NEW
Font size
S
M
L
XL
WorksheetsLatihan Soal PKK Keberhasilan Bisnis dan Etika Bisnis
Total questions: 20
Worksheet time: 30mins
Name
Class
Date
1.
Salah satu alasan utama banyaknya bisnis baru yang mengalami kegagalan adalah ...
a)
Kurangnya karyawan yang pandai memasak.
b)
Promosi yang mahal.
c)
Kurangnya modal dan pendanaan
d)
Logo kurang menarik
e)
Peralatan yang dimiliki terbatas
2.
Faktor internal yang paling menentukan keberhasilan jangka panjang suatu produk adalah ....
a)
Perubahan kebijakan pemerintah.
b)
Resesi ekonomi global.
c)
Harga bahan baku yang turun.
d)
Kualitas dan daya tahan produk.
e)
Jumlah hari libur nasional.
3.
Strategi sederhana yang dapat dilakukan untuk meningkatkan peluang keberhasilan bisnis adalah...
a)
Mengabaikan keluhan pelanggan.
b)
Tidak melakukan promosi.
c)
Memberikan pelayanan pelanggan yang ramah dan cepat.
d)
Menaikkan harga secara tiba-tiba.
e)
Mengurangi jam operasional.
4.
Faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kegagalan sebuah bisnis adalah...
a)
Moralitas karyawan yang rendah.
b)
Adanya pesaing baru yang menawarkan produk serupa dengan harga jauh lebih murah.
c)
Manajemen inventaris yang buruk.
d)
Kurangnya pelatihan untuk karyawan.
e)
Pemborosan biaya internal.
5.
Keunggulan kompetitif yang paling mudah ditiru oleh pesaing dalam waktu singkat adalah ....
a)
Kualitas layanan pelanggan yang superior.
b)
Kekuatan merek yang teruji.
c)
Paten teknologi yang kompleks.
d)
Harga jual produk yang lebih rendah.
e)
Hubungan jangka panjang dengan distributor kunci.
6.
Kekeliruan dalam manajemen yang dapat memicu kegagalan karena mengabaikan tren pasar dan kebutuhan pelanggan adalah...
a)
Mengutamakan efisiensi biaya.
b)
Membandingkan produk sendiri dengan produk pesaing
c)
Terlalu fokus pada produk sendiri tanpa mempertimbangkan permintaan pasar
d)
Menerapkan struktur organisasi datar
e)
Memiliki dana darurat yang besar.
7.
Dalam perencanaan bisnis, komponen yang paling krusial untuk mencegah kegagalan adalah...
a)
Memiliki tim penjualan yang besar.
b)
Analisis Pasar dan Pesaing yang mendalam dan realistis.
c)
Menggunakan logo perusahaan yang menarik.
d)
Mengurangi jam kerja karyawan.
e)
Mengambil pinjaman dengan bunga rendah.
8.
PT "Maju Terus" adalah perusahaan retail tradisional yang telah beroperasi selama 20 tahun. Meskipun profitnya stabil, perusahaan menolak berinvestasi besar pada e-commerce, meyakini loyalitas pelanggan walk-in lebih penting. Setelah lima tahun, penjualan anjlok 40% karena munculnya kompetitor digital. Jenis kegagalan strategis yang paling dominan terjadi pada PT Maju Terus adalah ....
a)
Kegagalan dalam menyediakan produk termurah
b)
Kegagalan dalam memenuhi seluruh kewajibannya
c)
Kegagalan dalam mempertahankan konsep bisnisnya
d)
Kegagalan Diversifikasi Produk
e)
Kegagalan Negosiasi Pemasok
9.
Sebuah startup aplikasi keuangan meluncurkan produk dengan fitur terlengkap. Namun, setelah setahun, jumlah pengguna aktif sangat rendah, meskipun ulasan fitur-fiturnya sangat positif. Analisis menunjukkan bahwa mereka menargetkan audiens yang tidak terbiasa membayar untuk layanan digital. Jika startup ini ingin melakukan perubahan strategis yang cerdas untuk mencapai keberhasilan, tindakan prioritas yang harus dilakukan adalah ....
a)
Menambahkan fitur baru yang lebih canggih dan kompleks.
b)
Mengurangi semua biaya operasional hingga 50%.
c)
Mengubah target pasar
d)
Menggandakan anggaran pemasaran digital kepada target pasar awal.
e)
Meluncurkan produk hardware pendukung yang mahal.
10.
Manajer PT Visi Baru menerapkan budaya di mana setiap kesalahan, sekecil apa pun, akan dikenakan sanksi berat (pemotongan gaji atau demosi). Akibatnya, karyawan menjadi sangat hati-hati dan menghindari pengambilan risiko. Pengaruh budaya manajemen ini terhadap masa depan PT Visi Baru adalah ....
a)
Mendorong efisiensi operasional dan mengurangi pemborosan.
b)
Menghambat inovasi dan kemampuan perusahaan untuk beradaptasi atau bereksperimen dengan ide-ide baru.
c)
Meningkatkan loyalitas karyawan karena adanya standar kerja yang jelas.
d)
Memperkuat fokus pada produk inti yang sudah terbukti.
e)
Mengurangi turnover karyawan secara signifikan.
11.
Prinsip yang mengharuskan setiap pihak dalam bisnis (karyawan, pelanggan, pemasok) diperlakukan secara setara, proporsional, dan tidak diskriminatif adalah...
a)
Tanggung Jawab
b)
Otonomi
c)
Keadilan
d)
Saling Menguntungkan
e)
Integritas
12.
Saat melakukan transaksi, sebuah perusahaan selalu berusaha agar kepentingannya dan kepentingan pelanggannya sama-sama terpenuhi dan memberi manfaat. Ini mencerminkan prinsip...
a)
Otonomi
b)
Saling Menguntungkan
c)
Kejujuran
d)
Tanggung Jawab
e)
Integritas
13.
Kemampuan dan kebebasan bagi para pelaku bisnis untuk mengambil keputusan sesuai dengan kesadaran moralnya tanpa tekanan dari pihak lain disebut prinsip...
a)
Integritas
b)
Tanggung Jawab
c)
Kejujuran
d)
Otonomi
e)
Keadilan
14.
Perusahaan A menekan pemasok kecilnya untuk menurunkan harga secara drastis, sehingga pemasok tersebut terpaksa menjual di bawah biaya produksi agar tidak kehilangan kontrak. Praktik ini secara jelas melanggar prinsip...
a)
Kejujuran
b)
Integritas
c)
Saling Menguntungkan
d)
Otonomi
e)
Tanggung Jawab
15.
Perusahaan yang secara proaktif mendanai program pendidikan bagi anak-anak di sekitar area pabrik, melebihi kewajiban hukum yang ada, sedang menerapkan etika bisnis melalui prinsip...
a)
Otonomi yang bertanggung jawab
b)
Integritas yang dijunjung tinggi
c)
Keadilan yang universal
d)
Kejujuran yang transparan
e)
Tanggung Jawab sosial yang meluas
16.
Seseorang yang menjalankan bisnis dengan Integritas akan menunjukkan karakteristik utama, yaitu...
a)
Selalu mencari keuntungan maksimum.
b)
Hanya mengikuti aturan hukum yang berlaku.
c)
Mampu membuat keputusan secara mandiri (otonomi).
d)
Konsisten antara nilai pribadi, kata-kata, dan tindakan profesional.
e)
Menjalankan program CSR secara rutin.
17.
Seorang karyawan menolak tawaran dari perusahaan pesaing untuk membocorkan rahasia dagang, meskipun dengan imbalan finansial yang besar. Karyawan tersebut memegang teguh prinsip Kejujuran dan...
a)
Keadilan
b)
Tanggung Jawab
c)
Saling Menguntungkan
d)
Otonomi
e)
Integritas
18.
Sebuah perusahaan farmasi menemukan data riset internal yang mengindikasikan bahwa salah satu produk terlarisnya memiliki risiko efek samping serius tersembunyi, yang jika diungkap akan menyebabkan kebangkrutan perusahaan. Mengingat perusahaan memiliki Otonomi penuh untuk menahan data tersebut demi menyelamatkan ribuan lapangan kerja, prinsip etika yang paling menentukan dan harus dipertahankan untuk memastikan keputusan yang diambil mencerminkan karakter moral tertinggi adalah ....
a)
Keadilan, dengan membagi risiko kerugian ke semua pemegang saham.
b)
Saling Menguntungkan, dengan mencari cara agar perusahaan dan konsumen sama-sama untung.
c)
Tanggung Jawab, dengan mengeluarkan pernyataan penyesalan tanpa menarik produk.
d)
Integritas, dengan bertindak konsisten sesuai nilai moral (menyelamatkan nyawa) di tengah tekanan ekstrem.
e)
Kejujuran, dengan hanya mengungkapkan data jika ditanya oleh otoritas kesehatan.
19.
Sebuah konglomerat memanfaatkan kondisi krisis ekonomi global untuk memaksa pemasok kecilnya, yang sangat bergantung pada kontraknya, menjual produk dengan harga jauh di bawah biaya produksi mereka. Konglomerat berargumen bahwa deal tersebut sah secara hukum. Tindakan konglomerat ini menunjukkan pelanggaran mendasar terhadap kombinasi prinsip...
a)
Kejujuran dan Integritas, karena ada unsur penipuan dalam negosiasi.
b)
Otonomi dan Tanggung Jawab, karena mengabaikan hak bebas memilih pemasok.
c)
Keadilan dan Saling Menguntungkan, karena keuntungan dan kerugian tidak proporsional dan tidak ada manfaat timbal balik.
d)
Integritas dan Otonomi, karena konglomerat bertindak tanpa kesadaran moral.
e)
Tanggung Jawab dan Kejujuran, karena menolak bertanggung jawab atas kerugian pemasok.
20.
Sebuah perusahaan asuransi menyusun polis yang sangat rumit dengan banyak klausul pengecualian yang dicetak dalam ukuran huruf kecil, sehingga nasabah rata-rata kemungkinan besar akan salah menafsirkan cakupan perlindungan mereka. Secara hukum, semua informasi sudah diberikan. Tindakan ini melanggar prinsip Kejujuran dan secara tidak langsung merusak prinsip Otonomi nasabah, karena...
a)
Bank tidak memberikan keuntungan yang saling menguntungkan kepada nasabah.
b)
Nasabah tidak memiliki kemampuan untuk meminta ganti rugi (Tanggung Jawab).
c)
Nasabah tidak dapat membuat keputusan yang benar-benar sadar (informed consent) karena informasi disajikan secara manipulatif.
d)
Perusahaan tidak memenuhi prinsip Keadilan dalam penetapan harga.
e)
Integritas perusahaan terancam karena mereka tidak menghormati kejujuran.
Reset
