WorksheetsKuis: Mengoperasikan dan Merawat Peralatan Otomatis
Total questions: 30
Worksheet time: 15mins
Apa definisi dari otomatisasi?
Penggantian peran manusia sebagai pengontrol/pengendali dengan alat instrument pengendali (controller) yang bekerja secara otomati.
Penggunaan tenaga manusia untuk mengontrol semua sistem.
Penggantian peran manusia dengan mesin konvensional.
Sistem yang membutuhkan kalibrasi tinggi karena tidak ada umpan balik.
Pengendalian suatu proses secara manual dari jarak jauh.
Sistem kontrol adalah suatu cara pengaturan secara otomatis dari jarak jauh. Salah satu kegunaan dari sistem otomatis ini adalah...
Mengharuskan kalibrasi yang sangat tinggi.
Meningkatkan jumlah pengoperasian personil.
Memperumit rangkaian pengoperasian mesin.
Menggunakan tuas telegraf mesin untuk pengoperasian konvensional saja.
Mencegah pengoperasian yang salah.
Meskipun telegraph mesin dan sistem remote kontrol otomatis digabungkan, mengapa kedua sistem tersebut sepenuhnya terpisah secara elektrik?
Agar dapat membedakan antara pengoperasian manual dan otomatis.
Untuk meningkatkan kecepatan transmisi data.
Agar tuas telegraf dapat digunakan secara bersamaan.
Untuk memudahkan perawatan dan perbaikan.
Untuk memastikan satu kerusakan pada salah satu sistem tidak akan memengaruhi sistem yang lainnya.
Salah satu syarat penting yang harus dimiliki operator peralatan otomatis adalah...
Mengetahui semua jenis peralatan hidrolik.
Memiliki izin khusus dari pabrik pembuat peralatan.
Mampu memperbaiki semua kerusakan alat ukur.
Menguasai semua bahasa pemrograman.
Mampu membandingkan dan menghitung besar kecilnya deviasi yang terjadi.
Apa yang harus dilakukan operator setelah membandingkan nilai yang dikendalikan dengan nilai yang dikehendaki?
Melakukan koreksi dan pengaturan perbaikan.
Mengganti semua alat ukur yang digunakan.
Langsung mematikan sistem.
Menunggu instruksi dari masinis jaga.
Mengubah mode operasi menjadi manual.
Berikut ini adalah contoh peralatan kontrol otomatis yang dapat ditemukan di kamar mesin pada kapal dengan instalasi motor diesel, KECUALI...
Pendeteksi kebakaran (Fire detector).
Suhu gas buang motor.
Peralatan elektronik dari unit remote control.
Permukaan air got/bilge/lensa.
Salinitas pada mesin pembuat air tawar.
Salah satu keuntungan pemakaian alat kontrol di anjungan adalah...
Mempercepat waktu olah gerak dan menjadikannya lebih konsisten.
Mengurangi putaran mesin atau baling-baling.
Masinis harus selalu berdiri pada handel olah gerak.
Pengoperasian kapal menjadi lebih lambat.
Semua perintah harus disampaikan dari kamar mesin.
Apa yang dimaksud dengan sistem kontrol loop terbuka (open loop control system)?
Sistem kontrol yang aksinya tergantung dari keluaran (output).
Sistem kontrol yang memiliki umpan balik (feedback) yang akurat.
Sistem kontrol yang hanya menggunakan media hidrolik.
Sistem kontrol yang dapat bekerja secara manual dan otomatis.
Sistem kontrol yang aksinya berdiri sendiri dan tidak tergantung dari keluaran (output) dari proses.
Sistem kontrol loop tertutup (close loop control system) memiliki umpan balik (feedback). Apa kegunaan dari umpan balik ini?
Untuk membuat sistem bekerja secara manual.
Untuk membandingkan keluaran dengan masukan sehingga aksi kontrol lebih akurat.
Untuk mengurangi biaya operasional.
Untuk menyesuaikan tekanan dan suhu air pendingin.
Untuk mencegah adanya deviasi dalam sistem.
Ketika tuas pemindahan diatur ke posisi 'bridge control' dan power supply dihidupkan, lampu 'manual' mati dan lampu 'bridge' berkedip. Apa yang terjadi selanjutnya?
Operator harus mengulang prosedur dari awal.
Terjadi penundaan waktu sebelum pemindahan.
Audible alarm menyala, dan pemindahan secara penuh dilaksanakan dengan menekan tombol bercahaya 'bridge' di kontrol anjungan.
Alarm berbunyi dan lampu 'bridge' menyala tetap.
Sistem langsung beroperasi sepenuhnya dari anjungan.
Ketika terjadi pemindahan pengoperasian dari 'bridge control' kembali ke 'manual', apa yang harus dilakukan sebelum pemindahan dilaksanakan?
Mengaktifkan audible alarm.
Menekan tombol 'bridge' untuk membatalkan pemindahan.
Mematikan sistem power supply terlebih dahulu.
Menempatkan tuas pengaturan kecepatan pada posisi pengaturan kecepatan saat itu.
Menggerakan tuas pembalik ke posisi 'bridge control' lagi.
Bagaimana cara mematikan mesin diesel induk jika dioperasikan dari anjungan melalui sistem remote control otomatis?
Memindahkan tuas telegraf ke posisi 'stop', yang menyebabkan katup solenoid 'ahead' atau 'astern' de-energize.
Menunggu sampai audible alarm berbunyi.
Menggerakan tuas pengaturan kecepatan ke posisi nol.
Menekan tombol 'bridge' untuk mematikan sistem.
Mencabut power supply sistem.
Sistem kontrol kombinasi menggabungkan beberapa cara, seperti hidrolik dan elektrik. Apa keuntungan dari sistem kombinasi ini?
Menggunakan satu tuas yang sama untuk semua mode operasi.
Menghilangkan semua risiko kegagalan sistem.
Menyempurnakan keuntungan dari masing-masing sistem kontrol.
Biaya operasional dan perawatan menjadi lebih murah.
Memungkinkan pengendalian dari jarak jauh saja.
Salah satu langkah perawatan rutin yang disebutkan dalam teks untuk peralatan otomatis adalah...
Memeriksa sistem kelistrikan kapal.
Menambah kapasitas minyak hidrolik.
Mengganti semua komponen setiap bulan.
Mengubah tuas pemindah dari bridge control.
Membuang udara dari sistem hidrolik.
Jika terjadi kebocoran pada sistem perpipaan hidrolik, apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya?
Membongkar dan membersihkan sistem.
Menyesuaikan tekanan monometer.
Menambah minyak hidrolik.
Mengganti motor/pompa hidrolik.
Memeriksa dan perbaiki kebocoran.
Menurut teks, jika terjadi keadaan darurat saat kamar mesin tidak dilayani, bagaimana mualim jaga mengetahui adanya hal yang tidak beres di kamar mesin?
Melalui pemeriksaan langsung ke kamar mesin.
Melalui komunikasi telepon dengan masinis.
Melalui suara mesin yang tidak normal.
Melalui laporan lisan dari masinis jaga.
Melalui alarm dan tulisan pada panel monitor (audio & visual).
Mengapa tindakan pelepasan/pembongkaran, pembersihan, dan pengecekan sangat diperlukan pada perlengkapan kontrol otomatis?
Agar sistem hanya dapat dikendalikan dari anjungan.
Untuk membatalkan pemindahan pengoperasian.
Untuk memastikan tuas telegraf berfungsi secara konvensional.
Karena pengoperasian yang tidak normal dapat menyebabkan akibat yang serius.
Agar dapat mempercepat kecepatan pengoperasian kapal.
Jika sebuah komponen dalam sistem kontrol elektrik rusak karena terkena air, apa langkah yang harus diambil untuk mengatasinya?
Meningkatkan tegangan listrik.
Menunggu sampai komponen mengering dengan sendirinya.
Memperbaiki kondensor.
Mengganti dan hindari terkena air.
Meningkatkan daya listrik.
Pada sistem kontrol hidrolik, jika tenaga yang dihasilkan berkurang, apa yang harus diperiksa dan ditambahkan?
Tekanan monometer.
Kebocoran (minyak hidrolik kurang).
Delivery valve.
Udara dalam sistem.
Sistem perpipaan.
Apa yang harus dilakukan jika terjadi kebocoran pada sistem perpipaan kontrol pneumatik?
Membuang udara yang ada di dalam sistem.
Menyesuaikan daya motor penggerak.
Mengganti delivery valve.
Memeriksa dan perbaiki kebocoran.
Mengisi kembali tabung/botol udara.
Salah satu persiapan yang wajib dilakukan sebelum mengoperasikan peralatan otomatis adalah...
Memeriksa sistem kelistrikan dan sumber tenaga.
Memeriksa semua sistem di kamar mesin saja.
Memastikan handel telegraf berada di posisi off.
Mengaktifkan audible alarm.
Menghitung keuntungan yang akan didapat.
Apa yang terjadi jika mesin diesel yang dijalankan dengan udara star melampaui batas putaran yang ditetapkan?
Tuas telegraf akan kembali ke posisi stop.
Proses start akan diulangi secara otomatis.
Sistem remote kontrol akan mati secara otomatis.
Katup solenoid start untuk udara start akan de-energize.
Lampu bridge akan mulai berkedip.
Jika terjadi terbakaranya semikonduktor dalam sistem kontrol elektrik, apa cara mengatasinya?
Mengganti sesuai dengan kapasitas.
Memperbaiki kondensor.
Memeriksa sumber kelistrikan.
Mengisolasi instalasi kelistrikan.
Membersihkan komutator.
Apa yang menyebabkan 'Terbakarnya kondensor' dalam sistem kontrol elektrik?
Korsleting pada koil relay.
Tegangan yang tidak sesuai.
Kerusakan pada limit switch.
Minyak hidrolik yang kurang.
Sikat pada motor yang rusak.
Tabel Gangguan pada Sistem Kontrol Hidrolik menyebutkan bahwa 'Keakuratan daya (output) kurang' disebabkan oleh...
Minyak hidrolik yang kurang.
Pipa yang bocor.
Adanya udara dalam sistem.
Motor/pompa hidrolik yang tidak sesuai dayanya.
Monometer yang rusak.
Dalam konteks perawatan peralatan otomatis, apa yang harus diperiksa pada sistem hidrolik?
Fungsi sinyal-sinyal.
Sistem hidrolik.
Master controller dan slave controller.
Koil relay.
Sistem kelistrikan kapal.
Jika 'Respon kurang cepat' pada sistem kontrol hidrolik, salah satu hal yang perlu diperiksa adalah...
Delivery valve.
Kondensor.
Sikat pada motor.
Kebocoran perpipaan dan adanya udara dalam sistem.
Monometer.
Apa yang harus dilakukan jika ada udara dalam sistem kontrol hidrolik?
Membersihkan kotoran yang menyumbat.
Mengganti motor/pompa hidrolik.
Membuang udara yang ada di dalam sistem hidrolik.
Menyesuaikan letak handle/tuas.
Menambah kapasitas minyak hidrolik.
Pada sistem kontrol pneumatik, apa yang harus dilakukan jika tekanan udara kurang?
Memperbaiki kebocoran sistem perpipaan.
Mengisi kembali tabung/botol udara sesuai tekanannya.
Mengganti minyak hidrolik.
Mengganti delivery valve.
Memeriksa relay valve.
Apa yang menyebabkan 'Keakuratan daya (output) kurang' pada sistem kontrol pneumatik, dan apa solusinya?
Disebabkan oleh handle/tuas yang patah/rusak, solusinya ganti dan sesuaikan letaknya.
Disebabkan oleh motor penggerak, solusinya periksa motor penggerak dan sesuaikan dayanya.
Disebabkan oleh tekanan udara kurang, solusinya tambah tekanan.
Disebabkan oleh kebocoran sistem perpipaan, solusinya perbaiki kebocoran.
Disebabkan oleh relay valve yang rusak, solusinya ganti dan sesuaikan.
