahun datang ke RS dengan keluhan lumpuh pada kaki dan tangan sejak 3 hari yang lalu. Pasien hanya bisa berbaring dan tidak dapat menggerakkan tungkainya. Diagnosis tipe non paralitik
Poliomyelitis tipe non paralitik
Poliomyelitis tipe spinal
Poliomyelitis tipe bulbar
Poliomyelitis tipe spinobulbar
Poliomyelitis tipe episodik
Anak perempuan usia 5 tahun dibawa oleh ibunya karena seluruh anggota gerak lumpuh. Keluhan sejak 2 minggu yang lalu. Riwayat demam (+). Terdapat gejala kesulitan bernapas. Pemeriksaan refleks fisiologis dan neurologis mengalami penurunan. Diagnosis:
Poliomyelitis tipe spinal
Poliomyelitis tipe bulbar
Poliomyelitis tipe bulbospinal
Poliomyelitis tipe non periodic
Poliomyelitis tipe periodic
Ny. Vehiculum, 30 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan sulit menelan. Pasien mengeluhkan juga sulit untuk membuka kelopak matanya. Pasien mengaku suaranya serak terutama saat sore hari. Keluhan sudah dialami selama 6 bulan terakhir ini. RPD - TD120/70 N 88 RR 22 t 36,6, wartengberg test +. Mekanisme yang mendasari kasus ini adalah?
Gangguan pada reseptor dopaminergik
Proses demyelinisasi saraf tepi
Autoantibodi yang merusak reseptor asetilcholin di NMJ
Ikatan kompleks imun dengan reseptor
Inhibisi reseptor GABA
Pasien Tn.A umur 28 tahun datang ke poli saraf karena mengeluhkan kelopak matanya yang tertutup, tangan dan kaki yang melemah. Keluhan juga disertai dengan suara yang semakin serak. Seluruh keluhan dirasakan utamanya saat menjelang sore hari dan membaik pada pagi hari. TTV dalam batas normal. Apakah kemungkinan diagnosis untuk pasien diatas?
Myasthenia gravis
Guillain-Barre syndrome
Multiple sclerosis
Stroke
Pasien Tn.A umur 28 tahun datang ke poli saraf karena mengeluhkan kelopak matanya yang terjatuh, tangan dan kaki yang melemah. Keluhan juga disertai dengan suara yang semakin serak. Seluruh keluhan dirasakan utamanya saat menjelang sore hari dan membaik pada pagi hari. TTV dalam batas normal. Dimanakah letak kelainan pada penyakit tersebut?
Gangliosit
Neuroside
Neuromucular junction
Pre sinaps
Inti sel
Wanita 42 tahun datang ke Puskesmas mengeluh mata sulit dibuka dan mudah lelah sejak 3bulan yang lalu. Keluhan ini biasanya muncul saat sore hari dan membaik pagi hari. Dari pemeriksaan nervus cranialis didapatkan ptosis bilateral dan otot ekstrinsik mata dalam batasnormal. Dokter meminta pasien untuk melihat suatu fokus benda di atas pasien tanpa berkedip. Pemeriksaan apa yang dilakukan oleh dokter tersebut?
Tes tensilon
Tes wartenberg
Tes peek sign
Tes naffziger
Tes neostigmin
Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke poliklinik umum dengan keluhan sering terasa lemas di tangan dan kaki terutama pada saat sore hari setelah kelelahan beraktivitas. Keluhan dirasa sejak 3 bulan terakhir. Rasa lemas akan menghilang setelah istirahat atau bangun tidur. Pada pemeriksaan fisik didapatkan ptosis pada kedua mata dan hasil pemeriksaan laboratorium didapatkan peningkatan titer antibodi reseptor asetilkolin.
Pramipeksol
Metotreksat
Mekobalamin
Piridostigmin
Kalium klorida
Ny.A umur 45 tahun diantar oleh suaminya ke puskesmas dengan keluhan kelopak mata yang sering terjatuh. Keluhan juga disertai dengan kelemahan pada tangan dan kaki utamanya jika telah sore hari tapi membaik pada pagi hari. Keluhan telah dialami sejak 3 bulan lalu. Apakah pemeriksaan yang dapat dilakukan pada pasien tersebut?
Romberg
Wartenberg
Tinel
Phalen
Brudzinsky
Seorang laki-laki umur 65 tahun diantar keluarganya ke Rumah Sakit karena mengeluh tangan kanan yang gemetar tanpa bisa dikendalikan. Keluhan gemetar dirasakan pasien saatsedang istirahat. Selain itu, pasien juga mengalami kekakuan utamanya saat berjalan. TD 130/80 mmHg, N: 80x, P:20x/i, T: 36,5. pemeriksaan fisik wajah pasien terlihat seperti topeng. Saat ini pasien sedang menderita skizofrenia dan pengobatan antipsikotik. Apakahkemungkinan penyakit yang dialami oleh pasien ini?
Parkinson disease
Akhatisia
Parkinsonism
Chorea Huntington
Tardive dyskinesia
Seorang laki-laki umur 70 tahun diantar keluarganya ke Rumah Sakit karena mengeluh tangan kanan yang gemetar tanpa bisa dikendalikan. Keluhan gemetar dirasakan pasien saatsedang istirahat. Selain itu, pasien juga mengalami kekakuan utamanya saat berjalan. TD 130/80 mmHg, N: 80x, P:20x/i, T: 36,5. pemeriksaan fisik wajah pasien terlihat seperti topeng.Riwayat konsumsi obat stroke, trauma kepala disangkal. Apakah terapi yang tepat pada pasien ini?
Pramipeksol
Metotreksat
Mekobalamin
Levodopa
Kalium klorida
Seorang laki-laki umur 65 tahun diantar keluarganya ke Rumah Sakit karena mengeluh tangan kanan yang gemetar tanpa bisa dikendalikan. Keluhan gemetar dirasakan pasien saat sedang istirahat. Selain itu, pasien juga mengalami kekakuan utamanya saat berjalan. TD 130/80 mmHg, N: 80x, P:20x/i, T: 36,5. pemeriksaan fisik wajah pasien terlihat seperti topeng. Riwayat konsumsi obat, stroke, trauma kepala disangkal. Apakah kemungkinan penyakit yang dialami oleh pasien ini?
Parkinson disease
Akathisia
Parkinsonism
Chorea Huntington
Tardive dyskinesia
Tn. Ji Chang wook, 65 tahun dibawa anaknya ke rumah sakit karena kesulitan untuk berjalan dan kaku. Pasien mengeluh tangan awalnya tangan kanan sering bergetar sendiri saat istirahat. Kemudian diikuti tangan kirinya sekitar 3 bulan yang lalu. Sehari-hari pasien beraktivitas dibantu orang lain. Tanda vital dan status general dalam batas normal. Pemeriksaan neurologis didapatkan cogwheel phenomenon, bradikinesia. Di manakah letak struktur yang mengalami gangguan pada pasien ini?
Cerebral cortex
Brainstem
Thalamus
Basal ganglia
Cerebellum
Seorang laki-laki berusia 60 datang dengan keluhan tangan gemetar sejak 1 tahun yang lalu. Pasien juga mengeluh sulit berjalan lurus dan sering terjatuh saat berjalan sendiri. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 140/80 mmHg, nadi 90 x/m, suhu 37 oC, RR 20 x/m, maskeface (+), pill rolling tremor (+), rigiditas (+). Di manakah letak kelainan pada kasus tersebut?
Hipofisis
Pons
Putamen
Capsula interna
Substantia nigra
Tn.A umur 73 tahun masuk RS karena keluhan gemetar pada kedua tangannya utamanya saat beristirahat. Keluhan dialami sejak kurang lebih satu tahun lalu. saat berjalan, pasien sering terjatuh (kehilangan keseimbangan). TTV dalam batas normal. Menurut dokter pasien ini mengalami parkinson disease. Stadium berapakah parkinson yang dialami oleh pasien?
Stadium I
Stadium II
Stadium III
Stadium IV
Stadium V
Seorang anak laki-laki, usia 18 tahun, dirasa mata kirinya nampak agak tidak simetris. Bagian hitam dari mata kiri tidak sama dengan mata kanan, dengan kelopak mata kiri tertutup sebagian, serta tidak pernah berkeringat pada wajah sebelah kiri. Tidak ada riwayat trauma. Pada Pemeriksaan Fisik, tanda vital dalam batas normal, pupil anisokor 5 mm / 3 mm, Ptosis(+) palpebra sinistra. Pemeriksaan Rontgen Paru dan CT scan kepala dalam batas normal. Ayah pasien juga sering mengalami hal yang sama. Diagnosa topis pada pasien ini adalah?
Nervus optikus
Nervus okulomotor
Nervus trigeminus
Nervus simpatis
Nervus parasimpatis
Laki-laki, 56 tahun, post stroke perdarahan 2 bulan yang lalu, saat ini datang untuk control perihal obat strokenya, ketika diajak bicara oleh dokter pasien tidak dapat mengeluarkan suara saat ingin berbicara dan pasien sulit untuk menjulurkan lidah, saraf berapakah yang bermasalah pada pasien tersebut...
N. VII
N. VII & IX
N. VII & IX
N. IX & XII
N. XII
Perempuan, 30 tahun, nyeri wajah kiri sejak 3 hari yang lalu. Episodik, 30-50 detik setiap serangan. Nyeri bertambah saat mengunyah dan sikat gigi. Pemeriksaan Fisik DBN. Tatalaksana farmakologis yang tepat?
Karbamazepin 600 – 1600 mg/hari.
Gabapentin 50 – 75 mg/hari
Ibuprofen 400 mg/hari.
Pregabaline 300 – 3600 mg/hari
Meloxicam 15mg/hari.
Seorang perempuan datang dengan keluhan mulut mencong ke kanan. Pemeriksaan fisik didapatkan kelemahan otot orbicularis kiri, kerutan dahi sebelah kiri hilang, refleks pupil dan kornea normal, tidak ada kelemahan anggota gerak dan lidah. Rasa kecap 2/3 anterior lidah berkurang. Pasien tidak ada riwayat trauma atau penyakit lainnya sebelumnya. Diagnosis topis pada pasien ini adalah...
Nervus VII UMN dekstra
Nervus VII LMN dekstra
Nervus VII UMN sinistra
Nervus VII LMN sinistra
Nervus VII UMN dan LMN sinistra
Seorang perempuan datang dengan keluhan mulut mencong ke kanan. Pemeriksaan fisik didapatkan kelemahan otot orbicularis kiri, kerutan dahi sebelah kiri hilang, refleks pupil dan kornea normal, tidak ada kelemahan anggota gerak dan lidah. Rasa kecap 2/3 anterior lidah berkurang. Pasien tidak ada riwayat trauma atau penyakit lainnya sebelumnya. Diagnosis klinis pasien ini adalah
Stroke non hemoragik
Bells palsy
Stroke hemoragik
Malingering
Neuralgia trigeminal
Perempuan, 27 tahun, datang dengan keluhan pada saat tersenyum bibir tertarik ke kiri, wajah asimetris, mata kanan memerah dan dahi kanan tidak terdapat kerutan pada waktu diangkat. Pada pemeriksaan tanda vital TD : 120/80 mmHg, RR 18x/menit, suhu 36,5 C, Nadi 84x/menit, keempat ekstremitas normal. Pasien memiliki riwayat berpergian malam menggunakan sepeda motor untuk bekerja. Etiologi tersering dari gangguan yang terjadi pada pasien ini adalah?
Autoimun
Infeksi
Idiopatik
Trauma
Keganasan
Perempuan, 27 tahun, datang dengan keluhan pada saat tersenyum bibir tertarik ke kiri, wajah asimetris, mata kanan memerah dan dahi kanan tidak terdapat kerutan pada waktu diangkat. Pada pemeriksaan tanda vital TD : 120/80 mmHg, RR 18x/menit, suhu 36,5 C, Nadi 84x/menit, keempat ekstremitas normal. Pasien memiliki riwayat berpergian malam menggunakan sepeda motor untuk bekerja. Terapi yang tepat adalah?
Prednison 1 mg/kgBB
Prednison 2 mg/kgBB
Prednison 3 mg/kgBB
Prednison 4 mg/kgBB
Prednison 5 mg/kgBB
Tn.Suroso26tahun,datangdengankeluhankelemahangerakpadakeduatungkaisejak3jamyanglalusetelahjatuhdari pohon. Pasien juga mengeluh tidak terasa dengan rangsangan nyeri dan suhu dari ujung kaki sampai setinggi umbilicus. TTV
stabil. Pemeriksaan neurologi : hipoestesi dari umbilicus hingga ujung kaki. Kekuatan motoric tungkai bawah 2222/2222. Tonus otot meningkat, Refleks fisiologis meningkat, Refleks patologis +/+. Manakah kemungkinan letak diagnosis topis yang sesuai dengan kasus tersebut
Medulla spinalis T4
Medulla spinalis T6
Medulla spinalis T10
Medulla spinalis L1
Medulla spinalis T1
Tn. Mijon 47 tahun, dibawa ke puskesmas setelah terjatuh dari atap bis pada waktu mencucibisnya. Pasien mengeluhkan lengan dan tungkai kiri sulit untuk digerakkan, kemudian pasien merasa kebas dan kesemutan mulai dari tangan kanan hingga ke kaki kanan. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tensi 100/70 mmHg, nadi 92, RR 22, temp 36.6. Dari pemeriksaan neurologis didapatkan hemiparese sinistra, hipestesia dextra +, retensio urine +. Diagnosis yang paling mungkin adalah
Anterior cord syndrome
Posterior cord syndrome
Central cord syndrome
Brown sequard syndrome
Complete spinal transection
Tn. Pollak, 39 tahun, dibawa ke UGD RS setelah kecelakaan lalu lintas sekitar 1 jam yang lalu. Ditemukan kedua tangan dan kakinya sulit untuk digerakkan tetapi lebih lemah pada kedua tangan. GCS 456 TD 120/80 mmHg N 98x/m RR 20x/m t 36.4 C. Hilangnya sensasi nyeri dan suhu pada kedua kaki. Propriosepsi dan vibrasi kedua sisi tubuh terganggu dari umbilikus ke bawah. Diagnosis yang paling mungkin adalah?
Brown Sequard Syndrome
Anterior Cord Syndrome
Posterior Cord Syndrome
Central Cord Syndrome
Complete spinal transection
Tn. Kim Tae he, 28 tahun dibawa ke UGD setelah jatuh dari atap rumah. Pasien sulit merasakan kedua tungkai dan menggerakkannya. Gangguan BAK dan BAB -. Dari pemeriksaan tanda vital dbn, neurologis diperoleh paraparesis, tonus otot spastik, refleks fisiologis patella dan achilles meningkat, refleks babinski + dan hipestesi setinggi pusar kebawah. Tatalaksana yang paling tepat pada pasien ini?
Citicolin 3x 500 mg IV
Mecobalamin 3 x 500 mg IV
Diazepam 3x10 mg IV
Immunoglobulin 0,4 kgkBB IV
Metilprednisolon 30 mg/kgBB IV
Pasien laki-laki usia 17 tahun datang dengar keluhan kejang seluruh tubuh. Kejang bersifat kaku. Mata terbelalak ke atas, lidah tergigit sehingga berdarah, Tanda vital dan pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Apakah tipe kejang pada pasien?
Tonik
Mioklonik
Mioklonik
Absan
Tonik klonik
An. Doong boont, 10 tahun dibawa ke dokter dengan keluhan tiba-tiba kejang tangan sisi tubuh sebelah kirinya, awalnya sisi kiri wajah pasien seperti bergerak-gerak sendiri lalu diikuti lengandan tungkai kirinya. Selama kejang pasien masih sadar. Kejang berlangsung selama 5 menit. Riwayat kejang sebelumnya + setahun lalu. Bangkitan kejang yang dialami pasien ini adalah?
Kejang klonik
Kejang tonik klonik
Kejang tonik
Kejang parsial kompleks
Kejang parsial simpleks
An. lee, 4 tahun dibawa ke IGD dengan keluhan kejang selama 20 menit di rumah. Kejang kaku tangan dan kaki kemudian kelojotan seluruh tubuh. Setelah kejang pasien tidak sadar dan langsung dibawa ke RS. Setibanya di RS, pasien kembali
mengalami kejang kembali selama kurang lebih 5 menit dan tidak sadar kembali. Riwayat kejang 1 tahun lalu tanpa disertai demam. N 120x RR 20 t 39C, fisik lain dalam batas normal. Diagnosis yang paling tepat pada pasien ini?
Epilepsi grandmal
Kejang demam sederhana
Kejang demam komplikata
Epilepsi klinik
Status Epileptikus
Laki-laki usia 30 tahun dibawa ke UGD RS karena kejang. Kejang sudah berulang hingga 5x dengan durasi masing-masing kejang 3-5 menit. Sampai saat ini pasien belum sadar. Saat kejang didapatkan mata mendelik ke atas dan badan kaku seluruh tubuh. Pasien memiliki riwayat kejang waktu kecil dan rutin berobat sampai dewasa. 2 bulan ini pasien tidak mengkonsumsi obat karena sudah dikira sembuh. Pada pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Tindakan apa yang tepat dilakukan untuk pasien tersebut?
Langsung diberikan diazepam rectal 5 mg
Langsung diberikan fenitoin rectal 10 mg
Pasang infus terlebih dahulu, jika gagal infus berikan diazepam rectal 10mg, jika berhasil infus berikan diazepam intravena
Pasang infus terlebih dahulu, jika gagal infus berikan diazepam rectal 5 mg, jika berhasil infus berikan diazepam intravena
Pasang infus terlebih dahulu, jika gagal infus berikan diazepam rectal 10 mg, jika berhasil infus berikan fenitoin intravena
Pasien laki-laki 26 th dibawa oleh keluarga dengan kejang disertai dengan keluhan penurunan kesadaran. Kejang awalnya hentakan pada tubuh sebelah kanan lalu menjalar ke tubuh sebelah kiri. Pemeriksaan fisik didapatkan TD 110/80, HR 80, RR 20 T 37,2. Pada pemeriksaan neurologis tidak dijumpai kaku kuduk, refleks fisiologis (+), refleks patologis (-). Apakah diagnosis pada kasus diatas?
Epilepsi parsial sederhana
Epilepsi grandmal
Epilepsi parsial kompleks
Epilepsi umum sekunder
Epilepsi tonik klonik
Seorang anak usia 7 tahun, datang dengan keluhan kejang. Sebelum kejang pasien sempat berteriak dahulu, kemudian muncul kekakuan seluruh tubuh diikuti dengan kelolotan dan mulut berbusa. Saat keluhan pasien tidak demam ataupun memiliki keluhan lain. Kemungkinan kejang pada pasien adalah..
Klinik
Petit Mal
Grand Mal
Second Generalized Seizures
Tonik
Anak usia 3 tahun dibawa oleh ibunya ke poliklinik saraf dengan keluhan seringkali anaknya bengong beberapa saat ketika diajak bicara atau mengerjakan sesuatu, dan cepat sadar kembali setelahnya serta tidak ingat apapun, ketika ditanya dokter anaknya masih mendapatkan ranking 5 besar dikelasnya pada waktu sekolah. Pada pemeriksaan EEG ditemukan gambaran Spike-Wave Paroxysm dalam frekwensi 3 Hz, simetris dan sinkron. Apakemungkinan pengobatan yang tepat untuk pasien tersebut
Asam valproat
Carbamazepin
Diazepam
Phenobarbital
Ethosuximide
Anak berusia 15 tahun dibawa ke UGD RS karena kejang selama 1 jam saat kejang pasien tidak sadar. Kejang tidak berulang. Saat kejang didapatkan mata mendelik ke atas, keempat ekstremitas kelolotan dan mulut mengeluarkan busa. Sebelumnya ada riwayat demam 3 hari. Pasien memiliki riwayat kejang waktu kecil tetapi tidak didahului demam. Pada pemeriksaan fisik didapatkan BB 30 kg dan suhu 39 C, pada pemeriksaan neurologis dalam batas normal. Diagnosis pada pasien ini adalah..
Epilepsi grandmal
Kejang demam sederhana
Kejang demam komplikata
Epilepsi klinik
Status Epileptikus
Laki-laki, 31 tahun diantar oleh istri dan keluarganya ke IGD karena kejang klojon, kejang terjadi pada tangan dan kaki kanan saja, kejang disertai dengan penurunan kesadaran. Sesaat sebelum kejang pasien mengeluh melihat kilatan-kilatan cahaya dan awan putih. Padasaat kejang pasien tampak bengong dan sesaat kemudian kejang. Apa kemungkinan diagnosis yang terjadi pada pasien tersebut?
Epilepsi parsial simpleks
Epileksi parsial kompleks
Epilepsi general sekunder
Epilepsi general klonik
Epilepsi general tonik klonik
An. Taeyeon, 11 tahun datang dibawa orang tuanya ke dokter karena digigit kucing pada lehernya. Dari keterangan ibu pasien, pasien saat itu sedang bermain tiktok di halaman, kemudian datang kucing liar mendekati pasien. Tiba-tiba pasien digigit dan dicakar oleh kucing itu. Setelah menggigit, kucing tersebut pergi menghilang. Pasien dibersihkan lukanya/diberi betadin oleh ibu pasien. Pemeriksaan fisik: vulnus morsum multipel + dengan dasar jaringan otot, regio colli Dextra. Terapi yang paling tepat?
Pembersihan luka
Pembersihan luka + VAR
Pembersihan luka + SAR + VAR
Pembersihan luka + Antibiotik
Pembersihan luka + SAR
Tn. Taeyang, 50 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan lemah pada tubuh sebelah kanan sejak 5 hari SMRS dan muntah2 yang memberat dan keluhan ini dirasakan berangsur-angsur semakin parah. Demam +. Riwayat nyeri kepala sejak 3 bulan lalu, makin memberat dan terdapat riwayat telinga sering mengeluarkan cairan nanah berbau. TD 140/80 N 88 RR 24 t 38,9. Pareses N VII UMN, dan N V bilateral. Diagnosis yang paling mungkin pada pasien ini?
Stroke hemoragik
Tumor intrakranial
Abses otak
Toxoplasmosis cerebri
HIV + komplikasi intracranial
75. Tn. Mappo Joly, 29 tahun dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran. Pasien mengalami penurunan kesadaran sejak 2 hari yang lalu, awalnya mengantuk hingga sulit untuk dibangunkan. Pasien sempat kejang 1x di rumah hari ini. Demam + 5 hari, sempat mengeluh leher kaku, serta keluar cairan nanah berbau dari telinga kanan. Dari pemeriksaan didapatkan TD 130/80 N 98 RR 24 t 38,9, kaku kuduk +, kernig +. DL: Hb 15 g/dl leukosit 13850 Plt 300.000. Diagnosis yang paling sesuai adalah?
Meningitis viral
Toxoplasmosis serebri
Meningoensefalitis bakterial
Abses serebri
Meningitis tuberkulosa
Seorang anak berusia 14 tahun diantar oleh ibunya ke IGD RS dengan keluhan penurunan kesadaran sejak 30 menit yang lalu. 2 jam sebelumnya pasien kejang. Riwayat batuk 3 bulan disertai demam sejak 1 minggu. TD 100/70 mmHg, HR 100x/menit, RR 23x/menit, suhu 38C. Pemeriksaan fisik kaku kuduk (+). Pada pemeriksaan LCS didapatkan leukosit dominan limfosit, glukosa menurun. Apakah diagnosis pasien tersebut?
Meningoensefalitis bakteri
Meningitis virus
Meningitis tuberkulosis
Meningoensefalitis tuberkulosis
Meningoensefalitis fungi
Ny. risa, 30 tahun dibawa keluarganya ke UGD karena sulit dibangunkan sejak 5 jam yll. Menurut keluarga, pasien tampak
sangat mengantuk selama 2 hari terakhir. Pasien memilikiriwayat sering mengalami diare yang tidak sembuh – sembuh. Riwayat promiskuitas +. Dari pemeriksaan fisik pasien tampak sangat kurus, suhu 38,5 0C, kesadaran sopor, ketika leher difleksikan secara pasif lutut ikut fleksi. Dilakukan MRI hasil diperoleh contrast enhancing multiple lessions. Apakah diagnosa pada kasus ini?
Cerebral TB
Cysticercosis
Encephalitis viral
Toxoplasmosis cerebri
Tumor cerebri metastase
Seorang laki-laki usia 39 tahun dibawa ke UGD dengan keluhan lemah pada tubuh sebelah kanan sejak 5 hari SMRS. Keluhan ini dirasakan berangsur-angsur semakin memberat. Demam (+). Riwayat batuk lama dan penurunan BB signifikan sejak 6 bulan belakangan ini. TD 130/70 N 84 RR 24 T 38,9. Paresis NVI 1 UMN, dan N. VI bilateral. Ketika dilakukan CT scan didapatkan hasil Single ring Enhancement. Kemungkinan diagnosisnya adalah?
Abses otak c.c TB otak
Meningitis
Ensefalitis bakterial
HIV
TB paru
Seorang perempuan usia 20 tahun datang ke IGD diantar keluarga dengan keluhan lemah anggota gerak kanan selama 3 hari. Keluhan terjadi berangsur-angsur disertai nyeri kepala berdenyut, demam 1 minggu dan muntah menyemprot terutama di pagi hari. GCS 234, TD 120/80 mmHg, HR 88 x/menit, RR 20 x/menit, T ax 38C. Pemeriksaan Neurologis didapatkan kaku kuduk (-), hemiparese dextra. Riwayat keluar cairan dari telinga 2 bulan yang lalu. Apakah pemeriksaan penunjang yang tepat untuk pasien?
Pemeriksaan LCS
Kultur darah
Foto polos kepala
CT scan dengan kontras
MRI
Seorang perempuan usia 33 tahun dibawa ke UGD RS diantar oleh keluarganya karena tampak tidak sadarkan diri sejak kurang lebih 2 hari lalu. Demam (+), riwayat nyeri kepala (+) dan pernah kejang sebanyak 2 kali 4 hari lalu. D 120/70 T : 39C GCS E2M4V3, pemeriksaan neurologis kaku kuduk (-). Setelah dilakukan CT Scan, didapatkan hasil multiple ring enhancement lesion. Apakah kemungkinan penyebab keluhan pasien diatas?
Cerebral toxoplasmosis
Cerebral TB
Cryptococcus neoformans
CMV
Meningitis
Ny. S 38 tahun baru saja digigit oleh anjing peliharaannya dibagian tangan kanan saat hendak memberi makan. Riwayat vaksin pada anjing tersebut (-). Untuk memastikan apakah anjing tersebut positif rabies maka harus dilakukan pengiriman sampel anjing tersebut segera ke laboratorium. Sampel apa yang harus dikirimkan?
Potongan kepala
Darah anjing
Urine anjing
Bulu anjing
Seorang anak laki-laki berusia 8 tahun datang ke IGD diantar oleh ibunya karena habis digigit anjing liar pada kaki kanan 1 jam sebelum masuk rumah sakit saat lagi bermain di taman sekitar rumahnya. Status lokalis regio cruris dextra: ditemukan vulnus morsum dengan dasar luka berupa dermis. Tatalaksana awal yang harus dilakukan adalah?
Lakukan penjahitan luka
Pembersihan luka dengan menggunakan air sabun
Suntik TT
Berikan VAR+SAR
Berikan VAR
Tn D 29 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam dirasakan sejak 4 hari yang lalu. Demam disertai nyeri saat menelan. Ada mual namun tidak muntah. Pasien mengaku pernah digigit anjing liar yang lagi mengamuk pada daerah betis sejak 1 bulan yang lalu namun belum pernah berobat. Hasil biopsi spesimen otak anjing tersebut dinyatakan positif rabies. Termasuk pada stadium apakah pasien tersebut?
Stadium prodromal
Stadium sensoris
Stadium eksitasi
Stadium paralitis
Stadium laetetic
Seorang laki-laki, 30 tahun, datang dengan keluhan terdapat luka di kaki kirinya. Pasien mengatakan 1 hari yang lalu kaki kirinya digigit anjing miliknya sendiri di rumah. Dari hasil pemeriksaan fisik, ditemukan vulnus morsum dengan jaringan subkutan (-) dan perdarahan aktif (-). Apabila diperlukan pemberian vaksin anti rabies, maka cara pemberian yang benar adalah?
0,5 cc SC sebanyak dua dosis pada hari 0, kemudian 0,5 cc SC pada hari ke-7 dan hari ke-21
0,5 cc IM sebanyak dua dosis pada hari 0, kemudian 0,5 cc IM pada hari ke-7 dan hari ke-21
1 cc IM sebanyak dua dosis pada hari 0, kemudian 0,5 cc IM pada hari ke-7 dan hari ke-21
1 cc SC sebanyak dua dosis pada hari 0, kemudian 0,5 cc IM pada hari ke-7 dan hari ke-21
0,5 cc IM sebanyak dua dosis pada hari 1, kemudian 0,5 cc IM pada hari ke-2 dan hari ke-21
Ny. Goo Ha ra berusia 35 tahun dibawa ke UGD RS dengan keluhan bicara tidak jelas secara tiba-tiba sejak 2 jam yang lalu ketika sedang menonton televisi. Pasien berusaha menyatakan keluhannya tetapi kata-katanya sedikit mempunyai arti dan tidak terarah. Pada anamnesis, ternyata pasien tidak mengerti pertanyaan dokter. Apakah diagnosis yang paling mungkin?
Disfasia
Parafasia
Afasia global
Afasia motorik
Afasia sensorik
Tn. lee min ho, 70 tahun dibawa keluarganya dengan keluhan sulit untuk berkomunikasi. pasien mampu mengerti ketika diajak berbicara dan dapat melakukan perintah dokter, pasien kesulitan untuk berkata-kata dan pasien masih dapat mengulangi apa yang dokter perintahkan. Kelainan yang dialami oleh pasien ini adalah?
Afasia transkortikal motorik
Afasia wernicke
Afasia transkortikal mixed
Afasia global
Afasia sensorik
Pasien laki-laki 69 tahun datang ke IGD RS dibawa keluarganya dengan keluhan bicara kacau. Ketika ditanya pasien tidak dapat memahami pertanyaan dan perintah dokter. Ketika pasien diminta untuk mengulangi kata kata yang diucapkan oleh pemeriksa pasien dapat mengulanginya. Apakah kelainan yang dialami oleh pasien tersebut?
Afasia transkortikal sensoris
Afasia global
Afasia transkortikal motorik
Disatria
Afasia sensoris
Seorang perempuan umur 40 tahun datang ke RS untuk melakukan fisioterapi setelah terkena serangan stroke pada sisi tubuh bagian kanan. Selain keluhan lemah separuh badan kanan, pasien juga tampak sulit untuk berbicara namun mengerti apa yang diucapkan oleh orang lain. Menurut keluhan pasien diatas, area berapakah diotak yang mengalami kerusakan?
Area 44-45
Area 41-42
Area 17-18
Area 22
Area 8
Seorang laki-laki usia 45 tahun dikeluhkan oleh keluarganya tidak bisa diajak berbicara. Pasien mempunyai riwayat hipertensi sejak 5 tahun yang lalu dan tidak rutin control. Saat datang di UGD, GCS 4x6 Tensi 170/100 Nadi 88x/menit regular RR 20x/mn Tax 37C. Pemeriksaan Neurologis ditemukan Hemiparese Dextra, parese nervus cranialis vii dan xii dextra. Ketika pasien ditanya, pasien dapat menjawab pertanyaan namun tidak dapat dimengerti oleh pemeriksa. Ketika disuruh melakukan perintah, pasien bisa melakukan.
Afasia anomik
Afasia motorik
Afasia transkortikalis motorik
Afasia sensorik
Afasia transkortikalis sensorik
Tn. Lali Ngomong, 66 tahun, pasca stroke 2 minggu SMRS tidak bisa bicara. Ketika ditanya pasien tampak tidak dapat memahami pertanyaan dan perintah dokter. Ketika pasien diminta untuk mengulang kata yang diucapkan oleh pemeriksa, pasien bisa mengulang. Kelainan yang dialami pasien disebut:
Afasia Transkortikal Sensorik
Afasia Global
Afasia Transkortikal Motorik
Afasia Konduksi
Afasia Transkortikal Mixed
Tn. S, 57 tahun datang dengan keluhan kelemahan setengah badan sebelah kanan, disertai dengan bicara pelo (+), riwayat HT, DM (+). Pemeriksaan Fisik: hemiparesis, palsy N VII. Xldekstra. Keluhan membaik setelah 6 jam. Apakah diagnosis pasien tersebut?
Transient Ischemic Attack
Reversible Ischemic Neurological Deficit
Stroke non hemorragik
Stroke hemorragik
Pseudostroke
Seorang wanita 65 tahun datang ke IGD RSUD dengan keluhan 4 jam yang lalu pasien merasakan kelemahan anggota gerak kiri, disertai nyeri kepala dan pandangan mata kabur. Pasien juga mengeluh bicara pelo. Saat ini pemeriksaan fisik dalam batas normal. Pemeriksaan neurologis tidak ditemukan kelainan. Riwayat DM dan HT disangkal. Apakah diagnosis pasien tersebut?
Stroke Iskemik
Stroke Trombotik
Transient Ischemic Attack
Intoksikasi
Penurunan kesadaran akibat obat
Laki-laki berusia 65 tahun datang ke Puskesmas dengan keluhan bicara pelo Sejak 2 jam yang lalu. Keluhan dirasakan saat pasien baru bangun tidur dan saat ini pasien sudah bisa bicara normal. Pasien memiliki hipertensi sejak 5 tahun yang lalu. Pada saat pemeriksaan, tidak ditemukan defisit neurologis fokal. Apakah terapi yang diberikan pada pasien tersebut?
Citicolin
Warfarin
Piracetam
Aspirin
Clobazam
Tn. H, 52 tahun datang ke IGD RS dengan keluhan lemah sisi kanan yang dialami secara tibatiba saat bangun tidur. Riwayat DM dan HT (+) berobat teratur. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 150/100 mmHg, nadi 90x/menit, suhu 36C, RR 20x/menit. Pada hasil EKG didapatkan Atrial Fibrilasi. Diagnosis pada pasien tersebut adalah?
Stroke trombosis
Stroke emboli
Perdarahan subarachnoid
TIA
Perdarahan epidural
Tn. Kim so yoon, 53 tahun mengeluhkan kepala terasa melayang dan oleng ketika akan berjalan. Pasien juga mengeluhkan adanya gangguan penglihatan. Keluhan muncul dirasakantiba-tiba setelah pasien mengeluh nyeri kepala sebelah kiri. Pasien
memiliki riwayat hipertensidan kolesterol yang tidak terkontrol. Keluhan ini membaik setelah 12 jam. Diagnosis yang paling sesuai untuk kasus ini adalah?
Stroke hemoragik
Stroke non hemoragik
TIA sistem karotis
TIA sistem vertebrobasiler
Vertigo sentral
Nyle.en, 55 tahun dibawa keluarga ke Puskesmas dengan keluhan wajah perot saat 5 jam yang lalu. Bicara kurang jelas. Keluhan kelemahan sensasi disangkal. Riwayat kesemutan sisi wajah kanan dan tangan kanan +. Riwayat DM 5 tahun tidak rutin kontrol. Pemeriksaan status generalis dalam batas normal, neurologis dalam batas normal, defisit neurologis: -. Dari hasil pemeriksaan lab GDA 230, Chol total 219. Apakah tatalaksana yang paling tepat pada pasien ini?
Obat antidiabet, edukasi, pulangkan pasien
Rujuk ke radiologi untuk di CT scan
Rujuk untuk segera dilakukan r-TPA
Rawat inap 1x24 jam di Puskesmas
Aspilet tab, rujuk ke dokter saraf
Tn. jung Joon young usia 55 tahun diantar ke UGD karena kesadaran menurun mendadak disertai sakit kepala dan muntah-muntah. Tidak ada riwayat kejang, diare ataupun demam. Pada pemeriksaan didapatkan GCS: E2M4V2 = 8, tekanan darah 200/110 mmHg, frekuensinapas 24x/ menit. Pemeriksaan motorik kesan hemiparesis kanan, Babinski kanan (+).
Stroke batang otak
Stroke dengan dehidrasi
Stroke hemisfer serebri kiri
Stroke hemisfer serebri kanan
Stroke hemisfer serebelum kiri
Seorang perempuan berusia 55 tahun dibawa keluarganya ke UGD RS dengan keluhan lengan dan tungkai kanan tidak dapat digerakkan saat pasien bangun dari tidur sejak 1 hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik kesadaran CM, TD 170/100 mmHg, HR 88 x/menit reguler, RR 20 x/menit. Pada pemeriksaan neurologis didapatkan kekuatan otot ekstremitas kanan 3 dan ekstremitas kiri 5. Terdapat riwayat hipertensi dan diabetes mellitus sejak 5 tahun yang lalu. Hasil pemeriksaan CT scan kepala menunjukkan adanya gambaran hipodens di regio frontal kiri. Apakah diagnosis yang paling tepat?
Transient Ischemic Attack
Stroke Iskemik
Stroke Hemoragik
Tumor Otak
Reversible Ischemic Neurological Deficit
Seorang perempuan berusia 25 tahun dibawa ke UGD RS oleh suaminya karena tiba-tiba sulit diajak komunikasi sejak 1 jam yang lalu. Sebelumnya pasien mengeluh nyeri kepala hebat terutama di bagian belakang kepala disertai muntah. Riwayat sakit kepala serupa sejak 1 tahun yang lalu, namun bila beristirahat keluhan membaik. Riwayat penyakit lainnya disangkal. Pada pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 140/90 mmHg, GCS E3M5V3, kaku kuduk (+), lainnya dalam batas normal. Apakah diagnosis yang paling tepat ?
Stroke Iskemik et causa Embolus
Stroke Iskemik et causa Trombus
Perdarahan Subarakhnoid
TIA
Perdarahan Intraserebral
Tn. F, 56 tahun dibawa ke UGD dengan penurunan kesadaran. Sebelumnya sempat mengeluhkan nyeri kepala saat bekerja.
Riwayat trauma -. HT dan DM +. GCS 115. TD 230/120 N 90 RR 25 t 37.6. Meningeal sign -, pupil bulat isokor 3mm, RC +/+ motorik kesan lateralisasi D, reflex patologis +. Terapi yang paling tepat diberikan pada pasien ini adalah?
Manitol IV
Nikardipin IV
Nifedipin sublingual
Aspirin
Steroid
